agam dan agler adalah anak kembar dari syakila azalea nugraha yang berumur 5 tahun.
mereka menyelidiki tentang sang bunda yang belum mereka ketahui, dan mencari tau apa yang menyebabkan sang bunda mengalami trauma akan kegelapan.
kebungkaman sang bunda akan jati dirinya tak menyulitkan si kembar, tapi banyak cara yang dilakukan untuk mengungkap fakta tersembunyi.
agam dan agler berjanji akan mengembalikan hak yang seharusnya menjadi milik bundanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sadar
agam terusik tidurnya karna suara aunty sisi, dia duduk dan melihat bundanya yang telah sadar, berjalan menghampiri sang bunda dalam diam, bundanya merentangkan tangannya pertanda meminta pelukan dari putranya, mata abu abu itu berkaca- kaca, seakan menahan air yang akan tumpah, hidungnya memerah, dia naik keatas ranjang perawatan bundanya dipeluknya bundanya, jangan pernah menghilang lagi bun, aku takut akan kehilanganmu, "dielusnya punggung bergetar putra pertamanya itu, pundak lea basah dia yakin putranya sedang menangis.
tak apa sayang, bunda baik baik saja, lihatlah bunda sudah sehat bukan, lea menangkup kedua pipi agam dan memberi kecupan di kening putranya, agler terbangun dari tidurnya, dia menatap bunda dan kakaknya yang sedang berpelukan " kenapa tak membangunkanku ck akupun ingin di peluk", agler bangkit dari sofa menuju bed bunda lea, agler rindu bunda jangan menghilang lagi bunda.
bunda lea tersenyum, rasa haru menyelimuti hatinya, dipeluknya erat kedua putranya itu
sisi tersenyum jahil dia ikut memeluk lea dan sikembar, "aish aunty" protes agler
kenapa hm, nggak suka ya kalo aunty juga peluk kalian hm, " peluk aja tu poster sehun dikamar aunty" ucap agler lantang
hmmmpt lea dan agam tersenyum "ish jika sehun disini pasti aunty peluk tapi masalahnya dia jauh, jadi aunty peluk kamu saja" sisi menarik agler menggoyang goyangkan tubuhnya agar pelukan itu lebih erat
aunty mau buat aku mati ya, lepas ini sakitttt, lirih agler
eh "maaf sayang" sisi cengengesan jadinya
sudah sudah jangan ribut ini rumah sakit bukan tempat tinggal kita, lea menengahi
🌻🌻🌻
dua hari kemudian lea sudah di perbolehkan pulang,sampai dirumah "bunda belum boleh bekerja oke, bunda dirumah saja" agler seperti ibu ibu kompleks yang melarang anaknya bermain.
ya baiklah paduka raja, hamba akan melaksanakan titah yang mulia, senyum mengembang dari bibir bunda lea menggoda putranya yang bertambah cerewet menghawatirkannya.
ah bunda...rajuk agler, agam hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah adiknya.
lea aku pergi ke kantor ya, hari ini aku harus menyerahkan desain pembangunan villa presdir global group, karna besok dia harus kembali ke indonesia, mungkin lusa aku juga akan berangkat kesana.
hah! kamu akan ke indonesia, raut wajah lea berubah masam "berapa lama" tanya lea
"entahla belum bisa dipastikan", ucap sisi bingung
agam dan agler saling berpandangan, saat menunggu bunda waktu itu mereka telah meminta aunty sisi membantu rencana mereka, tidak di sangka auntynya di tugaskan dari kantornya dengan sendirinya, nasib baik berpihak pada mereka.
"aunty" agler tersenyum memanggilnya
ya sayang ada apa hm? sisi mensejajarkan tinggi badan mereka
apa sebelumnya aunty pernah kesana? "tidak ini untuk pertama kali aunty kesana" kenapa hm?
"tak apa hanya bertanya" aglerpun memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya seakan acuh tak acuh
ck anak ini, awas kau ya, tunjuknya pada bocah songong menyebalkan tapi sangat menggemaskan "untung sayang kalao nggak udah tak jadiin rempeyek" ucap sisi dalam hati
sementara di global group "tuan ini data dari pemilik lea food" namanya syakila azalea nugraha dia memiliki dua putra, mereka kembar, berusia lima tahun, agam alfatih dan agler alfatih itu nama keduanya. asisten jhon menjelaskan detail tentang pemilik lea food
presdir erik hanya mendengarkan penjelasan jhon dan menganggukkan kepalanya "berarti dia sudah menikah" tidak tuan kedua anak itu lahir tanpa pernikahan" erik menatap sang asisten dan mengerutkan alisnya pertanda dia bertanya selanjutnya apa. hanya itu informasi yang saya dapatkan tuan.