NovelToon NovelToon
Maafkan Aku Istriku

Maafkan Aku Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:294.4k
Nilai: 5
Nama Author: frangki s

Tak sengaja Rena melihat suami nya sedang bersama dengan seorang wanita, padahal dia sedang dalam kondisi hamil 3 bulan, dari awal sebelum menikah dia sudah mengatakan bahwa dia paling tidak suka di bohongi, dan suami nya mengiyakan permintaan nya.

Namun setelah melihat apa yang di lakukan suaminya Rena pergi dan berniat untuk menuntut cerai. Rena adalah gadis bercadar yang kecantikan nya hanya di perlihatkan kepada suaminya, dia tidak pernah membenci seseorang, tapi dia paling benci di bohongi apa lagi itu suami yang di cintai nya.

suaminya sudah berusaha untuk membuat Rena kembali dan percaya, namun semua sia - sia. tiba - tiba datang seorang gadis berjilbab yang Rena lihat waktu itu bersama suami nya. gadis itu melemparkan sebuah kunci kepada Rena, sambil menangis dia mengatakan.

"jika kamu ingin mencari kebenaran ambil kunci ini, jika tidak buang lah, namun jangan pernah membenci nya, karena Malaikat pun akan membencimu walaupun kau berbakti kepada orang tua mu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon frangki s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Rena pingsan

Pagi ini Rena sudah bersiap - siap pergi ke Kampus. Kebetulan hari ini ada acara yang di adakan oleh pihak Kampus dan semua Mahasiswa di harapkan menghadiri acara tersebut. Acara nya akan di mulai nanti pada pukul 1 siang selepas Sholat Dzuhur.

"Abi Rena mau ke Kampus dulu, Tapi Rena kayaknya telat sedikit pulang nya, Soalnya ada acara di Kampus."

"Iya tapi kamu pulang nya jangan terlalu malam."

"Tidak Abi...Insha Allah sebelum Magrib sudah sampai di Rumah. Nanti Rena minta tolong sama Sinta buat antar Rena pulang." Kata Rena agar Abi nya tidak khawatir.

"Ya sudah berangkat sana, Kasihan sopir nya sudah menunggu."

"Rena pergi dulu ya Abi' Assalamu'alaikum."

"Waalaikum'salam." Kata Abi nya.

Ada sedikit perasaan cemas di Hati nya kali ini namun segera di tepis nya.

***

"Halo Raka' Kamu ada di mana?" Tanya Awan.

"Aku lagi di luar Wan' Ada yang lagi aku kerjakan. Ada apa Wan?"

"Pertemuan dengan Klien kemarin bagaimana? Apa ada hambatan?"

"Tidak ada Wan' Kerja sama nya sukses. Klien kita ternyata puas dengan Proposal yang kita kasih. Kamu sekarang lagi di mana."

"Aku lagi di Kantor. lagi kerjakan sesuatu."

"Oh.... Alamat yang di kasih Ical kemarin bagaimana, Apa sudah benar?"

"Alamat nya benar Rak' Aku sudah kabarin Ical kemarin."

"Terus kamu sudah ketemu sama Wanita itu?"

Tanya Raka penasaran.

"Belum Rak' Soalnya kemarin dia lagi keluar sama Bapaknya, Namanya Rena."

Kata Awan dengan penuh bahagia.

"Syukur lah kalau begitu, Semangat ya wan! Semoga kamu bisa bertemu dengan Wanita impian kamu."

Kata Raka sambil tersenyum.

"Makasih ya Rak' Aku doakan semoga kamu juga bisa bertemu dengan jodoh kamu."

"Kalau itu kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah punya kok' Cuma kamu nya saja yang tidak tahu."

Kata Raka sambil tertawa.

"Jadi selama ini kamu sudah punya pacar?"

Kata Awan tidak percaya. Karena setahu dia selama ini Raka belum punya pasangan sama sekali.

"Masa aku harus ikut - ikutan kayak kamu yang dari dulu jomblo terus."

"ya tidak begitu juga. Setidaknya kan kamu kasih kenalan sama aku."

"Jangan lah, Yang ada nanti pacar aku malah milih kamu hahaha."

"Sudah dulu, Aku mau kerjakan tugas aku dulu by."

Telpon di tutup.

***

Rena sedang berada di Kelas bersama sahabatnya. mereka lagi asik bicara sampai terdengar suara pemberitahuan.

"Untuk seluruh Mahasiswa yang masih berada di Kelas di harapkan segera menuju Aula karena sebentar lagi acara nya akan di mulai."

"Ayo acaranya sudah mau di mulai."

Kata Sinta mengajak kedua sahabat nya.

Mereka pun keluar Kelas dan berkumpul di Aula Kampus. Acara yang di adakan pihak Kampus adalah acara cerdas cermat antar Fakultas dan tiap Fakultas di harapan hadir untuk mendukung teman - teman nya bertanding.

Pertandingan nya berjalan dengan seru terdengar suara tepuk tangan dari para pendukung. Setelah 2 jam berjalan akhirnya pertandingan cerdas cermat pun selesai dan pemenang nya dari Fakultas bahasa Arab.

Setelah pemenang di umumkan, Terlihat para Dosen juga Panitia lomba sedang berkumpul dan tampak nya mereka sedang membicarakan sesuatu. Kemudian seorang Dosen mengambil Mikrofon dan berbicara.

"Teman - teman sekalian. Tadi Pak ketua menerima pesan dari nomor yang tidak di kenal yang berisi pemberitahuan. Bahwa ada seorang Mahasiswi Perempuan membawa Alat Kontrasepsi di Kampus."

"Jadi untuk membuktikan pesan tersebut di harapkan Mahasiswi Perempuan untuk tetap berada di Aula sementara Mahasiswa Laki-laki segera keluar dari Aula."

Penyampaian dari Pak Dosen tadi sempat membuat Mahasiswa kaget dan tidak percaya. Sebenarnya nama barang itu merupakan hal biasa di tempat lain, Namun tidak di Universitas Islam ini.

Para Mahasiswa Laki-laki hanya keluar dan melihat dari luar terali Besi di Aula. Sementara para Mahasiswi Perempuan mulai di periksa Tas bawaan mereka oleh Dosen dan Panitia Perempuan.

Tiba giliran Tas Rena di periksa, Sontak membuat Dosen Perempuan itu kaget, Begitu pun dengan Rena yang tidak percaya, Dengan apa yang di temukan di dalam Tas nya. Semua Mahasiswa berteriak-teriak suasana Aula pun menjadi gaduh.

"Bercadar tapi kok! Suka nyimpan barang begituan."

Kata salah satu Mahasiswa dari luar terali Besi.

Rena yang mendapatkan hinaan dari Mahasiswa lain pun, Langsung jatuh pingsan. Untung saja Santi dan Dewi dengan sigap memegang tubuh sahabat nya. Dewi dan Santi percaya barang itu bukanlah milik Rena tapi dia di jebak.

"Rena... Rena, Ayo sadar Ren."

Kata Santi dan Dewi yang sudah menangis.

Seorang Dosen kemudian berbicara sambil memegang Mikrofon.

Harap semua nya tenang dan kembali ke Kelasnya masing-masing. Persoalan ini biar nanti kami yang akan menangani.

Sebelum ada kejelasan dari masalah ini saya harap tidak ada yang melebih - lebih kan. Belum tentu dia yang memiliki barang itu, Karena ada yang terasa janggal dengan kejadian ini. jika ada yang menyebar luaskan masalah ini, Saya jamin akan mendapat tindakan tegas dari pihak Kampus."

Mendengar apa yang di katakan Pak Dosen semua Mahasiswa pun langsung membubarkan kan diri. Sementara Rena di bawah oleh Dewi dan Sinta ke Ruangan UKS.

Sedangkan Vita yang berada juga si Aula itu merasa senang atas apa yang menimpa Rena.

Di dalam ruangan Rektor beberapa Dosen sedang membicarakan masalah ini sambil menunggu Rena sadarkan diri. Sementara Vikal yang mendengar berita itu segera pergi melihat kondisi Rena di UKS.

***

Di tempat lain.

"Ternyata hasil kerja kalian berdua sangat memuaskan."

Kata Vita yang salut akan rencana Bram dan Aldi.

"Siapa dari kalian yang memasukan barang itu di Tas gadis sok Alim itu."

"Pacar aku Mba! Soalnya susah sekali mendekati gadis itu. Teman-teman nya nempel terus."

"Terus bagaimana pacar kamu melakukannya."

"Tadi pas mereka bertiga keluar Kelas. Kan banyak Mahasiswa yang berjalan di Koridor Kampus jadi, Pacar saya memasukan nya saat itu. Kalau kita berdua yang turun tangan bisa ketahuan Mba!Secara kita kan Laki-laki." Jawab Aldi dengan perasaan senang.

"Tapi jangan lupa bilang ke pacar kamu agar dia tutup mulut."

Kata Vita menegaskan kata - katanya.

"Kalau itu Mba' Tidak usah khawatir. Sekarang mana sisa bayaran kita Mba."

Vita kemudian memberikan sisa Uang kepada mereka berdua.

"Ingat ya..Jangan sampai hal ini ada yang tahu, Jangan lupa ingatkan pacar kamu untuk tutup mulut."

"Beres Mba."

Kata Aldi sambil mengambil uang dari Vita. Mereka bertiga pun pergi dari tempat itu.

***

Sesampainya di Ruang UKS Vikal bertanya kepada Dewi dan Sinta.

"Bagaimana keadaan Rena sekarang?"

Kata Vikal dengan perasaan cemas.

"Rena belum sadarkan diri Pak." Jawab Sinta dengan perasaan cemas juga.

"Kalian tetap jaga Rena di sini, Tunggu sampai dia sadar. Biar nanti Bapak yang bertemu dengan Dosen yang lain."

"Iya Pak' Tolong bantu Rena. Dewi yakin ada yang sengaja menjebak Rena. Tidak mungkin Rena menyimpan barang seperti itu."

"Bapak juga percaya barang itu bukan milik Rena. Kalian yang tenang ya biar Bapak yang tangani kasus ini. Kalau begitu Bapak permisi dulu."

"Iya Pak."

Jawab Dewi dan Sinta.

***

"Assalamu'alaikum."

"Waalaikum'salam."

Jawab para Dosen yang sudah berkumpul di Ruangan Rektor.

"Mari masuk Pak Vikal' Kebetulan kita lagi membicarakan masalah tadi di Aula. Pasti Bapak sudah tahu masalahnya."

Kata Pak Rektor.

"Detail masalah nya saya belum tahu Pak' Tapi saya yakin barang itu bukan punya Rena. Karena saya kenal baik Anak itu."

Kata Vikal berusaha membela Rena.

"Iya kami juga di sini tahu ada yang janggal dengan masalah ini. Karena secara tiba-tiba Pak ketua yang mendapat pesan. Ketika nomor itu di hubungi lagi, Ternyata sudah tidak aktif."

Kata seorang Dosen Perempuan.

Lagi serius nya mereka membahas masalah Rena, Terdengar pintu di ketuk dari luar.

"Assalamu'alaikum."

"Waalaikum'salam."

Jawab semua yang ada dalam ruangan.seorang Mahasiswa masuk kemudian berbicara.

"Ada yang mau saya sampai kan."

1
Rosidah Wiswanda
Luar biasa
Ida Siswati
seru ceritanya
Shifa Burhan
muak lihat wanita kayak rena, dia susah sekali memaafkan suaminya, suami dia buat kayak pengemis minta maaf, dia ungkit terus kesalahan suami,, dia tenang sekarang mudah dimaafkan dan biasa pada suami seakan dia tidak buat salah, perempuan egois kayak gini tidak pantas diperjuangkan
Shifa Burhan
malas kalau pemeran utama wanita mudah dimaafkan

tapi kalau pemeran utama pria harus mengemis dan menderita baru dimaafkan

kalau sudah begini dimana keadilan yang harus ditegakkan
Shifa Burhan
kenapa muak aku lihat rena sok mengajarkan dia saja kebaperan dengan lelaki lain
Lina RA
kek@ agak gimana gitu, dikit2 mencium kaki
Lina RA
emg benaran boleh mempelai laki2 nya diwakilkan?
kok g pernah dgr,
boleh kasih penjelasan lbh akurat, atau vid ulama y membahas@?
Sri Wahyuni
sdah bnyk baca crta novel yg s istri y dri pesantren tpi pda sabar dan sopan lah ini s rena amit2 dech
Sri Wahyuni
sgala sesuatu itu hrs d hadapi dngn sabar jngn pke emosi yg menurut mu bner d liat blm tentu bner knyataan nya..anak ddikan pesantren ko bgty mudah blng kata tabu cerai
Amsya
bukan muhrim peluk peluk
re
,Nah kenapa dengan Rena
Nyi Nur
g rela bgttt y ko tamat,walou pun bab ny sedikit tp puasss,sukses selalu 😘😘😘😘😘😘😘
Kamsiayati Yati
bagus alur cerita nys
amelia rahmi
hmm itinya komunikasi
Rara_Octa
masak Wanita sholehah,,Anak kyai pemilik Pesantren kek gtu cara ngomongny????pdhl itu sama suami sndiri..meski dia tersakiti tpi g selayakny dia berkata² kasar kek gtu..seakan dia g berpendidikan serta g punya akhlak & moral sbgai anak kyai.
Rofi'ah Suhendra
seneng sama ceritanya Thor
gk rela kayaknya nya klo ud end😔😢
frangki sahari: maaf kak' soalnya jari - jari saya udah pedis, mau di istrahatkan dulu sebentar. soalnya nulisnya hanya lewat aplikasinya langsung. terima kasih ya kak 😄🙏
total 1 replies
Sudi Abil
thor maaf ..maaf bngt bkn tdk paham sifat dan watak manusia itu berbeda beda gt jg tingkat pengetahuan atau ilmu nya tp...maaf lg nih klo orng sudah bercadar khususnya di indonesia tingkatan ilmu agamanya biasanya udah di atas rata2 paling tdk pengendalian diri dan emosinya baik trus orng yg berpegang pd agama dan syariat islam wanita tdk akan mudah melangkahkan kaki ke luar rmh ninggalin suaminya sebelum bertanya sm suami tdk cuma dngn asumsi sendiri
blm tau ke benaran yg pasti sikapnya begitu ke suami dr segi mn solehanya thor...sorry...
frangki sahari: makasih komentar kak' terima kasih sudah mampir😄
total 1 replies
Rofi'ah Suhendra
kenapa awan
Nur Haini
alhamdulillah akhir y happy endingp💪🏻💪🏻💪🏻💖💖💖💖sekebooon ditunggu up selanjooot y
niktut ugis
bagus ceritanya Thor
banyak kejutan" dari masing"tokoh tentang jati dirinya
pokok nya keren alur ceritanya
frangki sahari: terima kasih kak atas komentarnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!