NovelToon NovelToon
Sistem Tangan Dewa

Sistem Tangan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.

Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.

Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman Untuk Kedua Pangeran

Pagi-pagi sekali istana megah Pangeran Xuan Lie yang terdiri dari beberapa Paviliun besar diwarnai kegaduhan.

Semua itu terjadi sejak beberapa pelayan menemukan mayat tergantung di depan kamar Xuan Mingyu dan Xuan Zifeng.

Di depan masing-masing kamar tergantung dua mayat, dan cepat kabar ditemukannya mayat terdengar sampai ke telinga Pangeran Xuan Lie.

“Sudah menyelidiki siapa mereka?” Pangeran Xuan Lie melirik Jin Quan.

“Yang Mulia, mereka anggota kelompok pembunuh bayaran Awan Merah,” jawab Jin Quan.

“Target mereka?” tanya Pangeran Xuan Lie singkat.

“Pangeran muda Xuan Hao.” Mudah bagi Jin Quan mendapatkan informasi itu, apalagi Pangeran Xuan Lie memiliki mata-mata hampir di semua kelompok pembunuh bayaran yang berada di Kekaisaran Tian Yuan.

Kretek!!!

Kuas yang dipegang Pangeran Xuan Lie seketika patah, dan ekspresi wajahnya tampak dipenuh amarah.

“Dua orang itu, apa mereka yang menggunakan jasa kelompok itu untuk membuat celaka Xuan Hao?” Suara Pangeran Xuan Lie terdengar datar dan dingin.

“Yang Mulia benar, mereka berdualah di balik kejadian hari ini,” jawab Jin Quan mantap.

“Hah, saat ini aku tidak akan menemui mereka,” ucap Pangeran Xuan Lie, “tapi kali ini aku tidak akan tinggal diam!” lanjutnya.

“Apa yang ingin Yang Mulia lakukan ke mereka?" tanya Jin Quan.

“Mereka selama ini bertindak semena-mena karena merasa memiliki kekuasaan dan banyak uang.” Tiba-tiba Pangeran Xuan Lie menyeringai.

“Hentikan jatah uang bulanan mereka selama enam bulan ke depan, dan suruh mereka menyalin kitan suci sebanyak seratus lapisan! Mereka juga aku larang meninggalkan Paviliunnya selama tiga bukan ke depan! Meskipun ada acara besar di Istana Kekaisaran, mereka tetap akan menjalani hukuman kurungan di Paviliunnya, dan jika ada yang merasa keberatan dengan hukuman itu, lakukan hukuman papan ke mereka sebanyak sepuluh kali pukulan!”

Keputusan cepat dan tegas diambil oleh Pangeran Xuan Lie, sedikitpun ia tidak memberi celah pada dua orang itu untuk lolos dari hukuman.

“Yang Mulia, bagaimana dengan Nyonya Shen Ruyue? Hamba yakin Nyonya tidak akan setuju dengan hukuman yang menimpa kedua putranya!” ujar Jin Quan.

“Cih, wanita itu~. Kalau dia tidak setuju, berikan saja hukuman yang sama padanya, hukuman sama persis dengan apa yang aku berikan pada putranya!” Keputusan Pangeran Xuan Lie sama sekali tidak bisa diganggu gugat.

“Baik, hamba akan melakukan seperti perintah Yang Mulia.” Jin Quan undur diri, meninggalkan Pangeran Xuan Lie yang tengah meredam emosinya.

“Kalau saja aku sudah berhasil menemukan dalang utama pembunuhan Su Yulan, kejadian seperti hati ini pasti tidak akan pernah terjadi!” gumam Pangeran Xuan Lie, dan mulai hari ini dia akan menempatkan orang-orang pilihannya sendiri untuk menjaga Xuan Hao dari jauh.

Beberapa waktu kemudian.

Di Paviliun Qingfeng, Xuan Hao yang baru saja keluar dari kamarnya setelah berganti pakaian. Ia langsung mendengar kabar baik dari kedua pelayannya tentang situasi terkini di Paviliun Xuan Mingyu dan Xuan Zifeng.

“Apa ada kabar terbaru lainnya yang kalian dapat selain adanya temuan mayat di Paviliun mereka?” tanya Xuan Hao sambil duduk di kursi santai, menikmati harumnya aroma teh dan camilan manis.

“Pangeran, kabar ini masih baru, dimana dikabarkan jika Yang Mulia Pangeran Xuan Lie memberikan hukuman berat pada Pangeran Xuan Mingyu dan Pangeran Xuan Zifeng! Kabarnya kedua Pangeran tidak akan mendapatkan jatah uang bulanan sampai dengan beberapa bulan ke depan, mereka juga tidak diijinkan keluar dari Paviliun masing-masing! Selain itu mereka juga harus menyalin kitab suci sebanyak seratus lapis,” ucap Mei Yun, bersemangat saat menyampaikan semua itu pada Xuan Hao.

Meski tidak langsung tertawa keras, apa yang baru didengarnya membuat hati Xuan Hao diselimuti perasaan senang dan juga puas.

“Mereka sangat pantas mendapatkan semua itu,” ucap Xuan Hao, lalu ia bangkit, dan mengajak kedua pelayannya mulai latihan.

Hari ini mereka latihan memperkuat tubuh bagian atas, dimana kedia pelayan wanita awalnya mengikuti gerakan yang di contohkan Xuan Hao, baru setelahnya mereka bisa melakukan latihan tanpa harus terus-menerus bergantung pada sang tuan.

Dasarnya mereka berdua sudah memiliki tubuh bagian atas dan bawah sama kuat, membuat latihan pagi ini berjalan lancar, tapi bagi Xuan Hao kekuatan mereka saat ini belum cukup, belum layak bagi mereka menyandang status sebagai pendekar.

Penilaian yang dilakukan Xuan Hao sangat ketat, apalagi kedua pelayannya itu nanti akan ia tunjuk sebagai pengawal khusus yang senantiasa berada di sisinya.

Meski keduanya seorang wanita. Dengan bimbingan khusus darinya, Xuan Hao yakin kelak mereka bahkan lebih dari mampu mengimbangi kekuatan Pangeran Xuan Lie.

‘Bukan hanya mengimbangi, tapi kalau perlu aku akan membuat mereka lebih dari mampu melampaui kekuatan orang itu!’ batin Xuan Hao.

Dia sendiri setelah mendapat hadiah luar biasa dari Sistem, kekuatannya telah mencapai 90 Poin, hampir menyentuh angka 100 Poin, angka tertinggi yang bisa didapai oleh manusia sepertinya.

Meski baru menyentuh angka 90 Poin, tapi dengan kekuatan itu, Xuan Hao mampu merusak seluruh istana milik Pangeran Xuan Lie dengan sekali pukul.

Saat matahari semakin tinggi, Xuan Hao mengakhiri latihan hari ini, tapi ia tidak melarang jika keduanya ingin berlatih, selama itu tidak mengganggu aktivitas mereka, dan tidak membuat tubuh mereka terbebani oleh latihan.

Begitu selesai dengan latihan pagi. Untuk kembali menjernihkan pikirannya, Xuan Hao pergi ke bawah pohon besar di halaman belakang Paviliun Qingfeng, dan di tempat itulah ia melakukan meditasi.

Saat ini belum ada misi lainnya yang diberikan oleh Sistem padanya, jadi Xuan Hao bisa lebih fokus menyelesaikan misi melatih kedua pelayannya, sekaligus memperkokoh kekuatannya sendiri.

***

Brakk!!

Xuan Mingyu menggebrak meja di depannya, meluapkan amarah begitu mengetahui hukuman apa yang diberikan oleh Pangeran Xuan Lie.

Dia tidak menyangka bahwa Pangeran Xuan Lie memberikan hukuman yang sangat berat padanya, dan hukuman serupa juga, diberikan pada adiknya, Xuan Zifeng.

Di waktu yang sama ia juga mendengar kabar kalau ibunya tidak bisa melakukan apa-apa, sebab jika ketahuan membela kedua putranya, hukuman yang sama akan diberikan padanya, dan itu adalah keputusan mutlak Pangeran Xuan Lie.

“Semua ini gara-gara dia!” Pikiran Xuan Mingyu langsung tertuju pada sosok Xuan Hao.

“Tunggu saja, begitu hukuman ini berakhir, aku akan mengirimkan malaikat kematian untuk mengakhiri hidupnya!” seru Xuan Mingyu.

Di tempat Xuan Zifeng situasinya tidak jauh berbeda dengan apa yang sedang dialami oleh Xuan Mingyu.

Namun putra kedua Pangeran Xuan Lie ini lebih baik dalam pengendalian emosi, dan meski sangat marah, ia tidak berteriak ataupun menggebrak meja, melainkan ia lebih fokus mengatur rencana untuk balas dendam, yang mana kali ini targetnya bukan hanya Xuan Hao, tapi ia menargetkan seluruh penghuni Paviliun Qingfeng, dan, kalau perlu ia akan membuat tempat itu rata dengan tanah.

“Begitu waktunya tiba, tempat itu akan menjadi sebuah reruntuhan!” gumam Xuan Zifeng sembari menyeringai.

1
Ferry Zhou
lanjut ngab
hahaahaha
Luar biasa
Chi Fuyu
lah masih ongoing
Fatur Fatur
cepat banatai jinQuan Thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
baguss
Naga Hitam
hebat kali kau
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
sedikit amat thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap gan..
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab.
SiPemula: ok ngab, lanjut
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: besok ngab....
total 1 replies
Naga Hitam
kurang puas thor
SiPemula: besok dilanjutkan gan...
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap ngab...
total 1 replies
Naga Hitam
lanjut
SiPemula: gas lanjut...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!