NovelToon NovelToon
CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Putri Tanjung

Seorang gadis kampung yatim piatu yang terpaksa tinggal bersama pamannya di kota Jakarta karena dia ingin melanjutkan pendidikannya. Hidupnya begitu sulit karena istri dari pamannya menjadikan Naomi layaknya seorang pembantu sampai akhirnya dia diusir tanpa sepengetahuan pamannya.

Naomi terpaksa bekerja sebagai pelayan restoran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang tinggal sebatang kara di Kota Jakarta. Disaat yang sama, dia bertemu dengan seorang CEO tampan nan sombong.

Mampukah dia melanjutkan cita-citanya? Mungkinkah sang CEO jatuh cinta kepadanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Tanjung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14

Kenzo mulai melajukan mobil yang dikemudikan sendiri sebagai seorang supir dari asisten pribadinya Arif, dia sangat jengkel karena harus melihat perempuan yang sangat membuat hidupnya penasaran, malah duduk bersanding di bangku belakang dengan asistennya sendiri.

Sekali-kali terlihat Kenzo melihat dari kaca spion, bagaimana reaksi perempuan yang membuat dia penasaran setelah duduk di dalam mobilnya. Ternyata Naomi biasa saja seperti orang yang telah terbiasa duduk di dalam mobil mewah, padahal seumur hidupnya Naomi tidak pernah masuk ke dalam mobil mewah kecuali mobil yang dimiliki oleh Paman Bimo.

Arif mulai membuka obrolan dengan Naomi, dia pura-pura bertanya tentang banyak hal agar Kenzo bisa mendengarkan supaya bosnya tersebut bisa mengetahui seluk beluk tentang Naomi tanpa harus bicara.

"Kalau boleh tahu kamu berasal dari mana Naomi?" tanya Arif dengan sopan kepada perempuan yang duduk di sampingnya.

"Aku berasal dari Sumatera Barat, Pak Arif. Dan ini pertama kalinya aku ke luar dari daerah tempat tinggal, karena ini sudah terpaksa aku lakukan."

Kenzo mendengarkan dengan seksama agar tidak ada perkataan Naomi yang lewat dari telinganya tanpa dia ketahui. Arif merasa penasaran kenapa Naomi jadi terpaksa untuk pergi ke Jakarta.

"Kalau Kamu nggak keberatan, Kamu boleh kok curhat sama saya. Kalau boleh tahu kenapa Kamu merasa keberatan tinggal di Jakarta? Memangnya kamu di sini tinggal sama siapa?" tanya Arif sambil memandang wajah perempuan yang duduk di samping kirinya.

"Jika saja kedua orang tuaku masih hidup, mungkin aku tidak akan pernah datang ke kota ini. Apalagi aku tinggal di sini merasa seperti orang yang dikucilkan oleh keluarga paman ku dan ketika paman pergi kerja, aku seolah dijadikan pembantu oleh tante Linda," cerita Naomi kepada Arif sekretaris Kenzo dan tanpa dia sadari Kenzo malah mengepalkan jari tangannya, merasa kesal mendengar cerita dari Naomi.

"Maaf ya Naomi, saya tidak bermaksud untuk mengungkit luka lama mu. Mulai saat ini kita bisa berteman dan Kamu boleh minta apa saja kepada saya dan saya akan siap membantu mu kapanpun itu," janji Arif kepada Naomi dengan senyuman yang pasti tanpa ada kebohongan dari raut wajahnya.

"Terima kasih Pak Arif, Anda sangat baik kepadaku. Padahal kita baru beberapa hari kenal, kenapa anda sangat baik sekali kepadaku? Padahal kita tidak saling kenal kecuali karena Pak Arif nggak punya uang waktu itu hihihi," ujar Naomi dengan tertawa kecilnya membuat suasana dalam mobil menjadi terasa sejuk dan damai di telinga Kenzo.

"Kenapa Kamu tidak ke luar saja dari rumah pamanmu, mungkin saya bisa membantumu untuk mendapatkan pekerjaan lewat bos saya Kenzo Heriyanto," saran Arif kepada gadis itu agar dia mau meninggalkan rumah pamannya.

"Terima kasih Pak Arif, Anda mau berteman dengan aku saja, itu sudah membuatku sangat senang, tetapi kalau untuk bekerja sepertinya tidak mungkin paman memberikan izin. Soalnya paman ku orangnya sangat baik walaupun istrinya jahat tetapi paman ku kan tidak jahat," jawab Naomi menanggapi ajakan Arif untuk bekerja di tempat Kenzo.

"Terus kenapa kamu kok benci gitu sama tuan Kenzo?" tanya Arif kepo.

"Nggak tahu sih, Naomi kemarin itu malah secara tidak sengaja ketemu lagi tuh sama macan tutul, entah kenapa kok bawaannya tuh orang selalu marah, mana judes lagi. Masa laki-laki judes kayak emak-emak rempong, padahal sebenarnya bos Pak Arif lumayan tampan loh hahaha," cerita Naomi sambil diselingi dengan tawa ringannya mengingat wajah Kenzo yang memang sangat tampan.

Tiba-tiba saja Kenzo mendehem dari tempat duduknya karena dia ternyata berasa berbunga-bunga saat disanjung oleh Naomi yang duduk dibelakang bersama Arif.

"Jangan-jangan, Nona jatuh cinta sama atasannya Pak Arif?" Timpal Kenzo yang ikut bicara sambil mengemudikan mobilnya.

"Hahaha, mana mungkin saya jatuh cinta sama macan tutul. Bagusan juga sekalian pacaran sama tuyul. Bisa cepat jadi orang kaya ketimbang sama orang kayak Kenzo," ucap Naomi santai sambil tertawa.

Kenzo secara tidak langsung sekali lagi dibuat Kesal oleh Naomi, dia tiba-tiba mengerem mobilnya secara mendadak sehingga kepala Naomi terjeduk oleh tempat duduk bagian depan.

"Pak Arif, supir Pak Arif ini baru belajar mengemudikan mobil ya? Masa tiba-tiba mengerem mendadak. Padahal kan nggak ada orang di depan tuh." Naomi bingung karena sang supir tiba-tiba berhenti seolah ada sesuatu yang hampir ketabrak.

"Maaf, Nona Naomi, tadi saya melihat tiba-tiba ada ular di jalan, makanya saya terpaksa ngerem mobil secara mendadak," ucap Kenzo asal mencari alasan.

"Masa iya sih, Pak sopir, perasaan dari tadi mataku arah depan deh. Nggak ada yang namanya ular melintas di jalan tuh, Pak Sopir lagi halusinasi nih, itu berbahaya sekali loh Pak Arif. Lebih baik nanti Pak Arif mengajak supirnya ke psychiater, agar hal semacam ini tidak terjadi lagi. Kan sangat bahaya sekali jika tiba-tiba super Pak Arif melihat malaikat maut bagaimana hiii ngeri deh."

Naomi berceloteh karena mengira Kenzo benar-benar berhalusinasi melihat seekor ular yang melintas di jalan, padahal Kenzo merasa jengkel akibat ucapan yang ke luar dari mulut manisnya Naomi itu sendiri.

"Memangnya Kenzo itu kayak apa di matamu Naomi?" tanya Arif lebih detil agar dia mengetahui pandangan Naomi terhadap atasannya.

"Atasan Pak Arif itu orangnya sangat sombong, udah gitu belagu lagi, alias arogan. Wajahnya tampan sih tampan, tapi sifatnya ngeselin. Masa orang aku nggak ada salah sama dia malah dipanggil Singa Betina, jahat kan tuh orang," cerita Naomi kepada asisten pribadi tersebut, dengan raut wajah memperlihatkan sangat tidak suka saat dia bicara tentang Kenzo.

"Hahaha, opss," tawa Kenzo tak bisa dihindari walaupun telah ditutupnya dengan telapak tangan kiri.

"Pak Supir ngapain ikut tertawa, coba kalau kenal, pasti Pak Supir juga bakalan kesal tuh ama Si Tuan Kentut Zonk." Naomi kembali membuat nama baru buat Kenzo.

"Hahaha, Kenzo is Kentut Zonk, Kamu ada-ada aja Naomi, bikin kepanjangan dari nama Tuan Kenzo.

"Biar aja, orang kaya memang songong, sukanya main perintah dan menindas orang miskin, makanya aku benci sama orang kaya. Apalagi ditambah sifat sombong, komplit deh tuh benciku," ucap Naomi santai tanpa tau Kenzo sedang menahan emosinya.

"Jika Kamu benci sama Kenzo, kenapa enggak Kamu maki saja sekalian," ucap Kenzo menimpalinya.

"Kalau orangnya ada baru ku maki, sekarang ngapain aku memaki orang di belakangnya, itu namanya pengecut, Pak Supir."

Naomi tidak tahu bahwa Kenzo lah orang yang sedang bicara dengannya.

Arif melihat keadaan bakal semakin panas, jadi dia menasihati Naomi.

"Kamu tidak boleh terlalu benci sama seseorang, bahaya loh, bisa-bisa nanti kalian malah berjodoh bagaimana itu Coba?" tanya Arif kembali kepada perempuan tersebut.

"Amit-amit cabang pohon deh Pak Arif jika sampai kejadian bertemu lagi sama atasannya Pak Arif. Haduuuh bisa mati aku Pak Arif," ucap Naomi sambil menutup muka dengan kedua tangannya.

"Memangnya kenapa kalau Kamu sampai bertemu lagi dengan atasan ku tuan Kenzo?" tanya Arif yang semakin penasaran dengan keterangan yang diberikan oleh Naomi.

"Pak Arif tahu nggak, kalau tadi malam itu kami bertemu karena aku nggak tahu, ternyata atasannya Pak Arif tersebut punya rumah makan yang sangat besar. Waktu itu secara tidak sengaja, aku malah ketemu di toilet dan saat kabur dari orang itu, ternyata aku malah masuk dalam ruangannya," cerita Naomi mengenai kejadian malam itu.

"Terus apa yang terjadi?" tanya asisten Arif semakin penasaran.

"Saat aku masuk ke dalam ruangan itu, ternyata malah ada fotonya si Macan Tutul di atas meja, tetapi karena aku merasa takut. Akhirnya aku ngumpet tuh di kolong meja eh malah ternyata ketahuan sama dia."

"Terus Kamu diapain sama Tuan Kenzo? Apa Kamu diciumnya?" tanya Arif sambil melihat reaksi Kenzo.

Kenzo langsung terbatuk-batuk.

"Uhuk uhuk uhuk."

"Tuan sakit?" Arif keceplosan.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like komen dan vote ya karena itu semua adalah semangat buat author.

1
Mazree Gati
amnesia,,,end,,,
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk ke karyaku, "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Cerita novel yg aneh menurut ku,PELAKUNPENABRAKAN BISA DI BAIKIN DAN DI AJAK CARI SARAPAN,WKWKWKWKK...
Qaisaa Nazarudin
Rio Rio udah nabrak orang aja bangga,Kenapa Bimo dan Kenzo gak laporin dianke polisi aja,Apa pun alesannya nabrak tetap aja kasusnya berat,Enak aja dia bilang hanya seujung kuku,Om Bimo juga bikin aku heran,kok diam aja di depan Rio,Udah tau Rio pelakunya..ckkk
Qaisaa Nazarudin
Lucu sekali tanggapan mereka ke sepupu sendiri,Pasti dari kecil mereka gak pernah ketemu atau jarang ketemu,Makanya gak deket sama sepupu..
Milena Alicia
lanjut Thor....... sangat mengemaskan...lucu
Durga Takur
keren jg lucu karyamu thor
Lisma Yulita
cerita 👍
Lisma Yulita
😂😂
Julik Rini
usia 28 tahun kok o on bingit
Julik Rini
Mimin, Dumin, nom nom
Julik Rini
terpesona dengan singa betina😄😄 Kenzo oh Kenzo
Julik Rini
pertemuan ke3
Julik Rini
pertemuan kedua
Julik Rini
lanjut
arvina agus
Ceritanya menarik sekali
Sairah Romi
bgus crita ny. kenzo tar berjodoh ya
LENY
Rio gak tahu diri jd gak suka. Naomi jg gak menghargai calon suami dan kayak gak tahu terima kasih ya
Allia Alliandry
keren Lo karya mu... semoga aja cerita nya tdk berputar putar seperti baling2 bambunya Doraemon. PGN bgt endingnya Kenzo dn Naomi bahagia
LENY
DITA GAK TAHU MALU DAN JAHAT ADUH MAU BUNUH NAOMI LG IBLIS
LENY
Rio ini gak tahu diri juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!