"cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang gadis Yang bernama Adelia Yang berjuang menghidupkan keluarganya, dan dia di permasalahkan dalam sebuah permasalahan Yang rumit karena IBUnya Yang harus di oprasi dan harus mempunyai biaya Yang cukup banyak, dan terpaksa harus meminjam kepada rentenir, dan ternyata si rentenir malah mengancam klo tidak membayar hutang akan menyita rumahnya dan si rentenir menawarkan agar Adelia mau ikut menemui bosnya di Jakarta karna Adelia itu di ancam si gadis mau menemui bos si rentenir itu
dan di sni lh pertemuan pertama si adelia dengan bos si rentenir ini, dan ternyata si bos ini Ada maksud tertentu dan telah di rencanakan sma si rentenir, mksd tertentu itu adalah si bos itu ingin menikahi si adelia untuk menjamin hutangnya si adelia kepada si rentenir.
Dan adelia di nikahi dengan bos si rentenir itu, bosnya bernma Leon karasta putra krna terpaksa adelia mau menyepakati itu walapun harus mengorbankan hidupnya
Dan ternyata selama jadi istri leon adelia hanya di hianati oleh leon, krna Ke tidak Ada persaan, dan di situ juga adelia sering menelan pahitnya berjuang sendri karena tidak di nafkahi oleh leon, dan di situ juga adelia bekerja untuk kebutuhanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurleni0912, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15 Kegelisahan hati adelia
Sebulan Kemudian
Sebulan sudah pernikahan adelia dan leon, sebulan pernikahan itu leon tidak pernah menganggap adelia istrinya,malah leon menganggap adelia layaknya pembantu di mansionnya hanya membersihkan rumah dan memasak, leon juga tidak pernah menyentuhnya, malah mereka masih pisah kamar, walapun di depan orang tua leon mereka layaknya suami istri tapi tidak saat berdua, leon cuek saja sama adelia, ya walapun adelia sudah mendekatkan atau membuka hatinya untuk leon, tapi tidak dengan leon, leon tetap dingin dan cuek saja, entah mengapa leon begitu adeliapun juga tidak tau? kadang adelia sering mengeluh dengan pernikahannya ini, tapi dia tetap sabar ngadepin semuanya walapun di rasa sakit.
Dan sebulan ini leon sudah mulai sibuk kerja di kantornya, kadang leon sering pulang terlambat atau larut malam, adelia hanya sendri di mansion itu, kadang kalo pekerjaan rumah sudah beres, adelia sering bosen berdiam diri di mansion itu.
"Bosen juga ya kalo kaya gini terus sendirian di rumah sebesar ini"Gumam adelia sambil menghela nafas.
"Aku gk tau lagi mesti gimana dengan pernikahan ini, etah tuan leon menganggapku atau tidak, selama ini aku sudah membuka hati aku ke tuan leon tapi tidak dengannya, dan selama sebulan ini pernikahanku dan tuan leon tidak ada yang berubah masih sama seperti sebelumnya "Gumam Adelia. Ada raut kesedihan di wajahnya.
"Aku juga belum cerita ke ibu soal pernikahan ini, aku bingung harus gimana,Tasya juga semenjak kejadian itu tidak pernah menghubungiku lagi?"Gumam adelia.
"Aku harus nemuin Tasya, tapi aku gk tau tempat kerjanya di mana,tapi tunggu pas itukan Tasya ngirim pesan alamat kerjanya,saat aku nanyain kerja ke dia"Gumam Adelia, adeliapun membuka pesan lama Tasya dan mencari alamat kerja tasya
"Ini dia, besok aku bakal nemuin dia deh "Gumam Adelia.
******
Di tempat kantor leon di grup karasta putra, leon sedang sibuk dengan leptopnya dan juga berkas-berkas yang menumpuk di mejanya.
Tok.. tok... tok
Pintu ruang leon di ketuk oleh seseorang.
"Masuk "Ucap Leon dari dalam yang masih fokus dengan leptopnya.
Pintupun terbuka menampakan seorang laki-laki tampan.
"Ada apa Rio "Ucap Leon tanpa mengalihkan pandangannya dari layar leptopnya karna dirinya tau kalo Rio asisten sekaligus manejernya lah yang berani masuk di ruanganya.
"Tuan Sebentar lagi kita akan ada rapat "Ucap Rio berdiri di hadapan meja kerjanya Leon.
"Baiklah sediakan berkas-berkas peting untuk rapat hari ini"Ucap Leon.
"Baik tuan Saya permisi dulu"Ucap Rio sambil menundukan kepalanya tanda hormat dan berlalu pergi dari ruangan leon, leon hanya mengangguk mengiyakanya.
35 menit rapatpun sudah beres,leon keluar dari ruang rapat yang di ikuti oleh rio di belakangnya.
"Apa tuan mau makan siang, biar saya pesankan makanan "Ucap Rio menawarkan.
"Tidak usah Rio, kita makan di kantin saja "Ucap Leon.
"Tumben sekali tuan mau makan di kantin "Batin Rio.
karna Rio tau leon tidak pernah makan di kantin kantor leon hanya makan yang di pesankan dirinya atau makan di luar kantor.
"Baik tuan "Ucap Rio. lelaki itupun berjalan menuju kantin, di kantin ternyata ada ruangan khusus untuk para klaen atau rekan-rekan bisnis dan lainnya. mereka pun masuk ke ruangan itu kadang karyawan-karyawan yang ada di luar kantin memandang Ceo tampan itu.
"Tumben ya tuan leon mau makan di sini "Ucap Karyawan yang bernama Nani.
"Iya ya biasanya makan di luar kantor atau di pesankan "Ucap Karyawan satunya lagi Yang bernama Ranti.
"Ternyata tuan leon cakep juga ya kalo di lihat-lihat "Ucap Nani.
"Iyalah baru sadar lu, katanya sih tuan leon tuh sudah nikah tau sebulan yang lalu "Ucap Ranti.
"apa iya, Ko gwe gk tau ya kalo tuan leon udah nikah, dan pernikahannya gk di publik gitu, kan tuan leon ceo mudah yang sukses kalo ada apa-apa pasti di publik gitu kan "Ucap Nani
"Iyah katanya sih pernikahannya di datengin sama rekan-rekan sama kerabatnya doang "Ucap Ranti.
"Ssstt jangan pada ngerupi, nanti tuan leon denger loh tau rasa "Ucap karyawan yang hanya mendengarkan temenya ngobrol.
Merekapun terdiam saat leon melewati mereka dan menundukan kepalanya tanda hormat.
leon dan rio mendudukan bokongnya dan memesan makanan di kantin itu, tidak berselang lama pesananpun datang dan mereka langsung memakanya. setelah selesai mereka kembali keruangnya masing-masing.
*****
Di kamar,adelia berdiam di kamarnya bingung harus melakukan apa.
"Ah bosen banget "Ucap Adelia beranjak duduk dari tidurnya.
"Mending aku bikin kue deh, kemarin kan aku udah belanja bahan-bahannya udah lama juga gk bikin kue, dari pada bosen kaya gini "Ucap Adelia beranjak berdiri dan menuju dapur, adeliapun menyiapi bahan-bahan kuenya dan langsung bikin adonan kuenya,saat sudah siap dengan adonannya adelia mengkopen kuenya dan mengatur suhunya supayah kuenya gk kosong dan matang merata, saat adelia sedang sibuk membereskan barang-barang bekas bikin kuenya bel pintu utama berbunyi.
Ting.... tong..ting.. tong.
"Siap ya yang datang "Ucap Adelia menunda kegiatannya dan beranjak pergi menuju pintu utama.
Ceklek
pintu di buka, ternyata mamah rita yang berkunjung.
"Mamah "Ucap Adelia menyalimi tangan mamah rita.
"Hay sayang, apa kabar kamu "Ucap mamah rita, karna sebulan ini mamah jarang berkunjung ke mansion leon.
"Baik mah, gimna dengan kabar mamah dan juga papah di rumah, oh iya silahkan masuk mah "Ucap Adelia. merekapun masuk.
"Papah sama mamah baik ko, kenapa kamu nggak main ke rumah sih "Ucap mamah Rita.
"Hm leon sibuk mah sama kerjaanya jadi gk sempet deh main ke rumah mamah "Ucap Adelia.
"iyah leon jarang ada waktu ya sama kmu, makanya kmu belum hamil-hamil juga, mamah tuh pengen cepet-cepet nimang cucu tau "Ucap Mamah Rita.Adelia kaget mendengar ucapan mamah rita.
"Gimana mau hamil, sedangkan menyentuh saja tidak, kita aja masih tidurnya pisah kamar "Batin Adelia.
"oh iya mah adelia lagi bikin kue,sekarang lagi di open, kayanya udah mateng deh " Ucap Adelia Mengalihkan pembicaraan.
"Adelia angkat kue dulu dari open ya mah, mamah tunggu di sini atau mau ke dapur lihat kue ya "Ucap Adelia.
"Ikut deh mamah pengen lihat dan mengen cicipin juga "Ucap Mamah rita, adelia dan mamah rita menuju dapur. adelia langsung membuka openya ternyata kuenya sudah matang.
"Wah kuenya harum banget, pasti rasanya juga enak, gk sabar deh mamah pengen cobain "Ucap Mamah Rita sambil mengendus harumnya kue itu yang baru di keluarkan dari open. mamah ritapun mendudukan bokongnya ke kursi.
"Nanti dulu mah kuenya masih panas, nanti adelia ambilkan piring dulu "Ucap Adelia dan mengambilkan piring kecil,adeliapun mengeluarkan kue itu dari cetakan, dan memotongnya dan meletakan kepiring kecil tadi untuk mamah rita.
"Ini mah kuenya, hati-hati masih panas "Ucap Adelia.
mamah rita menerimanya dan memakan kue itu.
"Hm adelia ini enak banget sayang "Ucap mamah rita.
"Apa iya "Ucap Adelia.
"Iya ini enak banget loh "Ucap mamah Rita yang menghabiskan kuenya walapun masih panas.
"Pelan-pelan mah itu masih panas "Ucap adelia.
"Hehe abisnya enak sih "Ucap Mamah Rita.
*****
MAAF KALO ADA KATA-KATA YANG KURANG PAS ATAU PENULISANNYA YANG SALAH
MAAF BANYAK TYPONYA🙏
*****
JANGAN LUPA LIKE AND VOTENYA
TERIMAKASIH🤗🤗🤗