NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 15

  Alina kembali merebahkan tubuh nya karena pusing dikepala nya entah pengaruh obat Alina langsung terlelap.

  Tio yang juga lelah ia ikut membaringkan tubuhnya di samping Alina, mereka terlelap saling berhadapan malam yang sunyi membuat dua insan itu tidak menyadari hari sudah pagi.

    Alina meraba raba guling nya,kenapa guling nya mempunyai hidung bibir mata apa ini kok seperti roti sobek sejak kapan guling ku jadi seperti manusia,Alina membuka perlahan matanya dan dihadapan nya tepat wajah Tio Alina menahan nafas sejak kapan Tio tidur disini melihat wajah Tio dari dekat ia sangat tampar dengan garis rahang yang tegas hidung Bangir seperti sosok laki laki tampan idaman wanita.

   Ketika Alina melihat mata Tio seperti ingin terbuka Alina langsung menutup matanya kembali ia takut ketauan Tio karena dia sudah mengagumi wajah nya, sebenarnya Tio sudah bangun dari tadi saat Alina meraba raba wajah nya Tio berusaha menahan dirinya agar tidak tertawa.

  Saat Tio merapikan anak rambut Alina,karena Alina takut tio mengambil kesempatan lagi ieu membuka matanya.

"Kenapa pegang pegang kak"

"Oh kamu sudah bangun sayang?"

"Minggir kenapa kakak tidur disini?"

"Bukannya terimakasih semalaman aku menjaga kamu karena aku ngantuk jadi aku ketiduran disini,lagian kamu juga sepertinya nyaman sekali tidur di pelukan aku apa lagi tadi kamu meraba raba wajah aku hmm"

Alina sangat malu sekali ia menyembunyikan wajah nya di dada bidang Tio

"Diam kak!yang ada kamu yang nyuri nyuri kesempatan sama aku yang sedang sakit"

"Oh ya ini apa kamu masih di pelukan aku"

Alina yang menyadari nya langsung menjauhkan tubuh nya

"Awas kak kamu pergi ke kamar kamu sendiri sana"

"Kenapa ini rumah aku,aku bebas mau tidur dimana aja"

"Iya tapi tidak dikamar aku ayo bangun sana mandi nanti telat ke kantor"

"Gapapa hari ini aku mau dirumah aja,takut nya kamu sakit lagi"

"Aku udah sembuh kak ayo pergi sana ke kantor"

"Tapi kamu masih pucat sayang,tuh sekarang pipi kamu merah"

"Udah kak aku gapapa sana mandi"

Tio tertawa dia sangat suka melihat Alina marah dan tiba tiba Tio cup... mencium pipi Alina dan ia langsung kabur.

"Kak Tio........."suara Alina melengking

Dasar buaya kenapa sih dia jadi mesum gitu suka nyari kesempatan aja,Alina langsung ke kamar mandi rencananya hari ini Alina akan ke kampus mumpung Ezra masih bersama mama Rina.

Saat Alina menuruni tangga Tio melihat Alina yang sudah berpakaian rapi seperti ingin pergi ke luar.

"Kamu mau kemana Alina kenapa sudah rapi?"

"Aku mau ke kampus kak aku harus mengumpulkan tugas ku hari ini"

"Alina kamu semalaman demam dan sekarang juga belum sembuh sepenuhnya tapi kamu ke kampus dengan perjalanan lumayan jauh"

"Gapapa kok kak aku udah sembuh"

"Sekarang ayo sarapan bia aku yang anterin"

"Tapi kan kakak mau berangkat ke kantor"

"Aku bisa mengerjakan nya dirumah ayo sarapan dulu,apa mau aku Suapin Alina"

"Engga!aku bisa makan sendiri kak"

Alina dan tio makan dengan tenang,,setelah beberapa saat Alina dan Tio langsung berangkat ke kampus.

"Apa kamu gak bisa istirahat sebentar aja Alina,kamu terlalu sibuk mengurus semuanya nya"

"Aku gak bisa diem aja kak"

"Oh ya Ezra sekarang sudah mulai bisa tidak terlalu bergantung padamu Alina sekarang kamu fokus sama kuliah mu biar kuliah mu cepat selesai"

"Kalau begitu aku mau pindah lagi kerumah mamah kak"

"Kalau itu aku gak bisa aku biarin kamu ke luar dari rumah Alina, meskipun Ezra tidak terlalu bergantung sama kamu tapi dia perlu kamu"

"Kan aku bisa sesekali ke rumah atau Ezra ke rumah mamah kak"

"Gak Alina aku gak ngizinin kamu ke luar rumah"

"Ini Ezra yang gak bisa lepas atau kamu hmm?"dengan mata genit Alina bertanya sama Tio

"Iya aku sudah terbiasa ada kamu jadi aku gak bisa gak liat kamu Alina kamu puas hmm"

"Kenapa beralasan Ezra bukan kamu aja"

"Kan aku sudah bilang aku gak bisa gak liat kamu seharian sayang jadi jangan ke luar dari rumah ya" Tio memegang tangan Alina

"Kak lepas gandengan terus kayak mau nyebrang aja"

"Biarin biar kamu gak lepas lagi"

"Memangnya aku mau kemana sekarang kamu mau bertemu dengan entah masih pacar kamu atau sudah menjadi mantan tuh liat dia sama siapa"

Alina tidak menyadari nya dia sudah sampai di halaman kampus, pemandangan pertama yang ia lihat Aryan bersama Vera lagi seperti kata devi.

"Aku sudah memutuskan nya kak"

"Oh ya bagus kalau begitu kamu gak boleh dekat dekat lagi dengan nya"

"Ya udah kak kamu pergi aja makasih udah nganterin aku"

"Apa hanya memberikan tugas saja Alina?"

"Iya kak"

"Ya sudah aku tunggu saja disini"

Alina ke luar dari mobil Tio Aryan pun melihat ke arah Alina tapi Alina hanya melewati nya saja.

"Alina tunggu kenapa kamu gak bales pesan aku?"

"Kita udah selesai Aryan"

"Tapi Alina tunggu dulu aku belum selesai bicara"

"Tidak yang harus kita bicarakan lagi kak,kakak sudah mempunyai kekasih baru jadi kita sudahi sampai disini"

"Lalu bagaimana dengan bisnis kita Alina?"

"Kamu urus aja kak aku sudah tidak ingin berhubungan lagi sama kamu,aku permisi kak"

Sebenarnya hati Alina sakit sekali tapi ia berusaha kuat agar tidak menjadi tontonan semua orang dia berjalan tegak tanpa menghiraukan semua nya.

"Alina tunggu"Devi sudah mengejar nya dari kejauhan

"Astaga Alina kamu jalan tapi kayak lari maraton dari tadi aku mengejar mu"Nafas Devi ngos ngos an

"Perasaan aku jalan biasa aja tapi kamu kayak lari maraton beneran"

"Itu perasaan kamu saja Alina Anastasya!"

"Terus kamu ngejar aku mau ngapain Devi"

"Gapapa kita udah lama aja gak bertemu"

"Ya elah gue kira ada apa,ayo temenin gue"

"Lo mau kemana Lin"

"Gue mau ngasih tugas aja lalu aku langsung balik lagi Dev"

"Emang gak mau nongkrong dulu di kantin Lin"

"Gue udah di tungguin kak Tio di depan kalau gue lama lama kasian dia"

"Widih udah Deket aja nih"

"Ternyata omongan kamu benar Deb kak Aryan sudah pacaran sama si Vera itu"

"Yang sabar Alina kamu jangan galau meskipun kamu lepas dari Aryan yang ganteng tapi kamu sudah mendapatkan yang lebih dari Aryan ganteng kaya raya ditambah bonus anak"

"Apaan sih dev gue belum tau hubungan apa sama kak Tio"

"Tinggal minta kepastian aja Alina pasti kak Tio langsung membawa kamu kepenghulu"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!