NovelToon NovelToon
Perangkap Cinta Putri Mafia

Perangkap Cinta Putri Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: emmarisma

Karena kesalahpahaman, Mavra dan Enrique berpisah cukup lama. Namun, dengan bantuan saudara kembarnya, Mavra berhasil mengatur skema untuk menjebak Enrique. Pada Akhirnya Enrique masuk dalam jebakan Mavra si putri mafia.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Simak kisah mereka di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Apa Kau Maniak?

Beatrice meninggalkan kafetaria dengan dendam yang semakin membara pada Mavra. Bagaimana bisa wanita itu memutuskan Claude begitu saja dan sekarang sudah memiliki pacar yang lebih tampan.

"Sial! Tunggu aja, aku bakalan bikin kamu nyesel sudah merebut Claude dan menyia-nyiakannya," desis Beatrice. Wanita itu mengambil ponselnya dan kembali menghubungi temannya yang bernama Rocco.

("Halo, cantik.")

"Aku butuh orangmu lagi untuk menghabisi ja*lang itu."

("Oww, ada apa denganmu? Kau tidak lupa 'kan aku baru saja kehilangan 3 anak buahku karena perintahmu untuk menghabisi gadis itu?")

"Aku akan membayarmu lebih?"

("Bagaimana jika kita pakai cara halus. Aku akan mendekatinya dan lalu memghancurkannya.")

Beatrice mendengus mendengar jawaban Rocco. Dia tahu Rocco pasti menyukai Mavra. Dia tidak akan membiarkan hal itu. Rocco bisa saja membelot dan mengkhianatinya.

"Tidak, aku tidak suka idemu."

("Jika begitu cari orang lain untuk menjalankan rencanamu. Karena aku berniat untuk mendekatinya.")

"ROCCO!!" Beatrice memekik saat Rocco mematikan sambungan teleponnya. Beatrice mengumpat keras. Sungguh sangat menyebalkan.

Beatrice pergi dari kampus. Namun, dia tidak menyadari jika ada mobil Sedan hitam mengikutinya.

Di tempat lain, Mavra mendengus kesal melihat Enrique yang sejak tadi terus tersenyum menatapnya.

"Hentikan wajah bod*hmu itu. Kau membuatku muak."

Enrique semakin melebarkan senyumnya saat pikirannya tadi terus bergentayang di otaknya. Ya, pikiran mengenai Mavra yang hanya sedang mengelabuhinya karena ingin membalaskan dendam kesalahpahaman waktu itu.

"Apa wajahku sangat mengganggumu?" tanya Enrique.

"Ya! Sangat mengganggu."

"Begitu kah? Padahal banyak wanita yang memuja ketampanan ku, loh."

"Mereka semua buta," sarkas Mavra. Enrique sama sekali tidak marah, dia justru semakin tersenyum lebih lebar lagi.

"Bisakah kau berhenti tersenyum. Apa kau tidak takut gigimu kering?"

Mendengar ucapan Mavra, Enrique tidak tahan lagi untuk tidak mengacau rambut Mavra dengan usapan tangannya. Mavra mematung dengan wajah terkejut.

"Apa yang kau lakukan!" Mavra mendelik kesal dan merapikan rambutnya.

"Bagaimana kau akan menangani perempuan tadi?" tanya Enrique mengalihkan kekesalan Mavra. Bisa bahaya jika dia sungguhan marah padanya.

"Aku sudah mengurusnya. Kau pikir aku akan diam saja diperlakukan begitu."

"Tentu saja tidak. Mavra yang aku kenal tidak akan diam saja, tapi kau bisa menyerahkan masalah ini padaku. Jangan sibuk mengotori tanganmu dengan hal-hal yang tidak penting. Kau boleh mengandalkanku mulai sekarang dan seterusnya."

Enrique mengajak Mavra kembali ke mobilnya, dia membuka pintu belakang dan mengambil sebuah paperbag yang berisi kaosnya.

"Masuk dan ganti bajumu. Aku akan menunggu di luar."

"Kau gila?"

"Mobilku memiliki filter satu arah. Orang luar tidak akan bisa melihatmu di dalam," ujar Enrique.

"Kita kembali saja. Aku tidak nyaman karena semuanya lengket. Pakaian dalamku juga basah."

Enrique tidak membujuk Mavra, melainkan dia menuruti ucapan gadis itu. Dia membuka pintu depan dan mempersilahkan Mavra masuk. Enrique bergegas mengitari mobil, setelah memastikan Mavra duduk dengan nyaman.

Saat Enrique menutup pintu di sebelah Mavra, sorot mata dingin Mavra berubah sesaat. Dia menatap sosok Enrique dengan tatapan hangat, tatapan yang dulu selalu Mavra berikan pada Enrique.

Mobil Enrique kembali melaju dengan kecepatan sedang. Namun, Enrique rupanya justru berhenti di depan sebuah butik dan keluar dari mobil. Mavra mengeryit heran.

"Kenapa berhenti di sini."

"Aku yakin kau sudah sangat tidak nyaman. Jadi aku membawamu ke sini."

"Tapi aku butuh mandi Enrique," ujar Mavra.

"Apartemenku ada di sebelah sana. Lebih efisien jika kau membeli baju di sini dan mandi di apartemenku dari pada pulang dalam kondisimu seperti ini, semua orang di Villa pasti akan sangat cemas dan marah."

"Kau tidak sedang membodohiku 'kan?"

Enrique tersenyum mendengar ucapan Mavra. "Andai aku bisa? Kau terlalu pintar untuk dibodohi. Sudah ayo!"

Enrique mengulurkan tangannya dan lagi-lagi Mavra tidak sadar menerima uluran tangan Enrique. Dulu mereka juga terbiasa seperti ini. Hanya saja, dulu Enrique menggandeng tangannya dengan cuek. Seperti tidak ada feel sama sekali.

Mereka berdua masuk, Enrique membiarkan Mavra memilih baju yang dia suka. Sementara dirinya juga memilihkan beberapa baju yang menurutnya cocok untuk Mavra. Beruntung di butik itu juga menjual set pakaian dalam. Enrique meminta pelayan menyiapkan set pakaian dalam yang dipilih Mavra dalam jumlah yang lumayan banyak.

"Apa kau Maniak? Kenapa kau membeli begitu banyak pakaian dalam wanita?" Mata Mavra berkilat penuh kemarahan. Dia tidak akan mengira dengan jawaban Enrique kemudian.

"Aku tidak hanya membeli itu, aku sudah memilihkan beberapa baju untukmu, aku ingin menyimpannya di apartemenku agar jika ada kejadian tak terduga lagi padamu, kita tidak perlu repot membeli."

Mavra hanya diam dan masih menatap Enrique dengan curiga. Enrique mengikis jarak antara dirinya dan Mavra. "Percayalah. Aku tidak punya niatan apapun. Semua pure aku lakukan untukmu. Sekarang ayo kita pergi. Kau sudah mendapatkan apa yang kau perlukan bukan?"

Tak lagi banyak protes, Mavra mengikuti Enrique ke kasir. Semua belanjaan telah dibayar Enrique. Enrique pun segera membawa Mavra ke apartemennya.

...----------------...

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
laahh anda dan keluargamu sendiri yg salah dan serakah bukannya sadar malah mau balas dendam tak beralasan tuan Barley.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lucia cerobohnya ga pernah hilang ga mikir apa bahaya selalu mengintainya... biarpun keluar deket apartemen tp yg namanya musuh ga akan pandang itu yg penting ada kesempatan ya mereka bergerak.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mavra sudah bukan gadis lagi thor, statusnya sudah jadi wanita
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
orang dingin sekalinya jatuh cinta mengerikan kayak Marvel.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kenapa ga langsung di utarakan saja tuan Robert tentang unek² mu daripada ngedumel... paling tidak setelahnya hodupmu dan keluargamu ga bakal di bikin tenang sama Marvel dan keluarganya.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Zafia dan Raiden thor bukan Zafia dan Regan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Emely lucu... kalau sudah di kasih tau namanya bukan rahasia lagi atuh.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mavra keras kepala apa salahnya selalu denger masukan kekasihmu dan orang lain, karna sehenat²nya kamu... pasti membutuhkan orang lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
busyet buruk parah gaya pacarannya, di depan sepupu dan adiknya saja berani tanpa batas... ga buat contoh anak remaja dan single, Mavra perempuan tp ga bisa jaga marwahnya kayak mommy Celine yang ga gampangan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
saking playgirl'nya Mavra sampe mantan kayak kacang berserakan.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ceritanya di buat wow semua alias sempurna untuk kekayaan, dan pasangan tapi minusnya kenyamanan dan m3ntal yg jadi konpliknya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
mending kabari uncel Kack atau keluarga calon mertuamu Enq, biar mereka bisa menjaga Mavra selama kamu ga ada dan kamu juga tenang fokus dengan kakek dan nenekmu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
unrung Enrique pergi tepat waktu jadi ga ketemu Ramona tapi Mavra juga harus berhati² jangan terlalau sombong dengan kemampuanmu karna itu akan membuatmu bisa lengah karna jumawa.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
lebih baik Mavra ikut dari pada Enrique terus di sana bersama Mavra sedangkan kakek Gerry sedang ga baik² saja.. akan lebih bijak lagi Enrique harus mengutamakan menengok kakeknya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pemaham sendiri Enrique, padahal apa hubungannya bersin² dengan di hubungkan karna sedang di bicarakan orang lain ya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
owh ternyata Beatrice di sekap toh bareng Claoude
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ini si Rocco kenapa ga kapok² gangguin Mavra, trs hama Betrice kemana ya setelah rumahnya hancur ga nongol lagi.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
efek negatif kesalahan Mavra ya itu harus di Cap buruk sama orang lain karna banyak mempermainkan laki²..
mau ga mau sudah terjadi dan terima, kedepannya bisa lebih baik lg dalam mengambil sikap di saat ada masalah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
wkwkwk giliran Enrique berubah romantis kamu malah salting Mavra.🤭🤭🤭
cukup jadi pelajaran unruk kedepannya supaya komunikasi lancar keterbukaan di utamakan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga apa² karna kalian sebagai pelengkap cerita dari Mavra.🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!