Kehidupan Aby berubah ketika dia bertemu dengan seorang gadis yang bernama Rebecca Daud Willie, gadis yang sangat cantik, yang tak lain adalah putri dari mantan kekasih Doni, yang tak lain adalah Ayah Aby sendiri.
Dan bagaimana kisa cinta Abdy?...
pemuda playBoy, kocak yang suka membuat seluruh anggota keluarganya tertawa dengan semua tingkah konyolnya.
Aby dan Abdy mereka berdua adalah putra-putra Dari sepasang suami istri yang benama Nabila dan Doni Atmaja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.13
Setelah mendengar nama permuda tampan yang duduk di sebelahnya, Becca lalu berkata.
"Apa kamu bisa membantuku pergi dari tempat ini?." Dengan wajah memohon.
Mendengar ucapan Becca,Aby berfikir sejenak,lalu berkata.
"Baik lah, aku akan membantumu, tapi aku harus menemukan adikku dulu, aku tak tau di mana dia sekarang."
"Baik lah," Ucap Becca sambil mengangukkan kepalanya.
Aby mengeluarkan hpnya dari kantong celananya kemudian menhubungi Abdy.
"Iya, bos ada apa?."
"Kamu ada di mana sekarang?," Tanya Aby.
"Aku ada di sini, tidak jauh dari tempat kamu berdiri."
Aby kemudian melihat sekeliling,lalu matanya tertuju pada Abdy yang sedang sibuk mengombali gadis -gadis bule, Aby berjalan mendekat ke arah Abdy,lalu membisikkan sesuatu di telinganya.
"Aku ingin menolong gadis itu." Tunjuk Aby pada gadis yang sedang duduk sendiri di banku yang tadi Aby duduki.
"Baik lah,pulang lah duluan, sebentar aku menyusul pulang, aku masih ingin menikmati suasana pantai bersama gadis -gadis seksi ini."
Mendengar ucapan Abdy,Aby lalu berkata.
"Baik, aku pulang duluan." Sambil menepuk pelan punggun adiknya.
Aby pun berjalan mendekat ke arah Becca.
"Ayo." Ajak Aby.
"Baik lah," Sambil berdiri dari tempat duduknya kemudian berjalan di belakan Aby.
Aby kemudian berjalan ke arah parkiran untuk mengambil mobil yang di sewanya tadi siang,Aby berhenti melankah karna melihat ketiga peria kekar itu berada di area parkiran,sementara Becca berjalan sambil menundukkan wajahnya,langsung menabrak tubuh Aby dari belakang.
"Maaf," Ucap Becca.
"Husss, jangan berisik ketiga orang yang mengejar kamu,sekarang berada di parkiran," Ucap Aby sambil menaruh jari telunjuknya di bibir sambil berbalik badan melihat ke arah Becca.
Mendengar ucapan Aby,Becca mulai panik, wajahnya berubah menjadi pucat karna merasa takut,melihat ketakutan dan kepanikan Becca,Aby kemudian berkata.
"Tenang saja, aku akan membawamu pergi dari sini dengan selamat." sedikit menenangkang ketakutan Becca.
"Baik lah,aku percaya padamu."
Aby berfikir sejenak,mencari ide sambil melihat ke sana ke mari dan mata Aby tertuju pada sebuah butik yang ada di sekitar pantai.
"Ikut aku ke sana." Tunjuk Aby.
Becca pun berbalik melihat ke arah jari tunjuk Aby.
Aby pun menarik tangan Becca, berjalan ke arah butik, kemudian masuk bersama ke dalamnya,Aby mulai memilih pakaian yang bagus di kenakan Becca,agar tak ketahuan.
"Pakai ini," Ucap Aby sambil memberikan pakaian tertutup berwarna hitam.
Tampa berkata apapun,Becca langsung menyambar pakaian hitam itu,lalu berjalan masuk ke dalam kamar ganti, setelah 15 menit Becca keluar.
"Aku sudah selesai," Ucap Becca.
Aby melihat penampilan Becca mulai dari ujung kaki hingga di atas kepala yang kini tertutup dengan hijab warna hitam,Aby tertegun kagum melihat kecantikan Becca, di dalam hati Aby berkata.
"Cantik."
"Aku sudah selesai," Ucap Becca lagi.
"Tunggu dulu, sepertinya ada yang kurang," Ucap Aby sambil melihat ke wajah Becca.
Perlahan Aby berjalan mencari seauatu.
"Sepertinya ini," Ucap Aby sambil berjalan mendekat ke arah Becca.
"Apa ini?."
"Itu pewarna mata, coba kamu pakai pewarna mata berwarna hitam ini, mereka tak akan mengenalimu jika kamu memakainya," Ucap Aby pada Becca
Becca pun mengambil pewarna mata itu lalu berjalan ke arah cermin untuk memakainya,setelah selesai Becca berjalan ke arah Aby.
-
-
-