Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .
Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .
Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰
Happy Reading 📖
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Zilong atau Delvin
.
.
Zean mengumpulkan semua anggota Red ZL karena sebentar lagi tuan mereka akan datang , dan hari ini Zilong akan kembali melakukan pembunuhan yang sangat sadis .
" dimana Billar ... ? " tanya Zean kepada semua anggotanya
" dia belum kembali tuan , dan Jakob dia juga menghilang " jawab salah satu dari mereka
Zean diam , dan tiba-tiba ada salah satu anggota Red ZL berlari dengan wajahnya yang terlihat panik .
" tuan .... Ja..Jakob ... dia ...dia di bunuh " ucap pria yang di tugaskan membawakan makanan untuk Hanabi itu
Semua nya diam , sedangkan Zean ia menatap anggota nya itu dengan tajam
" siapa yang membunuh nya dan dimana dia sekarang ? " tanya Zean seraya menatap tajam anggota nya
" sa..... Saya tidak tau tuan ..... Dan wanita itu dia tidak ada di dalam sel " ucap pria itu.
" siapa yang tidak ada ... ? " suara Delvin atau Zilong menghentikan ucapan mereka ,
Semua anggota Red ZL melihat kearah Delvin atau Zilong yang tiba-tiba datang itu , Delvin menatap tajam semua anggotanya setelah nya ia menatap Zean selaku orang yang ia percaya menjaga markasnya saat ia sedang ada pekerjaan pribadi.
semuanya menunduk termasuk Zean " kenapa kalian diam , katakan siapa yang tidak ada. ? " tanya Delvin dengan matanya yang kini sudah memerah menatap mereka semua
Zean memberanikan dirinya menatap Delvin yang terlihat marah itu " maaf .... Tuan saya juga tidak tau ..... dan kau katakan dengan jelas " ucap Zean ia menatap anggota nya yang ia tugas kan membawa kan makanan untuk Hanabi
pria itu menunduk seluruh tubuh nya gemetaran " i...itu tuan ...wa...wanita yang anda masukkan kedalam penjara hilang " ucap pria itu dan tak berani menatap wajah Delvin yang menatap nya dengan tajam
Brak
Delvin menendang guci yang ada di sudut ruangan itu hingga guci itu hancur " bagaimana bisa HA .... Apa yang kalian semua lakukan selama aku tidak ada di markas ini " Delvin marah seraya ia menunjuk semua anak buahnya .
Setelah nya pria paruh baya itu melangkah pergi dari sana , dan di ikuti oleh Zean dan lima orang anak buahnya sedangkan yang lain nya tetap berada di ruangan .
Delvin berjalan dengan langkah buruh-buruh nya masuk kedalam penjara bawah tanah dan pada saat ia sampai di dalam sel , ia tidak melihat keberadaan Hanabi di dalam sana yang ia lihat salah satu anak buahnya terbaring tak bernyawa dan darah di sekujur tubuh Jakob sudah mengering
" AAAARRRRGGGGGHHHHHH ...... SIAL .... APA YANG KALIAN SEMUA LAKUKAN KENAPA DIA BISA KELUAR DARI TEMPAT INI " teriak Delvin dengan suara keras nya
" Maaf tuan .... Kami melakukan tugas yang tuan perintahkan dengan baik , tapi kami tidak tau jika dia keluar dari penjara ini dengan begitu mudanya " jelas Zean
" TIDAK ....TIDAK ....PASTI ADA SALAH SATU DARI KALIAN YANG BERKHIANAT " ucap Delvin lagi dan masih dengan suara keras nya
Zean diam tapi tak lama pria itu kembali berbicara " Billar ..... Ya saya yakin Billar mengkhianati kita semua .... Semalam dia meminta izin kepadaku untuk ke rumah sakit dan memeriksa keadaan nya dan juga dia ingin menjemput Nike yang masih berada di rumah sakit , dan sampai saat ini mereka belum pulang " jelas Zean
salah satu anak buah yang bersama mereka juga ikut berbicara " semalam saya bertemu Billar di depan markas tuan ... dan dia mengatakan hal yang sama tapi setelah itu ia masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil itu dengan begitu sangat kencang " jelas anak buah yang bertemu dengan Jenifer semalam
Brak
Brak
Delvin membanting semua benda yang ada di dalam penjara itu dengan wajah dan matanya yang memerah karena marah .
" sial ..... cari Billar dan Nike dan bawa mereka berdua ke hadapan ku dalam keadaan hidup " ucap Delvin
" baik tuan , " ucap Zean
" dan juga cari wanita itu .... Aku tidak mau tau kalian semua harus menemukan nya " ucap Delvin lagi
Karena jika ia tidak mendapatkan Hanabi dan segera membunuh nya maka wanita itu lah yang akan datang dan membalaskan dendam nya kepada nya , apa lagi Hanabi sudah mengetuai semua rahasia yang selama ini ia simpan dengan rapat .
" baik tuan " ucap Zean
Setelah nya Delvin melangkah pergi dan masih dengan amarah nya .
" bereskan mayat Jakob , setelah itu temui saya di ruangan " ucap Zean setelah nya ia juga pergi meninggalkan kelima anak buah nya di dalam sel
Delvin masuk kedalam ruangan nya dengan penuh amarah nya .
Brak
Brak
Prak
prak
suara benda jatuh terdengar di dalam ruangan itu . " tidak .... tidak aku harus segera mendapatkan wanita itu dan segera membunuh nya , jangan sampai dia datang dan menghancurkan semua nya , aku tidak ingin kehilangan Amber yang kedua kalinya " ucap Delvin
Delvin atau Zilong memang ia seorang pemimpin Klan Mafia dan pembunuh berdarah dingin , tetapi ia bukan lah tipe pria yang suka bermain wanita , ia hanya setia dengan satu wanita yaitu Amber . Ia sangat mencintai Amber bahkan ia rela membunuh sahabat nya sendiri demi untuk memiliki Amber .
.
.
.
Crystal yang saat ini sedang berada di taman belakang Mansion nya seraya menggendong boneka Hello Kitty kesayangan nya itu mengajak berbicara boneka nya .
" tau gak .... Aku tuh cangat melindukan kakak cantik yang di taman itu .... tapi aku tidak pelna beltemu kakak cantik itu lagi " ucap Crystal kepada boneka yang ada di pangkuan nya itu.
" dia memanggilku Pum-pum nama yang cangat lucu kan ..... " ucap Crystal lagi
" Crystal Oma datang " suara Amber mengalihkan perhatian Crystal, bocah kecil dan menggemaskan itu melihat kearah sang Oma yang saat ini berjalan ke arah nya
" Oma " Crystal segera berdiri dan menyambut Oma nya itu
Amber mendekati Crystal setelah nya ia berjongkok di hadapan bocah kecil itu mensejajarkan tingginya dengan tinggi sang cucu .
Amber tersenyum lembut " apa yang Crystal lakukan disini hhhmmmm... ? " tanya Amber
" belcantai cama cih Kitty Oma .... Cly bocan di dalam lumah telus .... " jawab Crystal
Amber mengelus kepala cucunya itu dengan lembut " ayo masuk Oma bawa spageti kesukaan Crystal loh .... Dan Oma membeli nya di restoran yang Crystal bilang itu " ucap Amber
Crystal tersenyum senang " oh ya .... Makaci Oma .... Oma memang yang telbaik " ucap Crystal dengan senang nya
Setelah nya kedua wanita berbeda usia itu masuk kedalam mansion besar milik Matteo .
Crystal kini sudah duduk di meja makan dengan kursi khusus untuk anak kecil dan Amber duduk di samping nya seraya mengupaskan buah apel untuk nya.
" makanan nya nona kecil " ucap maid seraya meletakkan sepiring spageti yang di bawa oleh Amber itu
" telimakacih Bibi " ucap Crystal , pelayan itu menganggukkan kepalanya hormat setelah nya ia pergi
Crystal langsung memakan spageti itu dengan sangat lahap " apa enak ?" tanya Amber ia penasaran dengan rasa spageti yang ia bawa untuk cucu nya itu karena Crystal memakan nya dengan sangat lahap
" enak Cekali Oma ..... andaikan kakak cantik juga ada dicini pacti lacanya beltambah enak " jawab Crystal
Amber mengerutkan alisnya ia tidak tau siapa sosok wanita yang selalu di panggil dengan sebutan kakak cantik oleh Crystal , karena bukan hanya sekali atau dua kali Crystal menyebut kakak Cantik di hadapan nya tapi sudah berkali-kali .
Amber sangat penasaran siapa sosok wanita itu dan secantik apa wanita itu sehingga cucu nya selalu menyebut nya dengan nama kakak cantik .
.
.
.