Bunga Valerie Baheswara, seorang gadis remaja berusia 22 tahun, seorang wanita cantik dan memiliki prestasi. Pada suatu hari ada kegiatan dari pihak kampus yaitu pertukaran mahasiswa dalam bidang seni dan olahraga. Dan salah satunya Bunga Valerie Baheswara. Setiba nya dinegara tempat pertukaran mahasiswa yaitu spanyol. Saat tepatnya berada di stadion, Bunga menatap seseorang yang membuat dia enggan untuk memalingkan mata nya. Siapa kah seseorang ini yang membuat seorang Bunga tertarik hingga membuat dia memperhatikan nya? Ikuti kisah Bunga selengkapnya…
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bella cantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24
Pagi hari telah tiba, panitia menyuruh para mahasiswa, atlet dan idol segera berkumpul di lapangan.
“Waktu nya udah mau berangkat, kalian yang masih didalam rumah silahkan keluar” ucap panitia lalu lalang di rumah rumah para mahasiswa atlet dan idol
“Ayok jer keluar” ucap diego
“Ehh bentar, kita pergi duluan ya” ucap jer kepada bunga dan kajol yang ada diteras rumah
Bunga dan kajol belum waktunya pergi latihan pentas, jadi mereka berdua melihat kawan kawan yang lain berangkat camping didepan halaman rumah ramai semuanya kumpul.
“Oh iya kak” ucap kajol
Lain dengan kajol, bunga hanya melemparkan senyuman kepada jer
“Ehh bunga kamu udah sehat?”ucap diego
“Ehh iya udah sehat kamu bunga?”sahut jer, lupa kalau bunga tadi malam demam
“udah mendingan kok kak ini” jawab bunga
“Syukur lah, kalo belum sembuh tadinya aku mau izinin kamu biar gak latihan pentas dan camping digunung hari ini” ucap diego
“Enggak kok kak aman, udah mendingan ini” jawab bunga
“Ya sudah syukur deh, yaudah kita duluan ya” ucap diego
“Iya kak hati hati” ucap bunga
Jer dan diego pun pergi dari rumah dan mereka menuju lapangan
“Ciee, hati hati kak..”bisik ledek diego ke jer
“Lu ini ngapa si ngeledekin gue mulu”ucap jer
“Siapa yang ngeledekin, orang gue cuman ngomong hati hati kak, emang gak boleh” ucap diego
“GAK!” Jawab ketus jer
“Dih sensi amat” ucap diego
Sesampai dilapangan panitia memberi arahan kepada mereka mereka yang tidak boleh dilakukan maupun yang boleh dilakukan selama camping digunung.
Sudah memberi arahan akhirnya mereka pun pergi kegunung tersebut
“Wihh camping digunung apa si ini kita btw?”tanya diego
“Gunung ..” ucap jer
“Wihh seruu juga, keliatan nya tinggi bener gunung nya” ucap diego
“Seruu? Pegel iya” ucap jer
“Dih gak seru lu” ucap diego
Hampir setengah hari diperjalanan akhirnya mereka sampai dipuncak dan segera mendirikan tenda masing masing.
Selesai mendirikan tenda, dan waktu sudah menjelang malam, akhirnya mereka masak buat makan malam, dan selesai makan mereka ada game dari panitia
“Gais mohon perhatian nya sebentar, nanti abis makan ini kita main game ya, nanti kami sebagai panitia kasih tau game nya” ucap salah satu panitia
Malam itu pun Mereka makan malam dan bermain game yang disediakan panitia.
Sementara bunga dan kajol selesai mereka latihan, mobil yang dinaiki mahasiswi latihan pentas melaju ke tempat camping di siang hari.
“Wihh siang siang naik gunung kita bunga” ucap kajol
“Iya nih mana lagi cuaca panas gini” jawab bunga
“HAHAHA iya lagi” tawa kajol
“Semua nya kalo udah di ambil barang barang nya, kita langsung ke atas aja ya”ucap salah satu panitia
“Iya kak, udah semua kayak ini. Udah bisa naik gunung sekarang” ucap salah satu mahasiswi
“Oh oke, ayok kita ke atas. Kalo nanti ada yang kecapean atau ada apa, kabarin panitia ya” ucap salah satu panitia
“Iya kak” ucap semua mahasiswi
Sudah setengah perjalanan bunga meminta panitia ada yang menemaninya untuk berhenti bebarapa menit saja karena sudah masuk waktu malam dan bunga ingin melaksanakan shalat.
“Kak aku boleh minta salah satu panitia nemenin aku berenti ga kak?” Bisik bunga ke panitia
“Untuk apa? Kamu kecapean maka nya mau berhenti? Kalo kecapean ya semua nya aja ikut berhenti kenapa harus salah satu panitia aja yg berhenti nemenin kamu” ucap panitia
“Aku mau shalat kak, karena ini udah mau malam sudah waktunya shalat” ucap bunga pamit
Bunga adalah wanita yang tidak pernah meninggalkan shalat 5 waktu, kecuali ia sedang haid atau ada halangan yang tidak mungkin ia laksanakan segera shalat. Karena menurut bunga ini masih bisa memungkinkan untuk shalat, jadi bunga meminta izin beberapa menit untuk shalat.
“Oh ya sudah enggak papa kita semua tungguin aja, sekalian istirahat” ucap panitia
“Ngerepotin ga kak? Kalo ngerepotin, aku minta satu panitia aja yang nungguin aku” ucap bunga
“Enggak ngerepotin kok, tadi kan kakak bilang sekalian kita disini istirahat juga. Enggak lama kan kamu ini shalat nya?” Tanya panitia
“Enggak kak” jawab bunga
“Ya udah kamu siap siap aja shalat” ucap panitia
“Semua nya mohon perhatian sebentar, ini kita berhenti dan beristirahat sebentar ya sambil menunggu salah satu kawan kita melaksanakan shalat. Kalau dari kalian ada yang muslim lagi, silahkan ikut bunga shalat di sana. Ini ga ada yang keberatan kan kita istirahat sebentar sekalian nungguin bunga?” ucap panitia kepada mahasiswi lainnya seraya mengarahkan tangan nya ke arah bunga
“Ohh yaudah kak gak papa, aku juga lagi capek dan pegel ini. Jadi kita tungguin aja sekalian istirahat” ucap salah satu mahasiswi
“Yang lain ada yang keberatan” ucap panitia
“Enggak kak” ucap semua mahasiswi
“Oke bunga kamu boleh shalat sekarang ya” ucap panitia
“Iya kak” ucap bunga sambil melemparkan senyuman manisnya kepada panitia dan kawan kawannya
Selain dari perihal kawan kawannya sekalian istirahat, Bunga pun dilubuk hati yang paling dalam sangat merasa terharu karena sikap toleransi yang dimiliki kawan kawannya, sampai sampai mau menunggu ia shalat.
Beberapa menit kemudian bunga pun selesai shalat
“Kak, udah selesai aku shalat nya” ucap bunga ke salah satu panitia
“Oke, oke semuanya bunga sudah selesai shalat nya, kita bisa lanjutkan perjalanan lagi” ucap salah satu panitia
“Oke, baik kak” ucap semua mahasiswi lainnya
“Makasih ya teman teman semuanya udah mau berhenti dan beristirahat sebentar” ucap bunga kepada kawan dan panitia
“Iya bunga “ ucap salah satu kawannya dan yang lain memberikan senyuman
Sementara panitia dan mahasiswa lainnya ditempat camping, mereka memainkan game.
Game dimulai dan sampai tiba nya saat diego kalah digame tersebut
“Oke diego kalah, kira-kira kita kasih hukuman apa ini ya” ucap salah satu panitia
“ jangan yang aneh aneh gais, udah malam ini” ucap diego
“Oh ini aja, kirim foto atau video yang ada di galeri. Nanti kan kamu scroll galeri nah terus nanti kita bilang stop. Nah foto atau video itu yang kamu kirim di grup. Gimana gais?” Ucap salah satu mahasiswa
“Menarik, Oke juga itu. hukuman nya ga terlalu aneh aneh juga kan buat malam malam kayak gini” ucap salah satu idol
“Tapi diego keberatan ga itu, takutnya nanti galeri dia isi nya aneh aneh semua HAHAHA” sahut kawan atlet nya dan yang lain ikut tertawa
“Ehh sorry ya galeri gue ga ada yang aneh aneh. Okee gue terima hukumannya” ucap diego dengan lantang
Merasa digaleri nya memang ga ada yang aneh aneh jadi diego terima tantangan nya.
“Oke nanti kita bilang stop bareng bareng ya. Kamu tutup mata nya janga lihat layar handphone.” Ucap salah satu panitia
“Iya” ucap diego
“Kamu langsung buka galeri diego nanti kita hitung sama sama” ucap panitia
“Oke” ucap diego
“Oke kita hitung ya. 1…2… 3 stop”
Dan diego pun mengstop scroll digalerinya. Dan betapa terkejutnya itu adalah video bunga dan jer yang ia rekam pas mereka lagi hujan hujanan
‘Wihh astagaaa, gimana ini nanti aku tahu-an rekam jer dan bunga diem diem’ ucap diego dalem hati
“Tuh kann diem dia, pasti dapet gambar atau video yang aneh aneh itu” ucap salah satu mahasiswi
“E-ehh enggak iya” ucap diego
Panitia pun langsung mengambil ponsel diego dan mengirimnya di grup
TING
TING
TING
Ponsel handphone mereka pun bunyi. Tapi tidak semua ponsel bisa menerima pesan dari diego, dikarenakan jaringan salah satunya ponsel jer, ponsel dia tidak menerima pesan karena jaringan nya yang lemah.
“ wihh video apa ini?!” ucap mahasiswi
“Ihh so sweet nya kejar kejaran pas hujan hujan”sahut mahasiswi wanita yang melihat adegan yang menurut ia romantis itu
“Wahhh Video jer dan bunga main hujan hujan nan” sahut salah satu atlet yang tinggal bareng jer
Jer yang mendengar nama nya disebut langsung melihat pesan yang masuk dari diego dari kawan disamping nya.
Dan terkejutnya jer melihat video itu
“Weh diego lu apa apaan rekam gue sama bunga mandi hujan hujanan gini” ucap jer sambil menatap diego
Sebenarnya diego tidak merasa malu karena video itu, tapi takutnya bunga yang merasa malu dan takutnya bunga di ledekin oleh kawan kawannya.
“Hehehe lagian romantis sih jadinya gatel ini tangan pengen ngerekam” ucap diego, padahal didalam hatinya udah ga karuan, takut jer ngamuk di gunung ini dan ga enak hati karena merekam diam diam
“Iss lu ini bener bener ya” ucap jer
Tidak lama dari itu rombongan yang latihan pentas pun tiba ditempat camping.