NovelToon NovelToon
Garis Darah Naga Purba

Garis Darah Naga Purba

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Fantasi
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: CICAK rawa

Ye Chenlong adalah aib terbesar Klan Ye.

Di hari ujian bakat, ia dinyatakan memiliki bakat kultivasi terburuk sepanjang sejarah. Tunangannya memutuskan pertunangan di depan semua orang, keluarganya mengusirnya tanpa belas kasihan, bahkan nyawanya hampir berakhir di hutan terlarang.

Namun, di ambang kematian...

Darah yang telah tertidur selama ribuan tahun akhirnya terbangun.

Bukan kekuatan yang langsung membuatnya tak terkalahkan, melainkan serpihan ingatan dari leluhur Naga Purba yang menuntunnya menuju teknik kuno, warisan yang hilang, dan rahasia yang sengaja dikubur oleh dunia.

Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak kebenaran yang terungkap.

Mengapa Klan Naga Purba dimusnahkan?

Siapa yang memburu seluruh pewaris garis darah naga?

Dan mengapa namanya telah tercatat dalam takdir jauh sebelum ia dilahirkan?

Ketika seluruh dunia menganggapnya sampah...

Tak seorang pun menyadari bahwa naga yang mampu mengguncang langit telah membuka matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26: PERTARUNGAN YE YUANZI

saat menatap lubang hitam, entah mengapa rasanya ye ChenLong sangat ingin masuk.

"apa yang kau ragukan bocah" suara naga kuno.

"senior, bagaimana cara memasukinya."

"para iblis di sini saja tak ada yang mampu, apa lagi aku yang kekuatannya di bawah mereka"

"jika ingin masuk ya tinggal masuk, mereka tak bisa memasukinya karena mereka iblis"

ye ChenLong mengangguk, namun dia tak langsung masuk.

dia hanya mengulurkan tangan saja, benar saja.

saat tangannya menyentuh lubang hitam tak ada penolakan sama sekali.

baru saja, tangannya yang masuk, ada teriakan dari luar.

"tangkap dia...."

"dia bukan jendral....."

"jendral telah mati, aura di tubuhnya hanya menyerupai jendral" teriak sosok iblis yang baru masuk.

para iblis di sekitar ye ChenLong langsung menatapnya.

belum sempat ada yang bereaksi, lubang hitam telah bereaksi terlebih dahulu.

hisapan kuat langsung menghisap ye ChenLong masuk.

sedangkan para iblis di dekatnya berusaha menangkapnya.

namun gelombang energi besar langsung menghempaskan mereka semua.

ye ChenLong sendiri tak tau apa yang terjadi, hanya saja dia kini sudah berada di sebuah istana megah, dengan dinding putih yang terbuat dari batu qi tingkat tinggi, dengan ukuran naga emas di seluruh penjuru dindingnya.

ye ChenLong menatap kagum ke sekeliling, seumur hidupnya dia tak pernah melihat ruangan semegah dan semewah ini.

saat matanya tengah mengagumi tempat ini.

bom....

energi besar langsung menimpanya, tekanan kali ini sangat besar.

bahkan ia yang tak pernah ingin berlutut kecuali kepada kedua orang tua kandungnya, walau di tekan.

kini mau tak mau dia harus berlutut satu lutut.

ye ChenLong berusaha menopang tubuhnya dengan seluruh qi yang ia miliki, bahkan pedang usang sudah ada di tangan agar dia tak sampai bersujud.

"tak ku sangka, ada satu iblis yang berhasil lolos, dari lubang hitam itu" suara sesosok yang melayang mendekat.

ye ChenLong mencobanya mengangkat kepalanya.

namun sebelum ye ChenLong bisa menatap sosok itu.

sosok di atas menjulurkan tangan di udara.

"hancurlah..." ucap sosok itu dengan menurunkan tangannya.

wuuuu.....

energi yang lebih besar muncul, bahkan sebelum energi ini belum mengenai ye ChenLong saja.

ye ChenLong sudah tengkurap di lantai.

kali ini bahkan ia tak mampu menggerakkan satu hatinya pun.

"apa aku akan mati di sini" batinnya.

"tidak, aku tak boleh mati di sini"

hea.....

ye ChenLong berteriak, ia benar benar mengeluarkan seluruh tenaganya.

ini kamu membuat ye ChenLong bisa mengangkat tubuhnya sedikit.

namun baru kepalanya terangkat sejengkal dari lantai, ia sudah terjatuh lagi.

"senior...."

"senior naga petir....."

"apa kamu bisa mendengarku"

tak ada satuan dari naga kuno, kali ini ye ChenLong tak memiliki jalan.

kematian sudah di depan mata, bahkan yang lebih memalukan dia tak bisa melihat wujud orang yang akan membunuhnya.

wus.....

saat ye ChenLong sudah menyerah.

kilatan melesat dari pedang usang, sosok ye yuanzi muncul di sana.

dengan mengangkat tangan, sebuah barier tak terlihat muncul di sekeliling mereka.

menghadang energi itu.

sosok di udara yang mengenakan topeng mengerutkan keningnya di balik topeng saat melihat ye yuanzi muncul.

tanpa sadar, ia mengurangi tekanan yang ia berikan.

sedangkan ye yuanzi tak memperdulikan sosok itu, ia lebih memilih membantu ye ChenLong duduk.

"nak, apa kau tak apa...?"

ye ChenLong menggeleng, walau tubuhnya tampak kacau, organ dalamnya tak ada yang rusak sedikitpun, bahkan ia sama sekali tak mengeluarkan darah dari mulut atau hidungnya.

setelah ye ChenLong menggeleng, ye yuanzi menatap ke arah sosok yang ada di udara.

dengan sekali hentakan auranya menyebar, menghilangkan tekanan yang tersisa.

walau hanya sebatas sisa jiwa, tapi ye yuanzi bukanlah orang biasa.

saat dia hidup dulu bahkan tak ada satu klan atau sekte besar yang berani menentang klan ye.

jika bukan karena hukum langit mungkin dia tak akan mati.

sosok bertopeng, tak bergeming saat tekanannya di hancurkan begitu saja, walau menggunakan topeng tapi matanya terlihat jelas sedang menatap ye yuanzi.

"zi kecil...." ungkapnya.

ye yuanzi juga menatap sosok itu, ia terdiam beberapa saat mendengar panggilan ini.

bukan tanpa alasan, satu satunya orang yang pernah memanggilnya begini hanya sang ayah.

namun ye yuanzi buru buru menggeleng, tak mungkin orang di depannya adalah sang ayah.

jelas jelas dia menyaksikan kematian sang ayah saat menghadapi raja iblis dahulu.

"siapa kau, kenapa kau memanggilku begitu."

sosok bertopeng itu tak menjawab, ia malah menoleh ke arah ye ChenLong.

ia menyipitkan mata, dia bisa dengan jelas melihat aura iblis dari tubuh ye ChenLong.

setelah itu, matanya sedikit terpejam, lalu terbuka lagi.

pupil hitamnya berubah menjadi biru.

seketika ia bisa menatap ke kedalaman tubuh ye ChenLong.

di dantian ye ChenLong.

naga kuno yang selalu sedikit bergerak dengan mata yang masih tertutup.

"ingin mengintip ku.....?"

mata naga kuno terbuka, aura mengerikan keluar dari tubuhnya saat ia membuka mata.

deg.......

sosok bertopeng langsung menarik, persepsinya.

"apa ini..."

"kenapa ada aura lain yang sangat mengerikan....."

bulir bulir air mulai muncul di balik topengnya.

"aura ini...."

"aura ini mirip dengan milik raja iblis"

"apa dia...!"

saat sosok bertopeng, hendak memastikan penglihatannya.

ia merasakan ada aura dingin, saat menoleh.

ye yuanzi sudah muncul di dekatnya.

"aku bertanya...."

"kenapa kau malah melihat dia....."

bom.....

ye yuanzi memukul.

walau hanya sisa jiwa, tapi pukulan ini mengandung kekuatan petir dahsyat.

namun sosok bertopeng tidak lemah, ia bisa dengan cepat melompat mundur.

akibatnya ye yuanzi hanya memukul udara.

saat ia menarik tangannya, tampak robekan lubang robek di udara.

ye ChenLong yang menatap kekuatan ini, ia menelan ludahnya.

"sebenarnya berapa kuat leluhur....."

"bahkan saat tinggal sisa jiwa, pukulannya tak mampu di tahan oleh ruang sampai membuat ruang terkoyak."

ye yuanzi tak memperdulikan robekan ruang itu, karena hanya dalam hitungan detik ruang itu sudah kembali normal.

ia malah mengayunkan tangannya di udara.

petir langsung berkumpul membentuk siluet tebasan.

bom....

bom......

Bom.....

serangan itu langsung menghantam, dinding dinding yang terbuat dari batu qi.

sosok bertopeng terus menghindar, bahkan setelah ye yuanzi mendekat dan menyerang langi.

sosok itu masih, hanya menghindar.

namun, setelah cukup lama bentrok...

sosok bertopeng menangkap lengan ye yuanzi.

"zi kecil...."

"sudah, jika terus berlanjut itu akan buruk untukmu".

"buat apa kau mengorbankan nyawamu hanya untuk iblis utu

ye yuanzi mundur....

"mau aku mati atau hidup, apa urusannya denganmu"

"dan satu lagi, jangan mencoba menasihatiku, kau sendiri saja tak memiliki keberanian untuk membuka topeng dan menyerang ku, apa menurutmu kau lebih baik daripadaku?"

1
Aman Wijaya
gaaas terus Ye Chen long
Aman Wijaya
terus lanjut Thor semangat semangat semangat
Aman Wijaya
mantab pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
menarik ceritanya lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut Thor
Andira
🙂
Ilham Yono
/Joyful//Facepalm/
Ilham Yono
foto? udah ada kamera di jaman itu????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!