bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 3. JALAN JINJIT JINJIT KENAPA YA?
"Sudahlah, aku tetap akan bertanggung jawab nanti padanya, yang penting aku harus kembali dan membuat penghianat itu membusuk terlebih dahulu". Gumam Alvaro dengan suara kecil dan iya langsung melepaskan sebuah kalung yang iya pakai, yaitu kalung kekuasaan keluarga Wijaya.
Iya pasangan kalung itu dengan lembut di leher ayini dan setelahnya iya langsung pergi begitu saja.
Beberapa menit berlalu setelah kepergian Alvaro ayini terbangun dan langsung duduk mengingat kejadian semalam.
"Sial, gara gara pria itu gue tidak perawan lagi, dan dengan mudah nya dia ninggalin gue sendiri di sini, dasar pria kurang ajar tak bertanggung jawab, awas saja jika gue hamil suatu saat nanti gue pastikan dia menyesal". Ucap ayini dengan kesal dan marah sebab pastinya jika orang tua nya tahu maka mereka akan kecewa.
Dengan cepat ayini merapikan kancing baju nya yang terbuka dua buah, dan dengan cepat iya merapikan kembali rok nya.
Sedangkan si sisi lain 400 meter lebih dari tempat ayini berada semua teman dan guru nya pada panik karena teman kemah ayini bilang dari sejak pagi ayini menghilang.
Dengan cepat mereka mencari ayini dan akhirnya salah satu murid menemukan ayini 50 meter dari toilet umum dan segera membantu ayini pergi ke Basecamp tempat mereka kemah.
"Astaga ayini kamu dari mana saja ko berantakan begini, ini juga leher kamu kenapa banyak bangat bekas merah merah?". Tanya bu tania yang dengan cepat membantu ayini ke tempat duduk.
"Aku ngak papa kok bu, cuman kayanya semalam akutidur sambil jalan deh, dan ini kaki aku tadi keseleo gegara kesandung pohon ditambahh semalaman di gigit nyamuk gatal bangat sampai merah gini". Ucap ayini dengan nada yang terdengar sangat nyata.
"Astaga ko bisa sih tidur sambil jalan bisa bahaya ini, yaudah olivia bantu ayini ya sama keyla juga". Ucap bu tania.
"Iya bu". Ucap olivia dan keyla yang merupakan teman dekat ayini.
"Yang benar aja lo tidur sambil jalan ay?". Tanya oliv.
"Ya kayanya emang gitu soalnya gue juga ngak sadar liv". Jawab ayini.
"Kalau di liat liat ini bukan gigitan nyamuk deh! Malahan mirip ke bekas cupang gitu". Ucap keyla lagi yang mengoleskan minyak kayu putih di leher ayini.
"Sembarangan ya?, lo pikir aku semalam gue lagi ngelakuin ena ena? Yang benar aja ngelakuin gituan di hutan anjir, lagian sama siapa coba cowok aja gue ngak punya". Ucap ayini dengan nada yang membuat siap pun percaya.
"Iya juga sih". Ucap keyla lagi dan mereka langsung serius mengobati ayini juga beberapa luka goresan di bagian tangan ayini.
"Brengsek tuh orang, gara gara dia gue harus ekting sampai harus ngelukain tubuh sendiri". Guman ayini dengan tatapan tajam membuat olivia dan keyla menelan ludah.
Setelah selesai ayini langsung di pelanggan lebih dulu karena keadaan nya yang memprihatinkan untuk di lihat, bukan ayini saja harus jinjit jinjit segala.
"Ya pasti lah, orang ayini habis di ena ena cowok ngak di kenal".
Sesampainya di apartemen ayini langsung masuk dan betapa terkejut nya orang tua nya melihat ke adalah sang anak kesayangan.
"Loh ay, kamu kenapa kok luka luka gini?". Tanya sang mamah yaitu amura.
"Jatuh waktu kemping, bahkan ayini tidur sambil jalan". Ucap ayini.
"Loh ko bisa? Kamu kan ngak pernah tidur sambil jalan ay!". Ucap hazian lagi yang merasa heran.
"Mana ayini tau pah, udah lah ayini lapar mau makan". Ucap ayini dengan wajah merengek.
"Aduh anak ini, orang tua nya lagi khawatir juga dia malah mikirin makanan". Ucap hazian dan mereka langsung ke dapur.