Karena suatu kesalah pahaman Rangga sangat membenci Rastiaj, yang dulunya sangat ia sayang entah sebagai adik atau lebih dari sekedar adik, sampai menyiksanya hingga memasukkannya kedalam penjara
Hingga suatu malam karena di jebak oleh seseorang terjadilah cinta satu malam yang mana Rastia Melahirkan seorang putra di penjara.
Rangga menyangka kalau Rastialah yang menyebabkan tunangannya kecelakaan hingga koma bertahun-tahun.
ikuti kisahnya jangan lupa di vote ya 🤝🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom IRSA83, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB.16. Ketemu Ibu
" Jadi ceritanya Austyn tadi, habis pulang dari sekolah mau ke kantor Ayahnya, tapi sopir mengatakan kalau Rangga ada di Rumah sakit, makanya Austyn ngambek mau ketemu Ayahnya jadi makanya ada Austyn sekarang di sana Tanpa sengaja melihat Tia, Austyn langsung berlari ke arah Tia sambil memeluk lehernya,"" Ibu cantik juga di sini, Tiadangat bahagia bisa bertemu Austyn kembali, tanpa sadar menyebut nama anaknya Diego sambil meneteskan air matanya, seolah yang di hadapannya ini benar-benar Diego anak yang ia lahirkan dari Rahimnya, mungkin insting seorang Ibu, darah lebih kental dari air.
""Eeh Ibu lagi mikirin apa, ini ada cokelat ambillah, biar ibu berenti bersedih, Oo iya Ibu lihat Ayah katanya ada di sini, tanpa mereka ketahui di balik jendela Rangga melihat interaksi ke duanya, ia melihat bagaimana putranya begitu akrab dengan Tia yang bukan siapa-siapa nya.
Ia baru ingat kalau kebiasaan Austyn sama dengan Tia, sama-sama suka cokelat, dia berpikir mungkinkah perempuan yang selama ini ia cari adalah Tia.Tapi dalam hatinya ia menepis semua itu diam anggap mungkin hanya kebetulan saja. ""Aku ingat kalau Sion mebawaku ke rumah , setelah bangun aku ada di kamar dan pada saat itu Sion cuman mengantarku ia langsung pulang. Ah aku Tidak ingat apa-apa, Tapi tidak mungkin itu Tia karena Tia ada di penjara, mungkin semua itu hanya serba kebetulan umur Austyn dan Tahun penjara Tia memang hampir sama, tapi kan aku tidak pernah mendengar dia hamil.
"" Dia lalu menelpon Sion, bagaimana penyelidikanmu tentang wanita itu, ke Napa lama sekali kamu bisa menemukannya"" Sudah hampir di temukan Tuan tunggu beberapa persen lagi"". Bagus aku tunggu kabar itu secepatnya.
" Austyn,, kenapa kamu ada di sini,, Tia kaget melihat Rangga datang tiba-tiba, dia masih enggan menatap muka Rangga, Tia lantas membelai rambut Austyn, mengecup kening Austyn seakan dia enggan sekali berpisah,,,, Austyn menyeka air mata Tia,, kenapa Ibu sedih, apa mama sakit,?? Mama pucat sekali, biar Austyn Nanti panggilkan Om Dokter biar ibu di periksa,, Tia hanya menggelengkan kepala, Tia memeluk erat Austyn kembali, semua interaksi itu tidak luput dari perhatian Rangga.
Austyn ayo kita balik sekarang, Papa masih mau ke kantor, Austyn menoleh ke belakang sambil menggeleng.
Bisakah Sebentar lagi, nanti Austyn pulang sama Ibu, dia lagi sakit butuh di temani, kasian kan Ibu pucat sekali. Sambil memeluk leher Tia, karena posisi sedang berjongkok.Sementara Rangga heran sejak kapan Austyn bisa SE akrab sama Tia dan bertemu baru sekali ini. Karena Sion tidak sempat memberitahunya kalau dia pernah bertemu di taman waktu itu.
"Sudahlah Ayah bilang pulang ya pulang, Rangga menarik tangan putranya yang enggan melepaskan dari pelukan Tia." Austyn pulang dulu ya nanti kita ketemu lagi, ini cokelat buat Ibu biar segera sembuh, Tia mencium pipi gembul Anak itu, sambil mengambil cokelat pemberiannya,, Austyn melambaikan tangan, sementara Tia terus menangis seakan enggan berpisah, dia memegang dadanya, Diego anak mama aku rindu,, kenapa setiap kali bertemu Austyn seolah itu kamu Nak😭
Terkadang Allah memberikan Ujian ke pada hambanya sebagai pengingat untuk Kita, agar lebih dekat dengannya. Ingat di balik kesedihan ada jalan kemudahan, teruslah berikhtiar dan berdoa maka Allah akan menyayangi hambanya. Hari ini mungkin hujan badai setelah itu akan muncul pelangi yang indah. Tia mencoba menguatkan dirinya sendiri.
Pagi telah tiba, Tia bersiap untuk ke ruang rawat Regina seperti yang tercantum dalam surat perjanjian, tugasnya sebagai perawat pribadi, dia membawa nampan berisi air hangat dan handuk kecil. Dia membersihkan Regina dan mengganti pakaiannya.
Ia memandangi wajah Regina," cepatlah sadar Regina, biar semua ke kebenaran bisa terungkap, bagaimana sebenarnya topeng muka yang kamu pakai. Kak Rangga pasti belum tau sifat aslimu, dia telah di butakan oleh kebencian karena semua fitnahmu terhadapku. Tidak terasa handuk yang di tangannya di remas kuat oleh Tia. Ia segera melakukan tugasnya dan beranjak ke luar menuju ruangan Ayahnya.
\*\*†\*\*Bersambung..