Mami mami,dimana papi?
mami mami, bawa kami kepada papi..
..
..
Melelahkan menjadi orangtua tunggal.
apalagi harus mengasuh dan merawat dua anak kembar.
mereka sudah tumbuh besar,aku harus siapkan banyak jawaban untuk mereka.
mereka selalu bertanya dimana papi? siapa papi? dan kenapa papi pergi?
sungguh aku bingung,mau jawab apa..
..
..
aku terkejut saat aku mendengar,anak anakku berdoa dan meminta agar papinya kembali kerumah hidup bersama sama dengan bahagia..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Anggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAD - CLYDK S2
♡8 TAHUN KEMUDIAN♡
☆Janice☆
Aku sudah membuka galery seni ku sendiri dan sekolah seni.
Aku rutin menyelenggarakan pameran pameran.
Rutinitasku sekarang hanya mengajar di sekolah seni dan melukis.
Aku merekrut beberapa guru juga.
Sekolah seniku cukup terkenal.
Walau masih berdiri 8 tahun.
Saat ini aku punya sekitar 200 murid.
Dan yang lebih membanggakan, beberapa muridku sudah menjadi seorang ballerina terkenal dan pelukis terkenal, ada juga yang menjadi seorang penyanyi idola.
Mereka selalu datang mengunjungiku setiap tahun.
Aku sudah berumur 33 tahun sekarang.
Lebih dewasa dari sebelumnya.
Dan anak anakku,Darren dan Karren.
Mereka sudah berusia 14 tahun, dan sekolah di Di SMA terbaik di prancis.
Mereka pandai dan berprestasi.
Beberpa kali lompat kelas.
Aku tak pernah mengeluarakan uang untuk biaya sekolah mereka.
Mereka menghasilkan uang sendiri.
♡Darren, Dia tumbuh besar dan semakin mirip dengan Alberto, sikapnya dingin,tapi selalu penuh cinta dan kasih sayang pada keluarga.
Namun aku selalu di buat pusing,
sampai harus banyak minum obat sakit kepala.
Dia banyak membuat anak orang menangis karena patah hati.
Astaga anakku ini, benar benar tidak peka.
Setiap Valentine dan ulang tahunya dirumahku selalu dibanjiri surat cinta dan bunga.
Bahkan ada yang mamanya papanya sampai datang ke rumah untuk melamar Darren.
Aku sempat khawatir di awal, tapi aku percaya Darren adalah anak yang bijaksana.
♡Karren, tumbuh menjadi wanita tangguh dan cerdas.
Dia adalaha guru Taekwondo dan karate di sekolah seni kami.
Dari usia 7 tahun Karren sudah tertarik dengan seni bela diri.
Kemampuannya sudah tidak bisa diragukan lagi.
Loncat kesana loncat kesini, naik tujun lewat balkon rumah.
Kecantikan karren juga berhasil memikat banyak pemuda pemuda tampan.
Tapi, tidak ada satupun yang berhasil menjatuhkan hatinya.
Hatinya lebih dingin dari Darren.
Sering membuatku cemas,jika berada diluar rumah.
Meski mahir bela diri,tapi dia masih seorang wanita.
Rumah kami juga sudah pindah.
Kami sekrang tinggal di pusat kota.
Dan rumah kami sudah lebih besar.
8 tahun sudah,aku kubur dalam dalam kenanganku dengan Alberto.
Bahkan sampai detik ini tidak ditemukan jasad Alberto.
Banyak yang menduga jika tubuhnya sudah dimakan hewan liar.
Aku tidak peduli apa pendapat orang.
Jika memang sudah tiada semoga tenang dalam surga.
Mama papa sering datang.
kadang kami yang datang berkunjung.
Begitu juga Ethan, anak anak memanggil nya dengan sebutan papa sekarang.
Dia sampai sekarang belum juga menikah.
Jika aku ke rumah sakit,banyak yang mengira jika aku adalah istrinya karena anak anak memanggilnya papa.
Papi mami juga sering sekali datang menginap.
Jika kami ke inggris kami juga akan mampir dan menginap.
Papi mamiku sehat,begitu juga papa dan mama.
Aku selalu berdoa untuk kesehatan mereka.
Kehidupanku semakin baik di tiap tahun.
Aku selalu bersyukur, selalu sehat dan kuat.
Aku membangun usahaku dari nol hingga sekarang.
Sekolah seniku relatif murah, karena aku akan memberi potongan harga untuk kalangan tertentu.
Tujuanku membangun Sekolah seni adalah,
Menyakurkan hobby melukisku dan membantu masa depan anak anak yang hoby dengan kesenian.
Agar mereka mampu mengembangkan potensi dan kreatifitas mereka.
Aku sendiri adalah seorang guru kerajianan tangan disekolah.
Banyak hal spesial dalam hidupku.
Tapi ada sesuatu yang misterius hingga saat ini.
Setiap tahun di tanggal ulang tahun ku dan anak anakku selalu ada kue dan dan kartu ucapan.
tidak ada nama pengirim.
Dan yang lebih aneh, kue yang dikirim adalah kue faforitku dan anak anak.
Aku pernah berjaga dari pagi sampai sore tidak ada yang datang.
Saat malam kue dan kartu ucapan itu muncul.
Aku sangat penasaran sebenarnya.
Biarlah,aku tak ambil pusing lagi.
Yang terpenting sekarang aku dan anak anak hidup bahagia.
♡♡♡♡
☆Darren☆
Aku bangun dari tidurku,dan merapikan tempat tidurku.
Aku suka kerapian, dan kebersihan.
Aku masuk dalam kamar mandi dan mandi.
Hari ini ada kegiatan orientasi siswa baru dan aku tidak boleh terlambat.
Umurku masih 14 tahun, aku sekarang adalah seorang pelajar tingkah SMA.
Ah...segar sekali, setelah mandi.
Aku keluar dari kamar mandi dan mengeringkan rambutku dengan handuk.
Tok..
Tok..
Tok..
(pintu diketuk)
Karren masuk dan menutup pintu.
Karren mendekatiku,dia masih memakai kimono handuk di badannya.
Karren: hei Dao, dimana pengering rambutku??
Darren: di lemari, kebetulan kau datang, sekalian keringkan rambutku juga.
Karren: apa?? kau menyuruhku?? apa yang kau berikan??
Darren: nanti pulang sekolah ayo kita makan ramen di kedai yang baru buka itu.
Aku yang traktir.
Karren: sungguh?? (senang) oke,ayo duduklah.
Karren mengeringkan rambutku,Tangan lembutnya seperti mami.
Perlahan lahan dia menyentuh rambutku.
Aku sering menggodanya, Karren sangat lucu.
Dia hoby makan, tapi badannya tidak bertambah gemuk.
Dia wanita super, tenaganya luar biasa hebat.
Dan yang pasti aku menyayanginya.
Aku dan dia adalah satu, kami tidak akan pernah terpisahkan.
Karren: sudah kering, aku keluar dulu mau keringkan rambutku.
Aku menahannya,aku dudukan dia di sofa, aku ambil pengering rambut ditangannya dan dengan cekatan aku keringkan rambut panjangnya.
Aku perlahan menyentuh rambutnya.
Karren: terimaksih kakak kembar.
Darren: kau sudah dengar kabar belum?
Karren: apa?? ada masalah??
Darren: kita akan ada misi, setelah pulang dan makan ramen kita akan datang ke markas.
Karren: oke (mengedipkan satu matanya)
Aku selesai mengeringkan rambutnya.
Melelahkan tapi menyenangkan.
Bicara soal misi?? Aku dan adikku terdaftar sebagai salah satu agen rahasia khusus yang di lindungi negara.
Kami adalah agen paling muda, tapi kami sudah mendapatkan lencana Gold.
Jadi kami punya banyak bawahan.
Aku dan Karren selalu bekerja tim,kami selalu bersama.
Jika aku gunakan kecerdasanku,makan Karren akan gunakan kekuatan supernya.
Saat ini mami masih belum tau soal ini.
Kami masih merahasiakannya.
☆Karren☆
Aku mencari pengering rambutku.
Aku mondar mandir mencari,mangacak acak kamarku.
Ah,mungkin di kamar Darren, pikirku.
Aku keluar dari kamarku dan melangkah ke kamar Darren disebelah kamarku.
Aku ketuk pintu kamarnya,aku buka pintu kamarnya, aku masuk ke dalam dan aku tutup kembali perlahan.
Aku mendekati Darren,bertanya tentang pengeringku.
Aku cari di lemarinya,aku buka lemarinya perlahan.
Seperti biasa,lemarinya selalu rapi dan bersih.
Tidak seperti lemariku yang akan selalu rapi dan bersih jika mami atau nenek Lin yang bersihkan.
Aku cari perlahan, agar tidak kena marah oleh Darren.
Aku menemukan pengeringku dan mengambilnya.
Aku tutup kembali lemari cantik milik Darren.
Aku mendekati Darren, dia memintaku mengeringkan rambutnya, aku akan dapat apa??
Hatiku gembira saat dia akan mentraktirku ramen.
Aku senang sekali.
Dengan sepenuh hati aku keringkan rambutnya.
Rambut yang halus dan harum.
Hmmm.. aku menciumnya berkali kali,dia melirikku dari cermin, aku hanya tersenyum mengejek.
Aku dan Darren tak pernah bertengkar.
Meski kami beda pendapat kami akan selesaikan dengan undian, yang menang untuk rencana A dan yang kalah untuk rencana B.
Aku selesai mengeringkan rambutnya,saat aku mau keluar dia menarikku dan mendudukan ku di kursi yang dia tempati.
Bagai ratu aku duduk.
Aku merasakan tangannya menyentuh kepala dan rambutku lembut.
Aku rasa dia akan lelah, rambutku tebal dan panjang.
Aku berkali kali meliriknya.Dia menatapku dan tersenyum.
Aku ucapkan terimakasih padanya.
Wajah yang tampan dan senyum yang mempesona,siapa yang tidak akan jatuh cinta??
Dia berbicara misi, ya aku dan Darren adalah anggota rahasia khusus.
Kami sudah resmi menjadi agen tetap 1 tahun lalu.
kami juga sudah punya lencana Gold.
Saat kami beraksi,kami selalu memakai topeng.
Itu adalah permintaan kami pada ketua agen kami.
Kami tidak ingin wajah cute kami jadi sorotan masyarakat.
Dan kami sudah beberapa kali menyelaesaikan misi dengan memuaskan.
Darren sudah selesai dengan rambutku, aku kecup pipinya dan berterimakasih.
Aku berlari keluar kamarnya.
Aku takut akan terlambat masuk sekolah.
Hari ini adalah hari pertama masuk dan masih dalam masa orientasi.
♡♡♡♡
SEKOLAH
Darren Dan Karren datang dengan diantar sopir.
Saat mereka keluar mobil,semua menatap.
Darren dan Karren berjalan beriringan.
Karren mengurai rambut hitam lurusnya.
Darren sangat tampan,Dan Karren sangat cantik.
Mereka berjalan menuju lapangan sekolah.
"Lihat,lihat"
"Wah cantik"
"Tampan sekali"
"Pangeranku datang"
"Putriku yang manis"
Semua berguman, Darren dan Karren hanya memasang wajah dingin mereka.
Mereka paling tidak suka Dipuji soal penampilan mereka.
Apalagi jika yang memuji orang asing.
Langakah Darren dan Karren terhenti, mereka menatap di kedepan dengan tatapan tajam.
Ada kakak kelas yang msnghadang langkah mereka.
"Hallo adik adik yang manis.
berapa usia kalian??
terlihat masih seperti anak Tk"
(tertawa)
Darren memberi isyarat pada Karren,Karren mengangguk dan mereka berpisah jalan.
Karren di sisi kiri,dan Darren di sisi kanan.
Darren dan Karren melewati kakak kelas itu dan kembali bertemu.
Mereka kembali berjalan menuju lapangan olah raga.
Para senior kelas itu kaget,dia dilewati begitu saja.
Mereka merasa dipermalukan.
Dengan kesal mereka membubarkan diri.
Karren: (tertawa) hahaha.. mereka pikir tidak ada jalan untuk kita lewat.
Darren: (tertawa) hahaha.. aku tidak tahan melihat reaksi mereka.
mereka berkerumun ditengah,dihadapan kita.
Bukankah seharusnya mereka menutup jalan agar kita tidak bisa kabur??
Karren: ya benar, mereka tidak mahir menggertak.
Darren dan Karren sudah sampai,mereka bergabung dengan pelajar lainnya.
Kelas mereka di bagi, Karren dan Darren berbeda.
Darren di kelas X-1, Dan Karren kelas X-2.
Mereka sudah terbiasa pisah kelas dari SMP.
Jadi tidak akan ada masalah.
Dari kejauhan para senior tadi menatap tajam si kembar.
Mereka merencanakan sesuatu yang jahat.
"Kau tidak takut jika dia menangis"
"Ya,gadis itu sangat cantik"
"hei, pemuda disampingnya juga tampan"
"Mereka pasangan"
Suara gaduh para senior tadi.
Mereka berencana mengerjai si kembar saat jam istirahat.
Meski kelas sudah ditentukan untuk besok.
Namun hari ini mereka masih dalam masa orientasi,jadi Darren dan Karren dan murid yang lain masih berkumpul menjadi satu.
Darren dan Karren duduk berdampingan.
Tiba saatnya perkenalan diri.
Semua maju satu persatu untuk mengenalkan nama dan kelas masing masing.
Darren berdiri mulai memperkenalkan diri.
Darren: Hallo semua,(tersenyum tampan) perkenalkan nama saya Darren Edden, kelas X-1.
salam kenal(menunduk kilas)
Karren berdiri dan memperkenalkan diri.
Karren: Hai teman teman(tersenyum cantik)
Saya Karren Edden, kelas X-2.
Salam kenal semua(menunduk kilas)
"kalian kembar??"
Darren :ya, kami kembar
"siapa kakak,siapa adik?"
Karren: aku adik dan ini(merangkul Darren) kakak.
(tersenyum)
"wah,keren"
Semua mendapat giliran perkenalan diri.
" baik,kalian boleh istirahat untuk makan.
Kalian juga bisa saling mengenal dengan teman kalian masing masing"
(senior pergi meninggalaknmurid baru)
"baik"
(jawab semua murid orientasi)
Darren dan Karren makan bersama.
Mereka membawa bekal makanan mereka,mereka membawa bekal salad sayur.
Senior di depan gerbang tadi pagi lagi lagi mengacau.
mereka bermain bola disekitar murid baru yang sedang istirahat.
Mereka saling mengoper bola.
Dan tak disangka,mereka menedang keras bola ke arah wajah Darren dan Karren.
Semua anak kaget,mola meluncur kearah Darren dan Karren.
Dengan santai Darren berdiri dan mengoper bola kembali ke arah mereka para senior yang jail itu.
Bola mengenai kepala salah satu senior.
Semua teman temannya bersorak ramai.
"wah hebat"
"keren"
para senior tidak terima dan mendekari Darren.
Kerah baju Derren di cengkram kuat.
Karren mengambil batu kecil di sampingnya dan menyentilnya dengan jari telunjuk ke arah tangan si senior.
"auh"
si senior melepas cengkramannya dan mengibas ibaskan tangannya. kesakitan.
Darren menatap tajam para senior dan kembali ke tempatnya.
Senior lain datang menghampiri Darren dan Karren.
mereka meminta pertanggung jawaban atas dua teman mereka yang terluka.
"kalian dua bocah nakal,bagaimana kalian mau bertanggung jawab pada dua teman kami?"
Karren: bukan salah kami, kenapa kami yang harus bertanggung jawab??
"kau gadis tengik, berani kurang ajar pada senior??"
Karren: oh ya,aku tidak merasa kurang ajar.
Darren: kalian dulu yang berulah,jangan salahkan kami.
Kami hanya membela diri saja.
Para senior pemandu orientasi datang.
dan mendekati Karren dan Darren.
"ada apa ini??"
"itu senior, senior senior itu membuat maslah untuk si kembar"
"iya benar,kami melihatnya,mereka menendang moba ke arah wajah si kembar"
" benar itu Darren ,Karren"
Darren,Karren: iya, kami hanya membela diri(kompak)
"sudah sudah, kalian anak anak kelas berapa??
Ayo kita ke ruang guru."
Senior pemandu menggiring senior senior jail ke ruang guru.
Darren dan Karren kembali makan salad dengan lahap.
Darren dan Karren juga sesekali berbincang dengan teman baru.
Siang hari..
Darren mengajak Karren ke kedai ramen.
Darren memsan 2 porsi ramen 1 porsi ramen biasa, dan 1 porsi ramen jumbo.
Karren: ah, akhirnya makan ramen juga\(senang\)
Darren: \(mengeluarkan ponselnya\)
Hallo??
" Kalian dimana?"
Darrren: kami masih makan siang.
Selesai makan kami akan langsung datang ketua.
"hmmm"\(menutup panggilan\)
Darren menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku.
Karren: ketua??
Darren: ya.
Karren: Kau kenapa?? sakit??
Darren: Aku teringat papi, kenapa papi tidak pernah kembali? apa benar papi sudah tiada? Aku rasa papi bersembunyi.
Karren: ya kalaupun papi bersembunyi,itu semua pasti alasannya kan?? aku percaya dengan papi.
Apapun yang terjadi papilah yang terbaik\(tersenyum\)
Meski banyak yang bilang papi tiada, aku tidak yakin akan hal itu.
Aku yakin jika papi masih hidup
Darren: ya,aku juga Kao.
Ramen mereka datang,Darren memberikan porsi jumbo untuk Karren dan porsi biasa untuknya.
Karen terlihat sangat senang.
Karren: Selamat makan..
Darren: selamat makan..
♡♡♡♡
MARKAS BESAR.
Karren dan Darren sudah berganti pakaian dan memakai topeng.
Mereka memasuki markas dan melewati penjagaan.
Mereka mengakses telapak tangan mereka masing masing dan masuk ke dalam ruang rahasia.
Darren dan Karren bertemu dengan ketua mereka bernama Alexander.
Alex: kalian sudah datang.
Darren,Karren: ya paman.\(melepas topeng\)
Alex: baik,langsung saja,ini misi kalian.
Alex menekan remote ditangan dan gambar muncul di layar.
Alex: ini adalah Dominic Willy.
Usia,38 tahun.
Orang besar dari Inggris,akhir akhir ini dia melakukan pelelangan ilegal.
barang barang yang dilelang adalah barang barang dari pasar gelap yang dicuri oleh pemerintah.
dan misi kalain adalah membawa kembali satu barang berharga.
Alex menekan kembali remote dan muncul sebuah gambar mutiara hitam.
Darren: Mutiara??
Karren: Mutiara hitam??
Alex: ya benar, Aku akan ke pelelangan untuk transaksi penawaran.
karena harga mutiara ini mahal,maka aku yakin akan di lelang dinpaling akhir.
Kalian beraksilah,malam ini jam 8 di Hotel Wiil's.
Gunakan ini untuk akses masuk.
\(memberikan dua kartu VIP\)
Dan jangan lupa gunakan insting kalian.
oke??
Darren,Karren: siap pak!! \(kompak\)
Alex: bagus, ini misi berbahaya periksa dan gunakan perlengkapan kalian dengan baik.
Aku tidak ingin kalian terluka.
Darren: oh ya paman,siapa pemuda di samping Dominic??
Alex: itu anaknya Deric.
kalian jika bertemu hati hati.
Dia sangat licik dan cerdik.
Beberapa tahun lalu telah membunuh satu agen kita.
Karren: apa??? \(kaget\)
Alex: kau takut sayang?
Karren: tidak, kenapa harus takut. Aku rasa dia hanya bisa menyerang jarak jauh saja.
Alex: kau memang ceras nona cilik. dia memang lihai dalam menggunakan senjata.
Jadi sebisa mungkin kalian menjauhinya dulu.
Utamakan misi kita.
Darren: Baik,kami mengerti.
Paman siapkanlah pasukan pengintai di luar dan di dalam.
Alex: Tentu sayang, kalian pasti aman.
paman akan jaga kalian baik baik.
Karren: paman yang terbaik\(senang\)
Darren: baik,kami akan pulang dan bersiap.
Akan kami hubungi jika sudah sampai di lokasi.
Alex: baiklah,kalian hati hati\(tersenyum\)
Darren dan Karren kembali memakai topeng mereka dan keluar dari ruang rahasia.
Dengan cepat mereka meninggalkan markas.
Sesampainya di luar markas mereka memakai seragam mereka kembali.
Mereka mempunyai tempat tersembunyi menyimpan tas mereka.
Setelah beres mereka kembali ke rumah.
\(Selamat Membaca😉\)
novelnya bagus tapi yang kurang lagi2 susah benar buat pemeran utama wanita yang berjuang untuk dapat maaf dan kesempatan pada pemeran utama dalam pria
kebanyak novel pemeran utama pria dibuat kayak karakter bodoh ditolak dan disakiti tapi terus saja kejar pemwran utama wanita kayak tidak ada wanita lain saja