NovelToon NovelToon
AKU BENCI PERNIKAHAN KU

AKU BENCI PERNIKAHAN KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Perjodohan
Popularitas:301.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Icha Nurlaela sari

Menceritakan seorang gadis anak yatim piatu , tinggal bersama paman dan bibinya , ibu dan ayahku meninggal di saat usia ku masih 8thn,
Sonya di jodohkan dengan fasya pamungkas anaknya pak bagaskara , oleh pamannya untuk membayarkan utang² mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Nurlaela sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

30 menit kemudian fasya sampai di RS medika ia segera berlalu masuk kedalam dan mencari kamar nomor 13 dimana sonya di rawat,setelah sebelumnya mendapatkan pesan via whatsapp dari papah nya.

Sementara itu,di dalam kamar sonya,pak bagaskara duduk di samping tempat tidur RS yang di tempati oleh sonya sambil sesekali ia mengelus rambut sonya lembut dan penuh kasih sayang. Tak lama terdengar lenguhan kecil keluar dari bibir sonya menandakan bahwa sonya akan segera tersadar dari pingsannya.

"Ngghh~" sonya mengerjap-ngerjapkan kedua matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk. Lalu ia melirik ke sebelah kanannya,dan melihat papa mertuanya yang sedang tersenyum dengan pandangan yang tertuju ke arahnya.

"Kau sudah sadar? Apa ada yang sakit? Biar papah panggilkan dokter ya? Kau tunggu sebentar" ucapnya sambil beranjak dari duduknya. Saat akan melangkahkan kakinya ia urungkan karena ada tangan lemah yang menahan pergelangan tangan kirinya. Pak bagaskara pun menengokan kepalanya ke belakang dan menaikkan salah satu alisnya dengan bermaksud bertanya 'mengapa?' lewat tatapannya.

"Sonya tak apa kok pah. Hanya sedikit pusing saja" ucapnya lirih disertai dengan senyuman di bibir pucat nya untuk meyakinkan papah mertuanya bahwa ia baik² saja.

"Kau yakin nak?" tanya pak bagaskara dengan tersirat nada ke khawatiran di dalamnya,sembari kembali mendudukan bokongnya di kursi yang ia tempati tadi.

"Aku tak apa,sungguh" yakin sonya.

"Baiklah" pasrah pak bagaskara menghadapi sikap keras kepala sonya. Hening beberapa saat,keduanya saling terdiam dengan pikirannya masing². Hingga pertanyaan yang keluar secara tiba² dari pak bagas membuat sonya diam² menahan napasnya.

"Jujur padaku siapa yang melakukan ini? Apa fasya yang melakukannya?" tanya pak bagaskara dengan menatap dalam kedua mata sonya. Sonya menggigit bibir dalamnya keras,ia bingung apakah ia harus berkata jujur kepada mertuanya atau sebaliknya?

'Kalo aku jujur,fasya pasti disakiti papah. Tapi kalo aku bohong,aku yang di sakiti oleh fasya. Aku harus bagaimana?' ~pikir sonya.

"Eum...i-itu...a...anu...a-aku..."

Brak!!

"Kenapa papah nyuruh fasya kesini?" ucapnya to the point dengan mata yang menatap tajam ke arah sonya,membuat sonya yang melihatnya segera mengalihkan pandangannya ke samping.

Rupanya sedari tadi fasya mendengar percakapan papah nya dan sonya. Namun,saat pak bagaskara bertanya seperti itu ia segera masuk ke dalam,takut jika sonya akan berkata jujur tentang apa yang telah ia lakukan selama ini.

"Tak bisakah kau mengucapkan salam terlebih dahulu!? Di mana sopan santun mu hah!?" bentak pak bagaskara yang kesal terhadap sikap anaknya yang seperti tidak punya etika sama sekali.

"Ck. Sudahlah! Cepat to the point aku sibuk" balasnya sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

"Apa kau tak punya mata!? Istri mu sedang terbaring lemah di rumah sakit! Dan kau malah bersikap acuh dan mementingkan pekerjaan mu itu!? Dimana hati nurani mu hah!?" bentaknya tak habis pikir dengan sikap anak semata wayangnya itu.

Fasya memutar bola matanya malas mendengar bentakan yang keluar dari bibir papah nya itu "Alahh! Palingan juga pura² ngapain papah harus capek² peduli sama si pelacur ini" sonya yang mendengar ucapan fasya pun meneteskan air matanya,apakah aku semurahan itu dimata fasya? ~pikirnya. Berbeda halnya dengan pak bagaskara yang sekarang terlihat mengepalkan kedua tangannya bermaksud untuk menahan amarahnya yang sudah mencapai ubun² agar tak membuat keributan di rs.

"FASYA!!" bentaknya dengan rahang yang mengeras dan muka yang merah padam.

"Apa? Aku benar kan? Memang dia ini seorang pelacur,dia hanya ingin mendapatkan harta kita saja pah" ucap fasya santai. Pak bagaskara yang sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi,langsung melayangkan tinjunya ke fasya. Hingga membuat fasya tersungkur ke depan meja yang ada disana. Fasya hanya berdecih sambil mengelap darah yang keluar dari sudut bibirnya.

"Aku tak pernah mengajarkan mu seperti itu sialan!" bentak pak bagaskara lagi dengan tangan yang masih terkepal kuat dan rahang yang mengeras.

"Hahaha! Jelas kau tak pernah mengajarkan ku seperti itu karena aku tak pernah di didik oleh mu! Kau hanya sibuk oleh pekerjaan pekerjaan dan pekerjaan!! Aku muak!!" balas fasya. Pak bagaskara yang mendengar fasya berbicara seperti itu pun langsung melayangkan tinjunya bertubi-tubi. Membuat Fasya terkapar di lantai kamar rumah sakit dan wajahnya yang lebam akibat pukulan bertubi-tubi dari papah nya.

Sonya yang sedari tadi melihat perkelahian itu pun mencoba bangkit dari terbaring nya untuk memisahkan pak bagaskara yang terus memukuli fasya seperti orang kesetenan.

"Pah,cu-cukup" lirih sonya sambil berjalan tertatih menuju kedua lelaki itu. Pak bagaskara yang mendengar lirihan sonya pun berhenti melayangkan tinjunya lalu menatap sonya dengan tatapan mengintimidasi,membuat sonya bergetar gugup karena di tatap seperti itu.

"Jawab papah sonya,apa anak kurang ajar ini yang telah menyakitimu seperti ini!?" tanya pak bagaskara tegas. Sonya yang takut pun hanya menganggukan kepalanya sambil menutup kelopak matanya erat. Pak bagaskara yang melihat anggukan sonya pun segera mengalihkan pandangannya kembali kepada fasya yang sudah terkapar tak berdaya.

"Brengsek!" teriak pak bagaskara sembari melayangkan tinjunya kembali ke arah fasya namun segera tertahan akibat cekalan tangan sonya di lengannya.

"Pah udah. Kasihan fasya,sonya tidak apa² kok" ucap sonya dengan tangan yang tetap menggenggam lengan pak bagaskara.

"Kau masih membela anak ini? Setelah apa yang di lakukan nya kepada mu?" ucap pak bagaskara tak percaya.

"Manusia tak pernah luput dari kesalahan pah. Aku tak apa² sungguh,lagipula fasya sudah kesakitan dan juga dia anak papah. Apa papah tak kasihan?"

"Kau terlalu baik untuk anak brengsek ini sonya. Suatu saat nanti kau pasti menyesal akibat kelakuan mu sendiri! Sekarang pergi dan obati lukamu" suruh pak bagaskara kepada fasya. Fasya bangkit dan menatap papah nya lalu beralih menatap sonya yang menatapnya tulus sembari tersenyum hangat. Ada sedikit perasaan aneh yang timbul saat fasya menatap manik hitam itu lekat,namun ia segera menyangkal perasaan itu dan meninggalkan kamar rawat sonya dengan luka lebam di wajahnya.

'Jangan sampai itu terjadi' ~ batinnya.

"Kau sebaiknya beristirahatlah lagi,jangan pikirkan hal tadi. Papah akan kembali ke kantor,kau tenang saja akan ada suster dan bodyguard suruhan papah yang akan menjagamu." jelas pak bagaskara,sambil membantu sonya kembali ke tempat tidurnya.

"Terimakasih pah" ucap sonya sambil tersenyum.

"Sama². Yaudah papah berangkat dulu ya,assalamualaikum"

"Wa'alaikumsalam" sonya menghela napasnya panjang setelah papah mertuanya jauh dari pandangannya. Air mata nya kembali menetes saat mengingat ucapan fasya yang menuduh dirinya pelacur. Sungguh hati wanita mana yang tak sakit saat di bilang seperti itu? Apalagi oleh seorang pria.

'Kau pasti bisa bertahan sonya. Pasti bisa! Buat fasya mencintaimu dan tak ingin kehilangan dirimu' ~batinnya. Lalu ia segera merebahkan tubuhnya,menarik selimut,dan memejamkan matanya. Berniat untuk beristirahat karena kepalanya sedari tadi berdenyut sakit,ditambah dengan pertengkaran tadi membuat rasa sakit itu bertambah.

Beri aku semangat yuk teman² boleh dengan vote aku

like aku , komentar aku dengan dukungan semangat karena akhir² ini aku suka males buat bikin kelanjutan nya hehe, maka dari itu vote aku ya 😊 makasih juga buat kalian yang selalu setia menunggu aku up makasih yang udh vote aku juga , love love buat kalian 😘😘

1
Prahara Sea
nggak seru, Sonya terlalu cepat terlena sementara suaminya sifatnya nggak jelas dan masih ingin juga sama Bianca
Prahara Sea
Semua visualnya buat mata seger
liska aika
bodohh ny sonya ☹☹☹
Neng Faiz
awas klo nanti jd bucin
Salmah S
Lanjut thor
🦢 𝐢𝐜𝐡𝐚❣︎ˢᵉˡˡᵒʷ͢ ㉿ᵇᵍᶠ•ʲʳ
seruu bngett
Ira Ana
sabar ya Sonya moga laki" manikahi akan tulus mencintaimu
Salmah S
nyimak thor
Sulati Cus
enak bgt nyebut2 babe2 pas kau siksa g inget klu yg di siksa yg disebut beb dr td ak g komen tp tgn ku tiba2 pgn nabok
Nay Mas Prabu
lanjut thor di tunggu ya
Thiena Saputri
Bagas cakep item mnis..cm Sonya agak kurang cantik n manis hehe
Yanti Natalia
kok gak di lanjut
Svwalad Amanah
blm up thor lanjuuuut
Lili Lintangraya
lanjut dong
Lili Lintangraya
sadis banget sih fasya,gk like ah aku😡
Egik
kak lanjut jangan lama lama upnya
Mbah Nen
lanjut dong jadi penasaran nih
Sri Wahyuni
pemeran sonya trlalu lemah mau ajj d perlakukhan seperti itu pd fasya
Sri Wahyuni
cantikhan sonya author
Ryegar sormin channel
lanjut dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!