NovelToon NovelToon
Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Sistem
Popularitas:23k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

AK 47, senjata laras panjang yang kini diarahkannya pada leher suaminya.

"Tambah satu wanita lagi, bangunlah Harem hingga kamu kenyang oleh darah." Sebuah sindiran dari wanita yang tersenyum menyeringai.

Dirinya bereinkarnasi sebagai istri jahat dalam novel pria bertema sistem dan kiamat. Dengan ending kematian tragis.

Sedangkan suaminya hidup bahagia dengan 9 wanita cantik di haremnya.

Berusaha bersikap baik, tidak seperti dalam alur cerita novel. Berharap suaminya tidak akan membangun harem seperti dalam cerita novel.

Tapi tetap saja susu besar membuat pria ini tertarik, paha mulus menggetarkan hatinya.

Daripada menunggu kematian, lebih baik, dirinya menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan suaminya.

Dalam dunia kiamat diantara hidup dan mati, dimana makanan adalah lebih berharga daripada emas. Hukum tidak berlaku lagi.

Dunia dimana dirinya dapat membantai pria ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

"Aku akan ikut...aaagh!" Kelvin berusaha untuk bangkit. Tapi sialnya dirinya kembali terjatuh, mengingat lukanya akibat serangan petir lumayan parah.

"Tuan Kelvin masih sakit, tidak bisa ikut keluar dengan Nona Sarah. Jadi sebaiknya rawat lukamu, tinggal di tempat ini dengan dijaga oleh ketiga wanita cantik ini. Daripada Nona Sarah keluar seorang diri, aku akan menemaninya menikmati angin di luar sana." Kalimat yang sungguh pelan dan dibuat-buat, pemuda yang selalu berada di samping Sarah, serta melekat padanya.

"Apa yang diucapkan oleh Ren benar, kamu masih sakit, diam di sini hingga sembuh. Lagi pula jika keluar kamu akan menjadi beban." Sarah mengangkat sebelah alisnya, telah lengkap membawa persenjataan dan peluru.

Kelvin mengepalkan tangannya, dirinya bukanlah beban. Pemuda yang membuka jendela sistem, poinnya benar-benar tersisa nol. Jika ingin mengumpulkan poin, maka harus menjalankan misi, jika ingin menjalankan misi, harus sembuh terlebih dahulu.

Tapi.

Dengan semangat juang, pemuda itu bangkit. Lebih tepatnya berusaha untuk bangkit dari tempat tidurnya.

"Kelvin!" teriak Sofia memeganginya, merasa benar-benar cemas.

Sedangkan Sarah hanya mengangkat sebelah alisnya. Inilah kekuatan protagonis pria, benar-benar tidak dapat dianggap remeh. Sudah kalah pun, masih bisa bangkit setelah dioperasi.

"Aku harus tetap keluar dari bunker, jika ingin sembuh." Itulah kalimat yang dikatakan oleh Kelvin, mengingat poin bisa ditukarkan dengan penyembuhan, jika bisa menyelesaikan misi yang diberikan oleh sistem, berjalan di papah oleh Sofia.

Melirik ke arah Sarah dan Ren, mungkin ingin tampil keren di hadapan Sarah. Atau ingin meremehkan Ren?

"Kenapa dia memaksakan diri sampai seperti itu?" tanya Ren tidak mengerti.

"Harga diri orang itu terlalu tinggi. Tidak usah dipikirkan, sekarang kita fokus untuk berburu. Jika bertemu dengan monster yang terkena pengaruh radiasi, rubah menjadi wujud aslinya dengan menetralkan radiasinya. Siapa tahu itu ayam atau sapi." Kalimat yang diucapkan Sarah pada Ren.

"Siap nona...!" kalimat yang diucapkan Ren memberi hormat, bagaikan seorang prajurit.

Pemuda yang mengikuti langkah Sarah, ditemani oleh kucing kecilnya.

Ini adalah siang hari, tapi di dunia kiamat ini, sama sekali tidak ada istilah siang hari. Ketika siang, malah terlihat seperti pagi buta, atau menjelang sore. Ini karena sinar matahari masih tertutup oleh abu vulkanik, yang menutupi atmosfer.

Jangan berharap dapat memijak rumput di tempat ini, hampir semua tanaman mati, akibat bom nuklir, ataupun akibat tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Hingga, jalanan terbagi menjadi dua cabang.

"Kita ke kanan..." perintah Kelvin pada mereka.

"Kalau begitu aku dan Ren akan ke kiri." Sarah tersenyum tanpa rasa bersalah.

"Lebih baik bergabung menjadi satu tim, jika terjadi sesuatu aku bisa menyelamatkanmu." Kelvin meyakinkan, pria yang sejatinya hanya ingin mengambil keuntungan. Sarah memiliki kemampuan untuk bertarung, jika bergabung dengannya, kemudian dirinya menjalankan misi dari sistem. Kemungkinan untuk mengumpulkan poin lebih besar.

"Menyelamatkanku?" tanya Sarah tertawa kecil."Kamu saja masih di papah, saat berjalan."

"Nona Sarah bukannya tidak mau bersama dengan Tuan Kelvin. Tapi keadaan Tuan Kelvin saat ini memang sangat tidak memungkinkan. Mungkin lain kali saja, saat tuan Kelvin sudah sembuh nanti. Biar aku yang saling menjaga dengan Nona Sarah..." kalimat dari Ren pelan, menggenggam jemari tangan Sarah.

Membuat ada yang terbakar tapi bukan api, ada yang mendidih tapi bukan air, ada yang tertusuk tapi bukan daging. Kelvin mencoba menstabilkan emosinya.

"Jika kita berangkat bersama, setidaknya kemungkinan untuk selamat bersama lebih besar." Ucapnya berusaha keras untuk tersenyum.

"Aku sama sekali tidak tertarik..." Sarah mengedipkan sebelah matanya, kemudian melangkah menuju jalur kiri bersama Ren.

Sedangkan Kelvin, harga dirinya tidak mengizinkan untuk mengikuti Sarah. Pada akhirnya dia berjalan menuju jalur kanan, bersama dengan Sofia, Rina, dan Ayu.

***

"Miau... Tuan kenapa kita harus mengikuti orang ini? Dia hanya seorang manusia lemah. Apa jangan-jangan..." Sang kucing yang berada di pundak Ren, berbisik pada majikannya, yang tengah melangkah mengikuti Sarah. Wajahnya terlihat tersipu menahan tawanya, sudah pasti kucing ini berpikiran majikannya menyukai manusia ini.

"Tutup mulutmu! Aku mengikutinya bukan karena itu. Memutuskan untuk melenyapkan umat manusia, semuanya memerlukan pertimbangan yang matang. Aku mengikuti kelompok sebelumnya, kelaparan tidak mendapatkan makanan, mereka bahkan mengorbankanku hanya untuk keselamatannya sendiri. Semula aku berpikir, lebih baik membunuh semua manusia. Tapi... mungkin orang ini sedikit berbeda." Kalimat yang diucapkan Ren kepada kucingnya.

"Oh... Aku kira kamu jatuh cinta padanya. Mungkin saja makhluk berhati dingin sepertimu hatinya luluh." Sang kucing menatap sinis, tersenyum mengejek.

Sebuah pembicaraan yang tidak didengar oleh Sarah.

Tapi.

Ren tersenyum, mengambil kucing di bahunya, kemudian dilemparkannya dengan kencang.

"Miau!" teriak sang kucing, terlempar melayang ke dalam kegelapan entah jatuh di mana.

Seketika Sarah melirik ke arah belakang."Kucingmu di mana? Tadi aku mendengar suaranya." Tanya Sarah padanya.

Ren hanya menghela napas."Mau bagaimana lagi, sebagai majikannya aku terlalu lemah. Mungkin kucingku pergi mencari majikan lain. Atau berkeliling mencari betina." Itulah jawaban dari pria yang tidak berdaya.

Sarah hanya dapat menatap penuh rasa iba pada orang ini. Seorang pria tanpa rasa kepercayaan diri sama sekali, tanpa kekuatan, begitu lembek dan lemah. Bertahan setahun saja di dunia kiamat ini sudah merupakan suatu keajaiban bagi Ren.

"Mulai sekarang kamu hanya harus mengikutiku. Biar aku yang menjagamu." Kalimat tegas dari Sarah, tidak tega melihat orang ini.

Tapi reaksinya... tiba-tiba Ren memeluknya, kemudian berucap."Memang hanya Sarah yang paling baik padaku. Mulai dari sekarang lindungi aku ya..." pinta pria itu dengan mata berkaca-kaca.

Sedangkan Sarah hanya dapat menatap jenuh. Tapi terkadang, ada orang yang bergantung padanya, juga merupakan hal yang menyenangkan.

Krak!

Suara ranting diinjak terdengar, Sarah melepaskan pelukan Ren."Cepat bersembunyi!" Perintahnya, entah itu manusia atau monster. Dirinya harus tetap berhati-hati.

Matanya melirik ke arah Ren yang bersembunyi di bawah pepohonan mengering. Sedangkan dirinya bersembunyi di bawah tanah yang sedikit menjorok.

Bersiap-siap, memasukkan peluru ke dalam senapan kecil jarak dekat. Rasa takut ada dalam benaknya, jantungnya berdegup cepat setiap kejadian seperti ini dialami olehnya.

Ini sudah terbiasa dalam setahun ini, hidup di dunia setelah kiamat.

Seseorang terlihat pada akhirnya, gadis kecil yang tengah menangis. Sarah sejenak menghela napas lega, hendak keluar mendekati gadis kecil itu.

"Eemmmmmgggghhh....mama!" anak perempuan yang terlihat menangis terisak.

Tapi kala hendak mendekat.

"Sarah!" Ren mendorongnya ke samping, sesuatu yang tajam, terlihat menggores bagian lengan pakaian Ren.

Mereka berdua terjatuh di atas tanah.

"Jangan mendekati benda itu, itu monster..." Ucap Ren, memegangi bagian lengannya sendiri yang terluka.

Dan benar saja, anak yang semula menangis, jika diperhatikan baik-baik, tubuhnya telah membiru mengeluarkan bau membusuk.

Pada akhirnya sosok itu terlihat, koloni laba-laba yang mengendalikan sang anak menggunakan benangnya.

1
yesi yuniar
miau... saat kau dilempar itu artinya komenmu ngena dihati ren 😆
yesi yuniar
sarah terlalu gengsi aedangkan ren kurang peka dgn perasaannya
Lidiya Sari
seru cerita nya kata2 nya bikin 🤣🤣🤣
Sulati Cus
🤣sarah berkata " dikira q kucing di ksh sekaleng sarden langsung meneong🤣" tak semudah itu ferquzo🤣
Biyan Narendra
Nyesel ga tuh Kelvin
Biyan Narendra
Nah ini baru bener..
Hayu Miau...terus provokasi Ren biar panas
Biyan Narendra
Meleng dikit..
up nya udah ada aja nih,thor.
Biyan Narendra
Sarah betina keren lho,Miau..
Kamu kalau menilai suka sesukamu aja sih,Miau
Lempar nih...
Inah Ilham
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
nur
sarah jg gk bkalan mau lg sma km vin
nayla tsaqif
Bayangin miau di lempar ke langit sampai hilang berubah jd bintang kecil berbunyi,, cliiiinngggg... 😄
vj'z tri
jangan cem macem kau /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
wes ancang ancang terbang miaw/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ufiyyyy
miaow brmulut netijen🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
wokeh miau miau seperti kamu ada kawan mengkompori /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
telat vin2.. gak mungkin sarah mo balikan sama cowok yg punya istri byk
Nur Wahyuni
jangan terlalu percaya diri ren.. klo sarah mati kamu mesti bakalan nangis darah😄😄😄
vj'z tri
gak boleh lah ..... /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
miau miau memang pengamat yg hebat😁😁
yesi yuniar
hati2 miau kalau komen 😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!