NovelToon NovelToon
Ditalak Sebelum 24 Jam

Ditalak Sebelum 24 Jam

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:36.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yutantia 10

Apa yang kamu rasakan, jika pernikah impian yang kamu gadang gadang akan menjadi first and last marriage, ternyata hanya bertahan kurang dari 24 jam?

Kenyataan pahit itulah yang sedang dirasakan oleh Nara. Setelah 8 tahun pacaran dan 6 tahun dilalui secara LDR, Akhirnya cintanya dengan Abi berlabuh juga di bahtera pernikahan.

Kejadiaan memilukan itu mempertemukan Nara dengan pemuda bernama Septian. Pikirannya yang kacau membuatnya tak bisa berpikir logis. Dia menghabiskan waktu semalam bersama Septian hingga mengandung janin dari pria itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

WE MEET AGAIN

Septian sedang menghadap dosen pembimbing saat ponselnya bergetar. Begitu keluar, dari ruang dosen, dia segera melihat siapa gerangan yang menghubunginya. Dan ternyata seseorang yang tak penting. Tapi tak ada salahnya dia menghubungi balik, siapa tahu ada yang penting.

"Pa kabar bro?" Ujar Septian saat teleponnya tersambung dengan Awan.

"Forever fine."

"Halah bahasa lo, sok sok an inggris. Yakin itu bener?"

"Embuh (gak tahu). Udah dua tahun di Bali. Sering ketemu bule. Masak tetep gini gini aja. Gak ada kemajuan."

Septian tergelak mendengar penuturan Awan. Pemuda asal jawa yang merantau ke Bali, dengan alasan konyol. Biar dapat istri bule katanya. Tapi sungguh sial, 2 tahun diBali. Tak satupun bule tertarik padanya.

"Tumben nelpon gue?"

"Oh iya, hampir lupa. Minggu lalu, ada cewek yang nyariin kamu."

"Siapa? Puput, Rosa, Bulan atau... "

"Bukan bukan." Salak Awan cepat. Bosan mendengar deretan nama cewek cewek yang tergabung dalam Septian fans club.

"Lalu?"

"Aku gak tahu namanya. Baru pertama kesini kayak e."

"Ciri ciri?"

"Busyet.... bening oe... Kulitnya putih, mulus, kinclong, kayak keramik. Aku yakin kalau ada nyamuk yang hinggap, bakalan langsung kepleset saking licinnya Tuh kulit."

"Yang lebih spesifik dong. Masak cuma kulitnya doang."

Terdengar suara gelak tawa awan dari telepon.

"Rambutnya panjang, hitam. Hidungnya kayak perosotan anak TK. Terus.... tingginya aku gak tahu soalnya dia duduk."

Apa mungkin gadis itu?

Septian buru buru menggeleng dan membuang jauh jauh pikiranya tentang si virgin, begitu dia biasa menyebutnya. Lawan ons yang tak terlupakan itu.

Tapi rasanya tak mungkin. Gadis itu bahkan tak pernah menghubunginya walau sudah dia beri nomor telepon.

"Hei... Sep, kamu masih disana?"

"Iya. Eh...lo ngasih nomor gue ke cewek itu?"

"Enggaklah. Kan kamu sendiri yang wanti wanti. Jangan pernah ngasih nomor kamu siapapun terutama cewek."

Septian manggut manggut. Dia memang pernah berpesan seperti itu pada Awan..

"Dia nanya apa aja tentang gue?"

"Cuma nanya, kamu kerja dimana sekarang. Ya aku jawab gak tahu. Aku bilang aja kalau kamu balik ke Jakarta. Ya udah Sep. Aku harus balik kerja. Bisa kena omel mbak putu aku nanti."

Setelah sambungan telepon dengan Awan terputus, Septian menghampiri teman temanya yang sedang kumpul.

"Ngobrolin apa sih, kayanya seru banget." Tanya Septian yang baru nimbrung.

"Biasa cewek." Jawab Ganes penuh semangat. Jomblo emang paling antusias kalau ngomongin masalah cewek.

"Pantesan jadi mahasiswa abadi. Bahasannya ciwi ciwi mulu." Ledek Septian sambil cekikikan.

"Ngehina kita lo." Sinis Anwar. Ganes dan Anwar satu angkatan dengan Septian sejak jadi maba. Ini sudah masuk tahun ke lima mereka. Septian ambil cuti dua semester untuk bekerja. Sedang mereka, belum lulus juga biarpun tak pernah ambil cuti.

"Mereka berdua aja, gue enggak." Aryo angkat tangan.

"Tapi bagus jugakan kita jadi mahasiswa abadi. Jadi lo masih punya Temen. Kalau enggak pasti cuma lo doang yang belum lulus."

"Gimana nih, jadi gak sih?" Tanya Putra.

"Kemana?" Sepertinya cuma Septian yang gak tahu rencana mereka..

"Kita kita mau pada ke FMIPA." jawab Ganes..

"Ngapain? mau ngecengin maba baru disono?"

"Bukan maba baru, tapi boba." Jawa Putra

"Paan Tuh?"

"Bu dosen baru."

Septian tak bisa menahan tawanya. Sepertinya, selera teman temannya udah pada berubah sekarang. Dulu yang hobinya tepe tepe ke maba baru, sekarang ganti ke dosen baru.

"Ngetawain kita lo?" Anwar memukul pelan lengan Septian. "Lo belum lihat sih tuh dosen baru. Kalau dah lihat, lo gak bakal ngetawain kita. Yang ada, lo masuk dalam komunitas kita. Bu Kinara lovers." Lanjut Anwar dengan percaya diri.

"Anak Fakultas teknik, yang terkenal paling cakep cakep, ngefans sama dosen? Beuh patut diacungi jempol tuh budos. Bisa gitu sampai belokin cowok cowok, yang biasa suka maba, jadi suka emak emak." Septian tertawa ngakak.

bugh

Ganes langsung menoyor kepala Septian. Kesal karena dosen idolanya dikatain emak emak.

"Dia masih muda Asep." Geram Ganes. "Masih persis maba. Lulusan UK pula. Gak ngefans darimana coba. Cantik, seksi, otak isi. Dan satu lagi. Denger denger, dia anak rektor universitas sebelah."

"Masak sih?" Anwar sangat antusias. "Gak rugi gue jadi mahasiswa abadi. Kalau ujung ujungnya, ketemu my future wife disini."

"Ngimmpi." Ganes menoyor kepala Anwar sambil melotot. "Langkahin dulu gue." Lanjunya sambil menepuk dada.

"Udah ah, yuk buruan. Kata Rosita, dia lagi ngajar dikelasnya. Bentar lagi selesai, mending cus ke FMIPA." ajak Putra dan langsung disetujui sama teman temannya.

"Lo gak ikut?" Tanya Putra yang melihat Septian hanya diam saja.

"Males ah, mending pulang. Sore nanti gue kerja." Septian sama sekali tak tertarik dengan ajakan teman temannya. Dia lebih memilih menuju parkiran untuk mengambil motor dan segera pulang.

Setibanya di perkiran, Septian baru ingat kalau dia ada perlu dengan Mayang. Itu artinya, dia harus ke fakultas MIPA.

Sial, bisa bisa diledekin teman temannya kalau dia ketahuan ke MIPA. Pasti dikira ngikutin mereka yang lagi ngecengin dosen baru.

Tapi tak ada pilihan, dia butuh pinjam laptopnya Mayang. Jadi, mau tak mau, dia harus ke fakultas MIPA. Semoga saja dia tak ketemu Ganes and the gank. Biar gak diledekin habis habisan.

Septian mengambil ponsel dan mengirim chat pada Mayang. Dia memberi tahu cewek itu kalau menunggu didepan gedung FMIPA.

"Mana sih Mayang, lama banget." Padahal baru 5 menit Septian menunggu, tapi dia sudah menggerutu. Menunggu memang membosankan, 5 menit udah terasa seperti 5 jam.

Septian mengedarkan pandangannya mencari cari Mayang. Tapi bukannya Mayang yang dia lihat, melainkan si virgin. Partner ons yang tak terlupakan.

Septian bergeming, begitu pula dengan Nara. Wanita itu menghentikan langkahnya saat melihat si Man from nowhere. Untuk beberapa saat, mereka berdua saling bertatapan dijarak sekitar lima meter.

"Sorry, lama ya nunggu." Mayang tiba tiba datang dan berdiri tepat didepan Septian. Membuat drama saling tatap itu langsung ambyar.

"Damn, ngagetin aja sih Yang." Seru Septian yang kesal karena Mayang merusak momennya.

"Tadi aku ke toilet dulu, terus ke___" Mayang terus nyerocos sedangkan Septian berusaha menggeser Mayang dari hadapannya. Tapi sial, Nara sudah hilang dari tempatnya berdiri tadi.

1
Ira arif
ooo anaknya pak dion sama istri pertama, kirain anak angkat soalnya jauh jaraknya sama damar
Ira arif
emang boleh sama septian?
Ira arif
oooo sodaranya nurul
bekti arianti
akhirnya happy ending😘😘😘
Ira arif
padahal penjual adalah dewa
Ira arif
wkwkwk salah pilih partner in crime
Ira arif
belum apa2 sudah direstui
Ira arif
gak ngancem bunuh diri lagi?
Ira arif
kelamaan.... septian dah nyelup kemana-mana, nyantol di nara
Ira arif
selalu ada anomali gini
Ira arif
owh.... 🤭
Ira arif
brondong ganteng ya Ra
Ira arif
lah, Nara dapatnya mahasiswa, brondong
ya ampuuuun
Ira arif
dari mendadak cerai jadi mendadak hamil, gimana itu rasanya jadi nara
Ira arif
septian ini pasti ganteng juga, kalo gak Nara juga gak bakal mau
Ira arif
harusnya tetep berangkat aja ke Jepang. Setidaknya nangis ditempat yang jauh dan indah
kurnia
jangan ada konflik lagi Thor cerita seru kok suka Krn bnyak lucunya sangat menghibur 😍
kurnia
ini dua bocah bikin budos makin ngomel , di jelasin banget manggil Abang nya😄😄😄😄😄
Cia Sanu
luar biasa
LENY
SELALU HAPPY ENDING KEREN 👍👍❤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!