NovelToon NovelToon
Gianna

Gianna

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: the devvu

Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan

Dua bulan menuju tiga.

Sore hari di ruang kantor David menatap kaca sebagai pembatas, dapat terlihat jalanan ibu kota dengan sunset Oren yang terang mengingat ini sudah hampir jam enam sore. Orang kantor sudah pulang, kantor sepi sedangkan jalanan mulai padat kendaraan, harinya tetap seperti ini hampir tiga bulan, merasakan pahit kehilangan yang sesak dan sulit untuk di ungkap "ada dimana" inner voice David. "setiap sudut pandangan, bahkan ketika aku menutup mata, kamu ada." lanjut David.

David mengetahui Gianna tetap menjalani hidupnya Jack selalu memberi informasi bahwa Gianna muncul di beberapa layar kaca, media bahkan majalah model. Namun, hari-hari David begitu terasa kacau dan berat meski itu tidak diperlihatkan tapi dalam relung hati rasa kehilangan yang tidak kalah hebat dari sebelumnya ketika dia kehilangan Ayah dan ibu nya, ketika dia kehilangan Oma yang sudah merawatnya.

David pergi keluar ruangan menuju satu pintu David merogoh saku jas menemukan satu benda Kunci Pintu, dia membuka ruangan dan menyelusuri, tanganya membuka satu laci disana. melihat satu bingkai foto ada Gianna kecil dan ibunya, dilaci yang sama boneka abu dari bahan rajut, bisa dipastikan ini hasil karya Gianna, sebelumnya Gianna pernah bercerita jika dia bisa merajut sejak bangku SMP karena praktek prakarya.

"kamu sangat istimewa dan aku telat menyadari itu" ucap David.

David menyoroti ruangan, dia sengaja minta Rebecca mengunci tempat ini dan tidak boleh di jamak orang lain hanya dia, karena David terus menunggu pemilik nya kembali.

Dering telfon menyadarkan lamunan David melihat siapa disana mengusap wajahnya malas "baby, nanti kamu jemput aku yaaa" suara disana "aku sibuk" jawab David "aku mohon kali ini" suara wanita itu membujuk "banyak wartawan disana aku malas," kata David "Jack akan menjemput nanti" lanjutnya, namun wanita itu terus menegosiasi.

Sorotan lampu menyinari tiap tamu yang datang dengan gaun dan polesan make up yang menjadi ajang pertunjukan, Event brand besar Deor bertabur bintang. Gianna ada disana menjadi salah satu selebriti yang memiliki hubungan baik dengan Deor jelas itu menjadi citra baik yang membawa undangan tiap acara Deor.

Heels tinggi, kaki jenjang dan aksesoris milik brand Deor membalut stylish nya, membawa satu gelas wine menuju meja makan namun langkahnya terhenti saat berpapasan dengan seorang wanita yang tidak asing, keduanya bertatap Gianna hendak pergi "aku mengenal kamu" kalimat itu menghentikan langkah Anna kembali "beruntung kamu pergi dari kekasihku" lanjut dia Gianna tetap diam, hendak melangkah. "Aku juga tau kamu sudah tidur dengan David" suara itu yang justru kita menjadi tinggi, mata Anna membulat kali ini dia berbalik badan "siapa namamu?" Tanya Anna "Mavie," jawab wanita itu. Gianna tetap tenang dan elegant meneguk wine yang ada di tangan kanan dia, Anna mulai sadar beberapa mata berpusat pada mereka.

"jauhi calon suamiku" Ujar Mavie dan berlalu pergi. Ambar yang ada disana melihat dan memperhatikan sendari tadi, dia perlahan beranjak dari meja dan menggapai tangan Anna, membawa Gianna sedikit pergi menjauh. Ambar memeluk Anna di tempat yang lebih sepi "mereka tidak pernah tahu apa yang sebetulnya terjadi jangan dengarkan." Kata Ambar mencoba menenangkan, kenyatanya mental Anna jauh lebih kuat dari yang dia bayangkan dan orang sangka. "aku tidak apa-apa," Ujar Gianna, Ambar tersenyum "pulang lebih dulu jika ingin menenangkan diri." kata Ambar, Gianna memilih mendengar kan Ambar.

Beberapa bulan lalu, Rebecca membuka cerita kepada Mavie dengan apa yang dia lihat, mengenai David dan Gianna malam itu. Mavie sudah melihat banyak fakta bermain wanita bukan hal baru bagi David, Mavie paham itu sekedar one night stand or friends with benefits.

Tapi kali ini berbeda, Mavie merasa kecemasan dia merasa punya saingan yang sebanding, itu membuatnya cemburu. Terlebih Gianna hampir setiap hari ada di kantor itu yang menjadi beban untuk Mavie beberapa bulan hampir setiap hari menemui David di kantor, sungguh menguras energi untuk Mavie namun dia tidak ingin kehilangannya David(yang menjadi sumber utama dana hidup).

Di awal beberapa Minggu Mavie tidak pernah melihat Gianna ada disana lagi hal itu menurunkan sedikit kecemasan dia, karena Mavie berfikir David sudah membayar Gianna dengan kesepakatan, Mavie berpikir itu sudah cukup membuat Gianna pergi dari hidup David dengan uang yang sudah mengalir ke rekening dia.

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
the devvu: hallo Amiera Syaqilla ❤️
total 1 replies
the devvu
stay tune up halaman terbaru😍
devvuholic
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!