Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman baru
Setelah pingsan akibat pertarungan sebelum nya,Kaze tersadar dikamarnya.
"huh? Dimana ini?".
"tanya Kaze".
"kau dikamarmu".
"jawab Mira yang sudah berdiri disampingnya".
"Mira...".
"Kaze lalu berusaha untuk bangun ".
"huh...aku tau".
"Mira bersandar di dinding ".
"huhhh baik lah hari ini aku mengaku kalah".
"Kaze menatap tajam ke arah nya".
"huh?".
"Mira menoleh dan mengulur kan tangannya yang terkepal".
"huh! Tapi suatu hari nanti, aku akan mengalahkan mu".
"ia kemudian mengepalkan tangan nya dan melakukan tos dengan Mira".
Hal itu membuat kiko dan yoru yang melihat nya langsung terkejut.
"Kaze Chan...".
"kiko mengemut permen".
"huh ... semoga setelah ini, tidak ada lagi keributan ".
"ujar yoru ".
"wah rinka ,lihat itu ".
"Momo menunjuk ".
"iya , akhirnya semua nya damai ".
"jawab rinka".
...----------------...
Beberapa hari kemudian...
Para siswa merayakan kenaikan tingkat mereka dari junior menjadi pemula.
Mereka kemudian diberi waktu selama 1 Minggu,hal ini dimanfaatkan oleh para siswa untuk melakukan berbagai kegiatan, ada menetap dan melakukan banyak hal seperti belajar berdansa , dance , bernyanyi bahkan sebagian dari mereka pulang ke negeri asal mereka.
namun Mira tidak ingin kembali,ia lebih memilih untuk menghabiskan waktu nya untuk tetap disana .
Ia melakukan berbagai kegiatan,mulai dari mengecat dan merapikan kamarnya hingga menanam bibit buah dan sayur.
Saat sore hari ia berjalan jalan disekitar pulau untuk sekedar melihat pemandangan matahari terbenam.
namun saat ia tengah bersantai ditepi tebing untuk melihat pemandangan matahari terbena, ia tak sengaja melihat sebuah kapal yang mencurigakan tengah berlayar.
Dikapal itu terlihat jika anak buah kapal tidak diperlakukan dengan baik ,Mira yang curiga kemudian langsung mencoba melihat nya lebih dekat.
"apa itu? Seperti nya mencurigakan!".
"ujarnya sambil mengambil batu kerikil disampingnya".
dengan jahil Mira melempar kan batu ke arahnya dan ketika mereka melihat nya ia langsung mengejek nya.
"beee!!!"
"Mira mengejek ".
"kurang ajar,kejar!!!"
"mereka pun langsung mengarahkan kapal ke tepi, untuk mengejar nya.
namun bukan nya takut Mira menunggu mereka , memarkirkan kapalnya nya .
Mereka kemudian turun dari kapal dan mengepung Mira.
"tangkap dia...!!!".
"ujar salah satu dari mereka sambil menodongkan senjata".
"eh".
"dengan kemampuan bela diri yang dimilikinya,Mira mampu membuat mereka tumbang satu persatu".
"ahhh Cemen kalian ,uhh jadi kotor tanganku !!!".
"ujarnya mengejek sambil membersihkan tangannya.".
Mereka kemudian berusaha untuk kabur dari sana , namun tiba tiba Kaze datang dan membuat mereka terpental ke air dengan kekuatan anginnya.
"huh? Kaze?".
"ujarnya".
"ga usah sok kuat kau,lawan mereka tidak ngajak ngajak".
"ujar Kaze".
"iya benar, kebetulan aku sedang bosan".
"ujar yoru".
"hah ,kalian yang terlambat ".
"jawab Mira dengan sinis".
"huh yasudah aku akan laporkan ini ke polisi kiko selamat kan mereka ".
"ujar yoru, sambil mencoba menelepon polisi ".
"baik".
"dengan cepat kiko membebaskan tawanan mereka yang berada dikapal".
"Huh syukur lah,".
"ujar Mira ".
Tak lama setelah itu polisi datang dan langsung membawa mereka serta memulangkan para tawanan ke tempat asal mereka.
"syukurlah".
"ujar kiko".
"tidak ini belum selesai,aku yakin mereka punya banyak anak buah selain mereka".
"ujar Mira ".
"iya... Kau benar aku sudah melihat mereka beberapa kali melintas didekat pulau ini".
"ujar Kaze".
"Simbol dikapal mereka agak aneh, sudah beberapa kali aku melihat kapal dengan simbol yang sama yaitu simbol malaikat hitam".
"ujarnya".
"ini tidak bisa dibiarkan ".
"Mira merasa khawatir ".
"hum kurasa kita harus menyelidiki nya".
"ujar Kaze ".
"tapi jika kita tidak berhati hati dan menyiapkan strategi yang bagus maka akibatnya fatal".
"yoru menambah kan".
"hummm hei hei lihat ini,aku menemukan sesuatu yang tadi terjatuh dari saku mereka ".
"ujar kiko ".
"apa?".
"mereka langsung penasaran dan mendekati Kiko".
sebuah kertas yang berisi promosi liburan murah ke pulau yang indah.
"humphmm... Ini mencurigakan,apa jangan jangan mereka memancing korban nya dengan ini?".
"tanya Kaze".
"bisa jadi, untuk itu kita harus menyelidiki nya".
"jawab Mira".
"liburan ke Pulau dengan harga murah dan fasilitas lengkap ,ini mencurigakan ".
"ujar nya".
"kalau begitu kita akan kesana,".
"ujar Mira dengan penuh semangat ".
"huh,aku setuju saja aku ikut!"
"ujar Kaze".
"aku juga ".
"ujar yoru dan kiko".
"heh ,ga ngajak nieh".
"rinka tiba tiba muncul ".
"dicari cari tidak ada ternyata disini ".
"ujar Momo".
"heh kalian telat,sorotannya sudah selesai ".
"ujar your".
"huh tidak apa apa,tapi izinkan kami untuk ikut".
"ujar rinka".
"terserah tapi yang pasti,kita harus mendapatkan izin dari nyonya elara jika tidak ingin kena masalah".
"ujar Mira ".
...----------------...
Mereka kemudian kembali dan meminta izin kepada nyonya elara.
"jadi kalian ingin mencoba untuk menyelidiki nya? Apa kalian yakin? itu sangat berbahaya dan beresiko".
"tanya nya".
"ya kami yakin".
""jawab mereka secara serentak".
"kalau begitu,kalian sebaiknya izin dulu ke orang tua masing masing agar mereka tidak khawatir ".
"ujarnya".
"huh baiklah ".
"mereka menjawab serentak ".
Mereka kemudian meminta izin ke orang tua mereka masing-masing meskipun awalnya ragu mereka kemudian mengizinkan nya.
Dan masing masing dari mereka dibekali senjata oleh orang tua mereka masing-masing.