NovelToon NovelToon
Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Suami Posesif Untuk Istri Cuek ( Xavier-Aruna)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:20.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.

Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.

namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Xavier-Aruna 16

"Loh mami mau kemana?" tanya Xavier saat melihat ibunya sudah menggunakan pakaian perangnya.

"Mau olah raga malam! Makanya tadi mami makan banyak soalnya butuh banyak tenaga untuk bisa adu jotos!" jawab Mami Violet.

"Mami pergi sendirian?" tanya Xavier kembali.

"Ya nggak lah. Kan mami sekarang sudah punya BESTie ...!" jawab Mami Violet bersamaan dengan Aruna yang menuruni tangga dengan pakaian kebangsaannya.

"Loh sayang, kamu juga ikut?" tanya Xavier.

"Ayo kita berangkat, Nak! Wanita seperti dia memang harus di beri pelajaran lima jari yang lebih lagi! Mulutnya sampai kapanpun tak akan pernah berhenti berbusa!" ajak Mami Violet.

"Aku nggak di ajak Mi?" teriak Xavier.

"Nggak! Sekalian Mami sama Aruna mau jalan-jalan malam di lintasan! Iya kan, Nak?" jawab Mami Violet menggandeng tangan Aruna.

"Ah elah mi, itu mantunya baru aja jadi manten baru! Ngapa malah di ajak balapan?" protes Xavier.

"Suka-suka Mami saja! Kamu di rumah saja sama Papi jagain Arkha!" jawab Mami Violet.

"Mi ... Ah elah, ini udah malam mi, gak baik loh wanita keluar malam-malam gini!" teriak Xavier.

Akan tetapi keduanya tak peduli dan sedang memanaskan motor dan mengenakan helm full face milik keduanya. Impian mami Violet banget ini, punya menantu yang bisa di ajak motoran bareng. Bahkan di ajak balapan di lintasan. Satu persatu keinginan Mami Violet terwujud. Wajahnya full senyum, makanya dia tak sabar ingin memberi hukuman berat kepada Merlyn yang sudah mencoba untuk menyakiti dan memfitnah menantunya. Berani-beraninya dia melakukan hal itu kepada menantu kesayangan yang sulit dia dapatkan itu.

"Pi, kenapa malah diam saja? ayo cegah istri kita untuk pergi jauh-jauh! Aku nggak mau kalau sampai mereka kenapa-kenapa! Apalagi mami bilang mereka juga akan balapan! Ah elah, jangan sampe istri Vier lecet!" omel Xavier.

"Biarkan saja mereka juga butuh hiburan! Mami hati-hati di jalan, kalau kalah dari Runa jangan ngambeknya ke papi nanti ya!" teriak Papi Devan.

"Aman Pi! Paling mami bakalan ngamuk di mall!" jawab Mami Violet.

"Itu lebih baik!" kekeh Papi Devan membaut Xavier kesal bukan main.

"Sayang, jangan pergi lah! Mending kita ke kamar ngadon dedek bayi aja! Itu jauh lebih aman!" teriak Xavier.

"No ... No ... Harga diri kami sebagai seorang wanita dan seorang istri sedang dipertaruhkan!" jawab Mami Violet membuat Xavier memutar bola matanya malas.

"Ready, sayang! Kalau lama-lama di sini bisa-bisa sakit telinga mendengar dia ngomel Mulu!" tanya Mami Violet saat mereka berada di atas motor besar masing-masing.

"Ready Mi, Aku berangkat dulu Mas, tolong jaga Arkha!",Aruna melambaikan tangan kepada suaminya sebelum menginjak pedal gas.

"Sayaaaaang ... Ish malah pergi!" omel Xavier.

"Nggak usah lebay deh! Kamu kek nggak tahu istri kita seperti apa!" ujar Papi Devan sambil menggandeng pundak Arkha masuk ke dalam rumah. Xavier hanya berdecak kesal saja, karena rupanya sang Mami sudah mulai memperlihatkan kekuasaannya di rumah. Sekarang dia malah menguasai istrinya. Bagaimana dia bisa cepat punya dedek bayi kalau istrinya di ajakin main sparing sama balapan terus?" omel Xavier sambil masuk ke dalam rumah.

Berbeda dengan Xavier yang uring-uringan di dalam rumah karena istrinya di culik sang mami. Kedua wanita beda generasi itu malah terlihat sangat senang menunggangi motor kesayangan mereka siang-siang di jalanan. Apalagi Mami Violet terlihat sangat bahagia.

"Yah, kok udah nyampe lagi! Berasa sebentar!" kesal Mami Violet saya mereka tiba di tempat Merlyn berada.

"Nanti pulang dari sini kita lanjut lagi Mi!" jawab Aruna membaut senyum lebar terbit di bibir mami Violet.

"Ah senangnya!" jawab Mami Violet memeluk Aruna.

Mereka masuk ke dalam tempat yang dibhaga oleh beberapa orang anak buah Hananta dan juga Ramon berserta Edwin yang menunggu mereka sambil Mabar.

"Selamat datang, Nyonya, Nona ..." sapa anak buah Hananta mereka mengangguk pelan dan masuk dengan langkah tegap dan penuh wibawa. Berbeda dengan sebelumnya yang penuh senyum dan juga tawa. Saat berada di sana mereka sudah menjadi orang yang berbeda. Lady Hananta dan Lady Runa. Dua lady berbeda generasi.

Saat masuk ke dalam ruangan terdengar teriakan Merlyn yang menggema. Wanita itu ternyata memiliki tenaga yang cukup besar. Karena sampai malam saja masih bisa berteriak sekencang itu.

"Apa kalian tidak sakit telinga mendengar dia berteriak seperti itu?" tanya Mami Violet kepada Ramon dan Edwin yang tampak masih fokus dengan gadget miliknya masing-masing.

"Mereka menggunakan earphone mi," bisik Aruna menarik earphone di telinga keduanya.

"Eh udah datang dek?" tanya Edwin bangkit dari duduknya.

"Baru saja bang!" jawab Aruna.

"Astaga! Pantas saja kalau betah di dalam sini karena telinga kalian di tutupin sama earphone!" ujar mami Violet membuat keduanya terkekeh sambil menggaruk tengkuknya.

"Abisnya dari tadi dia teriak terus! Udah di suruh diam malah makin berteriak memaki-maki. Jadinya ya biarkan saja dia berteriak begitu dan kami menutup telinga dengan earphone," jawab Ramon.

"Dia memang wanita yang nggak ada kapoknya! wanita modelan seperti dia itu nggak akan ada kapok-kapoknya. Karena dia pasti akan melakukan hal yang jauh lebih berbahaya lagi dari sebelumnya. Apalagi otaknya juga sangat picik, dengan membawa sen-ja-ta kemana-mana dan memang sudah di rencanakan dan di biatkan dari sebelumnya!" omel Mami Violet sambil berjalan menuju kamar tempat Merlyn berada.

"Sial-an kalian Violet, Aruna! Kalian sok cantik dan berkuasa! Padahal aku tahu kalau kalian berdua itu main kotor kepada Pak Devan dan Xavier. Aku akan buktikan kalau kalian itu adalah para wanita dak-jal sok kuat padahal kalian tak bisa berbuat apa-apa tanpa kekuasaan mereka! Aku akan pastikan kalau kalian berdua menjadi gembel di jalanan setelah ini! Kalian sudah membuat aku di permalukan di dua perusahaan! Aku tak akan tinggal diam! Tunggulah pembalasanku! dasar para nenek sihir!" teriak Merlyn dan umpatan kasar lainnya terdengar dengan jelas oleh mereka berempat.

"Astaga! Mulutnya busuk sekali!" kesal Mami Violet kemudian mengkode Ramon untk membuka pintu.

1
nely_48
rexa udh bagus dgn pergi meninggalkan semua yg berkaitan dgn keluarga anggara
hidup apa ada nya tp tenang n nyaman, tanpa tekanan ,,, semangat rexa
Diana Dwiari
rasain orang tua durhaka
nely_48
sungguh miris sekali hidup mu rexa,, kau d jadikan kekesed oleh keluarga mu sendiri n keluarga na renata,,, udh baikan ibu mu itu cuma ekting biar rexa nurutin lg kemauan nya,, ortu mu ga mau hidup susah, tega menimbulkan anak lelaki nya
Aldiza azahra
jngn berhenti dn menoleh keblakng rexa ..klo menang mereka ad yg mati salh1 y biar itu jf plajrn buat mereka...lanjut kn langkahmu rexabulatkn tekatmu jangn lemah...
nely_48
songong jg sungut s Jarvis menghina Aruna dgn sebutan jalang mudahan, cari mati kau Jarvis
babang Xavier kau dmn, bantai habis tuh anggara family, krn mrk udh berani menghina menantu hananta
nely_48
tembak mati lgsg az si Jarvis
Diana Dwiari
waduh,siap2 aja tuh JD gembel klrga anggara
Aldiza azahra
wah anggara cari mati buat javis hilng sagian angota badany biar tau rasa
nely_48
kasih paham dl itu s javis,, buat kedua kaki nya lumpuh,,, br kemudian s anggara
nely_48
sat set ath Xavier buat bangkrut s anggara itu, jgn biarkan mrk menghina n merendahkan Aruna,, org jenis anggara n keturunan nya gaakan sadar hanya d kasi peringatan dgn omongan az, hrs pake bukti siapa sesungguh nya Aruna menantu keluarga hananta
nely_48
kau salah lawan tuan anggara,, udh lah runa buat bangkrut az sih anggara² itu, terlalu arogan
nely_48
lady runa ak suka gaya mu 😍😍😍😍
Allea
moga dirumah danar banyak cctv 😁
nely_48
tetap we Xavier yg d butuhkan oleh rexa untuk terlepas dr keluarga toxic s Renata
Xavier kasian rexa, d bantu ya
Allea
di bab brp y mahardika kasih harta ke Runa
nely_48
goodjob runa, tunjukan siapa Aruna sebenarnya,, tuman jelama gila wani² na nga labrak Aruna,, 😄😄
nely_48
jangan kata klau yg nyuruh para preman itu s anastasia n mila
nely_48
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 bpak kolor ijo, emak na mak Lampir anak na kunti bogel
nely_48
mila n anastasia muka bebal ga punya etitude, penjilat,, blm ngerasain d sleding oleh mami vio
nely_48
kudu d kasih kopi sianida danar family
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!