NovelToon NovelToon
Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Apa jadinya jika seorang Scientist Gila mendapatkan Sistem Pertanian?

Elena adalah seorang ilmuwan kimia gila yang mati dalam ledakan laboratorium dan terbangun di tubuh gadis desa yang tertindas. Berbekal "Sistem Petani Legendaris", ia tidak lagi bermain dengan cairan asam, melainkan dengan cangkul dan benih ajaib. Di tangan seorang jenius gila, ladang pertanian bukan sekadar tempat menanam padi, melainkan laboratorium maut yang bisa mengguncang kekaisaran!

Ingin mencuri hasil panennya? Bersiaplah menghadapi tanaman karnivora dan ledakan reaksi kimia di ladangnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rolas (12)

Pagi itu, kedamaian di desa Da Yang hancur berantakan bukan karena serangan monster, melainkan karena gosip. Berawal dari Bibi Liu yang mengaku melihat sesosok "Dewa" sedang menjemur baju di depan gubuk terkutuk Han Jia, kini separuh warga desa berkumpul di batas ladang, mengintip dari balik pohon-pohon besar.

Feng Shura, yang sedang sibuk memancangkan tiang pagar, menyadari kehadiran mereka. Ia menyeka keringat di dahinya, membuat otot lengannya yang berkilau karena sinar matahari terlihat jelas. Ia mengenakan ikat kepala sederhana, namun auranya tetap seperti bangsawan tinggi.

"Nona Han," panggil Shura dengan suara beratnya yang menggema. "Subjek-subjek pengganggumu sedang melakukan observasi massal di balik semak-semak."

Han Jia keluar dari gubuk sambil membawa sebuah penggaris kayu panjang. Ia menatap ke arah semak-semak dengan wajah bosan.

"Abaikan saja. Selama mereka tidak melewati batas garis... emm... batas tanah hitam ini, biarkan saja mereka melakukan penelitian visual secara gratis."

Tiba-tiba, Bibi Liu keluar dari semak-semak dengan keberanian yang dipaksakan. Di belakangnya ada beberapa ibu-ibu desa yang memegang kipas dan keranjang cucian.

"Han Jia! Kau... kau benar-benar keterlaluan!" teriak Bibi Liu. "Selain memelihara jin, sekarang kau juga menculik pangeran dari mana, hah?! Lihat pria itu! Mana mungkin pria segagah itu ada di ladang gersang ini kalau bukan karena kau sihir!"

Han Jia menghela napas panjang. Ia menoleh pada Hera yang sedang duduk melayang di atas tumpukan batu. "Hera, berikan aku definisi medis untuk 'orang yang terlalu banyak bicara'."

"Diagnosis sementara: Hiperaktif Vokal akut dengan komplikasi kurang asupan edukasi, Profesor," sahut Hera sambil tertawa kecil.

Han Jia berjalan mendekati kerumunan warga. Ia berdiri tegak, menatap mereka satu per satu. "Menculik? Maaf saja, standar seleraku tidak serendah itu untuk menculik orang tanpa tujuan riset. Pria ini hanyalah... asisten laboratorium... ah, maksudku, dia hanya pembantuku yang baru sembuh dari sakit!"

"Pembantu?!" seorang ibu-ibu desa memekik. "Mana ada pembantu yang setampan itu! Kulitnya bersih, rambutnya berkilau, dan baunya... baunya seperti melati dari jarak sepuluh meter! Kau pasti menggunakan ilmu hitam untuk mengubah babi hutan menjadi pria tampan, kan?!"

Mendengar kata "babi hutan", Feng Shura yang sedang mengangkat tiang pagar langsung tersedak ludahnya sendiri. Ia menatap Han Jia dengan tatapan 'apa-apaan-ini'.

"Babi hutan?" Han Jia tertawa sinis. "Ibu-ibu sekalian, mengubah struktur biologis mamalia dari Sus scrofa menjadi manusia itu butuh energi atom yang luar biasa! Aku tidak punya mesinnya! Dia jadi tampan karena aku memberinya sabun dan minyak rambut buatanku sendiri! Itu murni reaksi... eh, maksudku murni karena aku pintar mencuci!"

"Bohong! Berikan pria itu pada kami! Jangan biarkan dia ternoda oleh penyihir sepertimu!" teriak warga yang lain.

Han Jia mendengus. Ia menatap Shura. "Shura! Sini kau!"

Shura berjalan mendekat dengan enggan. "Ada apa lagi, Nona Gila?"

"Tersenyumlah pada mereka," perintah Han Jia pendek.

"Apa? Tidak mau!"

"Tersenyum atau aku tambahkan bubuk cabai ke dalam ramuan penyembuhmu nanti malam!" ancam Han Jia.

Shura terpaksa menarik sudut bibirnya, menciptakan senyum kaku yang sebenarnya terlihat lebih seperti seringai predator, namun bagi ibu-ibu desa, itu adalah serangan jantung instan.

"KYAAAA! Dia tersenyum padaku!"

"Lihat! Giginya lebih putih daripada piring di rumahku!"

Han Jia menepuk jidatnya sendiri. "Lihat? Dia hanya manusia biasa yang kebetulan punya wajah di atas rata-rata. Sekarang pergilah! Atau aku akan menyemprotkan 'cairan pembersih lantai' ke wajah kalian agar kalian semua jadi 'bersih' dan tidak suka bergosip lagi!"

Mendengar kata "cairan pembersih", warga desa teringat gas ungu malam itu dan langsung lari berhamburan. Hanya Bibi Liu yang masih berdiri di sana dengan wajah iri.

"Kau tunggu saja, Han Jia! Pangeran itu pasti akan sadar dan meninggalkanmu!" teriaknya sebelum ikut lari.

Setelah suasana sepi, Shura menatap Han Jia dengan wajah merah padam. "Babi hutan? Kau bilang aku babi hutan?"

"Itu metafora, Shura! Jangan baperan seperti Othor!" Han Jia kembali ke gubuknya. "Lagipula, sekarang kau tahu kan betapa berharganya sabun buatanku? Warga desa bahkan mengira itu sihir."

(Cih dasar sayur asem masih aja berani ngatain aku baperan!!!)

Shura menggerutu pelan sambil melanjutkan pekerjaannya. "Sihir atau bukan, aku merasa martabatku sebagai jenderal sudah terkubur di bawah tumpukan busa sabun melatimu itu."

"Sabar, Tuan Shura," Hera berbisik di telinga Shura (yang bagi Shura terasa seperti angin dingin). "Setidaknya sekarang Anda adalah asisten kuli paling tampan di seluruh dinasti ini. Itu adalah pencapaian karir yang luar biasa."

"Diam kau, Jin Melati!" bentak Shura pada udara kosong, membuat Han Jia tertawa terbahak-bahak di dalam gubuk.

Pagi itu, Han Jia menyadari satu hal: memiliki asisten tampan ternyata lebih merepotkan daripada menghadapi kegagalan reaksi kimia, tapi setidaknya, itu sangat menghibur.

1
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
/Joyful//Joyful//Joyful/🤣🤣🤣 puas banget ketawa aku
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥: biarin /Tongue//Tongue/
total 2 replies
Aretha Shanum
mau ketawa tpi takut😄😄🤭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ketawa aja boleh kok🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Shira ayo mendekati Mamih... author mu terlalu kejam
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
jangan mau di bujuk Jia... author mu itu kerja sama buat memeras mu🏃🏃
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih 🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Jin mu itu sisteman author nya jadi wajar ngajak ribut 🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩: dihhh lupa diri dia
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Cerita yg cukup menghibur dan buat aku gak berhenti ngakak, pokoknya suka sangat❤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Kembali kasih/Kiss/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othornya emang rada² ngeselin Shura, jadi harap maklum 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Nda lho, mana berani aku/Chuckle/
total 8 replies
Murni Dewita
👣👣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: terimakasih /Rose/
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛☠ᵏᵋᶜᶟᴄɪ≛⃝⃕|ℙ$ѕ⍣⃝✰ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
bisa bisa nya, dia hanya memikirkan hukum kimia 😑
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othor lg yg disalahin🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dihhh
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
parai parai author mu itu
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
cih di sogok gitu kau luluh Jia😏🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Kamu marah Jia? aku juga kesal loh
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: yg tabh/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
hajar Jin mu Hajar... eh author yang harus kamu pertanyaan itu
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: lah kan msh pemula masak status lv nya tinggi mana maen/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Ting Ting Ting bunyi sepedah... sepeda ku beroda tiga...
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣 kek bunyi lonceng sepeda
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Hahaha... Malah nyasar dikandang ayam/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Padahal lg puyeng baca penjelasan Hera, eh malah ngakak🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Yg satu rusuhnya minta ampun, satunya lg sabarnya kebangetan🤣🤣 kalo mereka jadi pasangan, rumah tangganya pasti semarak🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: nanti yaa kl mereka di satuin cepet tamat nanti🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan sampai kamu tahu siapa itu othor, Shura. Aku takut kamu kena sawan🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: /Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Mending urut lidah, dari pada urut otak/Scream/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣🤣coba kita nnati tanya sam ahera bagaimana cara mengurut otak🫣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!