NovelToon NovelToon
Taktik Cantik Sang Tunangan

Taktik Cantik Sang Tunangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Pelakor jahat / CEO / Romantis / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:156
Nilai: 5
Nama Author: Nur Sabrina Rasmah

Fiora Gabriela adalah definisi nyata dari kesempurnaan. Sebagai putri tunggal dari dinasti bisnis raksasa, kecantikan dan kekuasaannya adalah mutlak. Namun, ada satu hal yang belum bisa ia taklukkan: hati Galang Dirgantara, pria dingin yang menjadi tunangannya demi aliansi bisnis keluarga mereka.
Bagi Galang, Fiora hanyalah wanita arogan yang terbiasa mendapatkan apa pun dengan uang. Ia menutup hati rapat-rapat, sampai akhirnya ia bertemu dengan Mira—seorang gadis dari kalangan bawah dengan hidup penuh kemalangan. Sosok Mira yang rapuh membangkitkan sisi protektif Galang yang belum pernah terlihat sebelumnya. Galang mulai berpaling, membiarkan rasa iba itu tumbuh menjadi cinta yang mengancam status Fiora.
Namun, Galang lupa satu hal. Fiora Gabriela bukanlah wanita yang akan menyerah begitu saja dan menangis dalam diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Sabrina Rasmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mira yang di permalukan

Galang melihat Mira berjalan tertatih ke arahnya dengan wajah yang dibuat sepucat mungkin. Di saat yang sama, Papa Dirga dan Mama Maya sudah masuk lebih dulu ke dalam kamar VIP Fiora.

"Tuan... aku mau menjenguk Nona Fiora," ucap Mira dengan suara lirih. "Aku merasa sangat berdosa kalau tidak melihat keadaannya."

Galang yang merasa iba pun mengangguk. "Baik, pergilah. Biar saya bantu," ucap Galang sembari memapah lengan Mira menuju kamar Fiora.

Papa Dirga yang berada di dalam kamar langsung mengernyitkan dahinya saat melihat Galang masuk membawa Mira. Suasana hangat keluarga itu seketika mendingin.

"Permisi... Om, Tante... saya mau menjenguk Nona Fiora," ucap Mira sambil menunduk dalam, aktingnya sangat totalitas. "Karena saya, Nona Fiora jadi begini. Saya benar-benar minta maaf."

Cihhhh! batin Fiora jijik. Ia yang sedang asyik memakan camilan buahnya merasa mual melihat sandiwara asisten tunangannya itu.

Fiora yang cerdik tidak kehilangan akal. Ia langsung melempar camilannya ke atas kasur dan berteriak histeris sambil menunjuk-nunjuk Mira.

"Hahahahha! HANTU! Ma, ada hantu! Aku takut, ada hantu masuk!" teriak Fiora dengan wajah ketakutan yang dibuat-buat, namun sangat meyakinkan bagi orang tuanya.

Fiora menunjuk tepat ke arah Mira yang berdiri di samping Galang. "Pergi! Hantu itu jelek banget! Ma, Pa, usir hantunya! Jangan biarkan dia dekat-dekat aku!"

Mira mematung dengan wajah merah padam karena malu. Ia disebut hantu di depan para konglomerat itu! Sementara itu, Mama Lian langsung berdiri dan menghadang Mira.

"Galang! Bawa keluar temanmu ini sekarang juga!" perintah Mama Lian dengan nada tinggi. "Fiora makin stres melihat kalian berdua!"

Papa Dirga hanya bisa memijat pelipisnya. "Galang, papa sudah bilang apa tadi? Bawa dia pergi sekarang!"

Galang terpaksa menarik Mira keluar dari ruangan itu dengan perasaan campur aduk. Di dalam hati, Galang mulai bertanya-tanya, kenapa Fiora hanya takut padanya dan Mira, tapi terlihat sangat normal saat berbicara dengan orang lain?

Di atas ranjang, Fiora kembali tenang dan melanjutkan makannya. 'Gimana rasanya dibilang hantu, Mira? Itu baru permulaan dari amnesia palsuku,' batin Fiora puas. ,Fiora resmi memenangkan babak pertama di rumah sakit.

Setelah melewati pemeriksaan intensif, dokter akhirnya memperbolehkan Fiora pulang. Begitu pula dengan Mira yang luka-lukanya hanya lecet ringan. Namun, pemandangan di lobi rumah sakit tetap membuat hati Fiora (yang pura-pura amnesia) merasa panas: Galang lebih memilih menuntun Mira masuk ke mobil untuk mengantarnya kembali ke apartemen, sementara Fiora pulang bersama orang tuanya.

Sesampainya di rumah, Fiora langsung mengunci pintu kamar. Begitu merasa aman, wajah "bingung dan takut"-nya langsung hilang, berganti dengan cengiran lebar penuh kemenangan. Ia segera melakukan panggilan video (VC) dengan The Circle.

"WAAHAHAHHHA! Sembuh yang lupa ingatan!" teriak Fiora meledak dalam tawa begitu wajah Jojo dan Vanya muncul di layar ponsel.

"Gila lo, Fio! Gue denger dari intel gue di RS, lo akting amnesia?" tanya Jojo sambil tertawa geli.

"Lucu banget, Gais! Tadi gue ngatain si Upik Abu itu hantu di depan Galang dan bokap-nyokapnya! Muka dia langsung merah padam kayak kepiting rebus, sumpah puas banget!" Fiora berguling-guling di kasurnya yang empuk.

"Terus Galang gimana? Dia percaya?" tanya Vanya penasaran.

"Galang? Wah, dia makin ngerasa bersalah!" jawab Fiora semangat. "Dia langsung down parah, Gais!"

"Hahaha, gila! Terus rencana selanjutnya apa?" tanya Jojo.

"Gue bakal terusin ini sampai di kantor," bisik Fiora licik. "Gue bakal bikin Galang ngerasa nggak berdaya karena tunangannya yang 'pinter' ini berubah jadi 'polos' dan benci banget sama dia. Biarin aja dia sama si 'hantu' itu dulu, nanti pas gue 'sembuh', gue bakal bikin kejutan yang lebih besar!"

Fiora tertawa bersama sahabat-sahabatnya. Baginya, amnesia palsu ini adalah senjata paling ampuh untuk menghancurkan mental Mira dan menarik perhatian Galang secara total. Amnesia palsu benar-benar menjadi panggung sandiwara terbaik bagi Fiora Gabriela.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!