NovelToon NovelToon
MENANTU IBU 2

MENANTU IBU 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Aliansi Pernikahan / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:356.2k
Nilai: 5
Nama Author: Me Nia

Setelah menjadi istri Ardiaz Kavian, Tya semakin tahu karakter orang-orang di keluarga besar Kavian. Sebagai seorang insan yang biasa hidup tenang meski ekonomi pas-pasan, kini dirinya harus terbiasa dengan pasang surut permasalahan di keluarga suami yang tidak kekurangan harta tapi miskin ilmu agama.

"Yang penting suami dan mertua baik, yang sirik biarkan saja berisik."

MENANTU IBU 2

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Me Nia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Saatnya Bersihkan!

Tya tak lupa menceritakan kisah temannya bernama Yuni yang memilih daftar perekrutan jalur selangkangan hingga mendapat kontrak kerja baru selama dua tahun. Desas desus di kalangan karyawan juga berembus kencang jika sebagian mantan karyawan kontrak yang mengikuti jejak Yuni ada yang tak mendapat kuota. Protes mereka dibungkam dengan ancaman.

Kontrak baru tidak dapat, keperawanan hilang. Bukan hanya oknum manajemen yang salah besar, termasuk pula para perempuan pelamar kerja yang tidak berpikir panjang dalam memutuskan menjual diri. Tindakan ini salah, tidak etis, dan sangat berisiko.

"Aku juga sempat ditawari Yuni buat ikutan jejaknya."

"Apa? Tapi nggak kan?"

"Nggak dong. Ih amit-amit. Waktu itu aku emang lagi butuh duit buat bantu Kak Bisma bayar rentenir. Tapi bukan dengan jual kehormatan." Tya bergidik. "Justru aku ketemu Ibu yang menawarkan solusi masalah finansial. Itulah alasannya kenapa aku menerima tawaran nikah kontrak. Dan nggak nyangka ....keterusan deh nikmatnya eh nikahnya." Sambungnya diikuti dengan cekikikan.

Diaz menarik tangan Tya untuk pindah duduk di pangkuan dengan posisi menghadapnya. Menggemaskan.

Tentu Diaz yakin dan percaya dengan kejujuran Tya. Ia sendiri yang menciptakan noda merah di seprai hotel waktu di Bandung. Saat di mana burung gagak susah bermanuver sampai akhirnya memaksa mendobrak.

"Gimana dan di mana rekrutmen asusila itu dilakukan, Yang? Ceritakan apapun yang kau tahu."

"Katanya sih menghubungi staf HR. Terus nanti bakal diajak liburan, ada juga yang diajak ketemuan di hotel. Selanjutnya ya gitu, pok ame-ame." Tya nyengir kuda.

Diaz menjawil pipi Tya. Di tengah percakapan serius selalu ada saja terselip bahasa absurd.

"Tapi, Bey. Yang meng anu Yuni itu namanya Pak Anton, jabatan supervisor."

Diaz mengernyit. "Aku harus sambil catat." Ia meminta tolong Tya mengambilkan ponsel yang tidak terjangkau tangannya. Setelah ponsel berada dalam genggaman, ia mengharuskan Tya tetap duduk di pangkuannya seperti tadi.

"Berarti pelakunya supervisor sama staf HR atau kepala HR juga terlibat? Siapa itu nama stafnya, bagian apa dia?"

"Kalau soal HR aku gak tau pasti siapa saja pemainnya. Aku bisa minta info Yuni kalau Abey perlu."

"Perlu banget."

"Siap, Yang Mulia."

Diaz terkekeh. Selalu terlihat lucu jika Tya mengucapkan 'Yang Mulia' sambil menyatukan kedua tangan di depan dada.

"Bey, masih lupa nggak waktu hari terakhir aku kerja karna resign. Abey kan ada di ruangannya manajer. Pak Surya."

"Masih ingat. Dia juga pelaku?"

Tya menggeleng. "Tidak tahu. Cuma waktu itu kan aku dipanggil ke ruang Pak Anton dulu. Katanya surat resign aku udah disetujui dan dilimpahkan ke personalia. Dia muji aku cantik sambil matanya kayak setan lihat sesajen. Ish, langsung bergidik sebadan-badan.

"Apa? Kurang ajar!" Diaz mendecak. Ia berkali-kali mendapat kejutan fakta yang dibeberkan oleh Tya.

"Nanti mungkin Abey dapat kejutan lagi dari Kak Bisma. Kakak kan 5 tahun kerja di garmen. Alasan keluar bukan cuma gaji tak mencukupi kebutuhan buat bayar bunga rentenir, tapi juga tidak nyaman melihat affair di ruang lingkup kantor yang saling mendukung sekaligus saling menutupi."

Diaz mengerutkan kening setelah menyerap semua informasi. Ia baru tahu sebulan terakhir ini kalau dulu Bisma pernah bekerja di Primatex, pabrik garmen yang resmi diwariskan Ayah Hilman padanya. Untuk itu, ia menawarkan Bisma untuk bergabung kembali ke jajaran manajemen. Dan kakap iparnya itu meminta waktu untuk berpikir.

"Udah ya. Aku mau ke bawah."

"Nanti dulu." Diaz mencengkeram paha Tya yang akan turun dari pangkuannya.

"Udah selesai, Bey. Tinggal nunggu kak Bisma cerita meskipun aku udah tahu tapi lebih afdol kalau Kak Bisma yang cerita langsung panjang lebarnya. Aku mau siapin sarapan."

"Icibos bangun. Tanggung jawab!"

Tya memutar bola mata. "Siapa suruh aku duduk di sini."

"Bersiaplah menerima serangan fajar burung gagak."

"Oh no! Kabur ...." Tya bergerak cepat berguling dari pangkuan Diaz. Tetapi pemilik burung tidak tinggal diam. Berhasil menangkap kaki Tya dan melumpuhkannya dalam posisi telungkup.

"Mau lari ke mana, hm."

Tya tertawa karena pinggangnya digelitik. "Joko, help!"

***

Tahun baru menjadi babak baru bagi Diaz untuk melakukan 'bersih-bersih' baik di kantornya maupun di anak perusahaan lainnya. Kurangnya pengawasan semasa ayahnya berkuasa, membuat penyelewengan dan pelanggaran tak terkontrol. Agenda kerja Januari pastinya akan padat dan harus disusun ulang dengan Jordan besok di hari pertama masuk kerja.

Terlebih setelah Bisma datang di waktu sore dan Diaz mendengarkan cerita pengalaman sang kakak ipar yang memulai bekerja sebagai staf purchasing.

"Sering pembelanjaan fiktif. Kerjasamanya dengan manajer keuangan. Dan dua orang itu juga ada affair. Aku kerja di lingkungan toxic. Beneran nggak nyaman. Makanya udah aja resign setelah prepare batu loncatan jadi driver ojol. Susan juga mendukung."

Penjelasan Bisma yang jadinya datang sendiri karena Susan sedang sibuk membuat pesanan, didengar pula oleh Suri yang ikut duduk bersama Diaz dan Tya.

"Diaz, segera reformasi, nak."

"Ya, Bu. Besok akan dibahas di kantor dengan orang-orang yang bisa dipercaya. Kemungkinan di minggu ini aku akan ke Bekasi."

Mendengar jawaban Diaz, mata Tya bercahaya. Ada kesempatan untuknya ikut dan bertemu teman-teman. "Ugh, mie ayam melambai-lambai," ujarnya dalam hati.

"Lalu keputusan Kak Bisma gimana?" tanya Diaz. Sudah cukup jelas bagaimana Bisma mendeskripsikan orang per orang yang ada di jajaran manajemen pabrik. Mana yang bersih mana yang kotor. Meski demikian, ia akan tetap melakukan investigasi langsung. Mengumpulkan bukti sendiri di lapangan.

"Kalau Diaz bersedia menunggu, aku siap kerja lagi di pabrik mulai bulan Maret. Dua bulan ini masih terikat kontrak sebagai voice over.

"Oke. Tak apa, Kak. Nanti pertengahan Februari masukin aja dokumen lamarannya ke HR, ikuti sesuai prosedural."

"Siap, Diaz."

Bisma berada di rumah Diaz hingga pukul tujuh. Setelah makan malam, ia pamit agar sampai rumah tidak terlalu malam. Tya memberikan oleh-oleh dari Banyuwangi.

"Kak, nitip ini ya. Oleh-oleh buat teman-teman aku. Nanti Yuni yang akan ambil ke rumah." Tya memberikan goodie bag warna biru. Mengantar sang kakak hingga ke teras.

"Oleh-oleh buat Joko ada?" Bisma menyeringai.

"Buat Joko mentahnya aja ya sekalian buat jajan Nesha. Aku transfer. Beliin pakan sama vitamin yang bagus biar si Joko gagap perkasa, dan makin nyaring suaranya. Jangan dikasih seblak."

Bisma tertawa sambil menoyor bahu Tya. "Nanti kalau Diaz ke Bekasi, kau ikut?"

"Mau ikut. Mau ajak my geng makan mie ayam. Kangen mie ayam yang seberang pabrik itu."

Bisma mengangguk. "Nesha pasti seneng. Aku jalan dulu."

"Eh, Kak. Hampir lupa. Teman-teman ku masih belum tahu jabatan suami aku. Kak Bisma jangan cerita ya kalau Yuni nanti ke rumah. Takutnya mereka jadi sungkan sama aku, jadi nggak bisa plenger lagi."

1
yeni NurFitriah
Pak Husain mencurigakan,keknya pak Husain bukan orang biasa,sekarang udah ga pantes lagi jadi Sopir pak😁
Ayuk Witanto
moga saja bisa berubah si leony
Ayuk Witanto
bagus itu biar tobat
Ayuk Witanto
😂😂😂
Ayuk Witanto
😂😂😂😂
Ayuk Witanto
awas aja kalau kau terbukti bukan anaknya Hilman
Ayuk Witanto
gak ngaca dia
Ayuk Witanto
pasti Rizky....dan yang nabrak anya
Ayuk Witanto
mengikhlaskan itu memang berat... percaya lah ky Allah akan kasih ganti
Ayuk Witanto
semoga dapat yang lebih ya ky
Ayuk Witanto
jadi ikut terharu...di cintai dengan ugal2 an
Ayuk Witanto
😂😂😂😂
Ayuk Witanto
teh cekek😂
Ayuk Witanto
ada rizky
Ayuk Witanto
mulai beraksi
Ayuk Witanto
pergi pasti😅
Ayuk Witanto
gantung ...
Pardjan Yono
aku ingin tahu , hebohnya geng nya Tya di mie Ayam , apa Khabar karyawan yg diperpanjang kontraknya ?
yeni NurFitriah
Hmmm..ibu Suri segitunya mau menjamu Teman,TTS(Teman Tapi Spesial)ya Bu..😁
Ayuk Witanto
itu sih emang napsu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!