NovelToon NovelToon
Jodoh Yang Tertukar

Jodoh Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:327.8k
Nilai: 5
Nama Author: RR Maesa

Karena ingin melihat putri kembarnya (Agatha & Amanda) segera menikah, Edward menjodohkan mereka dengan pria-pria pengusaha muda tampan yang kaya, putra dari relasi-relasinya.

Agatha di jodohkan dengan Jonathan.
Amanda dijodohkan dengan Vincent.

Pertentanganpun terjadi. Agatha dan Amanda juga Jonathan dan Vincent menolak dijodohkan.

Apa yang terjadi jika Agatha bertemu dengan Vincent (jodoh buat Amanda) dan Amanda bertemu dengan Jonathan (jodoh buat Agatha).

Apakah mereka akan jatuh cinta dengan pria yang dijodohkan untuk saudara kembarnya?

*****

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR Maesa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH-10 Makan siang yang gagal

Mobilnya Agatha sudah mendekati rumah makan Bebek goreng sambal hijau. Dia kebingungan mobil Vincent benar-benar terus mengikutinya.

“Pria itu benar-benar menjengkelkan,” keluhnya. Dia terus berfikir bagaimana supaya Vincent melihatnya dengan seorang pria terus dikira pacarnya.

Mobilpun diparkir. Agatha turun, sambil melihat ke sekeliling barangkali ada yang bisa dijadikan pacar pura-puranya.

Agatha bersembunyi dibalik tiang, dia bisa melihat mobil Vincent parkir tidak jauh dari mobilnya. Pria itu keluar, matanya beredar mencarinya. Agatha melihat ke sekitar, kira-kira siapa pengunjung yang akan makan sendirian dan dia pura-pura mengenalnya.

Tampak ada seorang pria yang berdiri sendirian melihat ke sekeliling rumah makan yang ramai, dia mencari kursi yang kosong. Vincent juga terlihat berjalan kearahnya.

Ini saatnya beraksi, Agatha langsung menghampiri pria itu.

“Sayang, kau kau baru datang? Aku sudah menunggumu dari tadi,” kata Agatha.

Vincent yang melihat Agatha dengan seorang pria, langsung kebakaran jenggot.

“Jadi itu pacarnya calon istriku? Pria itu harus tahu kalau si Cantik adalah calon istriku,” gumam Vincent.

Pria itu menoleh pada Agatha dan tampak terkejut.

“Agatha?” batinnya, tanpa bicara terus menatap Agatha. Ternyata pria itu adalah Jonathan. Dia diajak temannya makan di rumah makan itu, tapi ternyata temannya belum datang.

Agatha terkejut ini adalah yang ke tiga kalinya dia melihat Jonathan. Sejenak dia tertegun menatap Jonathan yang juga menatapnya, jantungnya langsung berdebar kencang saat mata mereka bertemu, dan dia menjadi gugup.

“Hai, aku…” belum juga Agatha bicara, dia melihat Vincent semakin mendekatinya, jadi dia pura-pura akrab pada Jonathan.

“Sayang, ayo kita cari kursi yang kosong,” kata Agatha.

Jonathan mengerutkan keningnya, gadis pecicilan itu ada disini dan dengan sok akrabnya memanggilnya sayang, membuatnya benar-benar ilfeel. Dia benar-benar tidak menyangka ternyata calon istrinya itu seorang gadis yang genit. Jonathan terus mengumpat dalam hati, dia mengira Agatha adalah Amanda.

Agatha langsung menggandeng tangannya Jonathan. Pria itu langsung memerah wajahnya dia lebih tidak menyangka lagi kalau Agatha (Amanda) seorang gadis agresif pada pria yang baru dikenalnya. Dia benar-benar tidak menerima pejodohan ini.

“Jadi ini pacarmu?” tanya Vincent, membuat Jonathan menoleh pada pria itu. Agatha terkejut ternyata Vincent berani menegur mereka. Bagaimana ini? Dia merasa tidak enak pada pria yang belum dia kenal ini.

“Kau siapa?” tanya Jonathan dengan ketus, menatap Vincent.

“Aku pacarnya,” jawab Vincent. Raut muka Jonathan semakin merah, dia benar-benar terkejut ternyata calon istrinya sudah punya pacar, dia mengira gadis yang ada dihadapannya adalah Agatha (Amanda) yang dikenalnya di kampus.

“Hei hei kau jangan mengaku-ngaku,” kata Agatha pada Vincent.

Vincent menoleh pada Agatha.

“Jadi kau selingkuh di belakangku?” tanya Vincent pura-pura jadi pacarnya Agatha, membuat Agatha terkejut. Jonathan lebih merasa kesal lagi, dia benar-benar marah.

Dia menatap Agatha.

“Dia itu pacarmu?” tanya Jonathan. Agatha semakin tidak bisa bicara.

“Bukan, dia bukan pacarku,” elak Agatha pada Jonathan, kenapa dia merasa tidak enak dengan tatapan pria itu yang menghakiminya.

“Iya, aku pacarnya, jadi kau tau kan apa yang harus kau lakukan? Kau jangan berhubungan dengannya lagi, atau sesuatu akan terjadi padamu,” ancam Vincent menatap Jonathan dengan tajam.

Jonathan benar-benar kesal dengan kejadian ini, belum orang-orang memperhatikan mereka, benar-benar membuatnya merasa malu. Dia menatap Agatha tanpa bicara apa-apa, hilang sudah rasa laparnya. Dia pun beranjak meninggalkan  mereka. Kembali ke dalam mobilnya meninggalkan rumah makan itu.

“Benar-benar keterlaluan, ayahku menjodohkanku dengan gadis yang seperti itu? Sudah pecicilan, genit, dan ternyata punya pacar, dan pacarnya kurang ajarnya mengancamku! Aku benar-benar menolak perjodohan ini,” gerutu Jonathan.

Agatha berbalik menatap Vincent, dia juga kesal dan marah pada pria itu.

“Apa yang kau lakukan? Kau membuat pacarku marah,” kata Agatha masih pura-pura menyebut Jonathan adalah pacarnya.

“Biarkan saja. Bagaimana kalau kita makan saja disini, aku yang traktir,” ucap Vincent tanpa merasa bersalah.

Agatha semakin kesal padanya. Diapun tidak bicara apa-apa lagi, dia beranjak meninggalkan Vincent. Pria itu ternyata tidak menyerah sampai ditu, dia menyusulnya.

“Cantik, tunggu cantik!” teriaknya. Tapi Agatha tidak mau mendengar, dia masuk kedalam mobilnya. Meninggalkan Vincent yang terus memanggilnya. Vincent tersenyum melihat Agatha marah padanya. Yang penting misinya menggagalkan kencannya si Cantik sudah berhasil.

Vincent kembali ke kantornya, dengan senyumnya yang ceria. Sekarang masih jam istirahat, di halaman parkir tadi dia  melihat mobilnya si cantik. Kira-kira dia sedang apa sekarang? Tapi kemudian dia teringat kalau tadi Amanda (Agatha) itu tidak jadi makan di rumah makan itu berarti sekarang dia belum makan?  Sebagai seorang calon suami yang baik seharusnya dia memperhatikan calon istrinya. Diapun mencari-cari Amanda ( Agatha). Ternyata gadis itu tidak ada di ruang kerja untuk anak- anak kuliah itu. Kemana dia?

Vincentpun menuju kantin, dan benar saja gadis itu sedang makan sendiri di ruangan kantin yang sudah mulai kosong karena sebagian sudah kembali ke mejanya atau melakukan aktifitas lain di jam istirahat.

Agatha makan menu makan siangnya dengan kesal. Kenapa pria itu terus-terusan mengganggunya? Dia tidak menyangka akan sekantor dengannya. Seminggu ada dikantor ini rasanya seperti  setahun, tapi dia tidak mungkin mencari lagi perusahaan lagi. Perusahaan ini perusahan bonavid, sangat sulit bisa magang diperusahaan sebesar ini, cuma ya itu Direktur selengeannya itu terus mengganggunya.

“Makanlah yang banyak,” tedengar suara seseorang, membuatnya terkejut dan menatap kearah seorang pria yang berdiri di depannya. Si Playboy itu lagi. Huh! Agatha benar-benar kesal. Dia malas menyapanya.

Vincent duduk di sebrang Agatha, gadis itu benar-benar tidak mau melihat pria itu, dia menunduk menikmati makan siangnya.

“Cantik, makanlah yang banyak, aku tidak mau kau sakit,” kata Vincent, dia berfikir dia berusaha menjadi calon suami yang baik meskipun mungkin Amanda( Agatha) tidak tahu kalau dia calon suaminya.

“Jangan terus terusan memanggilku cantik,” keluh Agatha. Dia risih dengan kata-kata itu apalagi kalau diucapkan di depan teman-temannya.

“Tapi aku suka memanggilmu cantik,” kata Vincent, bersikukuh.

Akhirnya Agatha diam, dia malas berdebat dengan pria itu. Vincent menatap gadis yang sedang makan itu, kenapa dia merasa dari waktu kewaktu dia menyukai calon istrinya itu? Apa karena dia beda dengan wanita-wanita yang menjadi pacarnya yang terus mengejar-ngejarnya demi uangnya?

Vincent masih sibuk dengan fikirannya. Dia benar-benar harus bersabar menunggu si Cantik selesai kuliah, kenapa skipsinya lama sekali?. Hemm dia harus bicara dengan pak Arnest supaya membantu semua yang diperlukan si Cantik untuk keperluan skripsinya supaya skripsinya cepat selesai dan dia bisa secepatnya menikah dengan si Cantik.

*********

Jonathan masih mengendarai mobilnya dengan kesal gara-gara gadis pecicilan itu dan pacarnya,  benar-benar membuatnya malu dilihat orang. Tiba-tiba handphonenya berdering. Jonathan menghentikan mobilnya di pinggir jalan raya. Mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menelpon, ternyata ibunya.

“Ya Mommy,” ucapnya.

“Sayang kau dimana?” tanya suara di sebrang.

“Lagi di jalan,” jawab Jonathan.

“Cepat ke rumah sakit, Daddymu sakit, dia dirawat,” kata ibunya Jonathan sambil menangis.

“Apa? Daddy sakit? Dirawat dimana? Aku kesana sekarang,” ucap Jonathan.

Setelah telpon ditutup, Jonathan menjalankan mobilnya dengan cepat menuju rumah sakit tempat ayahnya dirawat.

Sesampainya di rumahsakit, ibunya terus saja menangis. Ayahnya berbaring ditempat tidur, menatapnya lesu saat dia datang.

“Daddy kenapa?” tanya Jonathan.

“Daddy kena struk,” jawab ibunya Jonathan.

Jonathan menghampiri ayahnya dan memeluknya.

“Jo,” panggil Daddynya terbata.

“Ya Daddy,” jawab Jonathan.

“Daddy sudah sakit-sakitan begini. Kau mau ya menikah dengan Agatha,” kata ayahnya dengan susah payah bicara.

Mendengar  perkataan ayahnya, Jonathan diam. Baru saja dia akan menolak perjodohan ini, dia benar-benar ingin membatalkannya. Dia tidak mau menikah dengan Agatha.

“Jangan mengecewakan Daddy,” kata ayahnya lagi.

“Daddy aku…” belum tuntas Jonathan bicara, ayahnya bicara lagi.

“Daddy sangat berharap kau mau menikah dengan Agatha,” pinta ayahnya lagi.

Jonathan akhirnya diam. Ibunya mendekatinya.

“Jo, Mommy tahu ini berat buatmu, tapi kaukan belum mengenal seperti apa Agatha. Kau masih punya waktu untuk mengenalnya sebelum kalian menikah. Agatha sedang menyelesaikan skripsinya, ada waktu untuk bisa mendekatinya. Mommy yakin kau sudah bisa mencintainya saat akan menikah nanti,” kata Mommy Jonathan.

“Jangan kecewakan Daddymu,” kata ibunya Jonathan lagi.

Tidak ada yang bisa dia katakan lagi. Jonathan duduk di kursi dengan lesu. Apa dia benar-benar harus menikah dengan gadis pecicilan yang sudah punya pacar itu?

“Jo!” panggil ibunya, menatap putranya dengan penuh harap.

Jonathan menghela nafas panajng.

“Baiklah Mommy, aku akan berusaha mengenalnya, tapi bagaimana kalau ternyata aku tidak juga bisa menerimanya?” tanya Jonathan.

“Kau kan belum mencobanya. Dia gadis yang cantik,” kata ibunya.

Cantik sih cantik tapi kekanak-kanakkan, batin Jonathan.

“Mommy akan membawa Daddymu ke London, supaya Daddy dirawat disana. Sekarang Mr. Edward juga sudah ada di London, setelah Daddymu sembuh, kita akan membicarakan persiapan pernikahanmu,” kata ibunya.

Jonathan tidak bicara apa-apa lagi. Kepalanya terasa sangat berat. Mimpi apa dia kalau jodohnya sudah di persiapkan seperti ini? Seperti dia tidak bisa mencari pendamping saja.

**************

Cerita ini agak ribet ya readers, author nulisnya harus extra hati-hati biar pembaca tidak bingung.

Kasihan “My Scretary 3” ini terbengkalai  upnya tidak rutin jadi likenya masih sedikit. Tapi kita jalan terus saja ya..

Jangan lupa like vote dan komen.

1
Pasikah CwElosbes
cerita yg bagus ga terllu berbelit Belit
Yasinta Nuriyati
1 vote & ☕
Semangat terus berkarya Kakak author 🔥😘
Yasinta Nuriyati
Kakak author sambil nunggu karya terbarunya..baca2 cerita yang ini sangat bagus juga.. Terima kasih Kakak author karyanya sangat menghibur 🤗😘
Intan Khairani AM
😍
Intan Khairani AM
😍😍😗😗
benar....lebih baik dicintai dari pada mencintai....kita sekalu merasa dijadikan ratu....karena dalam dunia nyata...aq sudah merradasakan sendiri....
ayudisa
bagusss🥰🥰🥰
AsriMaria
Alur ceritanya bagus, konflik dan penyelesaiannya bagus tidak terlalu panjang tapi mampu menggambar kan cerita dengan baikr dan happy ending. Tata bahasanya juga baik.
AsriMaria
astaga.....msh ada stok spti vincent gak thor...dilemparlah ksni 😂😂😂...ayo Agatha...km sdh liat ksesriusan vincent
AsriMaria
astaga.....msh ada stok spti vincent gak thor...dilemparlah ksni 😂😂😂...ayo Agatha...km sdh liat ksesriusan vincent
AsriMaria
senyum2 sndiri baca ceritamu thor...gokil...😂😂😂😂
Soraya
slmt y Vincent 👍
Soraya
keren 👍
Soraya
permisi numpang duduk dl ya bru singgah👍
Ratna Sari Dewi
🤣🤣🤣
Meimawati
Q puas baca karyamu thoor.,.
tatik mufidah
pdhl bagus loo ini novelnya, yg like kok cmn dikit ya, blm tau mampir sini kayak e
tatik mufidah
wuahaha, kerjakeras vincent
Patrish
lebih indah dicintai..
daripada mencintai..
karena cinta akan tumbuh seiring waktu..
karena kasih yang diberikan setiap hari akan mengikis kebekuan hati..
❤❤❤❤❤❤
Patrish
aduh Vincent.... 🙈🙈😩😩😩😩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!