NovelToon NovelToon
Reneesha?

Reneesha?

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Komedi / Mengubah Takdir / Time Travel
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

Reneesha Yeshe kirina al basten, adalah gadis cantik bermata hitam dan memiliki sifat dingin sedikit kejam, namun setelah kembali dari kematian, ia memutuskan kalau di kehidupan kedua ini, dirinya akan melakukan yang lebih extrem dari sebelumnya.


mon maap kalo cringe,
tapi minimal baca 12 bab.
di awal awal emang boring, tapi tolong tetap baca sampai bab terbaru ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

"kakek?

" dia masih punya kakek" pikir Renee.

"kakek!

" kakek!

Luciano lalu berlari kencang menjauh dari Renee dengan panik.

melihat luciano yang berlari dengan kepanikan, Renee reflek mengikuti.

mereka berdua lalu berlari dan berlari hingga sampai di sebuah gubuk kecil.

"kakek!!

seorang pria tua terduduk di lantai bersimbah darah, di hadapan pria tua itu ada seseorang dengan pakaian serba hitam dan sebuah pistol yang berada di tangan nya.

" kakek!

luciano hendak menghampiri namun berhasil di cegat oleh Renee, Renee lalu menggelengkan kepala pada luciano.

luciano yang di hadang oleh Renee hanya diam dengan wajah pasrah melihat kakek nya berlutut bersimbah darah.

Renee lalu mengamati pergerakan pria berbaju hitam itu.

sesaat, dalam jeda waktu yang singkat, Renee mengambil sebuah pisau dari dalam tas ransel nya.

ia memasang kuda kuda siap melempar pisau itu kapan saja.

namun sebelum berhasil melempar pisau itu,

pria berbaju hitam berhasil menembak lengan Renee hingga membuat pisau di tangan nya terlepas.

"sstt!"

Renee meringis kesakitan, ia memegangi lengannya yang baru saja tertembak.

melawan pernapasan Amerika memang susah.

"kak!

panggil luciano khawatir.

Renee hanya menggeleng pelan mengatakan bahwa diri nya tidak apa apa.

ia lalu lanjut mencari celah di antara pergerakan musuh.

" ting"

"ketemu!

" luciano, kamu sembunyi di belakang kakak dan tetap diam di balik semak semak oke!. perintah Renee pada luciano.

"tapi kak!

" cepat!

Luciano lalu bergerak perlahan-lahan, ke belakang Renee, ia lalu berdiri di balik sebuah pohon besar.

Renee lalu berlari memutari pria misterius itu sambil terus melemparkan batu batu kecil ke arah nya.

"srakhh"

"bugh"

'bugh "

"bugh"

Renee lalu berhasil Mendaratkan beberapa tendangan ke arah pria misterius itu, dan berhasil memukul mundur.

Renee lalu berdiri di hadapan kakek luciano,

ia lalu melihat ke arah kakek dan ingin memeriksa apakah ia masih hidup atau tidak.

"deg"

jantung Renee berdetak kencang, ia terkejut dengan apa yang baru saja ia lihat, bersamaan dengan itu, si pria misterius membuka sedikit topeng nya.

"Dor"

sedetik kemudian, satu peluru melesat ke arah Renee dan berhasil mengenai kakinya.

gadis itu tak bisa breaksi Cepat, rasa terkejut nya masih tersisa, ia lalu berjalan perlahan menghampiri si pria.

"Dor"

peluru kembali di tembakan ke arah Renee,

kali ini mengenai bahu nya.

"kakkkk!!!!!

Luciano berlari keluar dan menghampiri Renee yang sudah terpincang-pincang.

melihat luciano yang berlari keluar dari persembunyian, Renee berusaha menyuruh nya kembali bersembunyi.

" jangan kesini!!

"balik Luciano!!!!

" Luciano!!!

"Dor"

"Dor"

"Dor"

"deg"

tiga tembakan mengenai Luciano.

Renee menghampiri anak itu yang tergeletak bersimbah darah, ia berlari menghampiri dan berusaha melindungi nya dari tembakan berikutnya, yang akan di layangkan oleh pria misterius.

"Dor"

"Dor"

tepat saat Renee sudah berada di depan luciano, 2 tembakan peluru berhasil mengenai bocah yang sudah tergeletak lemah itu.

Renee terduduk, kakinya yang terkena tembakan terasa ngilu, ia lalu menekan tombol di dadanya dan memberi sinyal berwarna merah ke arah langit.

tanda bahaya!.

dengan sedikit tertatah, Renee menghampiri Luciano dan menyelimuti anak itu dengan jaket yang di gunakan nya.

ia lalu bangkit dan berlari ke arah pria misterius.

"dor"

"dor"

"dor"

berbagai tembakan di layangkan namun tak satupun yang berhasil mengenai Renee.

pria itu panik ia lalu mengambil peluru dan berusaha mengisinya secepat mungkin sebelum Renee berhasil mendekati nya.

"bugh"

"bugh"

"bugh"

tendangan Renee berhasil mengenai pria itu, di susul dengan pukulan.

"bugh"

"bugh"

"bugh"

tubuh pria itu terdorong, Renee lalu menendang bagian perut nya dan menindihi pria itu.

Renee lalu menampar berkali-kali wajah pria yang membuat nya kesal itu.

"plak"

"plak"

"plak"

"plak"

"bugh"

"bugh"

"Srekhh"

Renee bangkit lalu mengambil pisau nya yang tergeletak dan mengiris wajah pria itu sedikit demi sedikit.

"srekhh"

"srekhh"

"jleb"

puncak nya, Renee menusuk perut pria itu hingga banjir darah.

"jleb"

"jleb"

"jleb"

Reneesha!!!!

suara teriakan itu membuat Renee menghentikan aksinya, ia lalu menatap ke arah lionel dan vatares yang berada tepat di hadapan nya.

tubuh berlumuran darah, wajah yang penuh dengan darah dan keringat, pisau di tangan dan seorang pria misterius yang terbunuh di tempat.

sungguh pemandangan yang mengerikan untuk orang biasa.

Renee lalu bangkit dan menatap ke arah Luciano.

Sungguh malang sekali nasib anak itu.

"kak"

"selamatin dia dulu" ucap Renee lalu berjalan pergi dengan pincang ke arah helikopter yang berada beberapa meter di depan nya.

Vatares mengangguk, ia lalu pergi menghampiri dan mengendong Luciano pergi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!