NovelToon NovelToon
Terjerat Boss Playboy

Terjerat Boss Playboy

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Playboy / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor
Popularitas:17.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kim.nana

"Tuan, ayo tidur denganku?" Kalimat gila itu Dea ucapkan pada sang boss di bawah kendali alkohol.
Namun Dea pikir semuanya akan berakhir malam itu juga, namun siapa sangka satu sentuhan membuatnya dikejar selamanya oleh sang boss playboy.
"Dea, kamu harus tanggung jawab padaku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim.nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 - Mulai Menggunakan Perasaan

Dea menarik napas pelan sebelum melangkah masuk ke ruang kerja Alex. Aroma maskulin yang familiar langsung menyergap inderanya, aroma yang sama seperti di apartemen pagi tadi. Pintu tertutup di belakangnya dengan bunyi pelan.

“Kunci pintunya,” ucap Alex langsung memberi perintah.

"Kenapa harus dikunci, Tuan?" tanya Dea dengan polosnya, karena dia pikir pembicaraan mereka tidak akan sepenting itu, hanya untuk mengatur jadwal baru sesuai dengan keinginan Alex.

Dan Alex yang menyadari kepolosan sang sekretaris jadi menahan senyum, tapi tetap mempertahankan wajahnya yang dingin seperti biasa. "Tidak usah banyak tanya, kunci pintunya," titah Alex sekali lagi, kini dia mulai menatap Dea.

Dea terhenti sesaat. Tiba-tiba jantungnya berdetak sedikit lebih cepat, pada akhirnya ia menurut. Ia memutar kunci pintu hingga terdengar bunyi klik yang jelas.

Kini ruangan itu benar-benar terisolasi, hanya ada mereka berdua.

Kini Alex berdiri membelakangi meja kerjanya, kedua tangannya dimasukkan ke saku celana, ia menatap Dea dengan sorot yang tak lagi sepenuhnya profesional.

“Kamu sudah membatalkan semua janji siang ini?” tanyanya.

“Sudah, Tuan,” jawab Dea refleks, lalu tersadar dan mengerutkan kening. "Agenda apa yang ingin Anda susun ulang?”

Alex melangkah mendekat. Satu langkah. Dua langkah. Hingga jarak di antara mereka tinggal sejengkal.

“Agenda pribadi,” jawabnya singkat.

Dea menelan ludah. “Pribadi?” mulai merasa tak enak hati sendiri. Apalagi Alex mengucapkan kalimat itu dengan tatapannya yang lekat, seolah sedang membicarakan tentang hubungan mereka berdua.

Tapi, ini kan di kantor?

Dea tak bisa menduga-duga lebih jauh.

Alex kemudian mengangguk kecil. “Semua klien sudah dibatalkan. Hari ini aku tidak ingin diganggu siapa pun.”

Dea terdiam beberapa detik, lalu membuka tablet di tangannya secara otomatis. “Baik, saya catat. Agenda pribadi pukul_”

“Tunggu,” potong Alex, Ia meraih tablet itu dan menurunkannya perlahan, memaksa Dea menatap wajahnya.

“Agenda ini tidak perlu dicatat di sistem perusahaan,” ucap Alex. “Cukup kamu yang tahu.”

Napas Dea tercekat. “Memagnya agenda apa, Tuan?”

Bibir Alex melengkung tipis, bukan senyum bos, melainkan senyum pria yang tahu persis apa yang ia inginkan.

“Menghabiskan waktu dengan istriku,” ucapnya pelan. “Istri rahasiaku.”

Wajah Dea langsung memanas. “Tuan, ini kantor.”

“Aku tahu,” sahut Alex, “Dan karena itu aku ingin kamu menutup pintu.”

Ia mengangkat tangan, merapikan sedikit rambut Dea yang terlepas dari ikatan. Gerakannya lembut sekali, berbeda jauh dari Alex yang tadi menghadapi Serine.

"Tuan, apa yang ingin anda lakukan?" tanya Dea, dia benar-benar was-was. Tak pernah terbayangkan di dalam benaknya bahwa dia akan memiliki hubungan panas dengan sang boss seperti ini. Apalagi jika sampai harus bercinta di ruang kerja ini.

Ya ampun, hal semacam itu sangat liar bagi Dea yang selama ini hanya fokus pada pekerjaan.

"Tentu saja aku ingin menyentuh mu, apalagi?" balas Alex, dia memeluk pinggang Dea dan menariknya ke dalam pelukan. Entah bagaimana pergerakan itu, tiba-tiba Alex susah mendudukkan Dea di meja kerjanya.

Sementara tablet yang sejak tadi Dea pegang kini sudah tergeletak asal di atas meja kerja.

Deg deg! Deg Deg! jantung Dea berpacu dengan cepat, meskipun pintu sudah dikunci tapi tatapannya terus melirik ke arah pintu.

Bagaimana jika tiba-tiba ada yang mengetuk pintu itu? Bagaimana jika Juan atau Millie ingin masuk? Bagaimana jika ada manager yang ingin laporkan.

Sumpah, hati Dea sangat tidak tenang.

Berbeda sekali dengan Alex yang kini justru menikmati semuanya.

"Tuan, ini dikantor," ucap Dea sekali lagi, terus mengingatkan tentang kebenaran tersebut.

"Aku tahu, tapi aku sangat ingin menyentuhmu," balas Alex, salah satu tangannya mulai menyentuh kaki Dea. Naik terus sampai ke paha hingga bersemayam di lembah segitiga.

"Ah," Dea reflek mendessah, seolah desahan itu lolos begitu saja tak mampu di tahan. Tangan Alex yang kekar dan hangat seketika mengalirkan hawa panas di sekujur tubuhnya, Dea merinding nyaris tak mampu mengendalikan diri.

Sekarang di hadapan Alex, Dea memang sudah tidak punya harga diri lagi. Bahkan tubuhnya ini seolah telah menjadi milik sang boss.

"Tuan ah, hentikan."

"Kenapa? tidak enak?"

"Bukan."

"Lalu?"

Dea menggigit bibir bawahnya, tak mampu menjawab pertanyaan tersebut. Bagaimana mungkin dia mengakui bahwa sentuhan Alex membuatnya melayang, bahwa satu saja jarinya bergerak rasanya begitu nikmat.

Tidak, Dea tidak akan pernah mengakui hal yang paling memalukan di dalam hidupnya.

Dea harus selalu ingat bahwa Alex pun selalu melakukan hal ini pada semua wanita yang pernah dia kencani.

"Ah," desah Dea lagi saat satu jari Alex akhirnya masuk ke dalam sana. Membuat Dea ingin merasakan yang lebih besar dibanding jari tersebut.

Reflek Dea pun mencengkram pundak Alex di hadapannya, sungguh, dia tak tahan disentuh begini.

"Tuan, sejak kemarin kita tidak memakai pegaman. Bagaimana jika aku hamil?" tanya Dea tiba-tiba, tapi tentang hal ini juga jadi beban pikirannya.

Dea sadar betul bahwa pernikahan mereka bukannya pernikahan yang sesungguhnya. Bahkan waktu perpisahannya pun sudah bisa ditebak, kehadiran anak di antara mereka berdua adalah hal yang paling tidak diinginkan. Bahkan sebisa mungkin harus dihindari.

Dan mendengar pertanyaan itu Alex berhenti memainkan tangannya di dalam sana, tapi tak benar-benar ingin melepasnya. Kini justru mengelus dengan lembut.

"Tidak perlu khawatir, aku sudah KB," jawab Alex dengan entengnya.

sampai Dea nyaris terkekeh mendengar jawaban tersebut, untuk sesaat Dea lupa bahwa Alex memang pecandu sexx bebas. Jelas saja pria ini sudah lebih ahli dibanding dirinya.

Tak mungkin Alex sembarangan membuang sperrma.

"Sekarang tidak ada lagi alasan untukmu menolak," ucap Alex kemudian dan mulai mencium bibir sang sekretaris.

Dea akhirnya hanya bisa pasrah, meski sebenarnya tidak sepasrah itu. Karena diam-diam Dea pun menikmati tiap sentuhan yang dia dapatkan.

Bagian tubuh atas Dea kini sudah setengah pollos, kedua gundukan sintalnya sudah dilahap habis-habisan oleh Alex. Dia atas meja kerja tersebut Dea terus mendessah tanpa henti, tak sungkan saat menjambak rambut Alex ketika hassratnya memuncak.

Diantara samua kesalahan atas pernikahan ini, sialnya hati Dea mudah tersentuh oleh perasaan.

Terlebih hanya Alex lah satu-satunya pria yang menyentuhnya sampai sedalam ini.

Ketika Alex menumpahkan semua hasratnya di dalam tubuh Dea, dia pun memeluk pria itu dengan erat Erat sekali seolah hatinya pun ikut tergerak.

Dea tahu dialah yang akan terluka jika mulai menggunakan perasaan, tapi jika tanpa perasaan tentu dia pun tak bisa menikmati semua sentuhan ini.

"Ah De, tubuhmu nikmat sekali," ucap Alex dengan puas, sementara Dea sudah tak mampu berkata-kata.

Hanya tersenyum getir karena hanya tubuhnya lah yang diinginkan.

1
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
hadeeewwhh Kimnana mulai kumatt🙄🙄wes pirangndino ora updet, njaluk di cetoti ginjele ancen
niara
thor kok lama banget up nya???☕nuh q kasih kopi biar semangat
niara
seru ceritanya real fact dg jaman sekarang
Rizka Susanto
km kereeeennn de...,
lupe you pull😍😍
Rizka Susanto
pertahnkan de.... jngan terpengaruh,
biar bang Al tantrum sdri🤣
Rizka Susanto
good job De... 😄
inha
blm up
rahmalia maricar
kok blm up kak
ayr barokah
mana nih up nya thor?
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
Akak Kim, ah ah ah ny gitu doank, panjangin dunk!! 😁😁🙈🙈🙈
🌈Yulianti🌈
aseeeek Alex masuk jebakan wonder woman padahal dea lagi menahan kehancuran hatinya, lanjut Dea biar s Alex yg makin cemburu dan marah dengan sikap tenang mu 😅😅😅
Naviah
lanjut thor
Baim Jum
good Dea pertahanan sikap mu, geram aku ma laki modelan Alex thu sukanya sok yes j🤭😂
rizky tria
biar Alex menyadari pentingnya kehadiran Dea di hidupnya, biar nanti Alex yg ngejar" dirimu De 😀
Daneen
Kapok lu lex
Deera
Lex, 1+1 berapa? 🤭
Kim.nana: that simple 🤣
total 1 replies
❤️ TISAFOREVER ❤️
cie.. ada yg ngarep ni🤭🤭🤣
tapi sayang tak digubris🤭..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!