NovelToon NovelToon
Kisah Tentang Kita

Kisah Tentang Kita

Status: tamat
Genre:Komedi / Romansa / Keluarga / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Masuk ke dalam novel / Tamat
Popularitas:296.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dfe

Kisah tentang kita, merupakan kisah yang memuat cerita sehari-hari ketiga pemuda desa bernama Parto, Seno dan Beni.

Cerita kegabutan mereka karena status jomblo yang masih melekat pada ketiganya, selalu menjadi bahan ejekan saat mereka berkumpul.
Selalu saja ada hal absurd yang mereka lakukan saat bertemu.

Keseruan apa yang mereka ciptakan saat bersama?
Bagaimana cara mereka menemukan sang pemilik hati?

Temukan jawabannya di sini😆

❤️KARYA INI DI CIPTAKAN OLEH DFE DAN DI MOHON DENGAN SANGAT UNTUK TIDAK PLAGIAT! MARI BERKARYA BERSAMA, TANPA MENJIPLAK KARYA ORANG LAIN❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dfe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih Tentang Seno

Seno sampai di rumah Indah, bertepatan dengan datangnya Parto juga. Parto yang melihat Seno datang dengan tabung gas di motornya sedikit mengernyitkan dahi,

"Hai brother.." Kata Seno sambil menurunkan tabung gas itu dari motornya.

"Ngapain kesini bawa tabung gas? Enggak ada barang romantis lain gitu? aku baru tahu, jaman sekarang orang mau pedekate pancingannya tabung gas bukan coklat atau bunga" Ucap Parto yang menunjukkan pandangan aneh ke Seno.

"Itulah bedanya aku sama cowok lain To, saat cowok lain cuma ngasih bunga yang akan layu setelah beberapa hari di berikan, atau coklat yang akan habis di jilati beberapa menit saja.. aku bawa gas yang lebih bermanfaat. Kamu akan lihat betapa senangnya calon mertuaku melihat apa yang aku bawa untuk beliau."

"Mas Seno udah dateng, Mas.. di tunggu Emak itu, sini aku bawa masuk gasnya," Kata Indah saat melihat Seno sudah sampai di rumahnya.

"Kamu lihat kan To, cuma bawa tabung gas aja sambutannya seperti ini.. bayangin kalau aku datang bawa kompornya juga, pasti calon mertuaku juga ikut keluar untuk menyambutku"

"Kamu mau numpang hidup di rumahku apa, mau kesini bawa kompor segala!?" Seno malah tertawa mendengar ocehan Parto.

"Mas Parto kapan datangnya, kok aku enggak lihat munculnya," Indah hanya melihat sekilas ke arah kakaknya, dia berniat mengambil gas yang ada di samping motor Seno.

"Apa kamu juga ketularan katarak kek Seno Ndah? Aku yang segede gini aja enggak keliatan.." Indah hanya diam tak menanggapi kicauan kakaknya, mata Indah tertuju pada tabung gas melon yang malah di pegang Seno.

"Mas Seno, sini gasnya udah di tunggu Emak kok.."

"Aku aja yang bawain Ndah, ini berat.. Kamu bawa ini aja," Seno menyerahkan satu kresek hitam berisi gula dan kopi yang barusan dia beli dari warung Mbak Sri.

"Eh.. ini apa lagi Mas, tadi aja udah banyak banget lho ngasih jajannya."

"Ini buat Bapak kok, yang tadi buat kamu.."

"Terus buat aku apa Sen, aku juga manusia di sini. Jangan pilih kasih kamu ya," Seno melihat ke arah Parto yang ternyata masih berada di atas motor. Bagi Parto saat ini dia seakan sedang melihat drama ikan mujair di depan matanya.

"Buat kakak ipar.. aku kasih nomer telepon cewek yang pasti kakak ipar akan suka, ini.." Seno mengeluarkan kertas kecil dari dalam kantong jaketnya.

Nomer siapa tu? Iya.. itu nomer Ralina. Gadis kasir Aprilmart yang tadi siang Seno temui. Parto menerima kertas itu dari tangan Seno, melihatnya sekilas. Sepertinya Parto tidak semudah itu percaya dengan perkataan Seno.

"Kamu mau ngerjain aku ya Sen?" selidik Parto dengan pandangan curiga.

"Jadi orang kok negatif thinking banget to To, aku serius itu nomer cewek.. namanya Ralina. Semoga dia adalah jodoh yang selama ini kamu cari. Kan keren kalau sampai kelian berjodoh.. Kelian bisa ngasih nama anak kelian Parna gabungan dari Parto dan Ralina. Tapi berhubung kita orang jawa, sukanya pake huruf 'O' jadi nanti nama anak kelian jadi PorNo hahaha"

Indah ikut tertawa mendengar perkataan Seno.

"Ancen ora waras kamu Sen, Ndah.. ati-ati deket sama orang itu, kewarasan udah terbabat habis. Bisa ikutan enggak normal kamu kalau deket-deket dia terus."

Setelah percakapan panjang yang enggak tentu arah tujuannya itu, mereka bertiga berjalan menuju dalam rumah.

"Ndah.. aku taruh sini ya gasnya,"

"Eh, iya Mas.. aku bawa ke dapur dulu ya, ini Emak pasti sudah nunggu." Seno mengangguk saja.

Sejak tadi mata Seno tak luput dari Indah. Apapun yang Indah lakukan seperti magnet baginya untuk terus fokus hanya pada gadis itu saja.

"Sen.. lihatnya biasa aja, itu mata kek mau lepas aja" Ucap Parto yang justru malah memperhatikan cara Seno memandang adiknya.

"To.. aku kok makin jatuh hati sama Indah. Rasanya jantungku ini mau copot kalau lihat dia tersenyum apalagi tertawa seperti tadi,"

Parto memperhatikan Seno, wajah Seno terlihat serius saat mengatakan bagaimana perasaannya kepada Indah.

"Kalau jantungmu copot beneran ganti aja sama jantung pisang Sen,"

"To, kamu enggak suka ya aku deketin Indah?"

Parto bisa merasakan temannya ini sedang serius, Seno tidak pernah seperti ini sebelumnya. Meski mereka sering kumpul, tapi jarang sekali Parto dengar Seno membicarakan cewek lain di depannya. Iya, Parto sudah lama menyadari kalau Seno ada rasa kepada adiknya.

Parto sering kali di titipi barang seperti boneka, sepatu, tas, atau sekedar jajanan dari Seno untuk Indah.

Ketika di tanya kenapa tidak menyerahkannya sendiri kepada Indah, Seno selalu bilang 'Sama aja lah To, apa bedanya kalau aku atau kamu yang ngasih buat Indah'.

Parto menghela nafas, dia bukannya tidak suka sama Seno. Tidak ada alasan baginya untuk tidak menyukai sahabatnya itu mendekati adiknya. Dari segi fisik Seno jelas ganteng, enggak ada yang ragu tentang hal itu. Sifat Seno juga baik, dia setia kawan. Meski kadang ceplas-ceplos kalau ngomong tapi memang seperti itulah mereka kalau lagi kumpul. Seno juga sudah mapan, di antara mereka bertiga hanya Seno yang sudah memiliki tempat tinggal sendiri.

Ya, Seno sudah tinggal terpisah dengan orang tuanya. Sejak bekerja di pabrik, sedikit demi sedikit uangnya dia kumpulkan untuk membangun sebuah rumah sederhana yang sekarang dia tempati sendiri.

Lalu kenapa Parto seperti berat ngasih lampu hijau buat Seno?

"Sen, kamu tahu kan Indah masih kecil.. masih labil, emosinya naik turun kayak jalan di desa kita. Aku sendiri aja kadang kuwalahan ngadepin dia. Bayangin kalau kelian beneran serius dan menikah, saat anakmu nangis Indah bukannya bikin diem malah ikutan mewek."

Seno tersenyum mendengar penuturan Parto, jadi itu yang membuat Parto enggan memberikan restu kepadanya untuk mendapatkan hati Indah. Parto enggak mau Indah buru-buru menikah. Bagi Parto Indah tetaplah adik kecil di matanya.

"To.. aku enggak bakal bikin Indah enggak nyaman dengan rasaku, selama ini aku pendam rasaku untuknya karena aku enggak mau ganggu sekolahnya. Bikin dia enggak konsen belajar karena ada aku, itulah alasanku kenapa barang yang aku beli buat dia selalu aku nitipnya ke kamu. Aku juga enggak mau kamu bilang ke dia kalau semua itu dari aku, biar dia cuma fokus di sekolahnya aja. Aku tahu To, kamu sayang banget sama Indah.. enggak ada yang nyangkal hal itu, aku cuma butuh kata 'iya' dari kamu dan kedua orangtuamu. Barulah aku siap maju untuk dapetin hati Indah."

Parto melihat Seno, dia kagum dengan keberanian sahabatnya ini. Di saat cowok lain berlomba mendapatkan hati pujaan hatinya dulu baru melangkah mengambil hati keluarga calon pasangannya, Seno malah ingin mendapatkan restu darinya dan kedua orangtuanya dulu baru mantap melanjutkan perjuangannya untuk Indah.

"To, Insya Allah aku enggak akan nyakitin hati Indah.." Imbuh Seno lagi.

Parto masih terdiam. Dia sepertinya masih menyimpan keraguan untuk mengiyakan niat tulus Seno.

1
Albina
ya..ya..ya to setan y menang e tooo😄😄😄
Albina
awas bablas mas to🤣🤣🤣
Albina
the best deh ceritanya
Albina
seperhatian itu lampir ini mah benci jadi cinta🤣🤣🤣🤣🤣
Albina
gelut iki😔😔😔
Albina
apo meneh to miss c🤣🤣🤣
Albina
masalah lagi to...to😔😔😔
Albina
maemunah aja sen😄😄😄
Albina
langsung di lamr dong🤭🤭🤭
Albina
nini kunti lgi bersabda🤣🤣🤣
Albina
dasar cewek lucknut😡😡😡
Albina
🤣🤣🤣🤣
Albina
salah ngmng parto🤣🤣🤣
Albina
🤔🤔🤔🤔
Albina
mas to msh dilema🤭🤭🤭
Albina
to..parto 🤣🤣🤣
Albina
🤣🤣🤣🤣🤣
Albina
cie...cie..mas to
Albina
kaburrr dulu ben cari mas to
Albina
hajar ben💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!