NovelToon NovelToon
Permaisuri Tidak Ingin Mati

Permaisuri Tidak Ingin Mati

Status: tamat
Genre:Isekai / Transmigrasi ke Dalam Novel / Pengganti / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Queen_OK

Dia memiliki hidup yang sempurna. Memiliki keluarga yang sangat menyayanginya dan menjadikannya sebagai mata hati mereka. Namun karena dia mengasihani tokoh dalam novel "Kisah Cinta Sang Pangeran" yang berakhir mengenaskan yang secara kebetulan memiliki nama yang sama dengannya. Dia bangun tidur di tempat yang tidak dia kenali.
Dan yang paling penting adalah dia berpindah menjadi tokoh itu. Yang berakhir dengan kematian yang mengenaskan.
Panik?
Tentu saja tidak. Dia adalah Lu Jing Yu. Memiliki segudang kemampuan dengan otak yang encer.
Nasib Tragis yang menanti? Takut apa?
Dia adalah Lu Jing Yu yang menggunakan tidak hanya otot untuk menyelamatkan hidupnya, tetapi dia juga menggunakan Akalnya untuk lepas darinya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_OK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Satu Titik Fokus. Lu Jing Yu

Setelah meminta maaf pada Pei Zhang Xi, Kepala Pelayan segera mengantar pria itu ke paviliun Sakura. Pei Zhang Xi juga tidak berkata apa-apa lagi setelah itu. Entah kenapa ia merasa bersalah pada Lu Jing Yu karena tidak mengantar nya pagi itu. Ia hanya ingin melihat keadaannya.

Paviliun Sakura berada di sebelah utara kediaman. Berada di ujung taman. Termasuk kecil dibandingkan dengan paviliun-paviliun yang dilewati sepanjang jalan. Menurut penjelasan kepala pelayan itu karena Lu Jing Yu sendiri yang memintanya. Menurut kepala pelayan, Lu Jing Yu menyukai ketenangan. Jadi meminta pindah ke paviliun yang berada paling utara di kediaman.

Sebuah halaman yang asri terlihat dibalik gerbang dengan tulisan nama Paviliun Sakura. Halaman kecil itu ditanam oleh berbagai bunga yang mekar saat ini. Jadi aroma harum bunga alami menari menyapa mereka begitu mereka masuk ke halaman.

Sebuah gazebo berada di atas sebuah kolam ikan dengan banyak ikan koi yang berenang bebas di dalamnya.

"Nona Sulung mendengar seseorang berkata bahwa memelihara ikan koi dapat mendatangkan keberuntungan. Jadi Nona Sulung meminta orang untuk membuat kolam di halamanya." Kepala pelayan menjelaskan pada Pei Zhang Xi yang terlihat mengamati pemandangan sekitar.

"Dimana kamar utamanya?" Tanya Pei Zhang Xi. Di paviliun ini hampir semua kamar sama. Jadi dia tidak dapat membedakan antara kamar lu Jing Yu dan kamar pelayan yang tinggal di sana untuk melayaninya.

"Itu berada di depan sini Yang Mulia." Kepala pelayan membawa Pei Zhang Xi ke sebuah kamar. Memang kamar itu terlihat lebih baik dari yang lain. Yang paling membedakannya dengan kamar lainnya adalah ukiran dindingnya. Juga kayu yang dipakai juga merupakan kayu dengan kualitas tinggi.

Di depan kamar ada Xiao Bei yang duduk sambil menyulam sapu tangan di kursi batu. Ia segera berdiri saat melihat Pei Zhang Xi mendekat.

"Hormat hamba Yang Mulia."

"Dimana wanita itu?"

"Permaisuri ada di dalam Yang Mulia. Tadi malam permaisuri tidak tidur dengan nyenyak." Bukan hanya tadi malam. Malam sebelumnya juga sama.

Lu Jing Yu sulit untuk todur di tempat yabg baru sejak ia berada di dunianya. Sekarang juga sama. Biasanya ia baru akan mampu beradaptasi setelah satu minggu tinggal seperti saat ia memilih tinggal di asrama kampus di masa-masa awal perkuliahannya.

"Hamba akan membangunkan Permaisuri." Xiao Bei hendak berjalan tetapi dihentikan oleh Pei Zhang Xi.

"Karena dia tidur biarkan saja. Aku datang hanya untuk melihatnya saja. Aku akan masuk sendiri." Setelah menjatuhkan bomnya, Pei Zhang Xi melangkah dan masuk ke dalam kamar yang telah dibukakan oleh Xiao Bei.

Mo Han masih diam dalam keterkejutan. Bukankah Yang Mulia hanya datang untuk menjemputnya? Mengapa sekarang justru masuk ke dalam kamar untuk melihat Permaisuri tidur?

Xiao Bei sendiri juga terkejut saat mendengar permintaan Pei Zhang Xi untuk masuk ke dalam kamar Lu Jing Yu secara pribadi. Tapi meskipun ia bingung, ia masih ikut bahagia atas nama majikannya. Majikannya pasti bahagia jika ia melihat perhatian Pei Zhang Xi padanya. Ia kembali ke kursi batu dan mengambil kain untuk melanjutkan sulamannya dengan tenang.

Di atas ranjang yang didominasi dengan warna putih. Sebuah wajah menyembul di antara helaian rambut hitam halus yang tersebar di antara bantal yang juga berwarna putih. Warna hitamnya sangat kontras dengan warna sekitarnya. Membuat sebuah wajah yang dibingkai nya menjadi terlihat dengan sangat jelas.

Memang tidak secantik Zhu Man Xie. Tetapi tetap saja, Lu Jing Yu yang tidur saat ini memiliki wajah damai seputih susu memperlihatkan fitur wajah yang berada di atas rata-rata dibandingkan dengan gadis lainnya. Wajah polos dan halus saat dia tidur seakan menggoda seseorang untuk menyentuhnya.

Bibirnya yang tipis dengan warna merah alami sedikit terbuka. Dengan deretan gigi putih yang tersusun rapi mengintip di dalamnya. Alisnya melengkung dengan indah dan jelas. Seperti dengan sengaja dibentuk. Matanya yang terpejam terbingkai dengan bulu mata melengkung yang tebal dan panjang.

Pei Zhang Xi telah bertemu dengan berbagai macam jenis kecantikan. Ia juga sering pergi ke kerajaan lainnya sebagai utusan dan di sana ia juga melihat putri-putri raja yang cantik. Tapi melihat Lu Jing Yu saat ini, ia masih tidak bisa untuk tidak terpesona. Kecantikan Lu Jing Yu memang tidak bisa dikatakan membalikan dunia. Tetapi kecantikan yang polos itu membuat semua orang tidak akan merasa jenuh saat melihatnya.

"Sepertinya tidak buruk juga memiliki istri cantik. Jika diajak ke pertemuan setidaknya tidak akan membuat malu." Pei Zhang Xi tanpa sadar mengangkat sudut bibirnya. Namun itu hanya sekejap mata sebelum ia menyadari pemikirannya yang tidak biasa.

"Sial. Kenapa aku bisa berpikiran seperti itu?" umpatnya pada dirinya sendiri.

Namun setelah diperhatikan lagi, istrinya ini memang cantik. Sigh!

Melihat Lu Jing Yu tidur dengan nyenyak Pei Zhang Xi memutuskan untuk keluar. Namun siapa yang menduga saat ia hendak berbalik, Lu Jing Yu juga bergerak. Mengganti posisi tidurnya yang memperlihatkan gaun tidurnya yang tipis hingga menampakkan korset Cina merah di dalamnya.

Pei Zhang Xi hendak berpaling karena merasa tidak sopan. Tetapi matanya mengkhianatinya.

Nyatanya. Isntingnya sebagai laki-laki lebih kuat dari pengendalian dirinya. Apalagi logikanya juga melawannya. Membenarkan tindakannya yang tidak sopan dengan mengatasnamakan bahwa yang dia lihat adalah istrinya sendiri. Tentu saja tidak salah melihat tubuh istrinya sendiri!

Lehernya yang jenjang terlihat sangat halus. Tulang selangkanya yang jelas.

Lihatlah kulitnya yang putih bersih. Tidak ada noda sama sekali yang terlihat. Halus dan lembut seperti kulit bayi. Belahan dadanya yang menyembul dari korset Cina merah. Yang memperlihatkan kontras yang begitu indah. Dengan ukuran yang pas. Pei Zhang Xi bahkan mengangkat kedua tangannya saat ia tanpa sadar memperkirakan ukurannya dengan telapak tangannya.

Semakin berpikir, wajah Pei Zhang Xi semakin memerah. Jakunnya juga turun naik seiring dengan saliva yang tiba-tiba diproduksi secara berlebihan. Pei Zhang Xi melihat sekitar. Memastikan bahwa jendela dalam keadaan terbuka. Kenapa masih sangat panas di dalam?

Sebelum pikirannya semakin kacau, Pei Zhang Xi menggelengkan kepalanya. Mencoba mendapatkan lagi kesadaran yang hampir saja terenggut darinya. Namun berapa keraspun ia mencoba mengalihkan perhatiannya, tanpa dapat dikendalikan itu masih mengarah pada satu titik fokus. Lu Jing Yu.

...~○○○~...

...♡Permaisuri Tidak Ingin Mati_15♡...

*

*

*

Jangan lupa like, komentar, Vote, favorit dan share ya reader. .

1
Murni Murniati
padahal kan ada bawahan jendral wang, napa tak diminta bantuan
Murni Murniati
masak gara gara dselamatin anknya pnts jd putri Mahkota, np krn cmn itu, apa mereka tak ingat js putri Mahkota
Murni Murniati
mgkn zhong min ya
Murni Murniati
bknnya waktu permaisuri rui membawa kemengan perang uga dberi gelar permaisuri kehormatan
Murni Murniati
pdhl dia uga rubah betina, tp lu ying yu ta tau, dluar lembut
Nana Maulana
lemah
Nay Galcite Nay Galcite
😎😎
Sya.Luv` ✿
typo huhu
Sya.Luv` ✿
usaha lagi
Cheng Ciu
kakak mu kena ajian semar mesem🤭🤭🤭
Cheng Ciu
wah anda yakin sekali kalau itu bayi😄😄😄
Cheng Ciu
wuiiih keren👍👍👍
>AY<
*istri
Widhi_Wisesha
🤦 kenapa nggak sadar klo bakpao nya nempel ?? 😅😅
mifta
leganya setelah tau semu baik2 saja👍
mifta
ih tambah seruuuu
mifta
semoga lu menang
mifta
knpa g minta bantuan SM itu putra mahkota yg suka dg sin tu lupa nmany
mifta
aduh aku yg baca jadi tegang mudahan pei selamat dan perang di mengankan semata pei💪💪💪
mifta
di ulang lagi kayak di sengaja aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!