NovelToon NovelToon
Gianna

Gianna

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: the devvu

Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

David Malang

Aku ingin kita terus seperti ini.

"Bagaimana Jika Mavie mengetahui aku ada disini," Tanya Anna yang berbalik arah memandang David. "Kamu akan tercakar dan tercabik," Jawab David. "Really?" ujar Gianna yang tersentak kaget David melihat itu dia terkekeh.

"tidak bodoh," Kata David "Aku dan Mavie sudah berpisah sejak lama," lanjut David sembari menghembuskan asap roko yang ikut larut dalam udara, Anna tetap diam membiarkan David terbuka "Aku dan Mavie berkencan saat kami remaja, kami ada di kampus yang sama, hubungan kami berakhir saat aku tau Mavie berkencan dengan sahabat ku." lanjut David "lalu kenapa kalian masih bersama hingga kini?" tanya Gianna, David diam sesaat "Karena aku menghormati Ayahnya," lanjut dia. "Ayah Mavie? Kamu kenal?" tanya Gianna bingung. David menoleh ke arah Gianna yang duduk dikursi samping hanya terhalang meja kecil ditengah "Apa kamu ingin tau?," Tanya dia, Gianna mengangguk, David berdehem dengan suara yang terasa berat.

"Saat itu, aku berusia 10 tahun pagi itu kami berkumpul di meja makan dengan senyuman dan bahagia. aku hidup dan besar dengan orang tua yang harmonis sebagai anak merasa hangat dan penuh cinta, seperti biasa ayah selalu mengantar aku untuk sekolah, waktu itu aku menantikan adik perempuan ku yang akan lahir tiga Minggu lagi, saat aku dan ayah pergi keluar rumah bersama ayah bilang laptop kerjanya ketinggalan terpaksa kita harus putar balik, namun rumah terlihat kosong gerbang terbuka tanpa penjagaan, ketika ayah ku masuk aku menunggu di dalam mobil namun tidak lama dari itu aku mendengar suara senapan sebajak tiga kali, aku langsung berpikir ayahku dalam bahaya namun saat aku keluar mobil hendak berlari masuk. tangan dan mulutku dibekap dan tertarik mundur, saat aku melihat kearah belakang itu adalah paman Jhon, Dia adalah ayah kandung dari Mavie, Dulu dia menjadi intelejen ayah ku mengabdi dan bekerja. Sampai aku diselamatkan dan kembali kepada Oma dia yang merawat ku sejak itu." Kalimat David, "lalu apa yang terjadi dengan keluargamu?" tanya Anna "dirampok, ayah dan ibuku meninggal, lima art meninggal, 1 driver yang lain selamat hanya saja ada yang terluka," ujar David yang mulai di mengerti Gianna "apa perampoknya ketemu," Tanya Gianna "sudah di hukum m*ti" Lanjut David "lalu bagaimana dengan Oma?" tanya Gianna yang direspon senyuman "Oma sudah pulang sejak 3 tahun lalu karena sakit jantung" Gianna mengangguk paham sekarang, " Oma memang menyukai Mavie namun sejak semuanya terjadi dan kami berpisah Oma berpesan untuk aku berteman baik dengan dia, mengingat paman Jhon pun kini menjadi penasehat hukum keluarga kami." ujar David.

Gianna kini melihat sisi lain dari diri David dia menarik nafasnya dalam, Gianna menurunkan kakinya yang sebelumnya berada tersilang di atas kursi, dia hendak pergi masuk, David yang melihat itu dia ikut berjalan masuk. "Gianna kamu mau kemana" Tanya David yang sedikit lebih jauh dari Gianna. "mau tidur dimana letak kamar ku?" Tanya Gianna. "Di atas sebelah kamar ku"

Hampir dua jam Gianna merebahkan tubuh, namun kantuk tidak kunjung datang. hanya bisa membolak balik badan sampai dering telfon disana melihat siapa yang datang menghubungi "Ambar" kalimat Gianna lirih, mengangkat dan menempel kan di telinga "Giannaaa--" kalimat Ambar diujung sana "Lisa bilang kamu tidak pulang, dan Pak Jasiman bilang kamu sudah lebih dulu pulang yang betul yang mana?" Lanjut Ambar.

"Aku pergi ke hotel ingin sendirian, dan pergi naik Taxi karena pak Jasiman kena macet," kalimat Gianna berbohong "Heummm tahu kasih kabar mommy mencarimu" lanjut Ambar "maaf sampaikan pada mommy aku baik baik saja besok pulang." Lanjut Gianna yang kini membuat keduanya menutup telfon.

Gianna menatap jendela dengan gorden putih transparan sedikit menghilangkan fokus mungkin akan membawa dia mengantuk pikirnya namun salah, sampai dia ingat ucapan David "alkohol, ya aku butuh dia" Ujar Gianna yang berlalu pergi.

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
the devvu: hallo Amiera Syaqilla ❤️
total 1 replies
the devvu
stay tune up halaman terbaru😍
devvuholic
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!