NovelToon NovelToon
TAWANAN CINTA MAFIA TAMPAN

TAWANAN CINTA MAFIA TAMPAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Aliansi Pernikahan / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Wanita Karir
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Desty Cynthia

"Lepasin...sakit tahu!!!"
Teriak seorang gadis yang di seret paksa oleh seorang pria tampan namun bringas.
Arabella Jenevile Dirgantara terjebak atas kecerobohannya sendiri.
Dia tak sengaja melihat hal yang seharusnya tak dia lihat.

"Jangan coba coba lari dariku gadis nakal. Nyawamu ditanganku!" Seringai pria bernama Dariush Cassano.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desty Cynthia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Berarti ~ Natasha

Di belahan dunia lainnya Dylan sudah kembali ke Jakarta. Dave dan Lorraine menyuruhnya pulang. Mereka menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Dylan seperti orang kesetanan, dia membanting semua barang yang ada di meja kerjanya. Dia menyambar kunci mobilnya dan melaju kencang tepat ke club malam. Mulutnya tak henti menenggak beberapa botol minuman.

Matanya sayu, amarahnya memuncak tak kala mendengar gadis yang sangat amat dia cintai sejak kecil menikah dengan orang lain hanya karena sebuah kesalahan.

"Bella, kamu jahat! Kamu tinggalin aku! Brengsek Dariush! Aku akan mencari kamu dan merebut kembali my little girl." Dylan semakin berkicau dengan keadaan yang sempoyongan.

Ketika dia ingin berjalan badannya hampir tumbang namun ada tangan yang menahan. "Dylan, kamu kenapa! Ini aku Natasha."

Dylan benar benar kacau, dia meracau terus tanpa memperdulikan siapa yang ada di depannya. "Hei sadar Dylan! Aku bukan Bella. Aku sudah tahu semuanya." Ucapnya.

"Sepertinya sia-sia aku bicara sama orang yang mabuk huft." Natasha memapah Dylan ke luar dan membawanya ke mobilnya. Dia melajukan mobilnya menuju apartment Dylan.

BUGH

Natasha sudah sampai disana dan membawa Dylan ke kamarnya. "Bella, kenapa kamu pergi?" Dylan terus meracau menyedihkan.

"Aku Natasha. Dylan, apa aku sama sekali tidak berarti di matamu? Kenapa hanya Bella? Sekali saja...kamu tatap aku, Dylan." Lirihnya sembari menangkup wajah pria mabuk itu.

"Eum...Nat, kepalaku pu-pusing." Racau Dylan dengan mata sayunya.

"Jangan pergi, Bell."

"Lepasin Dylan! Aku mau pu_"

Saat Natasha ingin beranjak tangan Dylan menariknya ke kasur dan mengukungnya. "Kamu cantik. Temani aku malam ini." Celetuk Dylan dengan suara paraunya.

Mata Natasha menatap lekat pria yang ia cintainya ini. Sedari kecil mereka bertiga sudah bersahabat. Natasha tahu Dylan sangat mencintai sahabatnya Bella. Tapi dia juga tak menampik jika dirinya mencintai Dylan. Cinta segitiga yang rumit.

"Dylan, pandang aku! Arabella tidak pernah mencintaimu. Tapi aku yang mencintaimu. Relakan Bella bersama orang lain, aku akan membahagiakanmu." Lirihnya dengan mata yang sudah berkaca kaca.

Dylan tersenyum tipis dia tidak menjawab namun menyambar bibir keriting Natasha dengan penuh nafsu. "Hmmp_"

Bola mata Natasha hampir keluar dia tidak menyangka Dylan akan menciumnya dengan liar. Tak mau melewatkan kesempatan yang ada, Natasha pun membalasnya lebih liar lagi. Dia membuka kancing baju Dylan satu satu dan melepaskannya.

Begitupun Dylan yang menyusuri leher putih jenjang itu dengan lidahnya. Keduanya tengah diliputi hasrat yang berapi-api. Tangan Dylan merobek dress yang dipakai Natasha dan melemparnya sembarang arah.

"Ahh Dylan...ssshhh."

Natasha terus mendesah dibawahnya saat Dylan terus menyesapnya, melumatnya tanpa henti membawa dirinya terbang ke nirwana. Tangan Natasha mencengkram sprei hingga kuku putihnya terlihat.

Dirasa pemanasan sudah cukup Dylan lalu membuka celananya. Juniornya sudah tegang dan siap untuk masuk ke lembah nirwana.

Natasha sedikit takut pasalnya ini adalah pengalaman pertamanya. Tapi dia sudah mantap akan menyerahkan segalanya untuk Dylan.

"Aku siap Dylan."

"One...two...three."

"Arghhh...Dylan oh my God." Jari jemari Natasha mencengkram kuat punggung Dylan. Hingga punggungnya sedikit terluka. Cairan merah itu mengucur. Sakit memang! Namun Natasha akan menerimanya.

Selama penyatuan kedua insan yang sedang dimabuk hasrat, Natasha tidak menyadari jika Dylan menganggap dirinya Bella.

Dia benar benar larut dalam belaian dan sentuhan dari pria yang dicintainya. Dylan ambruk ke ceruk leher Natasha dan tak sadarkan diri. Keduanya kini masuk ke alam mimpi.

-

-

Pagi harinya Dylan bangun membuka matanya perlahan "Pusing sekali kepalaku." Dylan beranjak melangkah ke kamar mandi mencuci mukanya, dia belum sadar apa yang sudah ia lakukan bersama Natasha.

Dylan berjalan keluar kamar namun dia nampak kaget melihat Natasha sedang berkutat didapurnya dan memakai kemeja putih sepaha miliknya.

"Kenapa kamu disini?" Ketus Dylan.

"Morning! Aku buatkan sarapan untuk kamu, Dylan. Ayo dimakan dulu." Ucap Natasha sumringah. Dia meletakan piring berisi nasi goreng ayam dan susu.

Bukannya senang tapi Dylan enggan wanita itu ada di apartment-nya. "Ini kemejaku kan? Kenapa kamu pakai? Kenapa kamu ada di sini Natasha?!" Bentaknya.

"Aa-aku...Dylan semalam kamu mabuk dan_"

Dylan mendekati Natasha dengan wajah mengerikan dia mencengkram dagu wanita yang kini ada di depannya.

"Lebih baik kamu pulang! Kalau pun terjadi apa apa diantara kita, aku tidak perduli mengerti? Cintaku hanya untuk Arabella, dan kamu tahu itu!"

Dylan menghempaskan dagu Natasha kasar. Hati Natasha menjerit menangis bahkan air matanya sudah menggenang.

"Dylan, apa tidak bisa sedikit saja kamu melihatku? Aku mencintaimu Dylan. Tapi demi Bella_"

"Cukup! Aku capek, bereskan barang barangmu dan pergi dari sini." Tutur Dylan penuh emosi, dia meninggalkan Natasha begitu saja dan masuk ke kamar sebelah.

Natasha mengusap air matanya kasar dia pergi ke kamar Dylan dan bersiap siap pulang. "Kamu jahat!" Dia melempar photo Dylan hingga pecah, dan keluar dari apartment pria itu.

-

-

-

"Habis." Ucap Bella yang menghabiskan steak salmon. Bibir Dariush tersenyum simpul. Ibu jarinya membersihkan sisa di ujung bibir istrinya. Mata Bella tertegun, dia menelan salivanya.

"Eum aku ingin melihat rumahmu. Aku istrimu kan?" Celetuk Bella tiba tiba. Halis suaminya terangkat satu. Dia mengangguk pelan dan membawa istrinya berkeliling rumahnya.

Bella terlahir sebagai anak orang kaya. Tapi melihat suaminya, dia seperti semut kecil yang mudah di injak. Kekayaan suaminya lebih besar dibanding orang tuanya.

Setelah berkeliling rumah Bella menatap lekat suaminya. "Apa ini hasil dari kamu_"

"Aku bekerja! Besok ikut aku. Ayo tidur.

"Hmm."

Keduanya menuju kamar, Dariush merebahkan istrinya dan menyelimutinya, dia juga ikut bergabung. Namun Bella justru memeluk suaminya ini, dia menelusupkan kepalanya ke dada polos suaminya. Ada rasa hangat yang ia rasakan.

Tangan Dariush balas memeluk istrinya dan membelai rambut hitam panjang itu. Tidak ada yang bicara. Keduanya terlelap. Mungkin setelah kejadian tadi Bella merasa butuh sandaran.

-

-

Benar apa yang dikatakan suaminya, Bella sekarang tengah bersiap dia memakai dress berwarna peach selutut dengan rambut panjang gelombangnya. Dia mendekati suaminya yang tengah memakai dasi.

Tangannya terulur membantu suaminya memasang dasi. Mata Dariush tak berhenti menatapnya. Wanita yang kini jadi istrinya. Dia mengelus kepala Bella lembut.

"Aku udah siap." Ucap Bella lembut.

"Hmm ..kita sarapan dulu."

Seorang pria tampan tiba tiba muncul pagi itu. "Wow...kau menikah tapi tidak bilang denganku? Tidak mengundangku? Kejam sekali kakak kandungku ini." Seringai Sean dia langsung duduk sebelah Bella.

Dariush dan Bella menoleh ke arah Sean. Bella sedikit risih ketika adik suaminya itu duduk di sebelahnya. Saat Bella ingin berdiri tangan Sean menahannya.

"Mau kemana kakak ipar? Tenang saja aku bukan singa!"

Mata Bella mendelik tajam adik iparnya ini. Ia pindah ke pangkuan suaminya. "Belum saatnya kau tahu, Sean!" Celetuk Dariush datar.

"Tapi sekarang aku tahu. Oh iya Rosaline akan menemuimu. Sepertinya dia ingin berkenalan dengan kakak ipar." Jawab Sean tersenyum simpul penuh arti.

DEG

"Siapa Rosaline?" Tanya Bella.

1
Vivi Alfia Dewi
next Thor di tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!