NovelToon NovelToon
System Penyihir Terhebat

System Penyihir Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Sistem / Fantasi Isekai
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: MR. IRA

Aarav Elias Kayler terbangun di sebuah dunia yang tak dikenal, tanpa ingatan apapun tentang dirinya. Semua yang dia tahu adalah bahwa dunia ini dipenuhi dengan sihir, dan dia merasa seolah-olah ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Ketika mencoba menggunakan sihir, tak ada hasil yang muncul, membuatnya merasa terjebak dalam kebingungannya.
Namun, tak lama setelahnya, Aarav menemukan sebuah rumah tua yang misterius, yang mengarah pada sebuah kejadian tak terduga yang mengubah segalanya. Di dunia yang penuh dengan rahasia dan kekuatan yang belum ia pahami, Aarav harus menghadapi takdir yang tersembunyi di balik masa lalunya yang terlupakan.
Dengan tekad untuk menguasai dunia sihir dan meraih kekuatan yang selama ini hilang, Aarav harus menavigasi sebuah dunia yang penuh dengan bahaya, misteri, dan konflik. Apakah dia akan menemukan jalan menuju kekuasaannya, atau justru terjerumus dalam kekuatan yang tak dapat ia kendalikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MR. IRA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: System Telah Muncul

Sementara Nuril terlelap karena kelelahan, di ruangan yang berbeda Aarav tengah bergulat dengan mimpinya yang aneh.

"System Actifed, welcome to system Aarav Elias Kayler!!" suara, seperti suara AI.

Di dalam alam bawah sadar ini, Aarav terlihat berdiri mematung menggunakan di tengah-tengah padang rumput.

Wajahnya gelisah, "Suara apa itu tadi?!" tanya Aarav yang kebingungan.

Tiba-tiba, sebuah hologram halaman tatap muka muncul di depan Aarav. Aarav yang melihatnya langsung terkaget-kaget dengan apa yang dilihatnya.

"Apa ini?!" tanya Aarav yang kebingungan.

"Pilih kekuatanmu tuan Aarav, kekuatan menggunakan sihir tanpa mantra ucapan, memanipulasi ruang dan waktu tanpa batasan apapun, memanipulasi waktu!!" tulisan yang ada di tab tatap muka.

Aarav masih terkejut, tapi dia mulai memberanikan diri untuk mencobanya, dia lalu menekan salah satu dari pilihan itu. Jari telunjuknya dengan gampang menekan "Menggunakan kekuatan sihir tanpa mantra ucapan"

"Kekuatan dikunci, selamat atas kekuatan yang tuan pilih!!" suara yang lagi-lagi muncul entah dari mana sumbernya.

Aarav masih kebingungan dengan semuanya, "Apa? Apa semua ini?!" tanya Aarav.

"Tuan sudah diberikan kekuatan system untuk jadi yang terkuat, tapi. System akan terus mengawasi, jika ada kesalahan pemakaian yang tidak sesuai prosedur. Maka system akan langsung dinonaktifkan!!" suara AI yang lagi-lagi muncul.

"Hah? System? Kekuatan? Terkuat?!" tanya Aarav yang sangat kebingungan dengan semua ini.

Lingkungan Aarav yang tadinya adalah padang rumput yang luas tiba-tiba berpindah ke sebuah arena pertarungan.

"APA SEMUA INI?!" teriak Aarav yang sangat kebingungan.

Lalu sebuah layar tatap muka kembali muncul di depan Aarav, layar itu kembali dengan berwarna biru.

"Aarav Elias Kayler, umur 23 tahun, status saat ini adalah penyihir tingkat S dan berpotensi menjadi SSS. Statistik utama, kekuatan sihir sebesar 100℅, kecerdasan intelektual sebesar 69℅, kecerdasan bertarung sebesar 92℅, stamina sebesar 76℅, kecepatan bergerak sebesar 82℅, fisik sebesar 78℅!!" tulisan yang tertulis di layar tatap muka itu.

Aarav menelan ludahnya sendiri. Matanya melebar saat melihat statistik tentang dirinya sendiri itu, "System, jelaskan lagi apa semua ini!!" ucap Aarav, yang secara jelas pertama kali memerintah system.

Suara AI tiba-tiba terdengar dan langsung menggema di seluruh arena, "System, adalah sebuah kecerdasan buatan yang membantu seseorang untuk level-up, atau meningkatkan kemampuan mereka. Tapi, system juga memiliki prosedur tertulisnya tentang cara pakai, dan lain-lain. System yang kali ini dipakai oleh tuan Aarav adalah system generasi ketiga. Atau system generasi terakhir dengan banyak sekali perbaikan dan peningkatan dari generasi-generasi sebelumnya!!"

Aarav mencoba menelaah semua Informasi yang baru ia dapatkan, "Generasi ketiga? Lalu, siapa orang yang memakai dua generasi system sebelumnya?!" tanya Aarav.

Secara tiba-tiba langit di atas arena berubah menjadi merah dalam sekejap, lalu kembali lagi ke warna sebelumnya saat suara AI mulai muncul, "Kesalahan prosedur, kesalahan prosedur!!" ucap AI.

Aarav melihat sekelilingnya, dia kebingungan dengan langit merah dan juga suara AI itu. Lalu, secara tiba-tiba dia jatuh pingsan tanpa alasan yang jelas.

"AHHH!!!" teriak Aarav.

Aarav terduduk di tempat tidurnya, seluruh tubuhnya basah akan keringat, jantungnya berdebar, dan saat dia bangun. Matanya bersinar selama satu detik lalu menghilang sinarnya.

Napas Aarav masih memburu, "Apa? Apa semua itu? Apa mimpi itu benar?!" tanya Aarav yang sangat kebingungan.

Dia lalu menampar wajahnya dengan cukup keras, "Aduh... Ini nyata, jadi tadi mimpi belaka?!" gumam Aarav.

Dia bangkit dari tempat tidurnya, pakaian sederhananya sedikit basah kuyup karena keringat yang berlebihan. Aarav berdiri di depan pintu, matanya melirik ke tangan kanannya, lalu dia coba mengangkat tangan kanannya. Dan anehnya, saat dia mengangkat tangan kanannya tiba-tiba pintu yang ada di depannya terbuka dengan sendirinya.

Mata Aarav sedikit melebar, "Ini artinya, semua di mimpi itu benar? Dan aku bangun karena tadi, kesalahan prosedur tadi?!" gumamnya.

Di waktu yang bersamaan, ibu Nuril tiba-tiba lewat. Dia lalu berhenti sejenak saat melihat Aarav yang berdiri di diam di dalam kamarnya tepat di depan pintu.

"Tuan? Ada apa? Apa tuan lapar?!" tanya ibu Nuril.

Aarav langsung memandang ke ibu Nuril, "Ah, jangan panggil tuan. Panggil saja namaku!!" ucap Aarav.

Ibu Nuril tersenyum lembut, "Seperti biasa ya, tuan!!" ucap ibu Nuril lalu pergi dan kembali masuk ke dalam kamarnya sendiri.

Aarav menutup pintu kamarnya, dia mencoba mempelajari kekuatannya, "Jika dengan tangan bisa, gimana kalau tanpa gerakan tangan?!" seru Aarav yang ingin langsung mencobanya.

Mata Aarav menyorot ke sebuah gelas yang ada di meja samping tempat tidurnya, dan benar saja. Gelas itu melayang bebas di udara, dan saat Aarav berpikir menaruhnya di tempat yang sama, gelas itu kembali turun dan diam seperti semula di tempatnya tadi.

Aarav terdiam, pikirannya kemana-mana, "Astaga, ini..... Ini mustahil!!!" seru Aarav lirih karena takut membangunkan orang rumah.

"Tidak ada yang mustahil dengan system," suara AI yang kembali terdengar, tapi sekarang terdengar di dalam kepala Aarav bukan di luar.

Aarav mencari-cari sumber suara, dia lagi-lagi terkejut dengan suara AI yang tiba-tiba muncul, "Suara ini lagi, sebenarnya system itu ada di alam bawah sadarku atau apa?!" seru Aarav lirih.

"System secara keseluruhan berada di alam bawah sadar penggunananya, namun dalam beberapa kesempatan. System akan keluar dari alam bawah sadar penggunanya!!" suara AI yang kembali menjelaskan tentang system.

Sekarang, Aarav mulai sedikit memahami apa itu system yang ada di dalam dirinya. Namun tetep saja, dia masih bingung tentang munculnya system yang tiba-tiba, dan juga tentang kesalahan prosedur di alam bawah sadarnya tadi.

"Okey... Sekarang masih malam, aku coba tidur terlebih dahulu. Lalu lanjutkan di pagi hari nanti!!" seru Aarav yang menenangkan dirinya sendiri.

Aarav mencoba untuk kembali tidur, beruntung kali ini dia dapat tertidur dan tidak kembali ke dunia system lagi.

Bersambung...

1
Anjar Sutrisno
mantap bre.. lanjut.. 👍 mampir punyaku juga ya..
IRAWAN: siap breee👍👍
total 1 replies
IRAWAN
Kasih pendapat juga dongg, jangan cuman baca🗿
IRAWAN
Hai semuaaaa, jangan lupa likenya yahhhh🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!