Bella menikah dengan lelaki pujaan hatinya dengan perjodohan yang dirancang oleh nya dengan bantuan keluarganya, tapi kehidupan yang dia inginkan dan nantikan setelah menikah tidak pernah dia dapatkan.
suaminya bahkan tidak pernah melihatnya sebagai seorang istri, baginya pernikahan Dnegan Bella adalah neraka
Tapi siapa sangka setelah 49 hari yang diminta oleh Bella pada suaminya menumbuhkan rasa cinta yang besar dan rasa penyesalan pada suaminya itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
Antonio menatap lekat wajah Niko yang terlihat sungguh-sungguh, walau dia belum mempercayai niat Niko itu tapi dia memang bisa melihat kesungguhan dari ucapannya.
"Sejatinya pernikahan itu ada pasang surutnya, putri saya sudah merasakan bagaimana rasanya tidak diharapkan, tidak dicintai dan tidak dihargai dan yang paling parah adalah kamu menyelingkuhi dan mencintai wanita lain dan itu bukan hal yang mudah, tak ada wanita yang mau merasakan hal itu".
Antonio menarik nafasnya dalam-dalam, dadanya terasa sangat sesak mengingat betapa sakit dan terlukanya hati anaknya selama ini dan dia tidak bisa berbuat apa-apa.
"Aku dan keluarganya membesarkan nya dengan penuh cinta dan kasih sayang, jangankan menyakitinya, membentak dan memarahinya saja kami tidak pernah dan saat kami menikahkannya dengan lelaki yang dia cintai, hanya kebahagiaan yang kami ingin dia dapatkan tapi ternyata, kamu membuatnya menderita, apa kamu pikir itu bisa dimaafkan begitu saja?? ".
Niko menunduk mendengar curahan hati Antonio, sedalam itu ternyata luka istrinya dan penyebabnya adalah dirinya, pantas saja ayah mertuanya begitu murka padanya.
"Maafkan aku daddy". Cicitnya dengan menyesal.
"Andai kami tahu sejak awal kamu tak pernah mencintai putri kami, kami akan menolak keras dia menikah denganmu, lebih baik dia terluka diawal dibanding setelah kalian menikah seperti ini tapi karena cintanya padamu yang begitu besar kami mengiyakan berharap dia menemukan kebahagiaan dirinya tapi ternyata luka yang kamu berikan padanya".
Niko semakin menunduk, dia menyesal karena telah menyia-nyiakan istri yang selalu mencintainya dengan tulus selama ini demi mendapatkan perempuan seperti Merry yang hanya menjadikan dirinya mesin ATM dan memanfaatkan dirinya.
"Aku tidak minta kalian percaya padaku untuk saat ini, aku hanya minta diberi kesempatan untuk berubah dan berusaha mencintai istriku seperti dia mencintai aku, aku memang tidak akan mudah melakukannya tapi jika aku berusaha aku yakin pasti bisa, tidak sulit mencintai perempuan seperti nya karena semua yang ada pada dirinya sudah sempurna dan apa adanya". Ucapnya mengangkat kepalanya menatap langsung kedua bola mata mertuanya.
Niko menarik nafasnya dalam-dalan, ucapan mertuanya mengusik relung hati terdalamnya dan dia baru sadar jika kelakuannya melukai semua orang sekitarnya, dan dia menyesali itu semua.
"Terserah apa keinginan Bella sekarang, dia yang menjalani kehidupan denganmu, jika dia ingin berpisah dan melepaskan segalanya maka kami akan mendukungnya, jadi kamu harus berbicara dengannya, tapi sekali lagi kamu melukai dan mengkhianati dia maka tidak akan ada maaf untukmu, kamu akan tahu bagaimana keluarga kami jika kamu melukai kesayangan kami".
Antonio hanya bisa pasrah dengan apa yang menjadi keputusan putrinya nanti, dia hanya bisa berharap putrinya mendapatkan kebahagiaannya apapun itu.
"Aku sudah berbicara dengan Bella, dan untuk itu aku datang kesini meminta langsung pada kalian sebagai seorang laki-laki dan suami yang telah menyakiti istrinya untuk diberi kesempatan, kalian bisa melakukan apapun padaku sebagai jaminan ketika aku kembali melukai kesayangan kalian".
Semua orang yang disana hanya bisa bernafas lega karena seperti nya Niko sungguh-sungguh dengan ucapannya, andai dia seorang pengecut dia tidak akan berani datang kesini untuk meminta kesempatan karena mereka yakin Niko tahu jika dia masuk sarang harimau.
"Kami tidak masalah dengan semuanya nak Niko, hanya saja kami kecewa karena anak kami tidak mendapat kan kebahagiaan seperti keinginannya diawal saat ingin menikah tapi kami juga lega jika seandainya kalian bisa kembali bersama untuk memperbaiki segalanya, rumah tangga memang sering ada hak yang seperti ini hanya saja pengkhianatan dan juga perselingkuhan itu adalah hal yang tidak bisa dimaafkan". Ucap Bertha sang ibu mertua.
Niko hanya bisa mengangguk pasrah, dia tahu kesalahannya memang fatal bahkan kedua orangtuanya pun murka dia menyakiti istrinya apalagi kedua mertuanya.
"Aku sedang berusaha berjuang untuk pernikahan kami Mommy, aku tidak menapik jika untuk saat ini aku belum mencintai istriku, aku sedang berusaha bukan memaksakan diri, aku lelaki yang jika mencintai seseorang akan sulit untuk lepas tapi aku juga bukan lelaki bodoh yang akan bertahan dengan yang terus menyakiti, bagiku lebih baik aku belajar mencintai dan membalas cinta istriku dibanding aku kembali apalagi jatuh pada lubang yang sama". Ucapnya dengan tulus.
"Silahkan nak Niko rundingkan bersama Bella nanti, mommy yakin dia akan memberimu kesempatan tapi mommy minta jangan sakiti dia karena mommy sendiri yang akan memisahkan kalian dengan tangan mommy tanpa ada yang tahu". Ancamnya dengan sungguh-sungguh.
Niko menelan ludahnya kasar, dia sadar istrinya ini memiliki banyak sekali pelindung, jika dia salah sedikit saja bisa habis dirinya.
Istrinya sungguh beruntung dikelilingi orang yang begitu menyayanginya.
"Kalau begitu aku permisi dulu, aku akan kerumah mempersiapkan makan malam untuk kami nanti, tolong beri aku kesempatan memperbaiki segalanya".
Ketiga saudara dan juga ipar Bella mendengus kasar mendengar perkataan Niko, mereka sangat tahu bagaimana perbuatan Niko kepada adik kesayangan mereka selama ini.
"Jangan pernah menyakiti adikku Niko, kamu tidak akan pernah tahu bagaimana kejamnya seorang kakak yang kamu sakiti hati adiknya, akan ku pastikan kamu menyesal jika berani melakukannya lagi". Ucap sang kakak kedua Bella dengan dingin.
"Silahkan kak, aku tidak akan melawan jika kakak melakukannya pada ku jika aku memang kembali melakukan kesalahan seperti dulu, itu janjiku".
"Memang omonganmu bisa dipegang". Sinisnya lagi.
"Selama ini aku tidak pernah mengatakan apapun tentang apapun pada kalian karena aku memang berpikir jika pernikahan ini tidak penting dan menyiksaku tapi kali ini aku sendiri yang mengatakan hal itu maka silahkan saja". Ucapnya dengan sungguh-sungguh.
"Kita lihat saja, aku akan mengejar mu sampai kemanapun jika kamu melukai adikku untuk kedua kalinya".
Dia beruntung karena semua keluarga Bella masih menghormati dan menghargai dirinya, andai bukan karena Bella entah apa yang terjadi pada dirinya karena keluarganya semua sudah tahu kelakuannya selama ini.
"Apa kamu pulang bareng aku Bell??". Tanya Niko kini menatap istrinya yang berada di tangga rumah dan melipat kedua tangannya menatapnya dengan tatapan yang sangat sulit dia artikan
"Tidak, kita ketemu ditempat tujuan saja, aku akan mengurus banyak pekerjaan setelah ini" . Ucapnya dengan ketus.
Niko hanya menggelengkan kepalanya kemudian menghela nafasnya dalam-dalam. Sangat sulit menaklukan istrinya ternyata.
"Baiklah, aku akan pulang, kita ketemu disana". Ucapnya berjalan mengambil tangan mertuanya dan menciumnya bergantian kemudian pergi dari sana.
"Duduklah Bella, sepertinya kamu punya banyak masalah yang ingin kamu ceritakan pada kami kelihatannya". Ucap sang Daddy memeluk sayang anaknya itu
" Bagaimana menurut kalian, apakah harus kuberi kesempatan dia padahal kesalahannya sangat fatal??"
😆😆😆😆
kalau Niko melakukan nya saat masih bujangan masih bisa dimaafkan,mungkin saat itu masih labil.laaaah ini malah udah nikah tapi indehoi ma cewe lain.bukan ma istri sendiri... haddeuh, gimana mau maafin
ya kesalahan nya sangat fatal... dari awal tidak ada sedikit pun hati Niko terbuka untuk Bella...
setelah semua kejahatan Merry terungkap baru ingat Bella...
kemana aja selama ini??? 😆
Bella kayak ban serap,Merry pergi masih ada Bella...
gila aja ya kamu 😆😆😆
klo gak bakalan sibuk kelonan ma Merry
yang kemaren di bela habis habisan...
sekarang di hina di caci maki habis habisan juga...
kesiaaaaaan...
kemaren video cctv,kalau sekarang di depan biji mata ya Niko