NovelToon NovelToon
HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Mafia / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .

Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .


Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰

Happy Reading 📖
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Pembalap

.

.

setelah memakan spageti nya Crsytal menatap Amber

" kenapa Crystal menatap Oma seperti itu. ? " tanya Amber dengan wajah bingung nya

" wajah Oma milip kakak cantik " jawab Crystal

Deg

Amber menegang mendengar ucapan dari cucu nya itu , bagaimana bisa Crystal mengatakan jika wajah nya dengan wajah seorang wanita yang selalu bocah kecil itu sebut mirip dengan nya .

" Cly celius Oma .... Tapi kakak cantik itu pelci muda nya cedangkan Oma pelci tua nya " ucap Crystal dengan jujur

Amber sadar dari lamunannya saat ia mendengar Crystal mengatakan jika dirinya tua

" Oma belum terlalu tua kok " ucap Amber dengan cepat seraya memegangi wajah nya yang sedikit berkeriput itu karena di makan oleh usia.

" tapi cudah ada keliput nya itu tandanya Oma cudah tua " ucap Crystal menunjuk keriput yang ada di wajah Amber

" gak lah .... Oma dua kali satu Minggu perawatan jadi Oma gak tua tua amat " ucap Amber tidak ingin di katakan tua oleh Crystal

" cudah lah .... Cly malas beldebat , Cly mau makan apel aja " ucap Crystal seraya ia memakan apel yang sudah di kupas oleh Amber

Sedangkan Amber ia segera mengambil ponsel nya dan bercermin di ponsel nya dengan cepat .

" gak kok aku gak tua tua amat " gumam Amber tetapi masih di dengar oleh Crystal

Crystal memutar bola matanya mendengar apa yang dikatakan oleh Oma nya itu " nenek nenek catu ini gak mau di bilang tua .... Helang Cly " ucap Crystal dalam hati nya .

tetapi tiba-tiba ponsel Amber bergetar dan itu panggilan masuk dari Delvin suami nya , dan Amber segera menjawab nya.

" ya ada apa. ? " tanya Amber saat panggilan sudah tersambung

" kau dimana. ? " tanya Delvin diseberang sana dengan suara serak nya

" di rumah Matteo ... Kenapa suara mu seperti itu apa terjadi sesuatu kepadamu " tanya Amber ia sangat yakin jika saat ini Delvin. tidak lah baik - baik saja terdengar dari suara pria itu .

" pulang lah aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu " setelah nya panggilan telepon pun terputus

Amber menghela napas nya dengan kasar , setelah nya ia kembali memasukkan ponsel nya kedalam tas mahalnya .

" Crystal Oma pulang dulu ya .... Soalnya opa sudah di rumah dan mencari Oma " ucap Amber kepada Crystal yang sedang serius memakan apel nya

" Cly ikut " ucap Crystal seraya beranjak turun dari kursi nya.

" ikut ... kau serius " tanya Amber , karena setiap kali Crystal ikut ke Mansion utama dan tak lama bocah kecil itu meminta pulang bahkan ia akan menangis jika tidak segera di antar pulang .

Crystal menganggukkan kepalanya seraya menatap Amber dengan mata bulat nya " Cly celius " ucap Crystal

" hhhmmm baiklah tapi Crystal harus janji kepada Oma jangan menangis dan meminta pulang tunggu papi nya datang menjemput " ucap Amber

Crystal menganggukkan kepalanya dengan polos " ya Cly mengelti Oma " ucap Crystal

Setelah nya kedua nya keluar dari Mansion Matteo dengan Crystal yang menggendong boneka hello Kitty nya . Sedangkan Amber mengirimkan pesan kepada Matteo jika ia membawa Crystal ke Mansion utama

" sopir nya kemana. ? " tanya Amber karena ia tidak melihat keberadaan sopir yang bekerja di rumah Matteo

" oh pak Jono dia mengantal bibi Cola belanja Oma " jawab Crystal karena ia melihat sopir yang bekerja di Mansion nya itu pergi bersama dengan kepala pelayan yang bernama bibi Zora.

" terus kita ke Mansion utama di antar siapa ? " tanya Amber

" jalan kaki aja Oma " jawab Crystal dengan asal

Amber membulatkan matanya mendengar apa yang di katakan oleh cucu nya itu " yang ada Oma encok baru sampai di Mansion utama " ucap Amber

Crystal diam tetapi tak lama Amber kembali berkata " biar Oma saja yang menyetir mobil nya " ucap Amber

Crystal mendongakkan kepalanya menatap Amber yang tersenyum seraya menatap mobil berwarna putih milik Matteo .

" ayo .... pasti opa sudah menunggu " ucap Amber berjalan lebih dulu menuju mobil berwarna putih yang terparkir di luar garasi mobil.

" Oma yakin .... " tanya Crystal menyusul Oma nya itu

" yakin lah .... dulu Oma ini mantan pembalap , cuman sudah pensiun aja " jawab Amber ia membuka pintu depan mobil itu dan ternyata kunci mobil itu berada di dalam mobil .

Crystal terlihat ragu karena selama ia lahir ia belum pernah melihat Oma nya itu menyetir mobil .

Amber kini sudah duduk di kursi kemudi , sedangkan Crystal ia masih terlihat ragu untuk masuk.

" kenapa berdiri disitu ayo masuk ... " ucap Amber

Dan dengan ragu Crystal masuk kedalam mobil itu dan duduk di kursi penumpang yang ada di samping kemudi .

" pakai sabuk pengaman nya " ucap Amber

Crystal menurut setelah selesai Amber segera menjalankan mobil itu .

" kan kan ... Oma bisa kan " ucap Amber saat ia sudah keluar dari pagar Mansion

Crystal hanya diam seraya ia memegang sabuk pengaman nya dengan kuat , karena Amber membawa mobil dengan cara yang berbelok belok

" ya bica tapi kenapa cala Oma cepelti ini jalan ini lulus Oma gak belok belok " ucap Crystal

" gak apa ... Yang penting mobilnya jalan " ucap Amber

Crystal menghela napasnya dengan kasar hingga kini kedua nya sudah berada di jalan raya .

cara Amber menyetir masih tetap sama sehingga membuat pengemudi yang lain nya membunyikan klakson .

Crystal bocah kecil itu sudah memejamkan matanya ia sudah pasrah dengan apa yang terjadi nanti , ia sangat menyesal karena ingin ikut bersama dengan Oma nya , andaikan ia tau jika seperti ini Crystal memilih tinggal di Mansion saja .

" CK .... Kenapa pengendara yang lain nya berisik sekali sih ... " ucap Amber karena setiap ada mobil yang berada di belakang nya pasti mobil itu membunyikan klakson nya.

" itu kalena Oma gak benal cala menyetil nya " ucap Crystal dengan mata nya yang tertutup kepalanya sudah pusing.

" siapa bilang ... Oma ini mantan pembalap ... mereka aja yang gak tau bagaimana cara menyetir mobil ala ala pembalap kelas atas " ucap Amber tidak ingin di salah kan .

Crystal tidak bisa berkata-kata lagi karena ia merasa sangat pusing.

Dan tak lama kini mereka sudah sampai di Mansion utama keluarga Johnson , Amber memarkirkan mobil sembarangan sedangkan Crystal dengan buruh-buruh ia keluar dari mobil

Hoek

Hoek

bocah kecil itu muntah gara-gara perutnya bergejolak dan kepalanya pusing karena cara Oma nya membawa mobil tidak benar.

dengan wajah panik nya Amber segera menghampiri Crystal yang sedang berjongkok seraya muntah itu.

wanita paruh baya itu memijat tengkuk leher Crystal dengan lembut " kenapa muntah apa Crystal sakit. ? " tanya Amber dengan wajah panik nya

Crystal menggelengkan kepalanya bersamaan dengan penjaga datang seraya membawa sebotol air minum untuk bocah kecil itu .

Amber meraih nya dan membuka penutup nya setelah nya ia memberikan sebotol air itu kepada Crystal .

Crystal segera meminum nya sampai setengah , Delvin datang menghampiri mereka dengan tangan nya yang di balut kain putih.

Crystal yang melihat kedatangan opa nya itu seketika langsung melengkung kan bibir nya kebawah matanya langsung berkaca - kaca bersiap akan menangis .

" HHHHUUUAAAAAA ..... OPA " Crystal menangis dengan suara cempreng nya

Amber mengerutkan alisnya sedangkan Delvin segera menghampiri bocah kecil itu yang sedang menangis , ia berjongkok di hadapan Crystal yang sedang menangis

" Hhhuuuaaa.... Opa ... Cly gak mau naik mobil kalo Oma yang nyetil ... hiks .... Hiks ... Kata Oma dia mantan pembalap tapi cala nya bawa mobil cepelti komedi putal ... Cly pucing .... hiks ....hiks ... " ucap Crystal kepada Delvin

Delvin yang mendengar itu menatap Amber dengan tatapan datar nya , sedangkan Amber ia melambaikan tangan nya kepada suami nya itu .

" jangan menangis lagi ya Princess nya opa ... nanti Opa akan bicara kepada Oma mu ok " ucap Delvin dengan lembut nya .

.

.

.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!