Revina Angelina adalah mahasiswa baru di universitas Angkasa.. Ia mendadak populer disana berkat dance nya yang bagus sehingga mencuri perhatian laki-laki disana.
Suatu hari Revina ditembak oleh seniornya yang bernama Radian.. Namun, ia menolaknya.
Hal itu membuat Radian kecewa dan bersumpah akan menghancurkan hidup Revina lantaran ia sudah membuatnya malu dihadapan seluruh mahasiswa.
Ketika Radian terus menerus membully Revina, seorang lelaki bernama Muzaki datang menolongnya.
Muzaki merupakan cowok dingin dan jarang berinteraksi dengan wanita.
Lalu, seperti apa kisah mereka bertiga???
Baca yuk novel terbaruku ini..!!
Jangan lupa like,komen + gift kalo boleh...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Minta maaf
...HELO!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."ANGKASA"...
...~~~...
ANGKASA EPISODE 13
...•...
...•...
Radian dan teman-temannya sampai lagi di kampus angkasa untuk menemui Revi.
Mereka bertanya pada orang-orang disana namun tak ada satupun yang melihat Revi.
Radian bingung harus mencari kemana lagi, ia memutuskan istirahat sejenak di bawah pohon rindang.
Tak disangka tak diduga justru Revi ternyata ada disana bersama Latifah sedang melukis pemandangan.
Maka Radian dan teman-temannya pun langsung menghampiri mereka..
"Rev!" ucap Radian.
Revi & Latifah menoleh ke asal suara itu dan wajah Revi langsung berubah ketika mendapati Radian lah yang memanggil nya barusan.
Radian mendekati Revi kemudian duduk disampingnya...
"Rev, maafin gua ya! Gua tau gua salah waktu itu cuma bisa diam, tapi itu semua gua lakuin supaya.." ucap Radian namun belum selesai.
"Supaya apa?" tanya Revi.
"Su-supaya.." lagi-lagi Radian terdiam tanpa melanjutkan kata-katanya.
"Udah ya kak, aku gak mau berurusan lagi sama kamu! Emangnya kamu gak puas apa udah permaluin aku di depan angkatan kamu?" ujar Revi.
Revi langsung berdiri dan hendak pergi dari sana, tapi Radian menahannya.
"Tunggu Rev! Tolong maafin gua!" ucap Radian.
Revi menoleh kembali dan menatap mata Radian, setelah itu ia langsung menghentakkan tangannya hingga dapat terlepas dari genggaman Radian.
"Jangan ganggu aku lagi!" ujar Revi.
Revi pun berjalan pergi meninggalkan Radian dan yang lainnya...
"Eh Rev tunggu gua Rev!" ujar Latifah yang kemudian menyusul Revi.
Sementara itu, Radian masih merasa tidak puas karena belum dimaafkan oleh Revi.
"An, emang apa sih alasan lu milih diam waktu itu?" tanya Zian.
"Iya An pasti ada yang lu sembunyiin dari kita kan?" saut Digo.
"Gak ada kok, gua tadi cuma cari alasan aja biar Revi mau maafin gue.. eh malah otak gua ngeblank gak tau mau alasan apa!" jawab Radian.
"Yah elah yaudah kita coba aja lagi nanti!" ujar Zian.
"Eh An, menurut lu perkataan mamahnya Revi tadi itu cuma ancaman doang atau emang dia bakal laporin kita ke polisi ya??" tanya Azim.
"Gak tahu juga, pastinya kita harus terus usaha sampai Revi mau maafin kita..!!" jawab Radian.
"Iya gua gak mau masuk penjara gara-gara ini An!" ujar Digo.
"Ya sama gue juga, makanya kita kejar lagi Revi!" ucap Radian.
Mereka pun mengejar Revi yang pergi tadi..
...•••...
Revi berhenti di toilet, dia masuk ke dalam toilet dan menangis disana.
Rupanya ada Oni yang habis buang air kecil, ia penasaran kenapa Revi berlari masuk ke toilet sambil menangis.
Dan saat Latifah sampai disana, Oni pun bertanya padanya.
"Eh eh Fah, itu Revi kenapa sih?" tanya Oni.
"Eee itu kak gara-gara ketemu kak Radian lagi tadi," jawab Latifah.
"Radian bikin ulah lagi? Ish bener-bener ya disuruh minta maaf malah kayak gitu lagi!" ujar Oni.
"Kakak yang nyuruh kak Radian buat minta maaf ke Revi?" tanya Latifah.
"Iya, abis gue kasian aja sama Revi.." jawab Oni.
"Ohh pantes tadi kak Radian tiba-tiba datang terus minta maaf ke Revi, tapi karena Revi masih trauma akhirnya dia pergi gitu aja deh.." ucap Latifah.
"Oh jadi Radian udah minta maaf ke Revi?" tanya Oni.
"Iya udah kak," jawab Latifah.
"Bagus deh, mending sekarang kamu hibur sahabat kamu gih! Bilang ke dia jangan sedih terus!" ujar Oni.
"Iya pasti kak," ucap Latifah.
"Yaudah gue duluan ya.." ucap Oni.
Oni pun keluar dari toilet itu, sedangkan Latifah menggedor-gedor pintu kamar mandi yang di dalamnya ada Revi.
Saat di luar toilet, Oni bertemu dengan Radian dan teman-temannya yang sedang mencari Revi.
"Eh eh Oni, lu lihat Revi pergi kemana gak?" tanya Radian.
"Lihat kok emang kenapa?" ucap Oni.
"Bagus, dimana dia sekarang??" ujar Radian.
"Dia lagi nangis di dalam toilet, gara-gara lu kan?" ucap Oni.
"Iya gara-gara gua, tapi niat gua kan baik mau minta maaf ke dia eh dia malah pergi terus nangis.." ujar Radian.
"Ya emang niat lu baik bener, tapi harusnya lu jangan paksa dia buat maafin lu! Revi itu masih trauma sama kejadian malam itu, jadi lu harus maklumin dong!" ujar Oni.
"Iya iya terus sekarang gua harus gimana?" tanya Radian.
"Lu biarin Revi tenang dulu, jangan paksa dia ok!" jawab Oni.
"Ok gua ikutin perkataan lu.. yaudah gua duluan ya!" ucap Radian.
Radian dan temannya pun pergi dari sana dan tidak jadi menemui Revi..
Sedangkan Oni tak sengaja bertabrakan dengan Muzaki.
"Aduh," rintih Oni.
"Eh maaf saya gak sengaja!" ucap Muzaki.
"Ah lu mah kenapa sih gua selalu nabrak lu mulu??" ujar Oni.
Muzaki hanya menunduk seperti biasa dia memang begitu ketika bertemu cewek.
...•••...
Latifah berhasil membujuk Revi untuk keluar dari dalam toilet, ia pun memeluk sahabatnya itu dan menenangkan nya.
"Tenang Rev! Gue tau lu masih trauma sama kejadian di pesta itu, gue tau lu pasti malu banget sama senior-senior disini sekarang.. Tapi Rev, lu jangan kayak gini terus ya! Gua sebagai sahabat lu sedih tau lihat lu begini terus.." ujar Latifah.
Revi akhirnya menghapus air matanya..
"Iya Fah, gue bakal usaha buat tetap tegar kok! Thanks ya selalu ada buat gue.." ucap Revi.
"Sama-sama Rev, kapanpun lu mau gua selalu siap buat dengerin curhatan lu kok!" ujar Latifah.
"Makasih Fah gue beruntung punya temen kayak lu!" ucap Revi.
"Yaudah kita keluar yuk, kasian nanti yang pengen ke toilet jadi gabisa!" ucap Latifah.
Revi mengangguk dan akhirnya mereka keluar dari toilet itu.
Saat di depan toilet, mereka bertemu dengan Muzaki yang abis tabrakan sama Oni tadi.
"Kak Zaki!" sapa Revi.
"Eh kamu, apa kabar?" ucap Muzaki.
"Aku baik kak, makasih ya malam itu udah tolongin aku!" ujar Revi.
"Kan waktu itu kamu juga udah bilang makasih, masa sekarang bilang lagi sih.." ucap Muzaki.
"Gapapa dong kak soalnya aku bener-bener gak tahu lagi gimana nasibku kalo kamu gak nolongin aku waktu itu! Oh ya sebagai tanda terimakasih, kamu mau gak makan bareng kita? Biar aku yang traktir!" ujar Revi.
"Eee gausah gapapa, aku ada urusan penting! Kapan-kapan aja ya.." ucap Muzaki.
"Oh gitu, ya oke deh gapapa kak.." ucap Revi.
Muzaki pun pergi meninggalkan Revi & Latifah masih sambil menundukkan kepalanya.
"Rev, itu dia kenapa dah kok nunduk mulu?" tanya Latifah heran.
"Kagak tahu, mungkin biar sopan!" jawab Revi.
"Yaudah gua anter lu ke tempat latihan dance ya? Kan lu harus ikut latihan sekarang.." ujar Latifah.
"Oh iya bener, ayo dah!" ucap Revi.
Akhirnya Revi & Latifah pergi menuju tempat latihan dance.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN...!!!...
...TOLONG RAMAIKAN YA GES YA!🥺...
...AUTHOR AKAN TETAP UP WALAU SEPI😢😢...