Alga adalah seorang pria bekerja sebagai nelayan. Ia bekerja untuk mencari ikan setiap hari untuk kuliah istrinya dan makan sehari-hari. Pergi pagi pulang malam agar bisa mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Sayangnya saat istrinya sudah S2 dan menjadi sekretaris, istrinya malah selingkuh dengan CEO tempat ia bekerja dan meninggal Alga dan anaknya.
Istrinya malu mempunyai suami nelayan seperti Alga dan akhirnya meminta cerai lalu menikah dengan pria pilihannya itu.
Hancur hati Alga setelah bercerai dengan istri tercintanya, saat sedang menjaring ikan, Ia tak sengaja jatuhkan kelaut karena Ia masih dalam kesedihan, tapi siapa sangka jika ia mendapat sebuah sistem.
Sistem Nelayan, setiap ia menangkap ikan, menjual ikan, maka ia mendapat hadiah dan poin yang mengubah hidupnya menjadi orang sukses.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15~
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
...Happy reading...
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Setelah misinya selesai, Alga pun kembali mendayung sampannya untuk kembali ke pelabuhan.
Saat sedang di perjalanan, Alga melihat sebuah kapan di layar sistemnya.
"Wah, aku akhirnya mendapatkan sebuah kapal, kapal ini membuat aku mudah menuju laut lepas," kata Alga bersemangat.
Ia terus mendayung dan akhirnya ia pun sampai di pelabuhan. Ia melihat para nelayan yang sedang berkumpul dan saat itu, para nelayan sedang duduk, Alga melihat mereka yang baru saja melepas kekesalan mereka, nafas mereka memburu dan keringat mereka mengalir di tubuh mereka.
"Eh, apa yang terjadi?" tanya Alga kebingungan. Ia melihat Norman dan Jusuf babak belur di amuk para nelayan itu. Wajah Norman bonyok, dari mulut dan hidungnya ada sisa bekas darah, bibirnya pecah.
Tak berbeda jauh dengan Norman, Jusuf juga tak kalah parah dari Norman.
"Parah kamu Alga, kami sedang menangkap Norman, kamu malah pergi menjaring, dasar curang," kata salah satu nelayan itu bernama Pak Chai.
"Ah maaf maaf maaf, tapikan aku ada bilang pada bang Yanto, kalau kalian akan mendapatkan hadiah jika telah mengejar Norman," kata Alga.
"Iya, ini gara-gara kamu nih, ingin memberi kami hadiah, biar Norman nggak lari, makanya kami hajar, biar nggak kabur," kata Pak Lehan.
"He he he, makasih banyak ya. Hadiahnya sudah aku bawa," kata Alga.
"Apa Hadiahnya?" tanya Mereka penasaran.
"Nih, aku menangkap ikan mahal nih, kalo di jualkan 70 ribu 1 kg, aku jual sama kalian 5000, satu ekor bagaimana?" tawar Alga.
Berhubung Alga ingat jika sistem memintanya ia harus menjual ikan, bukan memberi secara gratis meskipun ia ingin memberi mereka gratis.
"Wah, ikan mahal ini, tapi ini cuma ada 20 ekor, bagaimana membagikan kaki yang da 7 orang ini?" tanya Pak Lehan.
"Ya, kalian bagi aja sama rata, entah kalian jual kepasar, yang penting 1 ekor ikan aku maunya 5000, ini harga yang paling murah, dan aku ambil rugi nih. Kalau kalian nggak mau aku jual sendiri di pasar," kata Alga membuat mereka tak punya pilihan.
"Ya udah, kami beli, patungan uangnya, hasil jual nanti kami bagi rata," kata Pak Lehan.
akhirnya mereka membeli kkan tersebut. 20 ekor Alga mendapatkan uang 100 ribu, jika di jual ke pasar bisa mencapai 1,4 juta. Itung-itung bantu mereka.
"Hey lihat di sana itu!" teriak Pak Dodi menuju ke arah sebuah kapal yang sangat besar mendekat ke arah Pelabuhan mereka.
Alga juga melihat kapal mewah itu. "Eh, kok kayak kenal kapal itu? Aku lihat di mana ya?" tanya Alga mengingatnya.
Alga melihat di layar hologramnya, dan kapal itu sangat mirip dengan kapal di layar hologramnya.
"Jangan-jangan itu kapalku lagi?" tanya alga dalam hati.

"Gila! Ini buka kapal untuk menjaring, tapi kapal wisata," celetuk Alga dengan mata membulat saat kapal itu semakin mendekat.
Para nelayan itu berlarian dari pelabuhan, takut jika di tabrak oleh kapal besar itu, apa. lagi kapal itu mendekat seperti melahu dengan kecepatan penuh, seperti tidak ada tanda-tanda akan berhenti.
"Ayo cepat lari!" teriak mereka berhamburan, tapi mereka tetap dengan ikannya.
Sementara Alga masih berdiri, ia terpukau melihat kapal mewah itu.
"Hey Alga! Apa yang kau tunggu lagi di sana! Cepat lari! Apa kau ingin mati!" teriak Pak Lehan
Akhirnya kapal itu mendadak behenti, hanya berjarak 1 langkah saja dari pelabuhan itu.
"I-ini kapalku?" tanya Alga dengan kepala mendongak ke atas, jika di lihat kapal ini memiliki 2 tingkat, dan 1 ruangan bawah.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...