NovelToon NovelToon
Mantan Narapidana Jadi Istri Ceo

Mantan Narapidana Jadi Istri Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Romansa Fantasi
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Vivian Wei keluar dari penjara demi menanggung kesalahan kakak kembarnya. Dulu keras kepala dan bar-bar, kini ia berubah menjadi gadis tangguh yang tidak takut melawan siapa pun.

Pertemuannya dengan Delvin Yang, seorang CEO sekaligus direktur universitasnya, mengubah hidup Vivian. Awalnya Delvin berniat membatalkan pertunangan keponakannya dengan Vivi Wei.

Namun, setelah mengenal Vivian, Delvin justru mengubah keputusannya. Bukan Vivi, melainkan Vivian yang ingin ia jadikan istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

"Direktur Yang, kenapa tiba-tiba membatalkan pertunangan Tuan Muda Mark dan Vivi? Bukankah Anda sendiri yang memilih Vivi sebagai karyawan pilihan Yang Group? Vivi juga berhasil meraih peringkat pertama," tanya Mike.

"Direktur Yang, apakah ada kesalahpahaman? Vivi sudah menjadi anak kebanggaan kami. Kenapa Anda tidak melanjutkan saja rencana pertunangan ini?" tanya June.

Jo langsung menyahut.

"Anak kebanggaan? Suka bergosip, mencemarkan nama baik orang lain, dan memfitnah. Apakah itu yang disebut anak kebanggaan keluarga?"

Jo menatap Mike dan June.

"Tuan Wei, Nyonya Wei, bagaimana sebenarnya cara kalian mendidik anak kalian?"

"Asisten Jo, apa yang Anda katakan?" bantah Tom. "Vivi sangat baik hati dan penurut. Mana mungkin dia melakukan semua itu? Pasti ada seseorang yang sengaja menyebarkan berita buruk tentang Vivi karena iri kepadanya."

Delvin yang sejak tadi diam hanya mengangkat satu tangan, memberi isyarat kepada Jo.

Jo segera mengeluarkan ponselnya dan memutar sebuah rekaman video.

Dalam video itu terlihat Vivi bersama beberapa temannya sedang menindas seorang nenek tua di pinggir jalan. Bahkan, mereka sempat membuat wanita tua itu terjatuh.

Jo menghentikan video tersebut.

"Menindas seorang nenek tua di jalan. Apakah ini yang kalian sebut baik hati?" tanyanya dingin.

Mike, June, dan Tom hampir tidak percaya melihat rekaman itu.

Vivi membelalakkan matanya. Wajahnya semakin cemas.

"Bukan seperti itu!" bantah Vivi cepat. "Saat itu nenek tua tersebut terjatuh. Aku hanya ingin membantunya berdiri!"

"Vivi Wei, kau memang sangat pandai berpura-pura di depan orang lain. Rekaman ini lengkap dengan kejadian yang sebenarnya. Yang menyelamatkan nenek tua itu justru Vivian Wei. Kau dan teman-temanmu bahkan ingin menyerang adikmu sendiri."

Jo menatap Vivi dengan dingin.

"Sangat mengecewakan. Ternyata putri keluarga Wei tidak hanya tidak punya etika, tetapi juga suka menindas orang lain."

"Tapi Vivi memang menjuarai peringkat utama. Itu kenyataannya!" bantah Tom. "Lagi pula, Vivi masih muda. Kalau melakukan kesalahan, itu masih bisa termasuk wajar!"

"Siapa yang bilang dia peringkat pertama?" tanya Jo.

Jo tersenyum tipis.

"Apakah dia tidak memberitahu kalian bahwa dirinya telah dikeluarkan dari Hua Qing karena menyebarkan gosip tentang adiknya dan menghasut teman-temannya?"

Mike, June, dan Tom langsung terkejut.

"Selain itu, dia tidak pernah mendapatkan peringkat pertama. Dia hanya berhasil mencapai peringkat tujuh."

"A-apa? Dikeluarkan?" Mike membelalakkan mata.

"Tidak mungkin!" June ikut panik. "Lalu kenapa Asisten Jo menghubungi kami dan mengatakan Vivi menjuarai peringkat pertama?"

"Aku memang mengatakan Nona Wei," jelas Jo. "Tapi sepertinya aku kurang menjelaskan semuanya."

Jo melanjutkan dengan tenang.

"Nona Wei yang aku maksud adalah Vivian Wei. Vivian berhasil meraih peringkat pertama sebanyak empat kali. Sebelumnya, dia juga menjadi juara pertama selama tiga tahun berturut-turut."

"Apa?" Tom terkejut.

"Dia peringkat pertama? Tidak mungkin!" bantah Tom. "Sejak kecil dia malas belajar dan membaca. Bagaimana mungkin?"

Mike juga masih tidak percaya.

"Apakah ada kesalahan dalam penilaian? Direktur Yang, Vivi selalu belajar dengan giat. Mana mungkin dia kalah?"

Vivian yang sejak tadi diam akhirnya mengeluarkan ponselnya.

Ia menunjukkan hasil ujian kepada mereka.

"Kalian lihat baik-baik!"

Vivian mengangkat ponselnya.

"Ini hasil nilaiku tahun ini. Sejak tadi aku sudah memberitahu bahwa yang menjadi juara adalah aku. Tapi kalian tidak percaya dan malah terus menghinaku."

Tatapan Vivian menjadi dingin.

"Kalian selalu menganggap Vivi yang paling pintar dan paling bisa diandalkan."

Tom mendengus.

"Kau begitu bodoh, tapi bisa menjadi juara? Aneh sekali."

Vivian menatapnya tajam.

"Yang bodoh itu Kakak. Usia Kakak sudah berapa, tetapi masih tidak mampu mengelola bisnis dengan baik. Jadi, siapa sebenarnya yang bodoh?"

Tom langsung terdiam.

"Sedangkan Vivi kesayangan kalian ini sengaja menyebarkan gosip bahwa aku dipenjara selama setahun. Bukankah kalian sebelumnya sudah mengancamku agar tidak memberitahu siapa pun tentang masa laluku? Tapi putri kesayangan kalian justru sengaja menyebarkannya agar aku dikeluarkan dari Hua Qing."

Delvin yang sejak tadi diam akhirnya berbicara.

"Tuan Wei, aku tidak suka universitas yang kudirikan diisi oleh orang-orang yang licik dan suka iri hati."

Tatapan Delvin tertuju kepada Mike.

"Dalam setahun terakhir, Hua Qing sudah mengeluarkan beberapa mahasiswa yang gemar menyebarkan gosip dan mencemarkan nama baik universitas."

Suaranya semakin tegas.

"Peraturan Hua Qing berlaku untuk semua orang. Jadi, jangan bertindak sesuka hati hanya karena memiliki latar belakang keluarga tertentu."

"Direktur Yang, ini memang kesalahan kami. Aku akan mendidik kedua putriku dengan lebih baik," jawab Mike sambil menundukkan kepala.

Jo langsung menatapnya.

"Tuan Wei, sepertinya Anda masih belum memahami apa yang dikatakan Direktur Yang."

Mike mengangkat wajahnya.

"Yang melakukan kesalahan adalah Vivi, bukan Vivian. Sebaliknya, Vivian Wei justru menjadi mahasiswa yang membanggakan Hua Qing."

Jo melanjutkan dengan tegas.

"Dia juga telah direkrut langsung oleh Direktur Yang untuk bergabung dengan Yang Group setelah lulus."

"Direktur Yang, maafkan kami atas semua masalah ini," ucap June.

Mike kemudian kembali berbicara dengan hati-hati.

"Direktur Yang, lalu bagaimana dengan kerja sama proyek yang kita bicarakan sebelumnya? Apakah masih bisa dilanjutkan?"

Mike diam-diam memberi isyarat kepada Tom.

Tom segera mengerti dan ikut berbicara.

"Direktur Yang, lokasi pembangunan proyek juga sudah ditentukan. Kita hanya perlu melakukan pemantauan di lokasi dan melanjutkan rencana yang telah dibahas sebelumnya."

"Seberapa jauh dari laut?" tanya Jo.

"Kurang lebih delapan ratus meter dari garis pantai, Tuan. Lahannya juga cukup luas, sekitar lima hektare," jawab Tom.

"Nilai proyeknya?" tanya Jo.

"Jika pembangunan tahap pertama berjalan sesuai rencana, nilainya sekitar dua ratus juta yuan. Kami akan membangun kompleks komersial yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan beberapa gedung perkantoran."

Tom terlihat percaya diri.

"Lokasinya sangat bagus karena dekat dengan laut dan akses jalannya juga mudah. Kami yakin proyek ini akan memberikan keuntungan besar."

Mike mengangguk setuju.

"Benar. Karena itu kami berharap kerja sama dengan Yang Group bisa segera dilanjutkan."

Vivian yang sejak tadi duduk diam tiba-tiba mengernyitkan kening.

"Delapan ratus meter dari laut?"

Semua orang langsung menoleh kepadanya.

“Vivian, ini adalah proyek besar. Kau tidak tahu apa-apa tentang proyek ini, jadi jangan ikut campur seolah-olah kau mengerti semuanya,” kata Tom dengan nada meremehkan.

“Kakak, kalau kau ingin rugi sendiri, itu urusanmu. Tapi jangan sampai kesalahanmu menyeret Yang Group,” jawab Vivian tenang.

“Jangan bicara sembarangan!” bentak Mike.

Delvin justru mengangkat tangannya, menghentikan Mike.

“Jelaskan. Apa yang membuatmu berpikir proyek ini bermasalah?” tanya Delvin kepada Vivian.

1
Maria Mariati
lagian ada saja viviii kamu ini, pasti ketemu 😁😁😁😁😁
Kinara Widya
ada saja tingkah Vivian ini
💝F&N💝
mana up nya hari ini
erviana erastus
keluarga ini bukanx sadar malah tambah² habis kau ditangan delvin .... eh ngul vivian skrng jangan kalian lawan kalo mau pjng umur 🤣
Dini Anggraini
Semoga delvin tahu rencana busuk vivi dan pengantinnya di ganti vivi tanpa ada yang tahu dari keluarga wei bila pengantin wanitanya vivi.
aku
wasemmm 🤣🤣🤣🤣🤣
erviana erastus
omg vivian 🤣🤣🤣
Kinara Widya
🤣🤣🤣🤣🤣 aduh Vivian ini...🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
erviana erastus
tindakan cerdas vivian ....
aku
🌹🌹 mf cm dkit 🙏 pliss dobel up 😁😁🙏🙏
aku
awas aja klo delvin udh ada rasa tp gk tegas sm cwek lain nantinya ya?!!! gue santet biar sm mark aja. 🤣🤣
erviana erastus
bacot kau vivian diam habisi mereka semua arghhhh geram aku sama keluarga ini
erviana erastus
udah lah vivian kami waras kan? ngalah aza sama mereka 🤣
Dini Anggraini
Q curiga tom dan vivi sudah tidur bersama ya Thor apapun yang di ucapkan vivi selalu di bela. Kapankah keluarganya vivi itu bangkrut dan miskin ya kak sehingga saat miskin nanti apakah putri kesayangannya vivi akan tetap bela kakak dan ortunya seperti sekarang ataukah malah pergi dengan orang kaya raya yang penting dapat uang dan keluarganya di abaikannya. 🥰🥰
sunaryati jarum
Teman Vivi , malah akan membongkar kejahatan Vivi wie
sunaryati jarum
Eh malah diresapi 🤣🤣
sunaryati jarum
Nah ,gitu lawan ketidak adilan itu padamu ,Vivian
sunaryati jarum
Vivian tanpa sengaja masuk pemilik universitas tempat belajarnya
sunaryati jarum
Delvin pemilik kampus, menyelidiki kelakuan mahasiswanya
sunaryati jarum
Saudara dengan sifat berbeda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!