Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyesalan Kay
Freya terengah-engah, ciuman alex begitu lama dan juga sangat liar dan menuntut.
Alex menatap freya intens, dia mengelus bibir freya yang bengkak. "Sayang, ikut aku ke kantor ya? mulai besok kamu tinggal di apartemen saja bagaimana? Hmmm?" Tanyanya dengan nada lembutnya.
Freya ingin menjawab tetapi tiba-tiba ponselnya berbunyi tanda pesan masuk. Dia langsung melihat ponselnya. Mata-nya memicing. Melihat pesan video masuk dari nomor ivana, dia langsung membuka pesan video.
Deg..
Freya terkejut melihat video itu, bukan karena kesal dan marah. Tetapi karena dia memang belum pernah melihat video seperti itu, sedetik kemudian, dia tersenyum menyeringai. Dia tahu ivana mengirimkan video itu untuk meruntuhkan harga dirinya sebagai istri pertama yang tidak dianggap.
"Kamu pikir aku akan menangis dan mengamuk ataupun sakit hati, kamu salah ivana." Ucapnya dengan seringai puas. Dia langsung menekan tombol download dan menyimpan video itu. Silahkan kalian nikmati kemesraan itu, karena bagiku, video ini bukan luka, melainkan tiket emas menuju kebebasan ku." Bisik-nya dengan nada pelan namun tajam.
Alex terus menatap freya dia langsung mengambil ponsel freya. Dia tersenyum menyeringai melihat video itu. "Bodoh." Desisnya dingin.
Alex menarik lebih dekat, matanya menatap intens, seolah ingin menyimpan detail wajah kekasihnya. Jari-jarinya yang lembut menyentuh rahang freya gerakannya penuh kelembutan. "Kay leroy adalah pria yang sangat bodoh, membiarkan wanita cantik dan pintar lepas, tetapi untuk ku tidak. Karena kamu duniaku." Bisik-nya dengan suara rendah dan hangat di telinga freya. Aku tidak akan pernah melepas kamu, dan tidak akan membiarkan mu lepas dari hidupku." Sebelum freya sempat menjawab. Alex mengecup bibirnya dengan lembut.
Tanpa peringatan, alex langsung mengangkatnya dalam satu gerakan yang mantap. Dia mengendong freya ala koala, membuat freya terkejut dan melingkarkan kaki di pinggang alex dan tangan di pundaknya.
"Kak, turunkan aku." Bisik-nya dengan nada pelan.
Alex tersenyum tipis. "Tidak, jika kamu turun aku cium kamu di hadapan semua orang sampai pingsan." Jawabnya dengan nada tenang dan tidak main-main.
Di tengah riuhnya dining room restauran mewah miliknya. Pandangan mata para tamu yang sedang menikmati makan siang seketika tertuju pada mereka dan juga para karyawan yang membungkuk hormat. Rasa malu menjalar ke seluruh wajah freya. "Kak, aku ini masih istri kay nanti kalau orang lain tahu bagaimana?" Tanyanya sangat pelan dengan nada bingung.
"Sayang, kamu itu istri yang tidak pernah di publikasikan, istri yang di publikasikan hanya istri keduanya dan dia mempublikasikan istri keduanya itu sebagai istri pertama. Jadi, kamu hanya dianggap tak kasat mata." Jawabnya dengan nada santainya.
Freya memang tahu hal itu, karena itu keputusan untuk bercerai sudah mendarah daging di hatinya, dan dia juga ingin merubah alur novel, bukan lagi menjadi istri pertama yang tak dianggap, tetapi menjadi mantan istri yang tak dianggap dan sukses.
Freya menyembunyikan wajahnya di keruk leher alex, mencoba menghilang dari tatapan publik. Namun alex justru makin mempererat dekapannya dengan posesif, seolah mengumumkan kepada dunia bahwa wanita dalam pelukannya adalah miliknya yang paling berharga.
Di balik rasa malu, terselip rasa haru yang hangat di dada freya, dia merasakan detak jantung alex yang tenang namun kuat, memberikan rasa aman yang luar biasa.
Alex terus melangkah keluar dengan kepala tegak, tidak perduli pada bisikan orang, hanya fokus terhadap napas freya yang menerpa lehernya. Alex benar-benar tidak akan membiarkan freya menginjak lantai sampai mereka benar-benar sampai di mobilnya.
Di dalam sebuah kamar istirahat pribadi yang mewah di sudut kantor kay, ivana terduduk di tepi ranjang yang acak-acakan. Keheningan itu mendadak pecah oleh suara tawa yang keluar dari bibirnya. Bukan tawa bahagia, melainkan tawa getir yang menyayat hati.
Dia menertawakan setiap inci rasa sakit dari perlakuan kasar yang baru saja dia terima. Luka cambukan menggunakan ikat pinggang di setiap gerakannya. Di setiap gerakan ketika bercinta dia mencambuknya, memukul bunganya, terlihat sangat kejam. Tetapi tidak dengan wajahnya.
Namun tawa itu kemudian meredup, digantikan oleh sunyi yang mencekam. Dia mendongak menatap bayangannya di cermin. Matanya berkilat api dendam yang dingin.
"Kakak kay, kamu pikir ini siksaan untuk ku, tidak kak kay, walaupun tubuh ku sakit semua nya, tetapi aku akan mendapatkan dirimu seutuhnya. Aku akan menjadi istri pertama mu. Aku tahu, walaupun kamu membenciku sentuhan ku, tubuhku. Tetapi kamu tidak akan bisa menghindarinya bukan? Aku akan menjerat mu dengan kehamilan ku. Karena kita sama-sama tidak menggunakan pengaman setiap melakukannya. Aku puas sekali walaupun tubuh ku ini sakit semuanya." Bisik-nya dengan mata penuh dendam.
Sedangkan di luar, kay menghantamkan tinjunya ke dinding, hingga buku-buku jarinya memerah dan berdarah, namun rasa sakit itu tidak sebanding rasa marah dan muak yang dia rasakan terhadap dirinya sendiri. Dia merasa seperti pecundang, yang membiarkan dirinya terjerat dalam jaring tipu daya dan bujuk manis istri keduanya.
Bayangan freya yang cantik dan sangat pintar menghantui pikirannya. "Sialan, hatiku telah mencintai freya, dan aku baru sadar setelah melakukan ini. Cintaku dengan freya tumbuh sedalam samudera, hingga sekarang aku merasa takut kehilangannya." Bisik-nya sangat pelan.
Rasa takut kehilangan freya kini mencekam di hatinya, menyesakkan dan mengubah penyesalannya menjadi obsesi yang gelap.
Kilat matanya yang awalnya redup dengan rasa rasa bersalah, kini berubah menjadi tajam dan berbahaya. Ada api posesif yang menyala di sana. "Aku akan melakukan apapun, menghancurkan siapapun yang berusaha memisahkan ku dari freya, istri pertamaku." Bisik-nya dengan nada pelan namun tajam. "Dan aku tidak akan pernah melepaskannya, dia milikku, dan aku akan mengurungnya dalam dekapan yang tidak akan pernah aku lepaskan lagi." Lanjutnya dengan kilat mata tajam dan dingin.
Sedangkan freya dan alex sampai di sebuah gedung pencakar langit, yang puncaknya seolah menembus awan dengan logo raksasa. Alex company yang berkilau emas.
Alex menggandeng tangan freya dengan sangat erat dengan aura otoritas yang tidak terbantahkan. Mata freya berbinar kagum, terlebih saat melewati pintu kaca otomatis yang sangat besar. Puluhan karyawan yang sedang sibuk mendadak berhenti, berdiri tegak, dan membungkuk serentak.
Freya sangat terkejut dan kagum, melihat kekuasaan alex dan kekayaan alex yang sangat besar.
"Gila, Alex benar-benar orang terkaya dan berkuasa, perusahannya saja besar sekali. Baru kali ini aku masuk dalam perusahaan sebesar ini. Mana mewah dan megah sekali. tadi restauran miliknya juga sangat mewah dan besar. Ini mah, tujuh turunan tidak akan habis malah menanjak ke atas terus. Wih, mantap aku memiliki kekasih terkaya." Batinnya berbisik bangga.
"Selamat datang tuan muda alex." Sapa mereka serentak, membuat freya terkejut.
"Hamm." Jawab alex singkat dan dingin membuat freya menatap lekat alex yang berubah dingin di hadapan orang tetapi dengan dirinya tidak.
"Ya ampun, Alex benar-benar sangat kaya aku tidak akan bisa lepas darinya. Jika dia tidak mencintai ivana, aku akan terus berada disisinya. Aku akan bertanya tentang ivana nanti di ruang kerjanya. Memastikan semuanya. Karena aku tidak ingin sakit hati." Batinnya berbisik ragu.
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏