Bagaimana bila di malam pernikahan mu dengan kekasih mu, kamu malah menemukan calon istri mu sedang bermesraan dengan pria lain dan kamu yang merasa frustasi malah mabuk - mabukan dan dengan tidak sengaja malah merenggut kesucian dari gadis yang sudah kamu anggap sebagai adik kandung mu sendiri.
Itu semua terjadi pada Aydan Atallah Balendra yang merenggut sesuatu yang berharga dari gadis berkaca mata yang cantik dan periang juga sangat menyayangi nya yang bernama Nara Ayesha Razkya sehingga gadis itu berubah jadi gadis dingin yang sangat membenci nya.
Akankah Aydan dapat mengembalikan keceriaan dan kasih sayang Nara pada nya, atau sebalik nya rasa benci yang akan semakin bertambah saat Aydan berusaha dengan berbagai cara untuk mendapatkan maaf dari Nara. Dan apakah cinta akan tumbuh dalam hati kedua nya? Kalian bisa membaca nya dalam novel ini yang merupakan lanjutan dari novel Terjebak Cinta CEO Tampan. Semoga suka🥰🥰🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liest Holiest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16
" Nara, apa yang terjadi nak" Razky berusaha membuka pintu kamar Nara namun di kunci dari dalam.
Tok
Tok
Tok
" Nara sayang, buka pintu nya!" Nami nengetuk pintu dengan keras, namun tak ada suara sedikit pun dari dalam sana membuat Nami semakin panik saja. " Yah, gimana ini? Nara kenapa?" Nami mengguncang tubuh Razky dengan wajah yang sangat panik. " Bunda takut yah" tubuh Nami kini sudah bergetar dengan mata yang sudah mulai berkaca - kaca.
" Semoga tidak terjadi apa - apa" Razky juga tak kalah panik. " Nara sayang buka pintu nya!" Razky masih berusaha membuka pintu kamar Nara dari luar namun hasil nya tetap sama, pintu kamar Nara tidak terbuka sama sekali. " Bunda mundur, biar ayah mendobrak pintu itu" putus Razky pada akhir nya karena pintu kamar Nara masih tertutup rapat. Nami pun mengangguk dan Razky pun mulai mengambil ancang - ancang untuk mendobrak pintu itu, sedangkan Nami juga sudah menjauhkan diri nya dari pintu itu.
Brrakk
Pintu akhir nya terbuka setelah Razky beberapa kali menubruk kan tubuh nya pada pintu itu. Dan betapa terkejut nya Razky dan Nami saat melihat keadaan kamar Nara saat ini.
Barang - barang berserakan dan beberapa serpihan kaca dari cermin yang ada di sana tampak berhamburan di mana - mana. Dan yang paling mengejutkan nya lagi adalah tubuh Nara yang sudah terkapar di lantai tak jauh dari sana dengan keadaan yang mengenaskan. Tubuh Nara terbujur dengan darah mengalir dari pergelangan tangan nya yang robek akibat benda tajam. Seperti nya Nara memotong pergelangan tangan nya dengan menggunakan serpihan kaca yang berserakan di sana karena pada tangan yang satu nya terdapat potongan kaca yang lumayan besar dan juga tajam.
" Astagfirullah Nara!" Nami berteriak histeris menghampiri tubuh putri nya yang dalam keadaan yang mengenaskan diikuti Razky yang ikut berteriak di belakang nya dengan wajah yang tak kalah panik.
" Kita bawa dia ke rumah sakit!" Razky pun tak menunggu lama langsung mengangkat tubuh putri nya itu dan membawa nya berlari menuju mobil dengan panik nya, Nami pun ikut berlari di belakang Razky dan menaiki mobil mereka untuk pergi ke rumah sakit.
Sepanjang perjalanan Nami terus mencoba membangunkan Nara dan menciumi putri nya itu dengan tubuh yang bergetar hebat seiring dengan Isak tangis yang keluar dari bibir nya " Nara,bangun sayang! Jangan tinggalkan bunda" Nami masih terisak dengan air mata yang sudah membanjiri wajah nya.
Nami mengusap kepala Nara dengan sayang, dan tak sengaja rambut panjang Nara tersingkap hingga terpangpang lah leher putih mulus Nara yang kini sudah tak mulus lagi karena ada beberapa bercak merah keunguan di sana dan Nami tahu betul apa itu karena suami nya juga sering memberikan itu pada nya di setiap aktifitas panas yang sering mereka lakukan.
" Astagfirullah... Siapa yang sudah melakukan ini pada mu sayang?" Nami menangis histeris meratapi nasib putri nya yang tanpa dia ketahui sudah mengalami hal yang sangat buruk. " Pantas saja kamu melakukan hal nekat seperti ini" Nami semakin histeris sambil memeluk erat tubuh tak berdaya Nara dengan tubuh yang semakin bergetar dan Isak tangis yang juga semakin kencang.
" Ada apa bun?" Razky yang sedang berusaha konsentrasi menyetir semakin panik saat mendengar teriakan istri nya.
" Monster mana yang sudah melakukan hal kejam pada putri kita yah? Apa salah kita sehingga dia tega menghancurkan kehidupan putri kita ini hiks..hiks" ucap Nami semakin histeris dengan tubuh yang semakin bergetar dengan hebat sambil terus memeluk dengan erat tubuh Nara yang lemah tak berdaya.
" Apa maksud mu?" Razky merasa bingung dengan apa yang dikatakan oleh istri nya itu. Sedangkan Nami masih terus menangis di kursi belakang mobil mereka membuat Razky semakin panik saja.
Tak lama mobil Razky terparkir di halaman rumah sakit yang lumayang besar di ibu kota, tak menunggu lama Razky kembali menggendong tubuh putri nya dan langsung berlari ke dalam rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
" Dokter dokter, tolong selamatkan putri ku" Razky berteriak seperti orang gila sambil membawa tubuh tak berdaya putri nya itu menuju IGD yang ada di sana dengan Nami yang berlari di belakang nya. Perawat dan dokter pun tampak menghampiri Razky dan menyuruh nya membaringkan tubuh Nara di atas blankar dan menyuruh Razky dan Nami untuk menunggu di luar ruangan.
Beberapa menit telah berlalu Razky dan Nami masih menunggu dokter yang menangani Nara keluar dari ruangan nya. " Semoga Nara baik - baik saja" gumam Nami di sela isakan tangis yang tak berhenti sedari tadi dalam pelukan suami nya.
" Nara kita kuat, dia pasti akan baik - baik saja" Razky mengusap punggung Nami dengan lembut. Jujur saja dalam hati nya dia juga merasakan ketakutan yang luar biasa, namun dia harus kuat karena kalau dia lemah, bagaimana dengan Nami.
Ceklek.
Pintu IGD terbuka dan dokter yang menangani Nara tadi terlihat keluar dengan wajah yang terlihat lelah dan juga sendu.
" Bagaimana keadaan putri kami dok?" Razky langsung menghampiri dokter itu dan menodong nya dengan pertanyaan.
" Pasien sudah melewati masa kritis nya dan kini kita tinggal menunggu nya sadar saja, tapi apa kalian tahu apa yang sudah menimpa nya?" Dokter itu tampak ragu saat mengatakan nya.
" Ada apa dok, apa yang sebenar nya terjadi?" Razky mengerutkan kening nya.
" Saya seperti nya tahu dok, tapi saya tidak tahu siapa yang sudah melakukan hal bejat itu pada putri kami" Nami semakin terisak dalam dekapan Razky membuat Razky semakin bingung.
" Putri bapak sudah mendapatkan pelecehan dan seperti nya putri bapak frustasi sampai dia mau mengakhiri hidup nya sendiri" dokter yang melihat kebingungan pada wajah Razky pun langsung menjelaskan bagaimana kondisi Nara yang sebenar nya.
Jeddderr
Bagai di sambar petir di siang bolong, saat Razky mendengar kenyataan yang sudah menimpa putri semata wayang nya itu. Tubuh Razky bergetar hebat dengan rahang yang mengeras dan tangan yang mengepal kuat dan kilatan amarah tercetak jelas di mata nya.
" Siapa yang sudah berani melakukan nya? Aku berjanji, aku tidak akan membiarkan nya lolos begitu saja" gumam Razky dengan mata yang memerah menahan amarah dan rasa sakit di hati nya saat mengetahui kenyataan buruk yang menimpa putri semata wayang nya itu.
Flash back off
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏
spill visual aydan dan nara dong plis 🙏🏼🥰🥰