NovelToon NovelToon
Beri Aku Kesempatan Untuk Menebus Semuanya

Beri Aku Kesempatan Untuk Menebus Semuanya

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Saat kita baru tau jika kita memiliki seorang anak, bagaimana perasaan kita?,

Reynaldi, seorang pria yang baru saja bebas dari penjara harus memulai hidup baru lagi karena dia sadar telah membuat kesalahan yang bikin semua kelurganya malu. Delapan tahun Reynaldi harus hidup di penjara atas kesalahannya di masa lalu. Namun tak pernah ia duga ia harus bertemu dengan wanita yang dulu sempat jadi kekasihnya dan seorang anak perempuan yang baru berusia tujuh tahun. setelah di selidiki ternyata anak itu merupakan ank kandungnya yang tidak pernah ia ketahui.
Bagaimana cara Reynaldi menebus semua kesalahannya terhadap mantan kekasihnya dan anaknya?...
yu baca ceritanya!!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aldi di hajar Haikal.

Satu minggu sudah Aldi tinggal di rumah orang tuanya dan hari ini Aldi akan pulang kembali ke kota dimana Kinan dan Lia berada. Aldi akan menjemput mereka lalu pergi ke kampung halaman Kinan untuk bertemu dengan orang tua Kinan.

"Kamu sudah mau mau berangkat bang? " tanya sang mama yang menghampiri Aldi ke. kamarnya.

"Iya ma, " jawab Aldi sambil terus bersiap.

"Abang yakin gak akan mau mama temani? " tanya sang mama yang khawatir sang anak akan mendapat rintangan.

"Aku yakin ma, aku sudah siap dengan semua konsekuensi yang akan aku dapatkan, toh aku sadar selama ini aku salah, " jawab Aldi dan sang mama sangat terharu karena sang anak benar-benar ingin mempertanggung jawabkan semua yang telah dia lewatkan selama ini.

"Maafkan mama, kalau saja mama tidak menghalangi Kinan untuk bertemu sama kamu dulu, " ujar sang mama membuat Aldi kaget dan langsung duduk di samping sang mama dan menenangkannya.

Setelah selesai bersiap dan sang mama sudah tidak sedih, Aldi pun langsung berangkat dengan membawa mobil miliknya dulu. Sepanjang jalan yang ada dalam pikiran Aldi hanyalah Lia dan Kinan dia ingin segera sampai bahkan Aldi melewatkan makan siang. Setelah menempuh waktu lumayan lama Aldi pun tiba di depan rumah Kinan karena Kinan sudah tidak berjualan bahkan semua berkas perpindahan Lia sudah beres. Aldi turun dan kebetulan Lia hendak keluar dan langsung berlari saat melihat Aldi turun dari mobil.

"Papa, " panggil Lia dan Aldi langsung tersenyum.

"Lia kangen pa, " ucap Lia setelah memeluk Aldi.

"Papa juga kangen sayang, " balas Aldi sambil mengusap kepala Lia.

"Mama mana? " tanya Aldi merayakan Kinan.

"Mama di dalam lagi masak, " jawab Lia dan Aldi pun langsung mengajak Lia masuk.

Kinan yang hendak masuk kamar kaget saat melihat Aldi sudah tiba.

"Loh, abang bilang sampainya malam, " ucap Kinan.

"jalannya gak terlalu macet jadi cepat sampainya, " balas Aldi.

"Ya udah abang istirahat dulu, aku mandi dulu nanti kita makan bareng, " ujar Kinan dan Aldi pun mengangguk lalu mengajak Lia bicara.

Setelah Kinan selesai mandi mereka langsung ke meja makan dan langsung makan. Selama makan Aldi gak banyak bicara karena dia ingin bicara setelah selesai makan.

"Abang kalau udah selesai makannya tunggu saja di depan aku sama Ayu bereskan dulu meja, " ucap Kinan dan Aldi pun mengangguk karena dia gak bisa bantu.

Kinan dan Ayu tak butuh waktu lama mereka sudah selesai dan langsung menghampiri Lia dan Aldi.

"Ma, mama kok gak bilang kalau papa punya mobil, " ucap Lia pada Kinan.

"Buat apa, nanti juga kamu tau, " balas Kinan.

"Ya buat kasih tau teman-teman kalau papa ku punya mobil, " ujar Lia.

"Gak boleh sombong sayang, ingat masih ada yang lebih dari kita, " tegur Kinan dan Liat pun mengangguk.

"Kinan, ada yang mau aku bicarakan sama kamu, " ucap Aldi dan membuat Kinan melirik Ayu.

"Ayu sama Lia gak usah pergi biar kalian tahu juga, " ujar Aldi.

"Apa yang mau abang bicarakan sama kami? " tanya Kinan.

"Kamu tau kan tujuan aku datang kesini buat jemput kalian, " jawab Aldi dan semuanya mengangguk.

"Sebelum ke kota kita balik dulu ke rumah orang tua mu sekalian mengantarkan Ayu, " ucap Aldi.

"Ngapain bang? " tanya Kinan yang enggan untuk pulang.

"Aku ingin nikahi kamu secara resmi dan itu butuh keluarga kami, aku gak mau kalau cuman nikah siri, " penjelasan Aldi.

"Tapi aku gak yakin mereka bakal Terima kita, " balas Kinan.

"Kamu percaya sama aku, aku bakal buat mereka merestui kita, " ujar Aldi menenangkan Kinan.

"Tapi, " Kinan hendak menolak namun Aldi menghentikannya.

"Tante benar kata om Aldi, aku juga yakin nenek sama kakek pasti sudah maafin tante dan mereka pasti senang karena tante akan menikah, " ucap Ayu membuat Kinan menatapnya.

"Apa pun yang terjadi aku janji tidak akan tinggalkan kalian, kecuali aku mati, " ujar Aldi berjanji.

"Abang jangan ngomong seperti itu, " ucap Kinan memegang tangan Aldi.

Aldi pun tersenyum. Kina akhirnya setuju dan besoknya mereka benar-benar langsung berangkat ke kampung Kinan. Setelah perjalanan lumayan lama mereka tiba di depan sebuah rumah sederhana dengan halaman ya g lumayan luas dan rumah itu tidak ada yang berubah sama sekali.Kinan turun dari mobil dan melangkah mendekati rumah itu dengan hati takut.

"Ayu, " panggil seorang wanita yang lumayan masih dan seperti nya baru pulang dari warung.

"Mama, " panggil Ayu pada wanita itu.

"Kinan, " kaget wanita itu saat melihat Kinan.

"Mbak, " panggil Kinan ya wanita itu Zahra kakak ipar Kinan.

Zahra memeluk Kinan karena sudah hampir sepuluh tahun mereka tidak bertemu walau beberapa bulan kemarin mereka sempat ngobrol masalah Ayu.

"Ayo masuk! ibu ada di dalam kalau bang Haikal di belum pulang kerja, " beritahu Zahra.

Mereka pun masuk lalu duduk menunggu Zahra memanggil Sinta sang ibu. Tak lama Zahra dan sang ibu menghampiri mereka.

"Bu, " panggil Kinan lalu memeluk sang ibu.

"Kinan kangen bu, maafkan Kinan, " gumam Kinan dan sang ibu dia hanya bisa meneteskan air mata.

"Dia siapa? " tanya sangat ibu pada Lia.

"Dia anak ku bu, " jawab Kinan.

"Sini nak, " panggil Sinta pada Lia dan Lia melirik Kinan lalu Kinan mengangguk.

Lia pun mendekat lalu dia di peluk dan Lia balas memeluk.

"Ini nenek sayang, " ucap Sinta dan Lia langsung memanggil Sinta "nenek, ".

Sinta dia langsung melirik Renaldi ya g dari dulu diam saja hanya jadi penonton. Ayu yang mengerti dia langsung mengajak Kinan untuk masuk ke dalam agar tidak mendengar pembicaraan orang tua.

" Dia Reynaldi bu, ayahnya Lia, "beritahu Kinan pada Sinta.

" Maksud kamu?, calon ayah? "tanya Sinta tidak mengerti.

"Bukan bu, dia ayah kandung Lia pria yang dulu menghamili ku, " jawab Kinan membuat Sinta kaget.

Namun belum sempat Aldi menjelaskan tiba-tiba Haikal datang dan dia langsung memukul Aldi membuat Aldi kesakitan. Bahkan Haikal memukul Aldi dengan tanpa henti dan Aldi dia hanya diam saja.

"Bang hentikan, " bentak Kinan namun Haikal tidak menghiraukan Kinan.

"Dia yang sudah menghancurkan hidup kamu dan membuat keluarga kita malu, " ucap Haikal.

"Aku tau bang, tapi sekarang dia datang buat tanggung jawab, " balas Kinan dan barulah Haikal berhenti namun kondisi Aldi sudah babak belur.

"Bang Aldi, " ucap Kinan sambil mendekati Aldi.

"Aku gak apa-apa, " balas Aldi berbohong karena yang dia rasakan semua badannya pada sakit.

"Ada apa ini? " tanya tetangga yang berdatangan karena mendengar keributan.

"Maaf bapak-ibu ini cuman salah faham, " ucap Zahra yang tidak mau para tetangga tau dan mereka pun langsung bubar.

Haikal sudah merasa tenang dan Aldi dia di obati Kinan.

1
vitrienoor99
ayo Kinan buktikan ke mama mertua kalau kamu pantas jadi menantunya
falea sezi
lanjutt
falea sezi
g di jelasin jd nikah gk aldi ma tunangan nya.. trs di penjara kasus apa
falea sezi
rey di penjara knp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!