Cerita seorang anak bernama Kiara,yang harus berjuang untuk dirinya sendiri karna harus ditinggal oleh ibu nya untuk selama nya,Dan dibuang oleh ayah kandung nya sendiri.Ia berjuang keras agar bisa meraih cita citanya dan menunjukan kepada ayahnya bahwa dia bisa.
Disaat ia susah payah menjalani hidup nya ditanah rantau ia bertemu dengan orang orang yang baik.Ia menemukan sahabat,Seorang pelindung dan ia juga menemukan orang yang ia cintai.
Akankah hidup Kiara akan berakhir bahagia seperti harapannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diandrahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 13
Tak lama setelah ke4 sahabat itu ngobrol akhirnya Ajeng,Luna ,dan Tari pun berpamitan karena masih ada urusan lain
Sepeninggal mereka, Kiara pun melanjutkan acara bersih bersih nya. Ia mengelap dan merapikan hampir seluruh rumah.
Tak terasa Kiara sudah menghabiskan waktu 2 jam untuk melakukan itu.Tak lama Dewa masuk kedalam rumah,dengan jas yg sudah ditenteng dilengannya.
"Kamu ngapain ki?"Tanya Dewa.
"Oh, Mr.Dewa sudah pulang.Ini saya baru beresin ini"Kata Kiara yg masih memegang lap.
"Seharusnya kamu istirahat Ki,kamu kan baru saja sembuh"
"Gak pa pa Mr.lagian saya sudah lama gak bergerak.Itung itung buat olahraga"Kata Kiara sambil tersenyum.
"Ya udah terserah kamu,yang penting jangan kecapekan".
"Iya Mr,mmm... Mr. mau saya buatin kopi?"Tanya Kiara.
"Iya Ki,makasih.aku mandi dulu ya"Kata Dewa lalu meninggalkan Kiara .
_--_-_-_-_-_--_---_-_--_-_-
Setelah selesai mandi Dewa pun keluar dari kamar,dengan rambut yg masih basah,kaos dan celana pendek yg ia kenakan,tak mengurangi ketampanannya.
Kiara yg sedang membuat kopi didapur pun terkesima melihat Dewa.Tapi cepat cepat ia menyadarkan dirinya sendiri.
Setelah selesai membuat kopi lalu Kiara meletakkannya dimeja.
"Ini mr.kopinya"Kata Kiara.
"Iya Ki makasih"Kata Dewa sambil menyeruput kopi didepannya.
"Kamu pake kopi apa Ki?kok rasanya bisa seenak ini"Puji Dewa
"Saya pake kopi yang ada didapur Mr."
"Rasanya bisa beda ya,lebih enak buatan kamu"
Kiara pun hanya tersenyum mendengar kata kata Dewa.Sebenarnya tak ada rahasia khusus ,ia menggunakan cara yg sama seperti kebanyakan orang.
"Temen temen kamu jadi kesini Ki?"Tanya Dewa
"Jadi Mr,tadi mereka kesini.tapi karna ada urusan jadi mereka pamit pulang"
"Oh begitu,ajak mereka sering main kesini.Aku tau kamu pasti kesepian.Apa lagi kalo siang kamu dirumah sendiri.
"Iya Mr makasih banyak."
"Iya Ki,"Kata Dewa lalu meminum lagi kopinya.
"mmmm...Mr, kalo boleh tau kerjaan saya disini apa ya?"Tanya Kiara ragu ragu.
"Besuk akan aku kasih tau,tugas kamu apa"
"Baik Mr."
######
Pagi itu sinar matahari memasuki celah tirai kamar Kiara, Kiara pun mulai membuka matanya.Meski cuma tidur 3 jam tapi Kiara tetap harus bangun pagi.Entah karna sudah kebiasaan ia begadang dan bangun pagi atau karna di lingkungan baru yg membuat Kiara susah memejamkan matanya.
Setelah merapikan tempat tidurnya, Kiara segera membersihkan dirinya.Setelah selesai Kiara segera bergegas ke dapur.
Ia membuka kulkas,ia melihat beberapa bahan makanan.Akhirnya ia memulai memasak ,pagi itu Kiara memutuskan untuk memasak nasi goreng seafood.
Kiara mulai meracik beberapa bumbu,dan kemudian menumis nya.Aroma masakan Kiara menyebar keseluruhan penjuru rumah,tak terkecuali sampai ke kamar Dewa.
Dewa yang mencium aroma wangi makanan itu pun perlahan membuka matanya.Dengan posisi duduk ia menghirup dalam dalam aroma enak itu.
Kemudian ia berjalan keluar kamar,menuju ke sumber bau.
Dari jauh Dewa melihat Kiara yg dengan lincah memegang alat masak.Dewa berjalan mendekati Kiara,lalu ia duduk di kursi makan yg tak jauh dari dapur.
"Masak apa Ki?"Tanya Dewa sambil menarik kursi
"Oh,mr.sudah bangun?ini saya buat nasi goreng Mr maaf kalo karna saya Mr jadi kebangun."
"Hmmm...tak apa,"Kata Dewa dengan malas terlihat kalau ia masih mengantuk.
Melihat itu,kemudian Kiara membuatkan kopi kesukaan majikan nya itu.
"Ini Mr. diminum dulu!"
"Makasih Ki"
Tak lama masakan kiayra pun matang,Kiara meletakan nya diatas piring.Kemudia ia membawa nya kehadapan Dewa.
"Ini Mr. sarapannya.Semoga Mr. suka."Kata Kiara terlihat sedikit ketidak percayaan diri.
Dewa pun mulai menyendok makanan yg ada didepannya.
"Gimana Mr,enak?"Tanya Kiara.
"Enak Ki,gak nyangka ternyata kamu pintar masak". Kata Dewa,dan Kiara pun tersipu.
"Sini Ki kamu juga makan"Kata dewya sambil menarik tangan Kiara untuk duduk disempingnya.
Kemudian Kiara pun ikut makan disamping dewa.Sesekali mata Kiara melirik Dewa.Ia melihat betapa lahapnya Dewa makan sarapannya.
"Sh...kenyang banget Ki.Masakan kamu T.O.P lah."Kata Dewa yg sudah menghabiskan nasi gorengnya.
Dewa bangkit dari duduknya,sebelum pergi ke kamar ia menuangkan air didalam gelas dan menaruhnya didepan Kiara. Kemudian ia menepuk pelan kepala kiara dan pergi tanpa kata.
Kiara hanya mematung mendapat perlakuan seperti itu.Dia hanya bisa melihat punggung Dewa yg berjalan menjauh menuju kamarnya.
Setelah Dewa pergi dan acara sarapannya selesai, Kiara kemudian beberes.Setelah itu kiara menuju kamarnya.ia mengambil beberapa buku,lalu ia berjalan keluar menuju Taman belakang.
Dia duduk disebuah bangku dibawah pohon yg cukup rindang.Kemudian ia mulai konsentrasi untuk belajar.
Kiara mulai hanyut dengan apa yg ia lakukan.Ia tidak memperhatikan sekitar.Tanpa ia sadari ada sepasang mata yg sejak tadi memperhatikan ia dari dalam Rumah.
Mata biru nan indah itu,tanpa berkedip melihat gerak gerik Kiara.Sesekali bibirnya menyungging senyum.
Lalu pemilik mata itu pun pergi menghampiri Kiara yg duduk sendiri.
"Ehem..."suara itu membuyarkan konsentrasi Kiara.Lalu Kiara mendongakkan kepala nya.Ia melihat Dewa yg sudah tampak lebih segar.
"Eh...Mr.Dewa,ada yg bisa saya bantu?"Tanya Kiara
"Gak kok Ki,lanjutin aja belajarnya"Kata Dewa sambil duduk didepan Kiara.
"Oh...sudah selesai kok Mr,"Kata Kiara sambil merapikan buku nya.
Tanpa terasa jam menunjukan pukul 12.15,ternyata sudah lama Kiara duduk di Taman.Kemudian ia pamit kepada Dewa untuk memasak makan siang.
Setelah mendapat ijin dari Dewa kemudian Kiara berjalan menuju dapur,setelah itu Kiara pun mulai mengumpulkan bahan bahan untuk diolahnya.Setelah mengecek dikulkas ternyata tak ada bahan makanan lain selain telur.
Kemudian Kiara keluar menemui Dewa yg masih duduk di taman
"Lho Ki gak jadi masak?"Tanya Dewa.
"Mmmm...maaf Mr .setelah saya cek ternyata stok bahan makanan didapur habis,hanya sisa telur 3 butir"Jelas Kiara.
"Ya udah gak usah masak,nanti kita makan diluar aja,sekalian belanja."
"baik Mr."
"Kamu sudah lapar Ki?"Tanya Dewa.
"Belum Mr "Jawab Kiara singkat.
"Ya udah kamu istirahat dulu aja,1 jam lagi kita berangkat.Aku masih mager banget"Kata Dewa sambil merenggangkan otot otot badannya.
"Siap Mr,mau saya buatin kopi,teh,atau jus?"
"Gak usah Ki,nanti aja.Sini duduk sini kita ngobrol ngobrol."Kata Dewa sambil menepuk bangku disebelahnya.Kiara hanya manut duduk disebelah Dewa.
"Kapan kamu mulai masuk sekolah Ki?"lanjut Dewa.
"Mungkin besuk Senin Mr. Kalo kelamaan libur bisa bisa makin ketinggalan pelajaran .
"Hmmm...yang penting kamu dah sehat Ki,jangan dipaksain"
"Iya Mr. saya juga sudah kangen sama temen temen di Sekolahan."
"Oh iya Mr. mengenai tugas saya disini apa ya?"Lanjut Kiara.
"Kamu gak sabar banget Ki pengen kerja disini?"Kata Dewa dengan senyum geli.
"Saya kan gak mau numpang disini dengan gratis Mr,..Lagian kalo saya gak cepet cepet kerja utang saya sama Mr. bisa bisa gak lunas lunas."
"Hahahaha...kamu ada ada aja Ki". Kata Dewa sambil mengacak acak rambut Kiara.
Baru pertama Kiara melihat Dewa tertawa, Dewa yg ia kenal selama ini adalah lelaki yg dingin,pelit senyum,pelit ngomong.Tapi setelah beberapa hari dekat dengan Dewa ternyata ada sisi yg lembut,perhatian, cerewet,dan murah senyum.
Melihat senyum lebar Dewa membuat Kiara berdebar,baru pertama dalam hidupnya ia merasakan perasaan yg tak bisa ia artikan.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung....
semoga kalian suka ya gaes.
tak lupa q minta kritik n saran nya.
like ,komen,n vote nya jg gak papa😆
terimakasih
Berikanlah mrk kebahagiaan thor
Lanjut thor