Aku terlibat satu malam panas dengan calon adik iparku, hingga aku harus mengandung benih lelaki itu.
Tentang Kiara, yang di benci oleh semua keluarganya karena di tuduh menggoda calon suami adiknya hingga mengandung.
semenjak malam itu hidup Kiara berubah, kini dia dan anaknya harus menerima kebencian dari seluruh keluarganya. Semua menyalahkan Kiara atas kejadian malam itu. padahal, ada rahasia di balik malam panas Kiara bersama calon adik iparnya.
akankah Kiara mampu menghadapi tekanan yang di berikan oleh keluarganya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Doa Kiara
Waktu menunjukkan pukul 7 malam, Heana keluar dari paviliun, gadis kecil itu berencana nekat masuk ke dalam rumah utama demi meminta obat untuk Kiara.
Sepertinya demam Kiara semakin parah, sang ibu mengigau, hingga Heana panik, walaupun tahu dia dilarang masuk ke dalam rumah utama, tapi Heana tidak punya pilihan lain. Gadis kecil itu berharap bisa bertemu dengan seorang pelayan.
Saat berada di depan pintu yang menghubungkan luar dan juga pintu belakang, pintu sedikit terbuka, tapi Heana ragu-ragu untuk masuk.
"Tuhan, aku hanya ingin meminta obat jadi tolong lindungi aku." Sangking takutnya masuk ke dalam rumah utama, Heana sampai meminta perlindungan pada Tuhannya, dan pada akhirnya tangan gadis kecil itu bergerak untuk mendorong pintu.
Saat masuk ternyata di area dapur tidak ada siapapun, seluruh pelayan sepertinya sedang menyiapkan jamuan makan malam karena kebetulan malam ini akan ada acara keluarga dan Ken juga mengundang beberapa kerabat dekat.
Heana terdiam sejenak, area dapur begitu luas hingga Heana bingung harus pergi ke mana terlebih dahulu.
"Siapa yang mengijinkanmu masuk anak haram!"
Tubuh kecil Heana langsung tersentak ke belakang ketika mendengar suara teriakan dari Arah samping, jantung gadis kecil itu berdetak sangat kencang ketika diteriaki seperti itu. Dan ternyata yang meneriaki Heana adalah adalah Felix, adik Kiara.
Kebencian Felix pada Kiara tetap sama, dia membenci kakaknya lebih dari apapun di dunia ini, tentu saja dia menentang saat tahu bahwa Kiara ditempatkan di paviliun belakang, tapi Agatha tak berhasil menenangkan putranya.
Felix dan juga Heana tidak pernah bertemu, tapi Felix pernah melihat wajah Heana, itu sebabnya ketika Heana masuk rumah utama Felix merasa murka.
"Pa-paman." Tubuh kecil Heana bergetar ketika melihat tatapan Felix padanya, tatapan yang sangat menakutkan.
"Aaaaaa!" Tiba-tiba Heana berteriak dengan kencang ketika tangan kecilnya diseret oleh Felix.
"Kulenyappkan kau jika berani lagi masuk rumah utama!"teriak Felix ketika sudah menarik tangan Heana, bahkan Heana hampir saja terjatuh ke tanah akibat kerasnya tarikan tangan felix.
Heana memejamkan matanya ketika pintu ditutup dengan keras, seluruh tubuh gadis kecil itu terasa lemas akibat kejadian barusan.
"Heana!" Tiba-tiba terdengar suara yang memanggil Heana dari belakang, dan ternyata yang memanggil Heana adalah Kiara. Di tengah kondisinya yang sedang demam, Kiara langsung tersadar bahwa Heana tidak ada di kamar dan tentu saja wanita itu langsung mencari putrinya.
Dan dari kejauhan dia melihat apa yang dilakukan Felix pada putrinya.
"Mama!"
Suara kecil Heana terdengar sangat pilu di telinga Kiara, dengan sekuat tenaga wanita cantik itu langsung menghampiri putrinya. Dan ketika sudah dekat, Kiara langsung membawa Heana ke dalam pelukannya.
"Mama ... Mama!" Heana terisak pelan dipelukan ibunya, begitupun dengan Kiara yang memeluk Heana dengan erat.
"Tidak apa-apa, Heana, tidak apa-apa."Kiara mengelus punggung putrinya, wanita itu langsung menggendong tubuh Heana, dan berniat untuk pergi ke paviliun.
Ketika sudah berbalik, Kiara yang merasa diperhatikan langsung menoleh ke arah atas, dan ternyata ayahnya sedang melihat dia dari lantai atas, dan tentu saja itu menyisakan rasa perih yang luar biasa di hati Kiara.
Hingga pada akhirnya Kiara berbalik, kemudian mulai berjalan. "Tuhan, aku tidak tahu semua akan terbongkar atau tidak, tapi jika semua terbongkar, tolong berikan balasan yang sangat pedih untuk mereka."
Entah seberapa sakit hatinya Kiara pada keluarganya, hingga dia yang biasanya tidak pernah dendam mengucapkan hal seperti itu.
Sabar ya sebentar lagi Kiara bahagia..
Bayangin gimana nyeselnya mereka saat tau yang sebenarnya
jamuran nungguin... terpikir niat gak yach nulis nya... coz gak jelas upnya kapan...
kasih konfirmasi donk Thor....
lm x lah up nya ya 🤦♀️
smg kali ini kiara bahagia