NovelToon NovelToon
Hi, Ladys! I Love You

Hi, Ladys! I Love You

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Wanita Karir / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:129.3k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Bagaimana jadinya jika perusahaan-perusahaan terbesar dan sukses di negara ini dipimpin oleh tiga wanita yang sangat cantik? pastinya banyak pria yang mendekati mereka, namun sayang ketiga wanita cantik itu terkenal sangat dingin dan juga kejam dalam dunia Bisnis.

Siapakah pria yang bisa menaklukan hati ketiga wanita cantik itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Chef Tampan

Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Vincent pun menepikan mobilnya di restoran xxx yang tidak lain adalah restoran milik Jenny.

"Kamu diam saja di sini, jangan ikut ke dalam."

"Baik Nona."

Vlo pun keluar dari dalam mobilnya dan segera melangkahkan kakinya masuk ke dalam restoran mewah itu.

"Astaga, jantungku hampir saja loncat dari tempatnya. Melihat Vlora dari jarak dekat, sungguh sangat cantik, kulitnya mulus banget tanpa cacat. Aku semakin tergila-gila sama wanita itu," gumam Vincent.

"Ada apa nyuruh aku datang ke sini?" tanya Vlo yang langsung duduk di hadapan Jenny.

"Aku juga disuruh Shenna untuk hubungi kamu," sahut Jenny.

"Ngapain pengantin baru itu ngajak kita ketemuan? jangan bilang, dia mau pamer dan cerita malam pertama dia," ketus Vlo.

Jenny hanya mengangkat kedua bahunya tanda dia juga tidak tahu.

"Hai guys!"

Shenna langsung duduk dan mengambil minuman Jenny, lalu meminumnya dengan sekali tandas.

"Busyet, yang habis malam pertama haus banget kayanya," ledek Vlo.

"Malam pertama apaan?" ketus Shenna.

"Terus ngapain kamu ngajak kita ketemuan kaya gini?" tanya Vlo.

"Iya, mana aku lagi sibuk soalnya chef aku lagi sakit ini," sambung Jenny.

"Aku mau curhat sama kalian."

"Curhat apaan?" tanya Vlo dan Jenny bersamaan.

"Kalian tahu gak, si Ken benar-benar membuat aku darah tinggi. Tadi malam aja, aku sama dia berkelahi berebut kasur, belum tadi pagi berebut kamar mandi, sungguh melelahkan hidup dengannya. Baru saja satu malam tinggal bersama, aku sudah darah tinggi bagaimana kalau aku harus hidup bertahun-tahun dengannya, aku bisa stroke," keluh Shenna.

"Astaga, kalian benar-benar ya. Masa malam pertama malah berkelahi?" seru Jenny.

"Sekarang badan aku sakit-sakit, sumpah si Ken sama sekali tidak ada rasa toleransinya. Sama wanita saja dia kasar, apalagi kalau sama pria," sahut Shenna.

"Bisa jadi, kalau sama pria dia lemah," ledek Vlo.

"Memangnya kamu pikir, si Ken kaum pelangi," seru Jenny.

"Bisa saja kan, soalnya dia kebanyakan gaul sama pria," sahut Vlo.

Shenna tampak terdiam. "Astaga, kalau sampai dia benar termasuk kamu pelangi, sungguh sangat mengerikan hidupku," seru Shenna bergidik ngeri.

Vlo dan Jenny hanya bisa tertawa, ketiga wanita cantik itu tertawa bersama dan berbincang-bincang bersama. Ketiganya memang suka lupa waktu kalau sudah bertemu, bahkan Vincent sudah ketiduran di dalam mobil Vlo saking lamanya menunggu Vlo.

Vlo melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. "Sudah siang, sepertinya aku harus kembali ke klinik kecantikanku," seru Vlo.

"Ya, gak seru ah. Terus aku bagaimana?" keluh Shenna.

"Pulang saja sana, lanjutkan malam pertamanya," ledek Jenny.

"Justru itu, aku malas kamu harus pulang dan bertemu dengan si Ken itu."

"Sudahlah, aku juga mau ngurus dapur juga soalnya chef aku gak masuk sakit, jadi hari ini aku bakalan sibuk banget dan kalian jangan ganggu aku dulu, ya," seru Jenny.

"Okelah."

Shenna dan Vlo pun akhirnya pergi dari restoran milik Jenny. Sesampainya di luar, Shenna menyipitkan matanya ke arah mobil Vlo.

"Vlo, yang ada di dalam mobil kamu siapa?" tanya Shenna.

Vlo melotot, dia benar-benar melupakan kalau sekarang dia sudah punya sopir dan dari tadi Vlo membiarkannya berada di dalam mobil.

"Astaga aku lupa, dia sopir baru aku Shen."

"Ya ampun, kita lumayan lama loh di dalam jangan sampai anak orang pingsan tuh di dalam mobil."

"Aku benar-benar lupa, Shen."

"Ya sudah, sana samperin aku duluan ya."

"Oke, bye."

Shenna pun masuk ke dalam mobilnya dan segera melajukan mobilnya meninggalkan restoran milik Jenny.

Vlo mengetuk kaca mobilnya dan ternyata Vincent sama sekali tidak bangun.

"Astaga, jangan-jangan dia pingsan lagi," gumam Vlo.

Vlo kembali mengetuk kaca mobilnya. "Vincent, Vincent!"

Vincent langsung terbangun mendengar teriakan Vlo, begitu pun dengan Vlo yang merasa lega ternyata Vincent tidak pingsan.

Vincent pun segera membuka pintu mobilnya. "Maaf Nona, aku ketiduran."

"Astaga, aku sampai panik kirain kamu pingsan."

Vincent menggaruk kepalanya yang tidak gatal sembari cengengesan.

"Maaf, Nona."

"Ya sudah, kita kembali ke klinik."

"Baik Nona."

Vincent pun segera membukakan pintu mobil untuk Vlo, dan Vincent dengan cepat masuk lalu melajukan mobilnya.

Sementara itu di dalam restoran, Jenny tampak kewalahan menghandle masakan. Sedangkan tamu semakin siang, semakin membludak.

"Bu, bagaimana ini? tamu semakin banyak, apalagi sebentar lagi jam makan siang, sudah dipastikan tamu akan membludak kalau di jam makan siang," seru Arnold yang merupakan asisten chef di restoran Jenny.

Jenny tampak panik, dan dia pun mondar-mandir di dalam dapur.

"Pak Remon, Pak Remon!" teriak Jenny.

"Iya Bu, ada yang bisa saya bantu?"

"Bisa kamu pasang iklan di semua media sosial, cari chef segera. Tidak perlu yang profesional yang penting bisa masak."

"Baik Bu."

Remon yang merupakan manager restoran itu segera melaksanakan perintah dari atasannya. Dan dengan sekejap, berita pencarian chef langsung tersebar ke mana-mana.

***

Seorang pria tampan yang saat ini sedang duduk di sebuah taman karena seharian ini dia sudah mencari pekerjaan.

Pria tampan itu bernama Gian Ivander, Gian selama ini belum mempunyai pekerjaan tetap dan dia hanya bekerja serabutan.

"Ya Allah, capek sekali. Ke mana lagi aku harus mencari pekerjaan," gumam Gian.

Gian pun iseng-iseng mengotak-ngatik ponselnya, dan kebetulan melihat iklan dari restoran milik Jenny. Gian celingukan, dan menatap restoran megah yang ada di seberang jalan.

"Bukanya ini iklan dari restoran itu, apa benar ya, mereka membutuhkan seorang chef? sepertinya aku harus coba datang ke sana, siapa tahu aku diterima bekerja di sana," gumam Gian.

Gian pun bangkit dari duduknya dan segera berjalan menuju restoran milik Jenny, kebetulan sekali Gian sekolah jurusan tata boga dan Gian juga sempat sekolah chef selama satu tahun.

Gian berdiri di depan restoran milik Jenny. "Bismillah, semoga aku diterima bekerja di sini," batin Gian.

Gian pun mulai memasuki restoran itu, dan seorang pelayan langsung menghampiri Gian.

"Silakan Mas, di sana ada meja kosong."

"Maaf Mba, saya bukanya mau makan tapi saya mau melamar pekerjaan di sini soalnya saya melihat kalau restoran ini sedang membutuhkan chef," sahut Gian.

Pelayan itu pun segera memanggil Remon dan tidak lama kemudian Remon datang menghampiri Gian.

"Apa kamu bisa masak?"

"Insya Allah, bisa Pak."

"Baiklah, ikut denganku sekarang."

Gian pun mengikuti langkah Remon dari belakang menuju dapur.

"Maaf Bu, mengganggu sebentar."

"Iya Pak, ada apa?"

"Ini, saya membawa seseorang yang ingin melamar pekerjaan di sini."

Jenny memperhatikan penampilan Gian. "Apa kamu bisa masak?"

"Insya Allah Bu, aku bisa."

"Baiklah, kamu bisa langsung bekerja dan bantu chef Arnold di sana."

"Terima kasih, Bu."

Gian pun mulai memakai Appron nya dan segera membantu chef Arnold, hari ini suasana di dalam dapur begitu sangat sibuk sampai-sampai Jenny pun harus ikut turun tangan memasak langsung di dapur.

*

*

*

Yuk yang mau ikutan event votenya, edisi 1-28 Februari...

Juara 1 : 75k

Juara 2 : 50k

Juara 3 : 35k

Kalian juga bisa memberikan komen terbaik kalian karena akan ada pulsa untuk 5 orang komen terbaik dan masing-masing mendapatkan pulsa 20k....

1
Patrick Khan
.cogan bruno kinderjoy..ayo absen dulu😄😄
Patrick Khan
.gian gercep bgt ya..tanpa aba2 lgsg jd hak milik😁😁
Patrick Khan
.hadehhhh sena begok juga ternyata..
Patrick Khan
knp gian ya..apa nenek nya sakit
Patrick Khan
.cogan tau aja ygbikin merontah😂😂
Patrick Khan
.kasian gian dan nenek nya..
.sehat2 y nek
Patrick Khan
.jodoh jeny datang😁
Patrick Khan
.gimana mereka nikah nya barengan aja
.hehehe
pasti seru rame2
Yuesnia
anjaiii wkwkwk🤣🤣🤣
ineu Hartati
aq suka banget sama visualnya Kendrick Ganting bingit dan satu lgi idola ku,Ken pasangan nya sma c Sena aja Thor cocok kli
Rin Rs
Novel ny seru tpi kadang aku kesusahan baca perkataan ny kerna ada yg typo jdi susah apa2 pon semoga sukses thorr,, salam dri malysia...
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Ya Allah, terima kasih sudah mampir. Maaf kalau typonya mengganggu🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
Nice story
☠☀💦Adnda🌽💫
kinder joy boleh dipesen nggak y 🤭😜
☠☀💦Adnda🌽💫
kyknya senna ngidam nih..... 🤔🤔🤔
☠☀💦Adnda🌽💫
jngn minder y gian yg penting temen " semua baik dan care sama kamu y.... nikmati hidupmu sekarang hapy... hapy
☠☀💦Adnda🌽💫
asyik kyknya bkln belah duren nih 🤭🤭🤭
☠☀💦Adnda🌽💫
hadeh bikin ngiri aj tuh... pasangan baru jd mupeng 🤭🤭🤭🤭
☠☀💦Adnda🌽💫
biar bagaimanapun ken itu pilihan orang tuamu, pasti mereka punya pertimbangan dan pasti lebih baik
☠☀💦Adnda🌽💫
senna beneran udah dibutakan oleh cinta 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
☠☀💦Adnda🌽💫
kayaknya ad udang dibalik bakwan dech.... so romi kyknya niat nggak bener sama senna nih.... dan kenapa pula si boni ad main sama nenek lampir 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!