NovelToon NovelToon
Antara Balas Dendam Atau Cinta

Antara Balas Dendam Atau Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

seorang anak kecil yang baru berusia 5tahun, ia ingin melakukan dendam akibat tantenya meninggal karna menyelamat kan nya. setelah ia beranjak remaja ia memulai melakukan dendam tersebut, dan rencananya ia akan bikin anak dari sang pembunuh jatuh cinta padanya dan meninggalkan nya. tetapi ia malah jatuh cinta pada gadis itu, dan siapa sangka ia tidak bisa melanjutkan balas dendam tersebut. tetapi karna permintaan sang mamah dan tidak akan membuat mamahnya kecewa ia akan melakukan balas dendam itu, walaupun harus merelakan orang yang ia cintai. namun ia tidak bisa untuk menyakiti hati orang yang ia cintai tapi apalah dayanya mamahnya selalu memaksa ia untuk melakukan balas dendam. dan ia semakin di buat bingung oleh keadaan, ia harus memilih salah satu ANTARA CINTA ATAU BALAS DENDAM.

penasaran sama ceritanya? sini dibacaa

jangan lupa follow dan vote di setiap bab nya ya gayss

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 | MENGAKHIRI DENDAM

happy reading all🤙

 

setelah menyuapi devi, kini Afan dan devi sedang mengobrol bareng sambil menunggu kedatangan ayah dan bundanya devi.

pintu ruang rawat devi terbuka, bunda Salma dan ayah Fathir akhirnya datang.

"deviaa, yaallah nak kamu gapapa kan?"ucap bunda Salma

"aku gapapa bunda"jawab devi

"fan, gimana keadaan putri saya?"ucap Fathir

"baik om, tapi kata dokter harus di rawat dulu beberapa hari"ucap afan

"kenapa devia seperti ini?"ucap bunda Salma

"keracunan tan"

"keracunan apa?setau saya devia tidak pernah makan atau minum yang aneh aneh"

"dev, kamu sebelumnya pergi kemana? kenapa pulang sekolah bukannya pulang malah pergi?"

"devi pergi kerumah afan Bun"

"Afan?"batin Fathir

"apa devia keracunan gara gara mamahnya?"batin Fathir

"apa devia keracunan perkara abis dari rumah kamu Afan?"tanya Fathir

"enggak tau om"

"terus kenapa? devi bisa masuk rumah sakit?"ucap bunda Salma

"Bun yah...udah ya gausah di bahas lagian devia baik-baik aja kok"

"tapi dev ini tentang keselamatan kamu"ucap bunda Salma

"fan kita tau keluarga mu punya niat buruk tapi jangan celakain putri kami"ucap salma

"maksud Tante?"

"bunn, jangan keceplosan"ucap ayah Fathir

"iya yah maaf bunda lupa"

"apa maksud bunda?"ucap devia

"keluarga Afan punya niat buruk? maksud nya apa?"ucap devia lagi

"fan, keluarga Lo gaada niatan apa apa kan?"

"enggak dev"

"pintar sekali kamu berbohong"gumam bunda Salma yang hanya di dengar oleh ayah Fathir

"fan sebaiknya kamu pulang saja nak, ini sudah hampir malam, nanti takutnya keluarga kamu nyariin"ucap fathir

"eh iya om, kalo gitu Afan pamit dulu"

Fathir mengangguk

afan pun pergi dari ruang rawat devi

"bunn tadi maksudnya apa?"

"kalian nyembunyiin sesuatu dari devia?"

"belum saatnya kamu tau dev"jawab bunda Salma

"tapi kenapa bunn"

"udah yah dev, gausah di bahas kamu istirahat aja"

dengan pasrah devi mengangguk

 

sesampainya Afan di rumah

"mah, tadi mamah apa apaan sih?!"ucap afan

"kenapa mamah ngeracunin devi?"

"kenapa?"

"mamah masih nanya kenapa?"

"keluarganya curiga mah sama kita"

"keluarganya yang curiga atau kamu yang khawatir devi kenapa-napa?"

"mahh, bisa hentikan balas dendam ini?"

"apa kamu bilang? hentikan?"

"jangan harap afan"

"apa karna kamu udah cinta sama gadis itu?"

"benar apa kata Afan mah, sebaiknya kita hentikan balas dendam ini"ucap Lian ikut membela afan

"apa maksudmu?"

"biarkan Afan perjuangkan cintanya"

"nggak"

"balas dendam tetap balas dendam"

"apa yang menjadikan mamah seperti ini? apa karna kepergian tante rara?"ucap afan

"afan udah muak mah, tiap hari mamah selalu maksa Afan buat balas dendam"

"berani sekali kamu berbicara seperti itu?"

"apa kamu lupa Afan? bahwa kamu lah yang ingin melakukan balas dendam ini sejak kecil"

deg

Afan terdiam membeku

"tapi itu dulu mah, dulu Afan masih kecil dan belum tau apa apa"

"masih kecil?"

"cih, kecil dari mana dulu aja kamu sangat ingin melakukan dendam itu tapi sekarang kamu malah ingin mengakhiri balas dendam itu? jangan harap afan."

"tapi mah dulu Afan itu memang masih kecil" ucap Lian ikut membela afan

"kecil kecil gitu dulu juga paham dan tetap ingin melakukan dendam itu, tapi kenapa sekarang tiba tiba mau mengakhiri nya?"

"apa karna kamu udah cinta sama gadis itu Afan?"

"IYA AKU MEMANG UDAH CINTA SAMA DEVI DAN AKU PENGEN MENGAKHIRI DENDAM INI MAH,APA ITU TIDAK BOLEH?" suara afan meninggi

"kamu berani meninggikan suara kamu kepada mamah fan? hanya karna gadis itu"

"jangan salahin devi mah, Devi nggak tau apa apa, dan disitu mamah punya dendam sama orang tua devi lalu kenapa? seolah-olah devi yang kena sasarannya?"

"bukannya kamu yang bikin rencana ini?"

"dan itu ide kamu afan. bukan ide mamah"

"terus kenapa sekarang kamu ingin mengakhiri semuanya? jangan harap, Afan."

"jika kamu ingin mengakhiri ini biar mamah saja yang melakukan dendam ini"

"kalo mamah yang melakukan ini semua pasti bakalan membahayakan devi"

"oke Afan nggak akan mengakhiri dendam ini"

"bagus"

 

sudah dua hari devi berada di rumah sakit. dan kini saatnya ia kembali pulang ke rumah.

"bunda akhirnya yah aku udah boleh pulang, aku tuh bosen banget disini bun" adunya pada sang bunda

"masa sih bosen? bukannya saat kamu di rawat dua hari ini kamu selalu di jenguk oleh Afan?"

"emang, tapi tiap kali aku ajakin ke taman Deket rumah sakit Afan gaboleh ya jadinya ngobrol ngobrol doang, kan bosenn"

Salma menggeleng kan kepalanya "ada ada saja anak ini" gumannya

 

di dalam kamar kini devia berada ia sedang bermalas malasan di atas kasur sambil membaca novel kesayangan nya. kemudian sebuah notif muncul dari handphone nya, ia segera mengambil handphone nya yang berada di nakas sebelah tempat tidurnya.

"afan?" gumamnya setelah melihat notifikasi handphone nya

di WhatsApp

Afan

|dev lagi ngapain?

anda

|baca novel

Afan

|udah belajar? besok ujian

anda

|malasss

Afan

|kenapa males sayang?

anda

|yaa males aja gitu

Afan

|mau belajar bareng nggak?

anda

|mauu

Afan

|aku kerumah kamu yaa

anda

|jangan di rumah aku belajar nya, kita belajar di taman gimana?

Afan

|malem malem?

anda

|iya plss

Afan

|yaudah nanti aku jemput yaa

Anda

|Okeyy

 

di taman kini kedua pasangan itu berada. mereka sedang belajar untuk mempersiapkan diri untuk ujian besok.afan belajar sungguh-sungguh tetapi tidak dengan devi ia bermalas malasan sambil membaca novel nya, Afan yang ada di sebelahnya hanya menghela nafas sabar.

"Dev, belajar bukan baca novel"

"iya iya nanggung bentar lagi end"

"belajar dulu gih, nanti baca lagi sepuas Lo"

"nanggung fann"

"besok ujian, nanti kalo Lo gabisa ngerjain?"

"ish iya iya, gue belajar"

"good girl"

"sini novelnya"

"buat apaan?"

"mau disita dulu beberapa menit nanti gue kembaliin, kalo udah selesai belajar nya"

"lah kok disita si?"

"beberapa menit doang sayang, nggak lama, supaya kamu bisa fokus belajar"

"iya iya nihh"

devi menyodorkan novelnya ke afan dan Afan menerimanya.

"dah sekarang fokus belajar"

"iyaaaa"

1
Putu Sri utari
👍👍👍
Putu Sri utari
keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!