Aku masih belum mau menikah,tapi keadaan dan situasi sulit membuat aku menyepakatinya.
Cerita ini menceritakan Kisah Tentang Yoga Dan Kinan,yang di jodohkan kedua orang tua mereka.
Mereka pun terpaksa mengiyakan,karena situasi dan keadaan yang sedikit memaksa mereka.
Perjanjian dan kesepakatan pun terjalin antara kedua nya.
Akan kah mereka bercerai? dan bagaimana kehidupan mereka kedepan nya?
Yuk disimak!
Semoga kalian suka ya ^_^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Yang Indah
Jam menunjukan pukul 9 malam
Kinan yang tak bisa tidur mengingat kalau pintu di lantai 2 belum di tutup.
Kinan pun keluar kamar,suasana tampak sunyi dan mencekam membuat Kinan agak takut untuk keluar,tapi Kinan harus memberani kan diri karena Pintu utama di lantai 2 yang di buka Kinan agar ada udara masuk lupa Kinan tutup.
"Tidak ada apa - apa kinan,ayo terus melangkah." Kata Kinan menyemangati diri nya sendiri.
sesampai di pintu itu,Kinan bermaksud akan menutup,tapi niat Kinan tertahan setelah melihat indah nya pemandangan malam ini.
Di teras rumah lantai 2 ,Langit tampak cerah dan banyak Bintang menghiasi langit malam ini dengan cahaya bulan yang menerangi dunia,Kinan pun keluar dan berdiri di pagar pembatas di lantai 2 itu sembari mata nya menatap langit.
"Astaga,indah nya,sudah lama aku tidak pernah menikmati malam yang seperti ini,karena selalu memghabiskan hari di dalam rumah." Tutur Kinan.
Tiba - tiba Hati kinan menjadi sedih dan air mata nya menetes tak kala mengingat status yang mengikat nya saat ini.
"Ya Tuhan,kenapa aku harus mendapat kan nasib seperti ini,aku menikah dengan laki - laki yang tidak aku cintai,Kami menjalani pernikahan dengan kebohongan,ampuni aku Tuhan." Ucap Kinan dalam hati dan air mata yang awal nya hanya setetes kini mengalir deras di pipi nya mengingat Pernikahan yang menjadi beban bagi nya saat ini,penikahan di dasari kebohongan dan perjanjian.
Tiba - tiba dari dalam rumah terdengar langkahan Kaki membuat Kinan segera menghapus air mata nya dan segera menoleh melihat siapa yang datang mendekati nya.
"Sedang apa di sini?" tanya Yoga.
"Mas Yoga yang sedang apa,aku sedang bersantai di sini." jawab Kinan.
"Sudah,aku masuk dan Istriahat,jangan menyusahkan ku kalau kau sakit karena udara malam." Tutur Yoga tanpa senyuman membuat Kinan jadi cemberut.
"Ini kan masih awal." Balas Kinan yang masih ingin di sini.
"Kalau tidak mau masuk,tidur saja di sini,aku akan menutup pintu nya." Ucap Yoga mengancam.
Kinan yang tak dapat lagi banyak bicara dan takut Yoga serius dengan perkataan nya segera masuk ke dalam melewati Yoga yang berdiri di ambang pintu.
"Apa kau menangis?" Tanya Yoga saat Kinan melewati nya dengan mata yang sembab.
"Tidak." Ketus Kinan.
"Tutup pintu nya." Kata Yoga memerintah Kinan.
"Tutup sendiri." Jawab Kinan yang sudah terlanjur kesal.
"Bisa nya hanya mengancam,menghina,marah - marah,cuek,nyebelin sekali laki - laki seperti itu" Kinan mengerutu dan melangkah masuk ke dalam kamar nya.
Yoga yang membuang nafas dengan kasar dan mengeleng - geleng kan kepala nya melihat Kinan yang wajah nya tampak Kusam meninggal kan nya di ambang pintu.
Yoga lalu menutup pintu nya,lalu kembali ke dalam kamar nya.
"Entah sampai kapan hidup dengan gadis itu,bagaimana pun aku harus mencari alasan untuk mencerai kan nya nanti,baru 1 hari saja sudah seperti lama sekali dan rasa nya ingin cepat - cepat berpisah dengan dia ." Ucap Yoga yang berbaring di kamar nya sambil memain kan ponsel nya.
Sementara di kamar Kinan.
Kinan kembali menangis sambil memeluk bantal di atas tempat tidur,Kinan merasa Yoga terlalu melarang nya dan tidak menghargai nya bicara.
Kinan menangis hingga ia terlelap karena memang dia sudah lelah melewati hari nya hari ini dan juga lelah dengan banyak nya beban pikiran.
Bersambung
awal aku curiga kerjaan si Bella tapi ternyata siska
sabr kinan suatu saat yoga akn bucin sama mu