NovelToon NovelToon
Bercerailah, Dan Menikah Denganku

Bercerailah, Dan Menikah Denganku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Selingkuh / Dark Romance / Berondong
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Widia

Perayaan empat tahun pernikahan Laura, seorang pemimpin perusahaan muda dirayakan begitu meriah bersama suaminya yang juga yang juga temannya saat SMA. Hubungan mereka begitu harmonis, layaknya pasangan suami istri sempurna di mata publik yang melihatnya.
Namun, kebahagiaan itu seketika di rusak oleh sebuah pesan dari seseorang misterius yang seolah tak suka dengan pernikahannya.
Dia pun mencari tahu sendiri kebenarannya, dan menguak kenyataan yang lebih mencengangkan...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Widia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alasan Menyukaimu

"Apa maksud eyang?"

Eyang menghembus nafas kasar melihat tatapan Laura yang diliputi rasa penasaran tentang suaminya. Walau dadanya sesak karena tak tega dengan keadaan sang cucu menantu, dia tetap harus membuka semua rahasia David yang di sembunyikannya selama ini.

"Tiga tahun lalu, dua bulan setelah ulang tahun pernikahan kalian. Aku baru pulang dari Singapura saat itu. Sampai di rumah, aku mengira tak ada siapapun di dalam. Namun, suara desahan dari kamar yang biasa kau gunakan untuk menginap disini membuatku penasaran. Pintu kamar itu sama sekali tak tertutup, dan di sana aku menyaksikan David dan Mona sedang melakukan hubungan selayaknya suami istri. Bahkan beberapa minggu lalu, mereka tetap melakukannya di rumah ini," ucap eyang dengan nafas berat. Bahkan dia tak berani menatap Laura ketika menceritakan perselingkuhan David yang telah dia saksikan.

"Eyang, itu pasti tak benar kan? Eyang pasti salah melihat," elak Laura yang tak mau menerima penjelasan dari nenek suaminya.

"Laura," lirih sang nenek sembari menggenggam kedua tangan Laura, juga tangisan yang tak dapat dia tahan ketika mengingat kenangan buruk itu.

"Aku sedang hamil."

Nenek memeluk erat Laura setelah mendengar pengakuannya. Penyesalannya begitu besar telah membiarkan wanita itu hidup dalam pernikahan yang penuh pengkhianatan.

"Maaf, eyang tak memberitahumu sejak dulu. Saat itu, eyang berharap kalau David akan berubah dan meninggalkan Mona. Apa kau tahu kalau David dan juga Mona memiliki hubungan sebelum kalian menikah?"

Laura menggelengkan kepalanya. Selama ini kebersamaan di antara ketiganya dia anggap sebagai persahabatan.

"Selama ini, kami bertiga bersahabat dan keduanya tak pernah mengatakan apapun. Bahkan dia juga yang melamar ku di depan kedua orang tuaku."

Tok tok tok!

Suara ketukan pintu, membuat kedua wanita itu cepat-cepat menghapus air matanya.

"Siapa?" Tanya nenek dengan suara kencang.

"Nyonya Elma, sudah waktunya anda minum obat," ucap seorang pelayan yang sudah menyiapkan beberapa botol obat di atas nampan.

"Masuklah, dan simpan di atas sana!"

Sang pelayan mengangguk dan segera keluar setelah menyelesaikan tugasnya. Laura membantu Elma untuk meminum obat yang harus di konsumsi rutin setiap harinya.

"Sekarang aku sadar, kenapa Tuhan tak memberiku penyakit pikun. Agar aku bisa menyampaikan hal ini padamu sebelum aku mati, aku akan menyesal jika nantinya aku mati dengan menyimpan rahasia ini. Dan kau tak akan pernah tahu pengkhianatan David selama ini," ucap Elma yang membuat Laura menangis.

"Eyang, jangan bicara sembarangan. Eyang akan selalu sehat dan panjang umur. Eyang harus tetap hidup dan melihat cicit eyang yang akan lahir."

Elma kembali memeluk Laura, ada perasaan lega karena membongkar semuanya. Namun ada juga rasa bersalah karena dia memberitahu wanita itu di saat sedang hamil muda.

"Anak itu, kau harus test DNA anak itu dan juga David. Eyang akan membantumu untuk membongkar semuanya, Laura."

Laura menggelengkan kepalanya, dia tak tahu harus bertindak sejauh mana. Apalagi anak yang ada di kandungannya, tak mungkin lahir tanpa ayah.

"Apa mereka tahu jika eyang memergoki perbuatan mereka?" Tanya Laura yang kini meminta penjelasan Elma.

"Tidak, tapi aku merekam semuanya di sini. Aku ingin tahu sejauh mana David menyimpan kebusukannya. Walau saat itu aku bisa menggertak mereka, aku yakin jika keduanya tetap akan melakukannya di tempat yang lain."

***

Laura terlihat bersiap menuju kantornya, setelah malam tadi dia berkata pada Dave jika kantor mengadakan rapat di pagi hari.

Sementara Dave baru selesai mandi, dan berjalan menuju walk in closet.

"Sayang, sepertinya Larissa menangis. Tolong lihat dia ke kamarnya," ucap Dave yang mendengar suara tangisan seorang anak.

Laura pun pergi ke kamar Larissa dan melihat anak itu sedang menangis sambil melempar botol susunya. Dia pun mengambil sesuatu di bawah kasur putri angkatnya, dan memasukannya ke dalam tas kerjanya.

Laura masih bersikap biasa setelah kepulangannya dari rumah Elma. Walau kenyataan yang dia dapat tentang Dave dan Mona membuat hatinya sakit, tapi dia ingin membuat kedua orang itu merasakan sakit yang juga dia rasakan sebelum dirinya memutuskan bercerai.

"Dave harus membayar hutangnya padaku saat perusahaannya nyaris bangkrut. Dan rumah ini harus menjadi milikku seutuhnya," gumamnya sambil memikirkan rencana licik sebelum perpisahan yang diam-diam akan dia layangkan ke pengadilan.

Sampai di kantor, Laura bersikap seperti biasa. Tak ada lagi raut wajah sedih yang dia tunjukan, namun justru senyum manis dan sapaan ramah kepada semua karyawannya.

Andreas ikut senang melihat Laura yang bersikap ramah pada semua orang. Dia pun mendekati sang atasan dan memberikan sebuah dokumen yang sudah di buat.

"Dokumen ini akhirnya rampung, walau kau sempat membatalkan ini setelah tahu jika suamimu tak bersalah," ucap Andreas yang memberikan dokumen berisi perjanjian pembayaran hutang Dave pada Laura.

"Aku hanya memastikan jika suamiku benar-benar memegang janjinya. Dia bahkan sudah berjanji untuk membayar hutangnya setelah perusahaannya kembali normal. Tapi anehnya, surat perjanjian itu menghilang entah kemana," gumam Laura yang membuat Andreas mencurigai Dave.

"Tapi jika aku jadi Dave, aku akan menganggap ini sebagai ketaatan seorang istri pada suaminya," canda Andreas yang membuat Laura tertawa.

"Maka aku akan mengajukan gugatan cerai dan ganti rugi sebesar dua kali lipat."

"Aku akan menunggu perceraian itu," lirih Andreas yang seketika menjadi serius.

"Hanya menunggu saja, tanpa ada tindakan?" Pancing Laura yang membuat Andreas mengerutkan keningnya.

"Apa aku bisa membuatmu pergi dari suamimu, sementara kau saja menangis saat seseorang menyebarkan rumor palsu tentangnya."

Laura terdiam, walau ucapannya seolah candaan, namun semua yang Andreas katakan adalah kebenaran. Perasaan cintanya pada Dave membuatnya tak menggunakan logika. Walau akhirnya pengkhianatan yang dulu dia hanya sekedar fitnah, kini justru menjadi kenyataan.

"Kalau rumor itu sekarang menjadi benar, apa aku boleh membalasnya dengan perbuatan yang sama?"

Andreas menoleh ke arah Laura, tak percaya dengan apa yang di ucapkan sang atasan. Dia hanya tersenyum seolah itu hanya candaan yang di buat Laura untuk memancingnya. Karena hingga kini Laura tahu jika Andreas masih menaruh hati padanya.

"Jangan karena aku masih menaruh hati padamu, kau bisa seenaknya memberikan harapan padaku. Apalagi jika semuanya candaan, karena hingga kini kau menganggapku mantan adik tingkatmu saja," tutur Andreas yang membuat Laura menghembuskan nafas kasar.

"Apa yang membuatmu begitu menyukaiku, Andreas?"

Andreas tersenyum, untuk pertama kalinya Laura menanggapi perasaannya walau di waktu yang tak tepat.

"Perhatianmu dan juga kepedulianmu, aku tahu sikapmu itu tak hanya kau tunjukan padaku. Tapi aku masih ingat saat kau merawatku di rumah sakit setelah aku mengalami kecelakaan. Kau datang setiap hari, menyuapiku makan, dan juga membayar semua biaya perawatan. Kau hadir seolah menggantikan peran orang tuaku yang bahkan tak pernah menjenguk ku saat itu."

1
Reni Anjarwani
move on mona
sutiasih kasih
up banyak" thor...
Fitri Widia: do'akan bisa sehat dan lancar up episode banyak2 ya 🥰 semoga para pembaca sehat selalu 😍
total 1 replies
sutiasih kasih
rayuanmu tak akn mmpan joanna...
terlalu lucu klo laura harus bersaing dgn gundiknya.... yg g ada levelnya
🤣🤣
Reni Anjarwani
keren
Fitri Widia: Terima kasih 🥰🙏
total 1 replies
Titien Prawiro
jangan2 Larisa anak mona sama Dave
Fitri Widia: wait and see, simak terus cerita kedepannya yah 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!