kisah cinta yang rumit
Alio Ibrahim adalah kakak dari Antoni Ibrahim mereka adalah kembar namun tidak identik.
Alio yang tak pernah di harapkan kehadiranya oleh sang ayah harus menelan kepahitan, di saat ia mencoba menyerah, sosok seorang wanita mampu membuatnya semangat kembali dalam menjalani hidup.
namun ia harus merelakan cintanya saat ia mengetahui sang Adik juga menaruh hati pada gadis itu. walaupun sesungguhnya adiknya tau sang wanita telah mencintai Alio.
konflikpun memanas saat sang wanita dengan lantang menginginkan Alio di hadapan Antoni.
mampukah mereka mempertahankan hubungan persaudaraan, atau hubungan itu akan hancur hanya karena seorang wanita??
jangan lupa tinggalkan jejak,like komen dan masukkan ke daftar vavorit!
bantu Author dengan vote ya..
ELEPIYU 😘 😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadira indeer ꧁️βӀօօժʂ꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#13. ALIO SAKIT !
BRUUK !!
Alio terjatuh, sesaat Ia tak sadarkan diri, Marissa yang menyaksikannya, sangat terkejut, panik, lalu Ia berteriak..
Toloooooonggg!
Pembantu rumah, yang mendengarnya segera menghampiri, melihat Tuannya tak sadarkan diri, itu membuatnya panik.
Segera Marissa menelfon Ambulan, dan bibi memanggil sang nyonya majikan, setelah mendengar cerita dari pembantunya, sang mama sangat terkejut, lalu Ia segera turun ke bawah, sesampainya di ruang tamu, seraya menangis sang Mama menggoyangkan tubuh putranya.
" Sayang, Lee bangun nak, kenapa kamu bohong sama Mamong ? Ucap mama sambil terisak.
Marissa, mondar-mandir, bingung mengapa lama sekali datangnya ambulans.
Tak lama, terdengar suara Ambulance datang, segera tubuh Alio di angkat dan di masukkan ke mobil.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga puluh menit, kini ambulans yang membawa Alio telah sampai.
Dengan Langkah cepat, kini Alio telah masuk ke ruang pemeriksaan.
Marissa mengambil ponselnya dan menghubungi Antoni, setelah nada sambung pertama kini teleponnya di angkat.
" Ton, aku sedang di rumah sakit, Alio pingsan, segeralah kemari !" Ucap Marissa.
" Apa, Kau sedang tidak bercanda kan ?" Kata Antoni di seberang telepon.
" Apa nada bicaraku terlihat bercanda ?" Jawab Marissa.
" Ok, katakan kau di rumah sakit mana ?" tanya Antoni.
" Rumah sakit BHAKTI" jawab Marissa.
" OK Mar, I'll be right there !" Jawab Antoni seraya mematikan teleponnya.
Di lain tempat, Antoni segera menyambar jaketnya, dan bergegas turun ke bawah.
Tama yang melihatnya pun mencegah langkah Antoni.
" Wait, why are you in such a hurry ? tanya Tama.
" Kak Lee masuk rumah sakit, sudah kau jangan banyak bicara ayo ikut ! Jawab Antoni dengan tergesa-gesa.
Tama mengikuti Antoni, namun langkahnya terhenti ketika Adaluts memanggil.
" Kalian mau pergi kemana ?" tanya Adaluts.
" Ke rumah sakit Uncle ! " Jawab Tama.
Namun Antoni, tak menghiraukan daddynya, karena akan sulit untuk menghadapi sang ayah, jika menyangkut Alio.
"Antoni berhenti ! " Kata Adaluts dengan meninggikan suaranya.
Namun, teriakan sang ayah, tak menghentikan langkahnya.
Dengan mempercepat langkahnya, kini Antoni dan Tama telah berada di mobil, segera Antoni menancap gas, dan meninggalkan kediamannya.
Adaluts yang tak di hiraukan Antoni merasa murka, dengan Amarah yang tak mampu Ia kendalikan Adaluts membanting Vas bunga yang ada di hadapannya.
Pyaaar..!!
Suara pecahan itu menggema ke seluruh ruangan.
" Kurang ajar, lama- lama Antoni tidak ada hormat- hormatnya sama aku, ini semua pasti karena hasutan dari Alio, anak itu pantasnya lenyap dari dunia ini" kata Adaluts dengan penuh amarah.
Karena mengejar tahta dan harta, mata hati Adaluts telah di butakan oleh kedudukan.
Jiwa dan hatinya menolak kehadiran Alio, yang di anggapnya akan menghambat segala ambisinya.
" Keturunan Ibrahim, harus sempurna secara fisik dan mental, tidak penyakitan macam Alio," gumam Adaluts dengan mengepalkan tangannya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga puluh menit, kini Antoni dan Tama telah sampai, di halaman rumah sakit.
Setelah memarkirkan mobilnya, mereka berdua kini telah sampai di ruang Repsesionis, setelah mendapatkan informasi di mana Alio berada, Antoni dan Tama segera menuju tempat itu.
Melewati lorong rumah sakit yang cukup panjang, kini Meraka berdua telah sampai, di jarak yang tidak jauh, Antoni melihat Marissa yang sedang menenangkan sang mama yang sedang terisak.
Dengan langkah pasti, Antoni berjalan mendekati Marissa dan mamanya.
Saat tepat berdiri di hadapan sang mama, Antoni segera mengambil alih memeluk sang Mama.
Kini mamanya menangis, terisak, di dekapan Antoni.
Hati Antoni sakit melihat mamanya menangis seperti itu.
Dengan mengeratkan pelukannya, Antoni berkata..
" Semua akan baik- baik saja mong !" Kata Antoni seraya mengusap air mata sang mama.
" Mamong sayang kan sama kak Lee, jadi sudah jangan menangis, apa mamong lupa, kak Lee rela membunuh, bahkan mati, hanya untuk menghentikan tangisan mamong," kata Antoni dengan mengeratkan pelukannya.
Mama yang mendengar ucapan Antoni, semakin terisak. Hatinya seketika merasa takut jikalau Alio tak ada niatan untuk kembali sadar.
Karena penyakit yang di derita Anak pertamanya itu bukan penyakit sepele.
" Jika terjadi sesuatu pada kakakmu, orang yang sangat bersalah adalah Mamong," kata mama sambil terisak.
Marissa yang melihat, kesedihan antara anak dan sang ibu itu, tidak mampu lagi membendung air matanya.
Antoni yang melihat Marissa menangis, segera meraih tangan Marissa untuk di genggam.
Hanya sebuah genggaman, namun menghangatkan hati Marissa.
Lelaki yang di hadapannya kini, adalah lelaki yang selalu mengusik hatinya.
Saat semua terdiam dalam pikiran masing-masing, dokter yang menangani Alio pun keluar dari ruang pemeriksaan.
" Bagaimana keadaan anak saya Dok ?" Tanya mama.
" Keadaan jantung pasien, sangat tidak stabil Bu, jadi saya sarankan, agar pasien jangan terlalu banyak tekanan dan pikiran, hindarkan pasien dari suasana yang memberatkan pikirannya, untuk saat ini biarkan pasien istirahat, boleh menjenguk, tapi giliran ya," jelas sang dokter.
" Saya permisi pak ,Bu, " pamit sang dokter yang di balas anggukan oleh semuanya.
" Masuklah mong , tapi ingat jangan menangis, kak Lee tidak akan suka melihat mamong menagis !" Kata Antoni.
Setelah menyanggupi perintah Antoni, kini sang mama pun masuk, setelah mama masuk kini tinggallah Marissa, Tama , dan dirinya.
Antoni memeluk Marissa, seketika Marissa menangis sesenggukan di pelukan Antoni.
" Sudah, kau jangan menagis, kau semakin terlihat jelek, saat menagis," kata Antoni seraya mengeratkan pelukannya.
" Jangan erat- erat memelukku, aku takut nyaman," kata Marissa sambil terisak.
" Tapi kau menyukainya kan ?" tanya Antoni dengan mencubit hidung Marissa.
Tama yang menyaksikan itupun merasa menjadi obat nyamuk, lalu Tama berdehem.
"Ekhem.. mau tak ganti Chanel, tapi Drakor nya lagi posisi uwu," kata Tama sambil tertawa.
" Jangan di skip, jangan di skip, ini momen yang bikin jiwa jomblomu meronta- ronta," jawab Antoni sambil terkekeh.
" Haruskah aku berkata wow ?" tanya Tama.
" Kau boleh kok mengatakan Ah, " jawab Antoni dengan terkekeh.
Marissa seketika menepuk dada Antoni, seraya berkata.
" Tak usah kau menggoda jomblo, kau sendiri juga jomblo, sesama jomblo di larang saling mengejek," kata Marissa dengan tersenyum.
" Lepaskan pelukanmu Ton, lama- lama aku sesak nafas, karena dekapanmu !" kata Marissa.
" Sementara biarkan begini dulu, sampai aku merasa cukup dan akan ku lepaskan pelukanku," kata Antoni.
Marissa terdiam, seketika hatinya hangat mendengar pernyataan Antoni.
Tama seketika berkata..
" Sepertinya Drakor ini akan naik ranting eh naik daun," kata Tama sambil terkekeh.
" Iri bilang bos hahahhahaha," ucap Marissa dan Antoni secara bersamaan.
" Kalian couple ya " kata Tama dan segera mendapat jitakan di kepalanya dari Antoni.
" Aduh asem," kata Tama sambil mengusap kepalanya.
Tiba- tiba Mamapun keluar namun raut mukanya tidak seperti tadi, ada kabar baik apa sebenarnya…
Bersambung….
"JIKA MENCINTAIMU ADALAH SEBUAH PELARIAN
MAKA AKU TIDAK AKAN BERHENTI, SAMPAI KAU JADIKAN AKU TEMPAT TUJUAN"
@NADIRA_INDER _ 927.
Terus dukung aku ya dengan cara like, komen, dan rate jangan lupa juga VAVORIT kan novel ini.
Elepiyu………
BENCI SKALI DGN TOKOH ANTONI & NINDY...
TPI YG PLING KU BENCI DI SINI TOKOH NINDY NYA...
JDI GK JELAS KISAH CINTA SELANJUTNYA...
ASLI AKU IKUT SESAK LIAT SI ALIO...
GARA2 ANTONI & NINDY...😡😡😡😡😡
CINTA SEGI TIGA YG MEMBAGONGKAN... DGN ENDING GK JELAS SKALIGUS MNECEWAKN, OTHOR GK ADIL DGN TOLOH ALIO...
bagus
semangat
trus knpa yg ditampilkan keegoisan seorang adik n kemunafikan seorang kakak ny
Seharusny antoni tdk menghancurkan cinta kk nya sehingga membuat alio hrus mengalah demi kluarga nya
Ga masuk akal cerita mu thor
aku shunting saja.