Dhini Apriani seorang gadis cantik yang merasa dirinya titisan dewi kuan'in, bertemu dengan seorang pangeran tampan yang kadar ketampanannya diatas rata-rata lelaki pada umumnya.
Pertemuan mereka yang terjadi karena sebuah kesalahan kecil, membuat keduanya semakin hari semakin dekat.
Davin Aditya Pratama, putra seorang pengusaha sukses yang menjalin kasih dengannya. Namun sayangnya, orang tuanya telah menjodohkan dirinya dengan anak dari temannya.
Lantas bagaimana kisah cinta antara dua makhluk kasat mata itu ?
cekidot....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ade The_vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu dengannya
Setelah davin mengetik pesan chat untuk dhini, dia malah menghapusnya kembali. Dia berfikir alangkah baiknya jika dia langsung berbicara dengannya daripada melalui sebuah pesan singkat.
Baru saja dia ingin menyimpan ponselnya kembali ke saku celananya, tiba-tiba sebuah pesan singkat mendarat.
👧:"abaaang"
👧:"dhini kangen 😢"
🧒:"iya sayang, abang juga kangen😘"
👧:"abang udah mamam kah ?"
🧒:"udah sayang, kamu udah mamam ? jangan telat mamam ya sayang 😘"
👧:"dhini baru siap mamam nih"
🧒:"kenpa belum bobo, udah jam 10 malam nih"
👧:"iya ini mau bobo bang, tapi masih kangen 😄"
🧒:"abang cium dulu, biar nyenyak bobo nya 😘😘😘😘😘😘"
👧:"makasih abang 😍"
"Heran ya, kalo orang pacaran itu bahasanya lebay gini" gumam davin tertawa melihat isi chat antara dia dan dhini.
#
Hari ini sudah 5 hari papi di rawat dan menurut dokter yang menangani papi sudah diperbolehkan pulang, pak agus supir pribadinya papi sudah menunggu di samping mobil Pajero hitam milik papi.Davin duduk di sebelah pk agus, sedang mami dan papi di bangku penumpang.
Setibanya di rumah, papi duduk di ruang keluarga. Saat davin hendak melangkah naik ke lantai atas, papi memanggilnya. Davin pun duduk selonjoran di karpet."Vin , papi mau ngomong sama kamu. Gimana masalah perjodohan kamu sama anaknya temen papi itu, kamu setuju kan ?" tanya papi sambil menepuk-nepuk bahu davin.
"Hemmm, terserah papi aja lah. Aku mau nolak juga ga bakal bisa kan, semua keputusan di tangan papi. Kalau memang menurut papi itu baik, aku pasrah aja. Toh juga kebahagiaan aku gak penting buat papi. Yang penting papi sama mami sehat dan bahagia. Aku ikhlas walaupun harus mengorbankan jiwa dan perasaan aku." tukas davin.
Papinya terdiam, namun dia tetap kekeh menjodohkan davin dengan anak temannya itu. "baiklah kalau begitu, papi akan atur pertemuan keluarga kita."
Davin beranjak naik ke lantai atas menuju kamarnya.
Dia segera pergi ke kamar mandi, perasaannya saat ini benar-benar kacau, hatinya terasa sangat panas.. Dia berdiri di bawah guyuran shower. Dia memilih mandi untuk menyegarkan hati dan fikirannya saat ini.
Selesai mandi, davin merasa lebih segar dari sebelumnya. Dia lalu mengambil handphonenya , mencoba menghubungi dhini. Beberapa kali dia mencoba melakukan panggilan telepon, namun tak ada jawaban. Bahkan terakhir kali dia mencoba, malah sudah tidak aktif.
...$$$$$$$...
Waktu berlalu begitu saja, hingga tibalah saatnya rencana pertemuan kedua keluarga itu. Papi begitu bersemangat dalam hal ini, tak begitu dengan mami.
Mami hanya bisa mengikuti kehendak suaminya itu, walaupun dia tahu bagaimana perasaan putranya saat ini.
Mereka sudah sampai di tempat yang telah ditentukan, tempat yang dipesan khusus hanya untuk mereka saja. Papi menyapa temannya, para orang tua itupun saling bersalaman. "Anak gadis kamu mana , apa dia nggak ikut ?" tanya papi Adit kepada temannya.
"Oh , lagi ke toilet sebentar" jawabnya.
"papi, davin mau ke toilet dulu" ucap davin berlalu tanpa menunggu jawaban dari papinya.
Papi menggelengkan kepala melihat tingkah laku anak lelakinya itu. "Dasar anak zaman sekarang, suka malu-malu kalo mau di kenalin sama cewek" ucap papi Adit tertawa bersama temannya.
Saat davin akan masuk kedalam toilet pria tiba-tiba pandangannya tertuju pada seseorang yang seperti dikenalinya, namun seseorang itu berjalan terlalu cepat hingga terhalang oleh beberapa orang disana.
"Kenapa bayang-bayang kamu selalu ada dhin, abang sangat merindukan kamu sayang. Maafin abang, maaf karena abang gak bisa memperjuangkan cinta kita." gumam davin, di dalam hatinya saat ini begitu sakit. Sesak di dadanya membuatnya harus menarik nafas dan membuangnya berulang kali.
Dia mencoba untuk menetralkan kembali fikirannya dan hatinya sebelum kembali ketempat mereka akan mengadakan pertemuan itu. Davin berjalan terus menunduk hingga sampai ke tempat dia akan duduk. Di depannya sudah ada seorang gadis yang memperhatikan nya tanpa dia sadari. Saat dia melihat gadis itu, dia tercengang. Davin terdiam tak dapat mengatakan apapun saat itu,
Bersambung...
...🙏🙏🙏🙏...
...Thank you 😘...
ceritanya beneran mirip sama dunia real😂
jadi g mungkin belajar
malah nonton🤦🏻♀️
tapi yang penting jangan ke hal yg negatif 👍
penulisannya rapi tanpa ada typo
karakter cwo yang tampannya diatas rata-rata