NovelToon NovelToon
Pacar Pertama Calon Kedua

Pacar Pertama Calon Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Badboy / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:292.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: ViRuz04

Warning alert 21+
Di sini juga banyak kata-kata kasar,,,

Perjodohan berujung luka dapatkah Ega yang sudah berhasil bercerai dengan suaminya menemukan kisah cintanya.

Sebagai pemanis aku tambahkan cerita Chris dan Taka yang ingin mendapatkan cinta sesungguhnya.

Chris mencintai Ega yang ia kira menjalin hubungan dengan Galih.

Taka mencintai Kania yang ia kira bertunangan dengan Poldi.

Bagaimana kisah mereka.

Simak ya 💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ViRuz04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pacar Pertama Calon Kedua 16

Pasangan pengantin masih terlihat sibuk menyambut banyaknya sahabat, kerabat, saudara serta relasi kerja silih berganti. Galih dan Manda selalu terlihat ceria, walau mungkin lelah menyambut tamu-tamu.

Ega turut merasakan hal yang sama, aura kebahagiaan terpancar jelas di wajah ayu nya.

Lain dengan Chris, pria tampan itu bagai buntut Ega mengikuti ke mana pun gadis itu melangkah.

Lebih lucu lagi kejadian sebelum makan siang,  Ega pergi saat Chris bertemu juga mengobrol dengan salah satu rekan bisnis dari Surabaya.

Jelaga hitam tajam si tampan mengedar ke segala arah mencari pujaan hatinya yang  pergi entah ke mana. Berdecak kesal sesekali keluar saat belum menjumpai apa yang ia cari.

Seperti kehilangan kontrol Chris nekat masuk ke toilet wanita satu-satunya tempat yang sangat riskan jika dia kunjungi. Sudut bibirnya terangkat di sana tepat depan kaca besar Ega sedang mencuci tangan.

Rasa lega timbul berganti waspada saat mendapati tatapan lapar beberapa wanita penghuni toilet. Tubuh jangkung macho Chris serta wajah yang rupawan menjadi seperti gula di kerubung banyak semut yang bergotong royong tarik-menarik si korban untuk dinikmati bersama.

Gerakan Chris tertahan beberapa wanita menyeret paksa masuk ke dalam toilet di pojok dinding lalu di jamah berjamaah.

Oh memalukan pengusaha muda dan sukses itu diperkosa dalam toilet, ini bisa jadi berita menghebohkan.

Iris Ega melebarkan saat melihat Chris keenakan— lebih tepatnya kesal dan panik berbaur menjadi satu. Ega melangkah mendekati kerumunan berdeham singkat membuat para wanita di sana menoleh.

"Maaf, dia milik ku." Singkat Ega menarik lengan Chris keluar dari toilet yang berubah menjadi neraka untuk si tampan.

Para wanita yang tadi bersemangat , seketika berubah ekspresi mencibir, marah, kesal, mengumpat, melihat Chris si pujaan hati setiap wanita di tarik seorang gadis.

Di lorong Ega menatap sebal Chris yang  acuh. "Apa?" masih pura-pura tidak mengerti arti tatapan si gadis.

Ega mendengus melipat tangan, "Kau sengaja datang kesana?"

"Memang," mengangkat kedua bahu.

Ega memutar mata malas, tidak habis pikir kenapa bisa manusia itu playboy super cuek berubah begitu peduli. Ega menghentak kaki pergi meninggalkan Chris yang terkekeh  memandangi punggung cantik Ega yang sedikit terbuka.

Galih  menahan tawa geli mendengar kejadian Chris menerobos toilet wanita. Sedangkan Manda mencibir keras masih belum terima. Kalau sahabatnya bersama si b*jin**n Chris.

Hari hampir menjelang sore. Ega berpamitan pada Galih dan Manda mengucapkan selamat sekali lagi untuk sahabat sekaligus kakak baginya, namun kesempatan ini gadis manis itu menitikkan air mata.

"Maafkan aku terbawa suasana, aku selalu berdoa yang terbaik untuk kalian, semoga bahagia sampai maut memisahkan." Ega tulus menyapu air mata yang turun di pipi tirus.

Manda menarik Ega sedikit menjauh dari gerombolan, Chris melirik mereka lalu mendengus mendapati Manda terus melirik ke arahnya.

Apa yang mereka bicarakan, tentang aku. Sial, Manda pasti membongkar semua sifat playboy ku.

"Ega." Rani dengan melambaikan tangan.

Mengisyaratkan untuk segera pulang ke hotel. Ega mengangguk dan tertawa mengelus lengan Manda seolah memberitahukan 'semua akan baik-baik saja.'

Mereka berdua kembali menghampiri para sahabat yang menunggu. Manda memberi kilatan sinis untuk Chris. Tapi tetap saja pria itu cuek.

Galih dan Ega yang melihat itu hanya menghela napas saling lirik pandang lalu terkekeh.

"Baiklah aku pulang dulu, aku yakin kakak ku Galih bisa jaga kakak Manda yang cengeng ini." Ega meledek.

"Hei, kau yang cengeng. Kenapa jadi aku, kau juga harus berhati-hati pada buaya darat." Chris  kembali memutar mata jengah.

"Ega, hati-hati maaf aku dan Manda tidak bisa mengantar mu ke bandara," memeluk nya sebentar dan memberi kecupan di dahi adiknya.

Jantung Chris rasanya ingin pecah "Cih, rakus sekali, sudah punya istri masih cium yang lain," sungut Chris tak terima gadis itu dicium Galih.

Galih menarik sudut bibir sedikit  mengejek Chris.

"Dia adik tersayang ku. Manda sudah hafal kebiasaan ku dia tak pernah keberatan," menarik sudut bibir pongah.

Chris memasang wajah keras. "Mulai detik ini aku yang keberatan, jangan mencium nya lagi," skak Chris dan itu mutlak.

"Santai dude kenapa kau selalu emosi!?" Terkekeh sebentar. "Aku titip Ega padamu." Galih mengalah.

Senyum di wajah tampan Chris muncul berganti masam saat Manda kembali mengancam.

"Aku akan membunuh mu jika Ega menangis atau lecet," Manda menambahkan.

"Bunuh saja, aku mendukung mu." Nando menimpali.

"Aku juga siap jadi mata-mata." Saka ikut memanasi.

Chris yang kesal menarik Ega lebih dulu untuk keluar gedung resepsi sialan itu. Ega menggeleng lemah sejenak berpikir benarkah si bos tampan yang menarik tangannya saat ini benar-benar jatuh cinta padanya?!.

Well kita tunggu saja..

🌟🌟🌟🌟

Dua bulan dari percakapan nya dengan Ega. Rendi tidak pulang ke rumah. Pria itu menempati apartemen yang sudah lama tidak dihuni juga berdekatan dengan kantornya.

Hanya Hidan yang tahu keberadaan Rendi. Dea perempuan itu tidak pernah tahu dimana suaminya.

Saat Dea menyerang Ega. Rendi tahu segera menyuruh beberapa orang anak buahnya mengancam Dea, untuk tidak melakukan hal buruk lagi.

Rendi tidak mau Ega menjadi sasaran Dea hanya karena dirinya.  Dea tidak pernah berhenti mencari keberadaan Rendi yang seolah hilang ditelan bumi. Wanita itu bahkan rela menunggu di ruang kerja Rendi seharian penuh.

Sedangkan Rendi hanya memantau perkembangan kantor melalui CCTV yang ia sambungkan dengan di laptop pribadinya.

"Ren—" suara Dea parau bercampur takut.

Rahang Rendi mengeras wajah pria itu memerah. Meruncingkan tatapannya dengan satu telunjuk mengacung tegas.

"Kita selesai, aku akan mengurus semuanya." baritone itu mendesis sinis.

"Maafkan aku. Ku mohon," mencoba duduk memegangi perut yang masih terasa nyeri.

"Maaf. Kau pikir aku bisa memaafkan mu!? Kau menipu ku dari awal, sialan." Suara dalam Rendi membuat Dea bergidik, tidak berani menatap pria yang masih menyandang status suami untuknya.

"Kalau saja hal ini tidak terjadi, aku pasti masih mengikuti permainan mu dan tertipu seumur hidupku." Geram dengan gigi mengetat, "Penyesalan terbesar dalam hidup ku adalah bertemu dengan mu J*L*NG SIALAN." Teriak Rendi di akhir kata dengan napas terengah-engah persetan dengan peraturan  rumah sakit.

Dia tidak peduli.

Rasa sakit mendorong nya melakukan itu.

Persetan dengan semuanya.

Suara Rendi yang tiba-tiba meninggi membuat tremor di tubuh Dea meningkat "Maaf." Cicit Dea.

Wanita yang baru saja menyandang status menjadi seorang ibu itu menangis tersedu.

•••Flashback on•••

Malam ini Rendi mendapat kabar dari Hidan kalau Dea sudah di rumah sakit melakukan proses persalinan.

Rendi sangat bersemangat gembira menyambut buah hatinya yang akan lahir. Ia juga bersumpah akan mengubah sikap pada Dea.

Setelah hampir satu jam suara tangis bayi menyapa telinga, rasa bahagia seketika membuncah.

Suster keluar kamar persalinan dengan wajah panik lalu kembali masuk ke dalam dengan beberapa alat membuat alis mereka menekuk dalam. Rendi dan Hidan yang menunggu di ambang cemas. Dokter keluar ruangan setelah hampir dua jam.

Rendi bangun dari duduk. "Apa yang terjadi?" tidak sabar.

Dokter menarik napas pelan sebelum bicara. "Tuan ke ruang saya, akan saya jelaskan di sana,"

Rendi mengangguk mengikuti dokter Anggi sampai ruangan dokter muda itu mempersilahkan Rendi duduk.

"Sebelumnya kami meminta persetujuan dari tuan untuk tindakan yang akan kami berikan untuk putra tuan," tangan dokter itu bertaut diatas meja kerja.

Rendi masih diam menunggu dokter cantik menjelaskan secara detail. Meremas pahanya kuat-kuat seakan tidak siap mendengar berita yang akan disampaikan oleh dokter.

"Ada kelainan di jantung anak anda detak nya sangat lemah, kami juga telah periksa golongan darah anak anda, kami butuh pendonor dengan golongan darah A."

Jantung Rendi berpacu cepat.

Darah A, sedangkan dia dan Dea golongan darah mereka B.

Apa ini!?

"Dokter bisa kau periksa lagi? Golongan darah ku dan istri ku B ba—"

Dokter itu menggeleng lemah. "Kami sudah periksa dua kali karena ini menyangkut hidup–mati seseorang, kalau kami melakukan kesalahan akan ada hidup yang tidak bersalah pergi."

Dokter itu menatap Rendi pias, seolah mengerti yang ada di benak suami pasien. "Hasil check up kurang lebih satu jam, anda bisa melihatnya sendiri nanti, tapi tolong kami butuh tanda tangan anda untuk tindakan selanjutnya."

Tangan Rendi bergetar saat memberi goresan tangan berkas persetujuan. Selepas nya ia melangkah gontai mendekati kamar rawat Dea. Membuka pintu dengan dengan rasa sesak bergemuruh.

Tepat di hadapan Dea jantung Rendi seperti ditusuk ribuan jarum. Melihat sang buah hati tidak ada kemiripan dengannya atau Dea itu terlihat mirip—!

Melangkah mundur dengan perasaan sakit, membiarkan Dea menyusui dengan meneteskan airmata melihat suaminya diam seribu bahasa.

•••Flashback off•••

Rendi mengusap wajah kasar, lelah, sakit beradu menjadi kombinasi pas. Bahu pria itu bergetar. Bersandar pada dinding putih dingin kepalanya tertunduk, satu nama yang pernah ia sakiti muncul. Cairan bening turun tanpa diperintah rasa sesak menyambangi memberi efek denyutan keras dalam dada.

Isak sakit mulai terdengar. "Ega." Lirih  menarik napas memberi ruang pada paru-paru yang begitu sesak. "Ega, aku bodoh, maafkan aku."

Hidan hanya bisa menatap nanar Rendi. Bagaimana pun semua sudah takdir. Mungkin pelajaran berharga ini akan membuat pria itu lebih dewasa untuk menjalin hubungan tanpa menyakiti.

NB: Rasa sesal memang terlambat. Terima saja dari hasil yang kau tanam. Menyesal pun tidak berguna.

🌷🌹🌷🌹

.

.

.

Tbc

1
Anik Ulfa
ini kok masih sama ceritanya.ama yang part2 sebelumnya.hadeh...
Dewi Fuzi
ini apa apaan kenapa di ulang" sampe beberapa bab yg bener aja buang waktu dari ke empat sampai sembilan 😠😠😠😠😇
₵ⱨɽł₴ ø₭₮₳vł₳
aku dah mampir ya kak, feedback dong kak ke novel aku.

CEWEK CULUN BERUBAH MENJADI CEWEK CANTIK.

MOHON DUKUNGANNYA YA, DENGAN CARA VOTE, LIKE DAN BERI TANGGAPAN YANG MENARIK YA.

SALAM DARI ANGGOTA VIE_GV

THANKS
Dhina ♑
ini awal
tapi sudah sangat lengkap dan menyakitkan
tapi sungguh rumit hati ini
dan kemudian.......keadaan yang berubah
cibiran, kata-kata syirik di sekitar, begitulah manusia
andai benar Criss suka kepada Ega, apa nya yang salah 🤔🤔
Indrhyanis Putri Caniago
😍😍😍😍
Lailatul Hawa
baru pertama tapi u're doing great babe!!!! keep it stunning 🤗🤗🤗
Maulina Kasih
baru paham dgn karakter bberpa tokoh..eh nongol lg karakter tokoh yg lain
Maulina Kasih
harus fokus baca crita ini krn byk tokoh...dan msh tanda tanya taka dan cindy sapa...klo jessi sdh tau bahwa dia tunangan wildan spupu chris...chriss bos nya ega..nando tata rani dan saka teman crhis dan ega...rendy mantan suami ega
Maulina Kasih
part ke 2 baru paham...trnyata ega dijodohkan sm rendy dan rendy selingkuh sm dea..makanya si ega minta cerai dan si rendy nikah tuh sm dea..tp si rendy kayanya cemburu liat mantan istri sm bos nya si chris..
Maulina Kasih
nyimak dlu...klo seru bakal duduk manis sampai slesai
ulland
hareudang hareudang panas panas 😂😂😂
aurel
cerita mu bagus aku suka dan juga udah kasi like kalau berkenang yuk mampir di cerita aku " pengorbanan cinta mentari " jangan lupa tingal kan jejak salam kenal dari liana
Daratullaila🍒
Hai author aku mampir lagi membawa like, semangat up nya💪
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
Kim Na Na
ekhemm...
sebelum tidur😴 jangan lupa nganu dulu,
alias baca "NGANU" chat story.
nganu banget sih, asli🤰🏻
Daratullaila🍒
Hai author aku mampir lagi membawa like, semangat up nya💪
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
Wulandari
like lagi.kak
Wulandari
suka
Wulandari
like
Daratullaila🍒
Hai author aku mampir lagi membawa like, semangat up nya💪
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
LINA
hadir kk dengan 2 like yg tertinggal 💖 sukses selalu buat karya nya 🙂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!