Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan dan berpindah tempat ke sebuah dunia baru yang penuh dengan kekacauan karena Monster yang menyerang dunia itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoe69, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13. Menyelamatkan para korban pertikaian.
Xiao Long memarkir motornya sedikit lebih jauh dari mall di sebuah toko makanan cepat saji dan dia dengan segera menghilang dari gang gelap di sebelah toko itu dengan jurus silumannya tanpa ada yang menyadarinya, bahkan para pria bercadar yang juga sebenarnya para pembunuh tidak tahu jika Xiao Long sudah ada di antara mereka.
Namun Xiao Long tidak mengurus orang orang itu dan terus bergerak menuju Ling Ling yang ada di lantai 6 melindungi lebih dari 40 orang yang terjebak disana. Banyak bangunan terbakar dan juga rusak terutama eskalator dan lift yang membuat sebagian orang orang itu mulai terkena sesak nafas karena kekurangan oksigen dan tidak bisa turun dari lantai itu.
Semua karena di rusak oleh para pria bercadar yang semakin banyak mendatangi lantai 5 ke atas untuk menyerang orang orang yang mereka targetkan dilantai teratas. Ling Ling tampak sangat kerepotan menenangkan pada orang orang yang ada di sekitarnya yang panik dengan keadaan di sekitar mereka yang mulai tertutupi asap tebal berwarna hitam.
Xiao Long yang sudah ada di lantai 5 segera menuju ke arah toilet umum yang ada di bangunan itu yang untungnya airnya tidak mati meski bangunan mall itu sedang mengalami pemadaman listrik karena rusaknya jaringan kabel di lantai itu. Dengan kristal elemen air yang dia miliki membuat Xiao Long bisa mengendalikan semua air yang sengaja dia alirkan untuk memadamkan api yang ada di beberapa bagian di bangunan itu.
Naga air dan juga es mulai keluar dari toilet yang membuat para pengawal dan pria bercadar yang ada di sana heran karena mereka tidak melihat siapa yang melakukan hal itu. Naga air itu memadamkan api yang ada di sekitar jalur evakuasi orang orang yang terjebak di lantai 6 sementara naga es menjadi pengganti eskalator yang dirusak para pria bercadar itu.
Setelah jembatan es terbentuk dari lantai ke enam hingga ke lantai tiga sudah terbentuk, Xiao Long baru memunculkan dirinya dari balik beberapa bangunan yang masih utuh dan segera berlari menuju ke jembatan es yang menuju ke lantai 6 itu. Beberapa pria bercadar melancarkan serangan untuk menghancurkan jembatan es yang membuat Xiao Long harus menahan dan menghancurkan setiap serangan yang datang.
Beruntung kelompok serigala hitam datang dan membantu Xiao Long untuk memblokir serangan sehingga Xiao Long memutuskan untuk menghadapi para pria bercadar yang saat ini Muslim bergerak menuju jembatan es itu. Satu persatu pria bercadar itu terbunuh oleh sepasang belati di tangan Xiao Long yang membuat mereka menatap tidak percaya karena meski mereka sudah berusaha menggunakan ketrampilan persembunyian mereka, Xiao Long masih saja selalu berhasil membunuh para pria bercadar itu.
Para pria bercadar semakin panik di saat lebih banyak terbangun yang muncul dan membantu menghadapi para pria bercadar itu dimana Xiao Long yang bisa melihat mereka selalu memberitahu posisi orang orang itu kepada para terbangun yang memiliki kemampuan serangan jarak jauh seperti para pemanah dan penyihir.
Pemimpin pria bercadar yang sepenuhnya menggunakan topeng perak sebagai penutup wajahnya akhirnya memutuskan untuk menyerang Xiao Long setelah dia tertahan oleh para pengawal yang memiliki kemampuan tinggi untuk bisa selalu menentukan posisinya seperti Xiao Long meski dia dalam mode persembunyian.
Dia memerintahkan pasukan bercadarnya untuk membakar bangunan di sekitar pantai 6 dan 7 dengan harapan bisa membuat orang orang di lantai 7 yang menjadi target utama misinya terkena asap dan kehilangan kemampuan mereka secara perlahan.
Tubuh pria itu melesat ke arah Xiao Long yang sedang menghadapi 3 pria bercadar yang memiliki gerakan yang sangat gesit yang membuat Xiao Long sedikit kesulitan. Orang orang yang ada di lantai tujuh dengan segera berteriak untuk memperingatkan Xiao Long meski sedikit terlambat karena pria itu sudah ada di belakang Xiao Long dan menusukkan pisaunya ke arah Xiao Long.
Seringai jahat penuh kemenangan menghiasai bibir pria itu dibalik topeng perak yang di pakainya karena dia mengira Xiao Long sudah pasti akan terbunuh dengan serangan dadakannya itu, namun dia terkejut di saat Xiao Long yang sedang menghadapi serangan dari 2 orang yang ada di depannya tiba tiba saja menghilang menjadi sebuah kabut hitam.
Karena serangan cepatnya dan juga 2 orang yang ada di depan Xiao Long tadi, ketiga orang yang kehilangan targetnya itu justru saling serang dua lawan satu yang membuat ketiganya panik. salah satu orang yang menyerang Xiao Long dari depan tertusuk pisau besar pemimpin pria bercadar itu sementara pria bercadar itu tertusuk bahu kanannya oleh satu penyerang dari depan.
Xiao Long sendiri saat ini sudah ada di belakang pemimpin itu dan melakukan beberapa kali tusukan dan tebasan kearah beberapa bagian vital pria itu sekaligus mencuri tas penyimpanan yang ada pinggang belakang pria itu yang berbentuk tabung. Jerit kesakitan dan kematian segera terdengar dari mulut pemimpin dan pria penyerang yang tertusuk pisau pemimpin itu.
Satu penyerang Xiao Long melompat mundur dengan keterkejutan sekaligus ketakutan melihat betapa cepatnya Xiao Long berubah tempat. Namun dia harus merelakan kepalanya tertusuk pisau beracun yang di lemparkan Xiao Long yang membuat dia terjengkang tanpa nyawa.
Xiao Long segera menghilang kembali dan muncul di belakang penyerang ketiga yang saat ini juga sudah ketakutan karena kematian pemimpin dan kedua temannya dalam waktu yang sangat singkat. Dia tidak sempat melakukan apapun disaat pisau Xiao Long sudah menghujam lehernya saat dia berbalik ingin melarikan diri.
Kelompok serigala hitam yang bertahan di sekitar jembatan es bersama beberapa terbangun hanya bisa tertegun tak percaya melihat Xiao Long bisa membunuh 4 orang dalam waktu sesingkat itu dimana salah satunya adalah pemimpin para pria bercadar itu. Melihat pemimpin mereka terbunuh membuat semua anggota pria bercadar yang tersisa segera melarikan diri dan tidak memaksakan diri untuk menyerang target mereka dengan memanfaatkan asap hitam dari bangunan yang terbakar.
Melihat para pria bercadar itu melarikan diri membuat para pengawal di lantai 7 mulai berani meminta orang yang mereka kawal untuk segera pergi dari lantai 7 yang mulai dipenuhi oleh asap hitam itu. Xiao Long yang melihat rombongan itu hendak turun ke lantai 6 dengan segera melesat ke arah mereka setelah mengambil semua pisau dan belati milik 4 pria yang dibunuhnya dan beberapa pria bercadar lainnya.
Tangannya bergerak cepat melemparkan pisau rampasannya ke arah orang orang yang hendak turun itu, tindakan itu membuat para pengawal terkejut dan tidak bereaksi dengan cepat. Namun mereka segera tersadar jika pisau pisau itu tidak di arahkan ke arah mereka melainkan ke beberapa orang di sekitar mereka yang bersembunyi di balik asap hitam dengan keterampilan persembunyian mereka.
Berkat apa yang di lakukan oleh Xiao Long membuat para rombongan itu bernafas lega dan segera membawa sesosok wanita 35 tahunan yang ternyata merupakan target dari para pria bercadar itu. Wanita itu tampak selalu terbatuk karena asap yang dia hirup, Xiao Long sendiri saat ini sudah melesat ke arah Ling Ling yang sedang membimbing orang orang yang dilindunginya sedari tadi untuk pergi menuju ke arah jembatan es berada.
Dia tersenyum senang di saat melihat sosok Xiao Long yang berdiri menanti mereka dengan sikap waspada dan tidak terpengaruh dengan asap yang ada di sekitarnya itu. Xiao Long dengan semua pisau yang di dapatnya akan segera melemparkan pisau pisau itu ke arah para pria bercadar yang mendekat baik yang akan menyerang para orang orang yang terjebak di lantai 6 itu ataupun yang sedang turun dari lantai 7.
Xiao Long mendatangi kelompok pengawal yang sedang membawa wanita cantik yang menjadi target itu dan mengeluarkan sebuah topeng setengah wajah seperti masker untuk para pekerja pabrik dan memberikan kepada pemimpin pengawal itu. Pemimpin pengawal itu mengangguk dan mengucapkan terima kasih sebelum memberikannya kepada wanita yang hampir pingsan karena asap, masker itu tidak saja melindungi dari asap yang mengganggu namun juga bisa menetralkan asap racun dimana masker itu sering digunakan oleh para pria bercadar yang sudah Xiao Long rampas tas penyimpanannya.
Dengan tidak adanya pria bercadar yang sudah melarikan diri dari mall itu, semua orang yang terjebak di lantai 6 dan 7 akhirnya bisa di selamatkan oleh para Terbangun dan petugas pemadam kebakaran yang datang. Namun Xiao Long yang bisa merasakan sedikit aura gelap dari beberapa orang yang mengenakan pakaian pemadam kebakaran itu memperingatkan para pengawal wanita itu agar tidak menerima pertolongan beberapa orang yang sudah dia tandai.
Bahkan Xiao Long meminta mereka menggunakan mobil pribadi untuk menuju rumah sakit dan tidak menempati ambulan manapun sebelum dia menghilang setelah melihat banyak orang datang membantu. Xiao Long berpesan kepada para anggota kelompok serigala hitam untuk tidak mengatakan identitasnya yang saat ini juga sedang mengenakan masker untuk menutupi wajahnya.
Meski tidak tahu mengapa Xiao Long melakukan itu, namun semua anggota kelompok itu menyetujui permintaan Xiao Long yang saat ini juga sudah kembali ke tempat motornya berada, Di depan toko makanan cepat saji itu Xiao Long memperhatikan beberapa orang yang menurutnya mencurigakan dan juga memiliki aura yang dia kenali milik para pria bercadar di dalam sana.