Long Chen adalah dewa agung yg menguasai alam dewa, ia yg ingin naik ke alam abadi.
akan tetapi disaat ingin menembus ranah abadi, sang murid dan kekasihnya bahkan orang yang dianggap keluarga nya pun menggagalkan rencananya untuk menembus abadi.
akibatnya dari itu dia terluka parah hingga meredian nya hancur.
Long Chen marah besar dan menggunakan artefak kuno untuk reinkarnasi.
entah sial atau tidak, Long Chen mendapati tubuh suci dialam fana, tetapi meredian nya hancur oleh musuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 3R 1CK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Su Dieng Terluka Parah
Melihat kekuatan Su Dieng mereka terkejut, menurut informasi yang mereka dapat dari wakil ketua sekte awan terbang, Su Dieng hanya berada di alam roh menengah.
“apa kita bisa membunuh nya?” Tanya iblis darah kepada 4 orang yang ikut dengan nya.
“lebih baik kita serang bersama” jawab nya.
Seeraanng
Booommmm
“apa kalian pikir dengan menyerang ku bersama bisa membuat ku kalah?” ucap Su Dieng sambil membalas menyerang
Sriinggg.....
Trangggg..
“jangan sombong kau Su Dieng” ucap iblis darah dan meminum pil darah.
Melihat hal tersebut Su Dieng semakin marah.
“ternyata benar kau, pengkhianat Tang An kaisar yang berkolusi dengan iblis”
“karena kau sudah mengetahui nya, lebih baik kau mati” ucap kaisar Tang An
“kalian pakai saja pil darah itu, serang gelombang darah” tambah nya
Booommmm..
Bughhh.... Bughhh...
Karena serangan gabungan tersebut, ketua Su terdorong cukup jauh hingga beberapa pohon pun tumbang.
Uughhuukkk
“sial,, pedang langit,,langit membara” ucap Su Dieng mengeluarkan pedang nya dari dalam cincin
Boommm
Duarrrr
Argggg
“lengan ku , biadab kau kakek tua” ucap salah satu dari mereka yg kehilangan lengan nya dan topeng nya hancur
“ternyata dugaan ku benar, patriak klan Shang, Shang Mo dan disebelah mu pasti patriak klan Jia, Jia Sen?” ucap ketua Su
Hahahahhaha
“karena kau sudah mengetahui nya, lebih baik serahkan nyawa mu, dan tubuh mu akan aku kubur dengan layak” jawab patriak Jia
“tidak semudah itu fergusoo” balas patriak Su sambil menyerang
Boooommmm
Traang trraannngg
Pertempuran mereka hingga dua hari dua malam, serangan demi serangan terus dilakukan. Walaupun Su Dieng sendiri dan mereka berlima, Su Dieng tidak mau menyerah.
Luka ditubuh nya pun makin banyak.
Slaaassshh
Duughhh
Guuaaakhhh
Belum sempat berdiri, dari arah samping Tang An tanpa ragu menebas tangan kanan nya yang tersisa.
Slaaaasssshhh
“hahhaha patriak sekte, apa ada kata kata terakhir yang ingin kau ucapkan” Tanya Tang An sambil mengatur nafas nya
“tuan maafkan aku, aku telah gagal menjaga anak mu” ucap Su Dieng mengadah kearah langit dan diiringi derai air mata.
Setelah mengatakan itu, Su Dieng menutup mata nya dan pasrah, mendengar apa yang diucap Su Dieng, mereka pun merasakan hal buruk akan terjadi.
Saat Tang An ingin membunuhnya, kekuatan yang sangat besar datang dari arah langiit.
Boooommm
Boommmm
Ddduuuuarrrr
Bughhh bughhh bughhh
Guaaaghhh
Mereka semua pun terbaring ditanah dua diantara nya mati menyisakan Tang An, Shang Mo dan Jia Sen yang mengalami luka yang sangat parah.
Tak menunggu waktu lama, sosok tersebut membawa Su Dieng yang sudah tak berdaya, setelah diberi pil dengan sisa kesadaran nya, Su Dieng melihat sekilas akhirnya dia pun pingsan.
Beberapa jam berlalu ketiganya pun bangun dari pingsan nya.
Mereka pun meminum pil penyembuh.
"Apa kalian lihat siapa yang menolong nya?" tanya kaisar Tang
"aku tidak begitu jelas melihat sosok tersebut"
"aku juga" jawab keduanya
"sial... Sial.. Apa mungkin dialah sosok yang di hutan kematian?" gumam kaisar Tang
"kalian berdua, laporkan kejadian tersebut kepada tuan, Su Dieng tidak mati, ada sosok kuat yang membantu nya" ucap kaisar Tang
"baik kaisar" ucap bersamaan
"aku akan melakukan kultivasi tertutup, kemungkinan sangat lama untuk menyembuhkan luka ini" tambah nya dan kaisar pun terbang pergi kearah istana.